Jangan Anggap Sepele Gigitan Hewan Pada Anak

ilustrasi
ilustrasi

KABAROKE – Digigit hewan -hewan bertaring seperti anjing, kucing, rakun, musang dan monyet, bukanlah hal yang sepele. Apalagi kejadian tersebut ternyata dialami oleh anak.

Selain menyebabkan luka pada kulit anak, gigitan hewan juga dapat menimbulkan infeksi loh. Hal yang paling buruk adalah resiko penularan penyakit rabies, herpes dan penyakit berbahaya lainnya.

Untuk itu, ayah dan ibu dapat berikan pertolongan pertama jika anak digigit hewan. Jika luka yang didapati tidak terlalu dalam atau hanya goresan, segera suci dengan air mengalir dan sabun. Setelahnya olesi dengan cairan atau jel antibiotik.

Lain hal jika luka cukup serius. Misal banyak mengeluarkan darah dan luka menganga. Bersihkan sisi luka dan hentikan darah yang mengalir dengan kain bersih. Bawa segera anak ke klinik terdekat atau puskesmas.

Tenaga medis nantinya dapat memberikan pertolongan pertama. Jika terindikasi penyakit rabies atau herpes, nantinya anak akan diberi Vaksin Anti Rabies (VAR). Vaksin ini akan rutin diberikan setelah hari ke 7, hari ke 21, dan seterusnya sampai benar-benar dinyatakan aman.

Apabila anak mendapati luka di bagian kepala atau mendekati kepala. Penangananya jauh lebih serius, karena luka di kepala lebih berisiko. Anak harus diberi Serum Anti Rabies (SAR).

Berhati-hatilah jika anak senang berinteraksi dengan hewan disekitar anda.

Related posts