Kemenhub dan BNN Siapkan Jurus Antisipasi Pilot ‘Nyabu’

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi [dok net]

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi [dok net]

Jakarta, KABAROKE — Menanggapi kembali ditemukannya pilot maskapai penerbangan yang positif mengonsumsi sabu, Budi mengakui gejala pilot menggunakan sabu bukan terjadi di Indonesia saja, melainkan juga di negara-negara lain.

“Kami akan membuat satu konsep tertentu, memang pernah dilakukan di negara maju. Kami akan belajar dari negara tersebut, aplikasikan, dan lakukan satu kajian, pengamatan, dan penelitian terhadap `lifestyle` pilot,” katanya.

Ia tidak menginginkan kasus pilot yang mengonsumsi sabu kembali terulang, apalagi jika ternyata nanti banyak ditemukan kasus serupa akan menjadi bumerang karena tidak melakukan langkah preventif.

Oleh karena itu, Budi menegaskan perlunya membuat semacam barikade untuk mengantisipasi terjadinya kasus pilot yang mengonsumsi sabu.

Berkaitan dengan sanksi, ia menyebutkan bagi pilot yang mengonsumsi sabu sudah jelas sanksinya, yakni dimulai dari skorsing hingga larangan terbang yang dilakukan setelah ada pembuktian yang tidak membutuhkan waktu lama.

“Saya pikir harus secara langsung melakukan satu `punishment` yang sesuai dengan kesalahannya. Apabila terbukti positif menggunakan itu, tidak ada jalan lain, kecuali dicabut sertifikatnya sebagai penerbang,” katanya.

Untuk permasalahan pidana yang menjeratnya sebagai pelaku penyalahgunaan narkoba, kata dia, tetap berjalan sesuai dengan ranahnya.

“Bagi maskapai, kami akan evaluasi bagaimana mereka melakukan pembinaan. Makanya, kami akan membuat satu konsep tertentu sebagai barikade supaya kasus serupa tidak terjadi lagi,” pungkas Budi. (***)

Gerindra Buka Kemungkinan Alihkan Dukungan di Pilgub Sulsel

Partai Gerindra

Partai Gerindra

Makassar, KABAROKE — Dukungan Partai Gerindra ke pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman, ternyata belum final. Partai besutan Prabowo Subianto itu membuka peluang untuk mengalihkan dukungan pada Pilgub Sulsel 2018.

Ketua DPD Gerindra Sulsel, Idris Manggabarani, mengungkapkan arah dukungan partainya masih sangat dinamis pada Pilgub Sulsel 2018. Keputusan akhir akan ditentukan oleh pertimbangan di tingkat nasional. Terlebih, pelaksanaan pilgub digelar berdekatan dengan Pilpres 2019.

Idris menegaskan Gerindra hanya akan mendukungan pasangan kandidat yang memiliki komitmen searah dalam Pilpres dan Pileg 2019. “Calon akan dihadapkan dengan konspirasi kepentingan di 2019. Siapa yang memberikan nilai tambah dan nilai juang, maka Gerindra ada di situ,” katanya, di Makassar.

Idris mengakui terjadi tarik-menarik kepentingan sehingga sulit bersepakat pada Pilgub Sulsel. Pasangan Bupati Bantaeng dan adik Mentan diketahui didukung empat parpol yakni Gerindra, PDIP, PAN dan PKS. Idris menyebut terjadi dinamika karena ada parpol yang berada di luar koalisi nasional.

Berembus isu Gerindra akan mengalihkan dukungan ke pasangan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo. Soal itu, Idris menyebut semua kemungkinan bisa terjadi. Tapi, belum tentu pula Gerindra yang angkat kaki, melainkan bisa jadi parpol lain yang keluar dari koalisi pasangan Nurdin-Sudirman.

Lebih jauh, Idris menjelaskan DPP Gerindra belum pernah menerbitkan surat rekomendasi kepada pasangan kandidat pada Pilgub Sulsel 2018. Yang ada sebatas surat instruksi awal kepada DPD di tingkat provinsi. Karena itu, kemungkinan beralihnya dukungan Gerindra dari pasangan Nurdin-Sudirman sangat terbuka.

Menjelang Pilgub Sulsel, sedikitnya ada empat pasangan kandidat yang mengemuka. Selain Nurdin-Sudirman dan Agus-Tanribali juga ada Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar dan Ichsan Yasin Limpo. Pasangan terakhir maju melalui jalur independen. Adapun Nurdin-Aziz diketahui paling banyak didukung parpol. (****)

Hentikan Kasus Pemalsuan Dukungan IYL-Cakka, Panwaslu Gowa Dituding ‘Main Mata’

Calon Independen untuk Pilkada

Calon Independen untuk Pilkada

Makassar, KABAROKE — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melalui Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) diketahui menghentikan kasus dugaan pemalsuan dukungan bagi pasangan jalur perseorangan, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka).

