Dinilai Sebagai Raja Suap, Masyarakat Tolak Bupati Simalungun

Elemen

Elemen Masyarakat Sumut saat menggelar aksi didepan Gedung Kemendagri, dengan membawa spanduk yang bertuliskan ‘menolak pelantikan Bupati Simalungun, JR Saragih, Jakarta, Jumat (22/04)/ foto: KABAROKE/Chris.

Jakarta, KABAROKE – Elemen Masyarakat Sumatera Utara (Sumut) menggelar aksi didepan Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dalam aksinya, mereka meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo membatalkan pelantikan Bupati Simalungun, JR. Saragih.

Hal ini dilakukan, karena mereka menilai JR Saragih adalah salah seorang pejabat yang kerap menghalalkan segala cara demi kepentingan pribadinya.

“Kasus-kasus itu seperti Kasus Hutan Togur, Kasus Kas Daerah Kosong, Kasus Alih Fungsi Keuangan, Kasus Pilkada 2010, Kasus Proyek yang tidak dibayar, menjadi Hutang Daerah, Kasus Sewa Aset Daerah selama 30 Tahun, Kasus Alih Fungsi kantor Bupati Lama, menjadi Kantor Kodim, Kasus Bansos, Kasus Mutasi Jabatan, Kasus Alkes RSUD Perdagangan, Kasus Penipuan Proyek 4 Milyar, Kasus Tata Ruang pembangunan bandara di Pematang Raya dan Kasus Ijazah Palsu,” kata koordinator aksi, Chris Butarbutar, Jakarta, Jumat (22/04).

Dengan kasus-kasus tersebut. Lanjut Chris, Elemen Masyarakat Sumut menilai JR adalah raja suap yang tidak pantas menjadi Bupati Simalungun.

“Melalui aksi ini kami bagian dari Elemen masyarakat Sumatera peduli Simalungun meminta Bapak mendagri untuk tidak melantik JR. Saragih sebagai Bupati Simalungun,” ungkapnya.
Dengan adanya aksi ini pula. Mereka berharap Simalungun terhindar dari penguasa seperti JR, sehingga masa depan masyarakat Simalungun bisa menjadi lebih baik.

“Tolak JR Saragih,” pungkasnya.

(Chris/red)

Ketimpangan Hukum, Antara Ba’asyir dan Samadikum

Samadikun Hartono saat ditangkap di Sanghai, China. Samadikun dijemput langsung oleh Kepala BIN, Sutiyoso.

Samadikun Hartono saat ditangkap di Sanghai, China. Samadikun dijemput langsung oleh Kepala BIN, Sutiyoso.

KABAROKE – Abu Bakar Ba’asyir baru-baru ini resmi dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Ba’asyir dipindahkan dari tempat sebelumnya ia dipenjara, Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Pasir Putih Nusakambangan.

Pemindahan itu dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dibawah komando Tito Karnavian. Situasi ini sontak menyita perhatian publik. Terlebih, proses pemindahan Ba’asyir yang oleh sebagian kalangan, dinilai cukup “ekstrem”.

Bagaimana tidak. Ba’asyir dikawal ketat oleh personel kepolisian bersenjata lengkap. Para “pengawal” Tokoh Islam itu juga menggunakan masker sebagai penutup wajah. Kendaraannya pun “spesial”. Ba’asyir diangkut dengan
menggunakan mobil Barracuda.

Apa yang membuat BNPT bertindak demikian? Dalam keterangannya, Tito dan BNPT mengaku memiliki
pertimbangan sendiri. Selain alasan keamanan, Ba’asyir juga disebutnya rawan dalam hal gerakan.

“Dasar pemindahannya (Ba’asyir) karena mereka berkelompok semua di sana. Jadi, harus kami pecah,” kata Tito di
Markas Kopassus Cijantung, Jakarta, Sabtu, 16 April, lalu.

Nah, selain pemindahan Ba’asyir, publik Indonesia juga cukup dikejutkan dengan penangkapan Samadikun Hartono. Jeda waktunya hampir bersamaan dengan proses pemindahan Ba’asyir.

Siapa Samadikun? Samadikun Hartono adalah salah satu buronan dalam kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia
(BLBI). Samadikun ditangkap di Shanghai, China 14 April lalu, oleh Badan Intelijen Negara (BIN) dibawah komando Sutiyoso.

