Genjot Impor, Mendag Jamin Harga Bahan Pokok Segera Menyusut

Menteri Perdagangan Thomas Lembong, usai menghadiri pertemuan dengan beberapa menteri di Restoran Nelayan, Gedung Kementerian LHK, Jakarta, Kamis (12/05), Foto: KABAROKE/Iqbal

Menteri Perdagangan Thomas Lembong, usai menghadiri pertemuan dengan beberapa menteri di Restoran Nelayan, Gedung Kementerian LHK, Jakarta, Kamis (12/05), Foto: KABAROKE/Iqbal

Jakarta, KABAROKE – Menjelang bulan Ramadhan, beberapa bahan pokok telah mengalami kenaikan secara drastis. Hal ini, menjadi pembahasan utama dalam Rapat Koordinasi (Rakor) tiga Kementerian, yang digelar dua hari sejak Senin (30/05) hingga Selasa (31/05).

Dalam rakor itu, pemerintah berkomitmen terus menekan harga-harga hingga mencapai target yang telah diinstruksikan Presiden Joko Widodo.

Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong menghimbau agar masyarakat tidak khawatir dengan lonjakan harga tersebut.
Lembong menjamin, harga akan turun dan stabil dalam waktu dekat.

“Kita sudah perintahkan Perum Bulog untuk menyerap bawang merah milik petani dengan harga minimum Rp 15.000/Kg, dan kita minta agar petani tidak khawatir ketika keran impor bawang merah dibuka sebanyak 2.500 ton,” ujarnya usai Rakor di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (31/05).

Tidak hanya bawang, kata Lembong, harga beras, gula hingga daging sapi dipastikan akan ikut menyusut.

“Beras medium, akan turun menjadi Rp 7.300/Kg di tingkat petani dan Rp 9.500/Kg di tingkat konsumen. Perum Bulog akan menjadi stabilisator harga beras dengan melakukan operasi pasar (OP) sebanyak 360.000 ton sampai 6 Juli 2016. Bulog menjual beras cadangan pemerintah ini sebesar Rp 8.500/Kg,” katanya

Untuk harga gula pasir, ditargetkan sesuai Harga Patokan Petani (HPP) petani sebesar Rp 9.500/Kg dan harga di tingkat konsumen Rp 12.500/Kg, dengan menambah penugasan kepada PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X mengimpor gula mentah sebanyak 381.000 Ton. Mekanismenya, PTPN X akan melakukan OP gula dengan harga Rp 11.500/Kg – RP 12.500/Kg.

Lembong mengatakan untuk harga daging sapi yang diperintahkan Presiden turun sampai Rp 80.000/Kg, pemerintah putuskan impor daging sebanyak 27.400 ton dari beberapa negara seperti Australia, New Zealand, India dan Spanyol.

Dari rencana ini. Ia yakin, harga daging akan stabil sesuai Instruksi tersebut.

“Sampai sekarang sudah ada 1.800 ton daging yang sudah masuk dan impor akan jalan terus secara bertahap,” ungkapnya.
Seperti disampaikan, dari hasil Rakor kedua yang digelar bersama Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian dan Menteri BUMN, di Gedung Kementan, berhasil sepakati 6 point. Yaitu:

1. Dalam rangka menghadapi puasa/lebaran 2016, pemerintah komit menjaga ketersediaan dan harga khususnya untuk komoditi yang harganya masih mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya yaitu bawang, beras, gula, daging sapi.

2. Pengawasan juga dilakukan untuk menghindari spekulasi, serta pengawasan terhadap penjualan produk pangan yang tidak memenuhi kesehatan dan keamanan konsumen.

3. Upaya pasokan sejauh mungkin akan dimobilisasi dari hasil produksi petani dan peternak, serta menambah melalui impor sepenuhnya untuk menekan harga.

4. Dalam rangka memperpendek jalur distribusi, dan memberikan akses harga yang murah kepada masyarakat, akan dilakukan OP oleh BUMN yang ditugaskan atau swasta. Mekanisme sedapat mungkin dilakukan tidak mematikan aktifitas pedagang kecil di pasar tradisional, namun memasok melalui distributor dengan harga murah dari harga pasar.

5. mekanisme operasi pasar tidak memastikan Pedagang kecil di pasar trdisional namun masuk melalui distributor dengan harga yang lebih murah dengan harga pasar.