Adalah Haslinda Aripin yang melaporkan pasangan itu ke Panwaslu Gowa, karena nama, KTP dan tanda tangannya terdata sebagai pendukung IYL-Cakka tanpa sepengetahuannya. Namun, laporannya dianggap tidak memenuhi unsur tindak pidana pemilu melainkan disebut sebagai tidak pidana umum.

Praktisi hukum dari Sulsel, John Hardiansyah pun menyoroti keputusan Panwaslu Gowa terhadap laporan Haslinda. Menurut John, Panwaslu Gowa keliru jika menganggap kasus tersebut merupakan tindak pidana umum.

“Kasus itu harusnya termasuk juga pelanggaran pidana pemilu, karena KTP itu akan digunakan oleh salah satu bakal calon. Dipakai sebagai syarat untuk maju di Pilkada, di situ pelanggaran pidana pemilunya,” ungkap John.

Menurutnya, langkah Panwaslu Gowa yang memutuskan hal tersebut bukan sebagai pidana pemilu perlu untuk dipertanyakan. Ia pun menyebut, bukan kali pertama, Panwaslu maupun penyelenggara Pilkada di Kabupaten Gowa terkesan bermasalah.

“Di Gowa Ini kan sudah turun-temurun Panwaslunya, KPU-nya, ini sudah sering bermasalah. Jadi memang ini sudah perlu untuk dipertanyakan independensinya. Panwaslu dan KPUD Gowa ini harus diperiksa, jangan sampai main mata. Ada apa sampai laporan itu dianggap bahwa bukan pelanggaran pemilu,” tuturnya.

Bahkan, jika Panwaslu Gowa tidak memberikan penjelasan tentang keputusan itu, John menyebut Independensi Panwaslu Gowa sudah tidak sehat lagi. “Yah apalagi kan di Gowa itu kita sudah ketahui bersama, basisnya pasangan tersebut. Kesan kalau ada ‘main mata’ wajar akan timbul kalau tidak ada kejelasan terkait keputusan itu,” ujarnya.

Berdasarkan salinan surat Panwaslu Gowa per tanggal 27 Desember, status laporan Haslinda dinyatakan tidak memenuhi unsur-unsur pidana pemilihan. Laporan bernomor 004/LP/PG/BAWASLU. SULSEL/27.00/XII/2017 itu selanjutnya akan diteruskan ke kepolisian karena merupakan tindak pidana umum.

Surat penghentikan laporan Haslinda sekaligus diteruskannya laporan itu ke kepolisian diteken langsung oleh Ketua Panwaslu Gowa, Suharli. Langkah Panwaslu Gowa untuk tidak melanjutkan perkara itu disebutnya telah melalui proses panjang. Mulai dari penelitian, pemeriksaan dan hasil kajian yang mendalam.

Sebelumnya, Haslinda diketahui melaporkan dugaan pemalsuan dukungan berupa KTP dan surat pernyataan mendukung IYL-Cakka ke Bawaslu Sulsel. Ia bahkan sempat melaporkan pencaplokan dukungannya itu ke insan pers di Kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Makassar. Ia mengaku tak terima dan merasa dirugikan atas pemalsuan identitas dirinya. (***)

Nelayan Batubara Dilarang Melaut Karena Angin Kencang

Gelombang Tinggi di Laut Membahayakan Keselamatan Nelayan [dok net]

Gelombang Tinggi di Laut Membahayakan Keselamatan Nelayan [dok net]

Medan, KABAROKE — Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Sumatera Utara mengingatkan kepada nelayan tradisional di Kabupaten Batubara, agar tidak tergesa-gesa melaut karena masih terjadi angin kencang.

Wakil Ketua DPD Himpunan Seluruh Indonesia (HNSI) Sumut Nazli di Medan, Sabtu (30/12/2017), mengatakan, saat ini cuaca ekstrem belum juga berakhir di wilayah pantai timur Sumatera.

Sehubungan dengan itu, menurut dia, para nelayan kecil di Batubara dapat mengurungkan niat mereka untuk sementara waktu pergi menangkap ikan di laut.

“Ini demi keselamatan nelayan tersebut, agar jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita ingini terhadap mereka,” ujar Nazli.

Ia mengatakan, sebelumnya dua dua nelayan tradisional Rajali (40) dan Iwan warga Dusun IV, Desa Paluh Baji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang dihantam badai di perairan Selat Malaka dan mereka terdampar di daerah Dumai, Provinsi Riau.

Peristiwa yang seperti itu, diharapkan tidak terulang lagi terhadap nelayan Batubara dan hal tersebut dapat membahayakan keselamatan di laut.

“Mari kita jadikan, peristiwa yang dialami nelayan Delisedang pengalaman yang sangat berharga dan ke depan diharapkan tidak terulang lagi,” ucapnya.