Kedua peristiwa ini pun menjadi perhatian publik. Masyarakat mulai membandingkan kedua tokoh yang menjadi pemeran utama dalam kasus ini.

Sejatinya, kedua peristiwa ini sama sekali tidak memiliki keterkaitan. Baik itu dalam konteks kasus maupun ikatan personal antara Abu Bakar Ba’asyir dan Samadikun Hartono.

Ba’asyir sendiri terlibat dalam kasus terorisme. Sementara Samadikun merupakan buronan dalam kasus dugaan korupsi BLBI.

Satu-satunya persamaan diantara keduanya hanyalah berkaitan dengan hukum. Ba’asyir dan Samadikun telah menjalani masa penahanan. Hanya saja, mereka dibedakan dari segi status hukum. Ba’asyir telah berstatus terpidana, sementara Samadikun masih tersangka.

Lantas, apa yang menarik perhatian publik dari kasus keduanya? Apalagi, kasus keduanya juga kerap disandingkan dan menjadi viral di berbagai media sosial.

Dari berbagai jejaring dan media sosial, tak sedikit yang menyandingkan perlakuan yang diterima keduanya. Tampak dalam kronologi kasus yang diberikan oleh aparat penegak hukum.

Jika proses pemindahan penjara Ba’asyir mendapat pengawalan ketat aparat bersenjata, tidak demikian dengan apa yang dialami Samadikun. BIN dan aparat pemerintah justru memperlakukan Samadikun dengan santun. Proses penangkapannya pun tak se”ekstrem” apa yang dialami Ba’asyir.

Tangannya tidak diborgol. Petugas yang melakukan penangkapan bahkan memberikan senyum penuh ramah. Samadikun disambut bak tamu, bukan buronan, dengan pengawalan orang-orang berdasi.

Jika Ba’asyir dijemput dengan mobil berlapis baja, tida demikian dengan Samadikun. Buronan kasus korupsi ini dikawal dengan deretan mobil mewah nan mengkilap.

Ratusan netizen pun berkomentar dan membandingkan perlakuan petugas diantara keduanya. Sama seperti yang diungkapkan salah satu akun di media sosial Path.

path

“Hanya ada di Negeri ini,” tulis salah satu akun dengan nama Adam di Path, disertai foto penangkapan Samdikun yang disandingkan dengan momen pemindahan Ba’asyir.

Lain lagi dengan akun milik Ifho di jejaring Facebook. Di dinding facebooknya, Ifho mengundang empati dengan menyandingkan kronologi penangkapan diantara keduanya.

“Hukum negeri ini memang kacau. Buronan korupsi diperlakukan bak raja. Semenatra ulama dengan umur yang telah rentah, diperlakukan bak penjahat besar,” tulis akun Ifho yang juga disertai foto. (jk)

Dukung Hari Bumi Sedunia, Anak Punk Lakukan Aksi Sosial

Anak Punk Jalanan (dok-net)

Anak Punk Jalanan (dok-net)

KABAROKE – Ada pemandangan tidak biasa yang dilakukan para anak Punk di Kota Kediri, Jawa Timur. Bagaimana tidak, mereka yang dicap sebagai oknum kriminalitas
tiba-tiba melakukan aksi sosial di Kota tersebut.

Bertepatan dengan Hari Bumi sedunia yang jatuh pada Jumat (22/4), puluhan anak Punk menggelar aksi sosial.

Dengan mencabuti paku hingga membagikan bibit pohon sengon kepada warga.

Seperti yang terpantau. Mereka memulai aksi cabut paku di pohon-pohon di Jalan Hasanuddin, Jalan Teuku Umar hingga Jalan Imam Bonjol Kota Kediri. Satu per satu paku yang tertancap di pohon dicabuti dengan menggunakan alat pengungkit.

Paku-paku yang tertancap tersebut merupakan sisa pemasangan poster yang tidak dibersihkan oleh pemasangnya. Tidak itu saja, aksi yang dilakukan anak Punk di Kediri membagikan bibit pohon sengon muda kepada setiap pengguna jalan untuk di tanam.