6. Koordinasi dan sinergi aksi masing-masing K/L secara berkala terus dilakukan termasuk turun ke lapangan di lokasi dan pasar yang harga komoditasnya masih tinggi. (Iqbal)

Ledek HAM, MKD Segera Panggil Ruhut

Ruhut Sitompul (foto dok-net)

Ruhut Sitompul (foto dok-net)

Jakarta, KABAROKE – Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Surahman Hidayat mengatakan, setelah melakukan verifikasi kepada PP Pemuda Muhammadiyah, pihaknya akan memanggil anggota Komisi III DPR RI Ruhut Sitompul.

Mengingat pemanggilan tersebut, terkait pernyataan Ruhut Sitompul yang memelintir arti Hak Asasi Manusia menjadi Hak Asasi Monyet. Kejadian itu, saat rapat kerja Komisi III DPR RI dengan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti yang mengomentari kematian terduga teroris Siyono.

“Dalam tata beracara, itu memang harus langsung setelah mendengarkan keterangan pengadu berikutnya teradu nanti diserahkan ke rapim,” ujar Surahman Hidayat di gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (31/5/2016).

Lanjut Surahman, pemanggilan Ruhut Sitompul belum ditentukan tanggal berapa, karena ada beberapa anggota MKD yang ingin berhalangan hadir. Untuk itu, harus disepakati mengenai tanggal pemanggilan Ruhut Sitompul.

“Tadi ada usulan anggota kalau bisa jangan tanggal sekian saya ada. Kalau bisa, saya ingin hadir. Nanti fix nya akan diinformasikan,” ungkapnya.

Tambah politisi PKS itu, pernyataan Ruhut harus ditindaklanjuti karena mencedarai pejabat negara yang seharusnya berprilaku sopan di hadapan publik.

“Kata-kata itu itu mengabaikan tata krama kesopanan dan soal etika itu kan milik publik. Jadi, kalau dibiarkan keadaban publik itu tercoreng, teracak-acak. Lalu, sebagai bagian dari masyarakat yang beradab, pasti protes agar masalah itu jangan terulang kembali di anggota DPR yang terhormat,” ungkapnya.

Pemerintah Upaya Tekan Harga Pangan, Mentan: Masyarakat Harus Sabar

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman

Jakarta, KABAROKE – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman meminta masyarakat untuk bersabar terkait harga daging ayam yang saat ini masih di kisaran Rp 35.000 sampai Rp 40.000 per kilo.

Ia menegaskan Pemerintah sedang berusaha keras mnekan harga pangan menjelang Ramadhan hingga Lebaran 2016, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, saat ini Kementerian Pertanian bersama produsen daging ayam berupaya mencari tahu penyebab naiknya harga daging ayam dengan melakukan operasi pasar besar besaran.

“Saudara kita (produsen ayam) ini menyiapkan op besar-besaran dengan harga tingkat konsumen nanti 32500 per kilonya,” kata Amran usai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) tiga kementerian terkait kondisi pangan, di Gedung Kementan, Jakarta, Selasa (31/05).

Seperti diketahui,hasil Rakor kedua yang digelar bersama Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian dan Menteri BUMN, di Gedung Kementan, berhasil sepakati 6 point yaitu:

1. Dalam rangka menghadapi puasa/lebaran 2016, pemerintah komit menjaga ketersediaan dan harga khususnya komoditi yang harganya masih mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya yaitu bawang, beras, gula, daging sapi.

2. Pengawasan juga dilakukan untuk menghindari spekulasi, serta pengawasan terhadap penjualan produk pangan yang tidak memenuhi kesehatan dan keamanan konsumen.

3. Upaya pasokan sejauh mungkin akan dimobilisasi dari hasil produksi petani dan peternak, serta menambah melalui impor sepenuhnya untuk menekan harga.

4. Dalam rangka memperpendek jalur distribusi, dan memberikan akses harga yang murah kepada masyarakat, akan dilakukan OP oleh BUMN yang ditugaskan atau swasta. Mekanisme sedapat mungkin dilakukan tidak mematikan aktifitas pedagang kecil di pasar tradisional, namun memasok melalui distributor dengan harga murah dari harga pasar.

5. mekanisme operasi pasar tidak mematiikan pedagang kecil di pasar tradisional namun masuk melalui distributor dengan harga yang lebih murah dengan harga pasar.

