Weleh…Weleh…Tuding Ada Politik Uang, Kubu Agung Mau Gandeng KPK

Tujuh Caketum Golkar menolak mekanisme pemilihan terbuka.
Tujuh Caketum Golkar menolak mekanisme pemilihan terbuka.

Bali, KABAROKE – Kubu Caketum Golkar Priyo Budi Santoso menuding ada politik uang di Munaslub Golkar. Yang diduga dilakukan oleh beberapa calon ketua umum Golkar, untuk memuluskan rencananya duduki Golkar 1.

“Berdasar laporan dari intelijen, kami mendengar informasi A1 (akurat) bahwa money politics dengan angka yang fantastis, masih berjalan sampai saat ini,” kata Ketua Pelaksana Tim Sukses Priyo Budi Santoso, Vasco Ruseimy di arena Munaslub Golkar, Minggu (15/5).

“DPD II ada yang siap untuk memberi kesaksian,” ungkap Vasco.

Dia amat menyayangkan informasi ini. Menurut dia, hal demikian dapat merusak citra Partai Golkar. Sayang, dia tak menyebut siapa caketum yang dimaksud itu.

“Kalau kondisi ini dibiarkan maka cita-cita Golkar mewujudkan munas yang bersih dan rekonsiliatif tidak akan tercapai,” kata dia.

Oleh sebab itu. Vasco meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Komite Etik Munaslub segera bergerak. KPK harus bertindak karena partai politik adalah lembaga yang akan memproduksi para pemimpin negara.

“Jika ada yang merusak partai dengan melakukan politik uang yang fantastis, maka KPK sudah berkewajiban untuk bergerak,” kata dia.

Dia meminta komite etik tak takut menghukum para kandidat caketum Golkar yang melakukan praktik money politic.

“Tegakkan aturan untuk menghukum calon ketua umum yang gunakan politik uang,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Comment