Mereka juga membawa poster yang bertuliskan ‘Hijaukan Pohonku, Lestarikan Alam’ yang dibentangkan pada waktu lampu berwarna merah.

Salah satu anggota Punk, Tapo (25) mengatakan, kegiatan cabut paku di pohon sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan.

“Sebab, pohon berfungsi sebagai paru-paru kota, berkualitas atau kotornya udara di sebuah kota bisa dilihat dari keberadaan pohonnya. Jadi merawat pohon sifatnya wajib. Ini juga bagian dari membersihkan lingkungan, dan semua dikembalikan ke diri kita masing-masing,” kata Tapo.

Dengan aksi ini, mereka berharap dapat diterima dilingkungan dan masyarakat, serta menghapuskan imets buruk terhadap mereka. (mdk)

Tribe Shorties Bekerjasama Dengan Angga Sasongko dan Joko Anwar

Anggra

Angga Sasongko dan Joko Anwar dalam pembuatan Tribe Shorties

KABAROKE – Tribe, sebuah produk selular Over-The-Top(OTT) yang diperuntukkan bagi konsumen video di ASEAN bekerjasama dengan dua produser terbaik di Indonesia, yakni Angga Sasongko dan Joko Anwar dalam pembuatan Tribe Shorties.

 

Tribe –inilah acaramu!, sebuah slogan yang menyimpulkan segalanya sebagai sarana bagi pecinta video online. Tribe Shorties hanyalah sebuah permulaan bagi sebuah gerakan yang telah disiapkan Tribe untuk pembuatan konten oleh penggemar dan untuk penggemar dengan pesan utama dari Tribe sendiri. Diproduksi oleh dua produser unggulan yang berprestasi di Indonesia untuk mengawali rangkaian dari Tribe shorties ini, Tribe dengan senang hati bekerja sama dengan Angga sasongko dan Joko Anwar dalam pembuatan Tribe Shorties untuk memproduksi ulang adegan favorit mereka dari film-film terpopuler.

 

Serial pertama dari Tribe Shorties ini adalah oleh Angga Sasongko, yang mana Angga akan memproduksi ulang adegan favoritnya dari film ‘The Raid 2’ yang akan diperankan oleh Julie Estelle di adegan perrtarungan di stasiun kereta. “Adegan ini sangaticonic; seorang perempuan bersenjata palu bertarung melawan begitu banyak lawan di ruang sesempit kereta commuter. Ide yang ditawarkan brilian dan otentik!”, tutur Angga,brand ambassador dari Tribe.

 

“Siapapun adalah FANS dari sesuatu. Batasan antara penonton dan pembuat film menjadi hilang ketika kita semua berdiri di dalam lingkaran sebagai fans. Membuat film pendek dengan menghidupkan kembali sebuah film yang saya suka menempatkan saya sebagai fans yang menyalurkan energy kekagumannya menjadi sesuatu yang baru. Energi ini akan menjadi sebuah pengalaman yang baru bagi penonton film yang saya hidupkan kembali dan hasilnya itu sendiri,” jelas Angga.

 

Pengambilan gambar Tribe Shorties ini dilakukan di Stasiun Sudirman dan Studio 41, Tendean, Jakarta Selatan. Pembuatan film ini pun memanfaatkan metode teknologi canggih bernama Computer-Generated Imagery (CGI). Angga dan kru-nya sangat bersemangat menjalani serangkaian proses syuting.

 

Angga juga memberikan sedikit penggambaran mengenai akan jadi seperti apa Tribe Shorties bagian pertama ini, “Karakternya akan berbeda, dan situasinya dibangun dalam rangka memperkenalkan layanan Tribe kepada penontonnya.”

 

Sedangkan, proses pengambilan gambar oleh Joko Anwar yang akan menciptakan ulang salah satu adegan dari film horror yang sangat populer di tahun 90an, berjudul ‘Candyman’ akan baru dimulai tanggal 29 April 2016, sebagai sebuah penghargaan bagi seluruh pecinta film horor.

 

Angga Sasongko yakin bahwa Tribe Shorties akan mampu mencuri perhatian para penggemar film di Indonesia. Angga menghimbau para pecinta film di Tanah Air untuk selalu mencari informasi teranyar seputar Tribe, serta dengan sabar menunggu penayangan perdana dari Tribe Shorties yang akan ditayangkan secara eksklusif di Tribe pada bulan Juli mendatang. Para pecinta film bisa mendapatkan informasi mengenai Tribe melalui akun media social mereka.

