Ketua MUI Yakin Ahok Divonis Bersalah

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma'ruf Amin,
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin

Makassar, KABAROKE –Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menolak eksepsi atau nota keberatan dari terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin, menyatakan optimistis Ahok akan divonis bersalah.

“Kita harapkan dia (Ahok) akan vonis. Sekarang kan sudah tersangka, sudah terdakwa, tinggal selangkah lagi terpidana. Kita optimis Ahok terpidana,” kata KH Ma’ruf Amin usai membuka Rapat Kerja Daerah dan Ta’aruf MUI Sulawesi Selatan, di Hotel Sahid Jaya Makassar, Selasa, 27 Desember 2016.

Saat ditanya kemungkinan Ahok dapat bebas dari tuntutan, Ma’ruf Amin enggan berkomentar banyak. “Saya kira, jangan berandai dulu lah,” ujarnya.

Ia mengatakan ditolaknya eksepsi Ahok sebagai suatu langkah untuk dapat membuktikan bahwa Gubernur non aktif Jakarta tersebut telah melakukan penistaan. “Kita serahkan sepenuhnya kepada hukum,” kata Ma’ruf.

Ia menjelaskan, Ahok tidak punya kapasitas untuk menerjemahkan ataupun menafsirkan surah Al Maidah 51 dengan alasan apapun. Menurutnya, selain Ahok yang non muslim, penafsiran terhadap ayat suci Al Quran tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang.

“Ustadz-ustadz yang masih muda-muda saja itu gak berani menafsirkan ayat dari Surah Al Maidah itu. Kecuali Ustadz yang sudah senior mungkin bisa,” jelasnya.

Kedatangan Ma’ruf Amin di Makassar sendiri untuk menghadiri Rapat Kerja Daerah dan Ta’aruf MUI Sulawesi Selatan. (Yasir)

Related posts

Leave a Comment