Waduh … Gara-gara Mie Instan, Pemuda Ini Ditikam Sahabat Sendiri

Ilustrasi
Ilustrasi

Palu, KABAROKE – Pertengkaran dua sahabat di Desa Labuan, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Unauna, Sulawesi Tengah, berakhir tragedi berdarah. Mirisnya, tragedi itu dipicu hanya karena persoalan mie instan.

Adalah Yayan, mesti menanggung perih saat ditikam sahabatnya, Nardin. Kejadiannya di salah satu rumah di Desa Labuan, sekira pukul 09.00 Wita, Jumat, 6 Mei.

Insiden berdarah itu berawal saat Yayan meminta tolong kepada Nardin untuk dibelikan dua bungkus mie instan. Permintaan Yayan pun disambut baik dan Nardin bergegas ke warung.

Namun, lantaran Nardin kelamaan, Yayan pun naik pitam. Rasa laparnya membuat Yayan tidak bisa membendung emosi.

“Nardin kelamaan. Sementara Yayan ini sudah kelaparan. Waktu Nardin pulang, Yayan pun sewot dan adu mulut dengan pelaku,” kata Dadang, pemilik rumah tempat Nardin dan Yayan tinggal.

Adu mulut keduanya pun berlangsung hingga di luar rumah. Keduanya berkelahi hingga Yayan berlari menghindar lantaran Nardin mulai mencabut pisau.

Sialnya, Yayan terjatuh. Kesempatan itu diambil Nardin untuk menikam perut Yayan. Namun Yayan melawan hingga pisau itu mengenai betis kirinya hingga tembus.

Yayan langsung dilarikan ke rumah sakit oleh warga dan Nardin melarikan diri. Akibatnya, Yayan mesti menerima 8 jahitan di bagian dalam betisnya dan 17 jahitan di luar. HIngga berita ini diturunkan, Nardin masih dalam pengejaran aparat polisi setempat. (rc/jk)

Related posts

Leave a Comment