 

Meskipun Tribe Shorties adalah sebuah film pendek, namun besar harapan Angga bagi Tribe Shorties untuk mampu berkontribusi di dunia film Indonesia. Tribe menyediakan tayangan langsung dengan konten sesuai permintaan bagi pecinta serial drama Korea, tayangan olah raga, dan beragam film Asia lainnya. Untuk pertama kalinya, penggemar tayangan olah raga dapat mengakses tayangan langsung melalui Fox Sport 1, 2 dan 3. Penggemar hiburan Korea juga bisa menikmati tayangan terbaru dari K-entertainment di kanal Oh!K danChannel M. Penggemar film di Tanah Air tidak perlu khawatir karena Tribe juga akan menghadirkan berbagai koleksi film Asia dan Indonesia lainnya dalam berbagai jenis film seperti horor, action, dan drama.

 

Tribe Shorties adalah video dengan konten eksklusif yang berdurasi 3-4 menit, dengan obyektif untuk menghimbau para pecinta film di Tanah Air untuk menghidupkan kegemaran dalam dirinya. Tribe Shorties dapat diakses melalui aplikasi seluler Tribe, yang hanya tersedia ekslusif bagi pengguna XL, melalui signal seluler XL, dan koneksi ponsel melalui Wi-Fi. Saat ini, para pengguna XL dapat menikmati masa coba gratis selama 30 hari melalui MyXL atau dapat mengunduh aplikasi Tribe di Google Play Store dan App Store.

 

Tribe dengan bangga menjadi brand yang menyediakan, merangkul, mendengar, dan terlebih lagi, kami bersatu untuk memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Para penggemar yang beruntung akan terpilih untuk mengambil bagian dalam proses produksi Tribe Shorties dan bertemu langsung dengan para sutradara dan aktor-aktrisnya. Mari rayakan “The Fan in You”, daftar dan dapatkan promo berlangganan gratis anda selama 30 hari. (lan)

Lagi-Lagi Zaskia Salah Baca Isi Pancasila. Gimana Sih? Katanya Duta Pancasila

Zaskia Gotik (dok-net)

Zaskia Gotik (dok-net)

Jakarta, KABAROKE – Penyanyi dangdut Zaskia Gotik kembali jadi sorotan sejumlah netizen setelah dirinya kembali melakukan kesalahan saat membacakan Pancasila, tepatnya sila keempat.

Hal Itu terjadi saat wanita yang juga Duta Pancasila ini mengisi acara dalam rangkaian  HUT ke 70 tahun TNI Angkatan Udara, di Bandara Halim Perdana Kusumah, Jakarta Timur, Jumat  15 April lalu.

Kuasa hukum Zaskia, Eddy Ribut Harwanto, mengaku kliennya mengulang pembacaan teks Pancasila setelah mengetahui ada kekeliruan.

“Saya minta untuk diulangi lagi. Kan ada satu kata aja tuh. Diulangi lagi baru benar,” jelas Eddy saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat (22/4/2016).

Eddy menambahkan, dari pihak TNI yang menyaksikan kekeliruan tersebut telah memerintahkan Zaskia untuk tidak mempermasalahan kejadian tersebut.

“Yang punya hajat itu kan AU dan nggak masalah kok mereka. Masalahnya kan mucul setelah diunggah ke media sosial,” tandas Eddy. (suara)

Penggemar Film Horor, Cipali KM 82 Sudah Ditayangkan Di Bioskop Lho!

Cover Film Cipali KM 82 (dok-net)

Cover Film Cipali KM 82 (dok-net)

KABAROKE – Mulai Kamis, 21 April 2016, tiga film Indonesia diputar pertama kali. Semua film memiliki genre yang berbeda yaitu Surat Cinta untuk Kartini, Super Didi, dan Cipali KM 182. Penggemar Anisa Rahma menantikan film horor yang dibintanginya.