6. Koordinasi dan sinergi aksi masing-masing K/L secara berkala terus dilakukan termasuk turun ke lapangan di lokasi dan pasar yang harga komoditasnya masih tinggi. (Fajar)

Beda Pendapat Soal RUU Pilkada, Ini Kata Mendagri

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo

Jakarta, KABAROKE – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengapresiasi sikap Fraksi Partai Gerindra dan Fraksi PKS yang bersebrangan dalam menyikapi revisi Undang-Undang No 8 Th. 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah.

Yang dimana, sikap kedua fraksi tersebut menolak kewajiban anggota legislatif harus mengundurkan diri saat mencalonkan kepala daerah.

“Pemerintah mengapresiasi pandangan fraksi. Dari kacamata pemerintah tidak ada istilah yang berbeda, meskipun ada catatan. Itu bagian dari proses. Tapi pandangan kami seluruh fraksi sepakat. Kami apresiasi semua fraksi, baik yang menerima secara utuh atau yang menerima dengan memberikan catatan,” ujar Tjahjo Kumolo di gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (31/5).
Lanjut Tjahjo, semangat revisi UU Pilkada tersebut adalah keinginan bersama untuk membuat sistem demokrasi yang lebih baik dan terintegrasi di Indonesia.

“Pilkada yang demokratis lebih bisa diwujudkan dan menutup celah politik antara keinginan ideal demokrasi dengan realitas politik. Secara demokratis, idealnya harus mampu berikan akses ke masyarakat luas,” ungkapnya. (ud)

Ternyata Selain Ibadah, Puasa Juga Bermanfaat Bagi Kesehatan

Ilustrasi

Ilustrasi

Jakarta, KABAROKE – Tidak terasa bulan Ramadan akan menyambut seluruh umat Muslim di dunia. Tentu kita menyambut Ramadan dengan suka cita, terlebih banyak manfaat yang didapat dengan berpuasa.

Berpuasa di bulan Ramadan mewajibkan seseorang tidak makan dan minum dari mulai terbitnya matahari sampai terbenam. Tahukah Anda hal tersebut berdampak baik terhadap kesehatan?

Ya, berpuasa sebulan penuh saat Ramadan memang tak hanya berdampak positif terhadap mental dan spiritual, tetapi juga kesehatan. Berikut 6 manfaat berpuasa di bulan Ramadan bagi kesehatan yang dilansir dari Yahoo.

Meningkatkan kecerdasan otak

Tidak diragukan lagi, efek positif berpuasa tidak hanya untuk kesehatan mental dan spiritual, tetapi juga kekuatan otak. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Amerika Serikat menemukan bahwa fokus mental saat Ramadan meningkatkan neurotropik dari otak. Hal ini akan menghasilkan sel-sel otak lebih banyak, sehingga meningkatkan fungsi otak.

Selain itu, berpuasa di bulan Ramanda juga menurunkan hormon kortisol yang diproduksi kelenjar adrenalin, sehingga mengurangi stres selama dan setelah Ramadan.

Menurunkan kolesterol

Mungkin Anda berpikir bahwa penurunan berat badan adalah hasil dari berpuasa selama Ramadan, tetapi ada perubahan lain yang tak disangka. Sebuah tim ahli jantung di UAE menemukan bahwa orang yang berpuasa di bulan Ramadan menikmati efek positif pada lipid mereka, artinya terjadi pengurangan kolesterol dalam darah.

Rendah kolesterol meningkatkan kesehatan jantung, mengurangi risiko menderita penyakit jantung, serangan jantung dan stroke. Terlebih lagi, jika Anda mengikuti diet sehat setelah Ramadan, maka kadar kolesterol akan mudah untuk dikontrol.

Detoksifikasi

Ramadan bisa menjadi waktui detoksifikasi fantastis untuk tubuh Anda. Dengan tidak makan dan minum sampai waktu tertentu, maka tubuh berkesempatan untuk mendetoksifikasi sistem pencernaan sepanjang bulan Ramadan.

Ketika tubuh mulai makan, maka akan menjadi cadangan lemak untuk menghasilkan energi dan membakar setiap racun berbahaya dalam timbunan lemak. Cara ini merupakan batu loncatan sempurna untuk gaya hidup sehat.

