WAH! Baru Menjabat, Kasat Narkoba Ini Malah Bebaskan PNS Narkoba. Ckckck

Ilustrasi diamankan polisi (dok-net)
Ilustrasi diamankan polisi (dok-net)

Bulukumba, KABAROKE – Kabar kurang sedap kembali menerpa institusi Polda Sulsel dan POlres Bulukumba. Beredar kabar, Kasat Narkoba Polres Bulukumba, AKP Ramli Bannu telah “bermain mata” dengan membebaskan oknum pegawai negeri sipil (PNS) bulukumba yang terjerat kasus narkoba.

Atas kabar tersebut, AKP Ramli Bannu pun terancam sanksi. Bahkan, Kapolres Bulukumba AKBP Selamat Rianto menegaskan akan mencopot serta menonjobkan Ramli Bannu.

Sekadar diketahui, Ramli Bannu sejatinya baru saja menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Bulukumba. Dia dilantik pada 1 Juni 2016, bertepatan dengan Hari Bhayangkara.

Pada hari itu juga, Satreskrim Polres Bulukumba menangkap tujuh orang terduga terlibat narkoba jenis sabu-Sabu di Kelurahan Kasimpureng, Kecamatan Ujung Bulu. 3 orang di antaranya merupakan oknum PNS di lingkup Pemkab Bulukumba.

Ketegasan Kapolres AKBP Selamat Rianto tersebut disebabkan enam orang dari terduga narkoba telah dilepaskan dengan alasan tidak cukup bukti. Bahkan ada dugaan unsur kongkalikong alias “86”.

“Bayangkan saja, saya sebagai pucuk pimpinan di Mapolres (Bulukumba) belum melihat siapa-siapa terduga itu. Bahkan sampel Urine pun entah kemana. Yang namanya mau dikirim ke Labfor itu saya yang tanda tangan serta ada proses gelar perkara,” kata Kapolres Bulukumba Selamat Rianto.

Kemarahan Selamat Rianto berlanjut dengan mengatakan, kerja keras anggota Reserse Polres Bulukumba dengan menangkap tersangka, malah Kasat Narkoba yang baru seminggu menjabat sudah berulah. Dia bahkan mengatakan jika Ramli Bannu telah mencoreng institusi dan mengkhianati sumpah jabatan.

“Kita ini sedang membangun pondasi yang baik di masyarakat terkait pelayanan dan citra Polri dan itupun masyarakat sebagian masih menutup mata. Lha kok tanpa ada komunikasi ke saya minta petunjuk ini itu, si Kasat baru ini sudah bertingkah. Ini saya tegaskan fatal akibatnya dan saya akan copot serta non jobkan AKP Ramli Bannu setelah pemeriksaan dari Propam Polres selesai. Saya pastikan sekali lagi itu sudah fakta dan jika ada penyidiknya yang juga ikut dalam mata rantai 86, Kasatnya kita akan lempar ke luar Bulukumba,” kata Selamat Rianto panjang lebar dengan nada kesal. (ps/jk)

Related posts

Leave a Comment