Selain Anisa, film Cipali KM 182 dibintangi Dodit Mulyanto, Iqbal Perdana, Ricky Cuaca, dan Mbah Mijan. Syuting di lokasi yang sebenarnya, Dodit dan Annisa memiliki pengalaman yang berbeda. “Merindingnya dapat. Tapi serunya juga dapat,” tutur Anisa beberapa waktu lalu.

Dodit Mulyanto menganggap syuting film ini seru. “Seru ya pertama Kali main film horror. Dan ini kan film horror yang emang di angkat dari Kisah Nyata yang sudah masyarakat mendengar tentang Cpali. Jadi seru banget,” kata Dodit saat dihubungi Jumat (26/2/2016).

Beberapa orang percaya ada sesuatu yang bertengger diatas beton cor, ia teronggok diam namun misterius disisi samping jalan tol terpanjang. Benda mati itu sebagai saksi sejarah bahkan mitos sejak masa lalu, dan kini mungkin mulai menjadi legenda di tol Cipali 182.

Surat Cinta dari Kartini merupakan film imaniatif dari sejarah hidp R.A. Kartini. Sarwadi (Chicco Jerikho) merupakan seorang tukang pos yang baru saja pindah dari Semarang. Di hari pertamanya bekerja, duda beranak satu ini tak menyangka bahwa salah satu surat yang ia antarkan adalah untuk Kartini (Rania Putrisari). Parasnya yang ayu dan tampak peduli dengan rakyat kecil, membuat Sarwadi langsung jatuh hati.

Sedangkan Super Didi menawarkan romantisme keluarga. Arka (Vino G Bastian), arsitek muda yang harus mengurus kedua putri kecilnya sendirian karena istrinya Wina (Karina Nadila), terpaksa ke luar negeri selama dua minggu. Kacau balau? Sudah pasti. Ditambah lagi, di saat yang sama Arka mendapat tanggungjawab besar untuk menyelesaikan sebuah project yang sangat penting dalam karirnya.

Jadi apa pilihan Anda untuk Kamis ke bioskop hari ini? Apakah Surat Cinta untuk Kartini, Super Didi, dan Cipali KM 182? Atau bahkan ketiganya bisa menjadi pilihan Anda.

 

 

 

 

 

Sumber: www.bintang.com

Ahok: Ada Penemuan 8 Karung Tanah Di Gorong-Gorong

Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama (Ahok) saat berada di kantornya. (foto dok-net)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama (Ahok) saat berada di kantornya. (foto dok-net)

Jakarta, KABAROKE – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama  (Ahok) mendapat laporan penemuan delapan karung tanah dan sejumlah benda bekas pengerjaan proyek di gorong-gorong sekitar Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.

Selain itu ia juga menyebutkan ada temuan bekas kapal kano di saluran air sekitar Jalan Gatot Subroto – Senayan, Jakarta.

Hal ini diucapkan Ahok saat rapat penanggulangan banjir bersama Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede, Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi, jajaran BPBD DKI, Dinas Tata Air DKI Jakarta, serta sejumlah penjaga pintu air.

“Kemarin bisa ketemu ada (bekas kapal) kano air, gila apa ini? Kan gila saja ini,” ujar Ahok di lantai 3 ruang rapat Jakarta Smart City, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (22/4/2016).

“Bagaimana bisa ada 8 karung tanah dalam selokan, ada plastik, ember, ada apalagi tadi? Kayu, potongan triplek, semua ditaruh. Nah dia pasti alasannya ya pegawainya teledor. Teledor masa sengaja ngisiin karung sampe delapan,” katanya menambahkan.

Terkait penemuan tersebut. Ahok juga meminta kepada Dinas Tata Air DKI Jakarta untuk mengerahkan pasukan Petugas Harian Lepas untuk mengecek seluruh selokan dan saluran air di Jakarta.

“Saya nggak mau denger Gatot Subroto – Senayan apapun itu tenggelem nggak ada cerita. Turunin itu semua pasukan biru itu cek semua (selokan),” jelas Ahok.

Selain itu, Ahok meminta kepada Dinas Tata Air, Wali Kota untuk bersikap tegas dan berani menegur orang yang melakukan gali-galian, khususnya di pusat kota.

“Terus di Gatot Subroto itu ada orang gali. Ini bapak ibu saya ajarin cara kerja ya, kalau liat ada tukang gali dia pasti bilang saya lagi gali kabel pak. Jangan percaya, tanya (ke dia) mana surat, di cek ke PU betul nggak,” kata Ahok.