Cegah kebiasaan tidak sehat

Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mengurangi kebiasaan buruk, seperti merokok dan makanan manis berlebihan. Dengan tidak memanjakan diri dengan kebiasaan buruk tersebut, maka setelah bulan Ramadan Anda akan terbiasa hidup sehat.

Penurunan nafsu makan

Salah satu masalah utama ketika bulan puasa adalah berat badan cepat turun, namun kembali lagi setelah Ramadan. Penurunan jumlah makanan yang dikonsumsi saat berpuasa menyebabkan lemak perut menyusut secara bertahap.

Jika Anda ingin membiasakan makan sehat, maka Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memulai. Jika nafsu makan Anda lebih rendah dari sebelumnya, maka kemungkinan kecil untuk makan berlebihan setelah Ramadan.

Menyerap lebih banyak nutrisi

Dengan tidak makan sepanjang hari selama bulan Ramadan, maka metabolisme menjadi lebih efisien. Artinya, jumlah nutrisi yang diserap dari makanan menjadi lebih banyak.

Hal ini karena peningkatan hormon yang disebut adiponectin memungkinkan otot-otot menyerap lebih banyak nutrisi. Ini akan memberikan manfaat kesehatan secara keseluruhan.

Mendag Optimis Turunkan Harga Daging

Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong

Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong

Jakarta, KABAROKE – Presiden Joko Widodo tegaskan kepada Menteri terkait untuk terus menekan harga daging sapi hingga dibawah Rp 80.000/Kg selama Ramadhan hingga Lebaran 2016, dengan cara apapun.

Menjawab hal itu. Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong mengatakan,
pemerintah akan melakukan
impor hingga 27.400 Ton daging baik melalui Perum Bulog,  PT Berdikari, maupun kalangan swasta atau importir daging.

Lembong menjelaskan dari total 24.700 ton daging tersebut, 10.000 ton ditugaskan pemerintah untuk diimpor Perum Bulog,  5.000 ton diimpor PT Berdikari, dan 500 ton sisanya diimpor oleh PD Dharma Jaya, perusahaan BUMD DKI Jakarta yang bergerak di sektor peternakan.

“Kita minta kalangan importir untuk dapat memasukkan sebanyak sekitar 20.000 ton selama tiga bulan ke depan sehingga harga daging sapi dapat tertekan hingga Rp80.000 hingga sebulan setelah lebaran berakhir,” ujarnya usai Rapat Koordinasi (Rakor) di kementan, Jakarta, Selasa (31/5).

Dengan begitu. Ia yakin, harga daging dapat berada di angka yang diinstruksikan Presiden.

“Importir swasta selain BUMN dan BUMD untuk dapat mengakselerasi realalisasi impornya dalam dua bulan mendatang. Dengan demikian, ketersediaan dan pasokan daging saat hari besar mencukupi kebutuhan,” pungkasnya

Sebelumnya. Presiden Joko Widodo meminta para menteri terkait untuk terus melakukan penekanan terhadap kebutuhan pokok menjelang Ramadhan hingga Lebaran 2016. Ia mengungkapkan ada empat barang kebutuhan pokok yang harus prioritas untuk diturunkan harganya.

“Kita hanya mengharapkan agar harga turun. Yang kita harapkan harga turun, pertama bawang harus turun, kedua nanti harga gula, ketiga harga daging dan keempat harga beras juga harus turun,” kata Jokowi kepada wartawan usai meresmikan pembukaan ritel Lulu Hypermarket di Cakung, ‎Jakarta Timur, Selasa (31/5).

Jokowi menjelaskan, pemerintah tengah mengimpor daging sapi dari beberapa negara untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada saat Ramadan dan Lebaran serta supaya harga daging dapat diturunkan menjadi Rp80 ribu. Saat ini harga daging di pasaran berkisar sebesar Rp120 ribu sampai Rp130 ribu.

“Daging masih dalam proses pengiriman, ada yang dari Australia, ada yang dari tempat lain. Sehingga kita harapkan nanti pada Minggu pertama puasa dan ramadan sudah sampai di sini dan sudah bisa didistribusikan,” ujar dia.

‎Dia menjelaskan kementerian telah menghitung supply dan demand terkait kebutuhan daging di Tanah Air. Impor dilakukan karena kekurangan pasokan daging berkurang.

‎”Yang penting supplay dan demand ini bisa pada harga, serta kondisi yang baik untuk konsumen, untuk rakyat,” kata dia. (Iqbal)

1 73 74 75