Reff Lagu “Sorry” Bikin Justin Bieber Dituntut

landscape-1449072409-justin-bieber-selena-gomez-throwback

KABAROKE – Penyanyi Kanada Justin Bieber sedang menghadapi kasus hokum. Lagu hit 2015 yang berjudul “Sorry” dituntut karena diduga mencuri riff vokal dari penyanyi lain.

Dalam pengaduan yang dipublikasikan Kamis (26/5), Casey Dienel, penyanyi indie yang tampil dengan nama White Hinterland, menuduh Bieber telah melanggar hak cipta lagu “Ring the Bell” yang menggunakan riff “hampir identik” tanpa izin.

Tidak hanya Bieber, produser Skrillex dan Vivendi’s Universal Music Group juga ikut dituntut. Gugatan telah diajukan di pengadilan distrik AS di Nashville.

Menanggapi gugatan itu, juru bicara Bieber, Skrillex dan Vivendi’s Universal Music Group belum memberikan keterangan.

Dienel mengatakan, “Sorry” yang muncul dalam album “Purpose” Bieber dan telah ditonton 1,42 miliar kali di YouTube, mengadopsi “karakter unik dan spesifik dari vocal riff wanita” dari lagunya, dia mengambil sampel dari delapan detik pertama “Sorry” dan beberapa bagian setelahnya.

Majalah sekelas The New York Times pun mengakui keunikan riff itu. Dalam artikel 13 Maret yang berjudul “25 Songs That Tell Us Where Music Is Going.” Lagu Bieber termasuk ada di peringkat pertama.

Dienel sudah mencoba menghubungi Bieber untuk mendiskusikan solusi masalh itu, namun ia “mengabaikan” klaimnya, dan menolak untuk berbincang-bincang.

Karena tidak ada tanggapan, akhirnya Dienel meminta ganti rugi, termasuk dari keuntungan yang dihasilkan dari “Sorry”. Sementara itu riff “Ring the Bell” milik Dienel ada dalam album White Hinterland berjudul “Baby”.

Sudah lazim terjadi para penyanyi terkemuka dituduh mencuri ide dari komposer lain. Misalnya saja Kanye West yang pekan lalu digugat atas tuduhan mengambil bagian dari lagu 1969 milik penyanyi rock Hungaria untuk lagu “New Slaves” yang rilis 2013.

 

Related posts

Leave a Comment