Hal itu diminta Ahok agar tidak ada lagi oknum-oknum yang tak bertanggung jawab meletakan barang-barang bekas pekerjaan proyek ke dalam selokan atau saluran air.

“Ini bukan gali kabel ini. Kemarin di Thamrin tenggelam itu ada ember, ada kayu ada karung. Karung isi tanah. Berarti itu sengaja atau kecelakaan?” kata Ahok.

Saksi Kunci Mutilasi Cikupa, Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka

Krishna murti

Direktur Reserse Kruminal Umum Polda Metro Jaya Krishna Murti (dok-net)

Jakarta, KABAROKE – Polda Metro Jaya resmi menetapkan status tersangka kepada Erik, yang awalnya menjadi saksi kunci kasus mutilasi wanita hamil di Cikupa, Tangerang.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna, penetapan tersebut dijatuhkan, setelah Erik mengaku mengetahui perbuatan pelaku yakni Agus alias Kusmayadi.

“Kami tetapkan Erik sebagai tersangka karena yang bersangkutan mengetahui perbuatan Agus namun tak langsung melapor kepada pihak kepolisian,” kata Krishna Murti di Polda Metro Jaya, Jumat (22/4).

Walaupun sudah ditetapkan sebagai tersangka, Krishna mengatakan. Erik tak lantas menjadi tahanan. Sebab, dia tak melakukan pembunuhan tersebut.

“Dia tersangka, namun bukan tersangka pembunuhan. Memang sempat tak melapor langsung, namun yang bersangkutan akhirnya mengungkapkan siapa pelaku mutilasi kepada kami,” ujarnya.

Krishna menceritakan, saat itu Erik diminta pelaku Agus untuk memboncenginya membuang bungkusan yang ternyata bagian tubuh korban. Erik awalnya tak tahu isi bungkusan tersebut.

“Jadi dia berada dalam tekanan psikologis di mana dia tak bisa melawan apa yang diminta Agus terhadap dirinya. Kondisi psikologis saat itu dia tidak kuasa untuk melawan. Tapi dia sangat kooperatif dalam pengungkapan kasus itu,” tutupnya.

Akibat tindakannya. Polisi menjerat Erik dengan Pasal 181 KUHP yang berbunyi: “Barang siapa mengubur, menyembunyikan, membawa lari atau menghilangkan mayat dengan maksud menyembunyikan kematian atau kelahirannya, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah”

Presiden Ajak Belgia Ikut Perangi Teroris

Presiden Joko Widodo (dok-net)

Presiden Joko Widodo (dok-net)

KABAROKE – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak Belgia memperkuat kerja sama dalam melawan aksi terorisme.

Hal ini diungkapkan Presiden dalam pertemuan dengan Raja Belgia Phillipe.

Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana dalam keterangannya persnya, Jumat, mengatakan Presiden Jokowi melakukan pertemuan dengan Raja Kerajaan Belgia, Philippe di Royal Palace pada Kamis (21/4).

Dalam pertemuan ini, Presiden Jokowi atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan belasungkawa kepada Kerajaan Belgia atas serangan bom di Brussels yang menelan banyak korban, termasuk dua orang WNI yang mengalami luka berat.

Ari menyatakan Presiden Jokowi menegaskan bahwa Indonesia mengecam keras serangan tersebut.

Terkait isu-isu bilateral, Presiden Jokowi menyatakan bahwa kunjungan Putri Astrid pada Maret 2016 dengan membawa rombongan delegasi bisnis Kerajaan Belgia sebanyak 300 orang serta kunjungan Raja Philippe yang diikuti 150 pengusaha menunjukkan komitmen Belgia untuk meningkatkan dan mempererat hubungan bilateral dengan Indonesia.

Indonesia juga memiliki komitmen yang sama untuk terus meningkatkan hubungan baik dengan Belgia yang fokus pada tiga hal, yakni ekonomi, sosial budaya dan dialog lintasagama.

Secara khusus, Raja Philippe mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat Presiden Jokowi terhadap kunjungan Putri Astrid yang disertai 300 pengusaha.

Kepada Presiden Jokowi, Raja Philippe menyatakan mengamati secara dekat perkembangan di Indonesia dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap perkembangan ekonomi di Indonesia. Deregulasi ekonomi yang dilakukan oleh Presiden juga disambut dengan baik oleh Belgia.

Terkait kerja sama ekonomi, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia sangat mengkhawatirkan beberapa langkah diskriminatif dari negara Uni Eropa (UE) terhadap produk CPO Indonesia.

“Saya yakin Belgia tidak akan melakukan langkah diskriminatif tersebut,” kata Presiden Jokowi.

Lebih lanjut Presiden Jokowi menyampaikan penghargaannya dan ucapan terima kasih atas pemilihan Indonesia sebagai negara tamu pada Festival Europalia Indonesia tahun 2017 serta undangan baginya untuk menghadiri peresmian festival Europalia Indonesia 2017.

“Festival tersebut merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukan kekayaan budaya Indonesia. Saya harapkan dukungan Yang Mulia bagi kesuksesan festival tersebut”, kata Presiden.

Dalam kesempatan itu Raja Belgia memuji proses demokrasi dan toleransi yang dikembangkan di Indonesia.

Terkait dengan hal itu, Presiden menjelaskan mengenai kehidupan kebhinnekaan di Indonesia yang terdiri atas beragam suku dan agama.

Dalam pembicaraan mengenai dialog lintasagama, Presiden Jokowi meyampaikan penghargaannya atas upaya Raja Philippe dalam mempromosikan dialog antarwarga komunitas yang berbeda melalui The Philippe Fund.

Upaya ini, menurut Presiden, diperlukan dunia saat ini. Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa Indonesia siap lakukan kerja sama dengan Belgia terkait dialog antar agama, pertukaran pemuda dan tokoh agama.

Disampaikan pula bahwa Indonesia juga sangat aktif dalam menyebarkan nilai-nilai toleransi dan moderasi.

“Saya harap, kita bersama dapat menjadi pemimpin-pemimpin dunia yang dapat menyebarluaskan toleransi dan perdamaian, termasuk dengan memanfaatkan teknologi informasi”, kata Presiden.

Dalam pertemuan itu, Raja Belgia mengundang Presiden Jokowi untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Belgia tahun 2017. Undangan ini ditanggapi positif oleh Presiden Jokowi. (Antara)

Krishna Murti: Pelaku Mutilasi Cikupa Melakukan Aksinya Dalam Kondisi Sadar

Foto yang diunggah Krishna Murti dalam akun Instagram miliknya. Krishna berfoto dengan tersangka mutilasi wanita hamil di Cikupa Tanggerang, Banten.

Foto yang diunggah Krishna Murti dalam akun Instagram miliknya. Krishna berfoto dengan tersangka mutilasi wanita hamil di Cikupa Tanggerang, Banten.

Jakarta, KABAROKE – Polda Metro Jaya memastikan jika Kusmayadi alias Agus alias Petrus tidak mengalami gangguan kejiawaan.

Dengan kata lain, Agus dalam kondisi sadar saat membunuh Nur Atikah alias Nuri yang merupakan pacarnya yang tengah mengandung anak hasil hubungan gelapnya.

“Kondisi baik kok. Yang bersangkutan kondisinya normal dan dalam keadaan sadar saat melakukan mutilasi itu,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Krishna Murti kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/4).

Namun. Krishna mengatakan, Saat diperiksa, pelaku berbicara layaknya tak ada masalah apapun.

“Dia seolah nggak ada apa-apa, tapi kalau ngomongnya nyesel. Paling kalau nggak ketangkap kayanya dia nggak nyesel,” jelasnya.

Seperti yang diketahui, dalam aksinya. Pelaku memutilasi menggunakan dua senjata tajam, yakni dengan sebilah golok yang diambilnya di bawah rak televisi untuk bagian tangan, dan sebilah gergaji yang dibelinya dari hasil menjual handphone korban untuk bagian kaki.

“Intinya saya lihat sih dia normal normal saja. Tapi nanti akan dilakukan tes kejiwaan yang akan dilakulan penyidik Polres Tanggerang, sebab kasus ini kami kembalikan lagi ke Polres Tangerang untuk menyelidiki lebih lanjutnya,” tutupnya. (red)

1 2 3