Nazli mengatakan, nelayan Batubara juga harus mematuhi imbauan yang disampaikan pemerintah melalui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan yang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem.

Imbauan tersebut adalah untuk kepentingan nelayan yang ada di wilayah Sumatera Utara dan diharapkan tidak menganggapnya sebagai hal yang sepele.

“Kita berharap pada tahun pengunjung 2017 ini, tidak ada nelayan Sumut dan nelayan Batubara yang mengalami peristiwa kecelakaan di laut akibat cuaca ektrem,” kata Wakil Ketua HNSI Sumut itu.

Sebelumnya, nelayan tradisional di Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara tidak melaut dalam beberapa hari terakhir akibat angin kencang dan cuaca ekstrem.

“Sudah satu minggu ini kami tidak ke laut, anginnya kencang sekali,” kata Ramli Harun, nelayan Kabupaten Batubara.

Menurut Ramli, angin kencang tersebut sering diiringi hujan lebat yang menyebabkan terbatasnya jangkauan penglihatan nelayan ketika berada di laut.

Namun, yang dikhawatirkan nelayan bukan hujan lebat yang dapat diatasi nelayan dengan menggunakan mantel, terpal, atau tenda penutup mesin perahu.

Faktor yang ditakutkan nelayan adalah angin kencang yang selalu menyebabkan munculnya ombak besar yang dapat mengancam keselamatan jiwa nelayan. (***)

Menangis Haru Dihadiahi Umrah, Rafiqa Doakan NH Jadi Gubernur

Nurdin Halid di Acara Reuni Alumni UNM

Nurdin Halid di Acara Reuni Alumni UNM

Makassar, KABAROKE — Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial UNM, Revika Pratiwi tak menyangka dirinya berhasil memenangkan doorprize umrah pada Dies Natalis ke-56 di Pelataran Menara Pinisi, Sabtu (30/12).

Pengundian doorprize umrah tersebut diumumkan langsung oleh salah satu alumni Jurusan Ekonomi Perusahaan FEIS (sekarang FIS) UNM angkatan 1977, Nurdin Halid. Hadiah umrah tersebut merupakan titipan istrinya, Andi Ani untuk masyarakat Sulsel.

Sebelum Revika terpilih memenangkan hadiah umrah, NH menyebut kupon undian lain, tetapi hangus. Hadiah tersebut kemudian dialihkan dan berhasil diperoleh Revika.

Dirinya pun tak kuasa membendung tangis haru dan bersyukur saat naik ke atas panggung untuk menerima hadiah dooprize umrah. Dirinya sangat merasa beruntung bisa pergi ke baitullah berkat bantuan NH.

“Padahal saya dengan teman-teman sempat bilang kalau saya cukup dengan sepeda saja, tapi ternyata saya bisa dapat hadiah umrah. Alhamdulillah senang skali dapat hadiah dari kakak senior Nurdin Halid,” ungkapnya.

Ia menyebut sosok NH sebagai figur yang diharapkan mampu menjadi pemimpin Sulsel ke depannya. Ketua Harian Golkar itu, kata Rafiqa, merupakan pemimpin yang memperhatikan kebutuhan masyarakat sekitar.

“Beliau adalah sosok yang begitu ramah kepada kami selaku adinda juniornya. Dia figur pemimpin yang saya idolakan karena kerendahan hatinya,” tuturnya.

Revika kemudian berharap agar segala urusan NH beserta keluarga dapat dimudahkan.  “Tentunya semoga yang terbaik untuk kakanda Nurdin Halid untuk pemilihan nanti,” harapnya. (*)

Alumni Rebutan Foto Bareng NH di Jalan Santai UNM

Alumni UNM Foto Bareng Nurdin Halid

Alumni UNM Foto Bareng Nurdin Halid

Makassar, KABAROKE — Bakal calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid mengikuti jalan santai Dies Natalis ke-56 dan Temu Alumni Nasional Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar, Sabtu (30/12). Ia tampak bugar di antara ribuan peserta jalan santai.

Di sepanjang jalan, alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial IKIP Ujung Pandang (1977-1982) ini memperoleh sambutan hangat dari peserta. Tak sedikit yang menyapa, lalu mengajak berfoto bersama.

Di antaranya, alumni Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Winda Syarif. Dirinya kagum, Nurdin Halid dianggapnya alumni yang telah sukses menjaga nama baik almamaternya.

“Pak Nurdin Halid memang orang hebat, ini bukti kalau alumni kampus UNM tidak kalah saing dengan kampus lain,” ujarnya.

Ia berharap, kesuksesan NH terus berlanjut, termasuk pada Pilgub Sulsel mendatang. NH menjadi bakal calon Gubernur Sulsel berpasangan dengan legislator DPD RI, Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar.

“Semoga beliau menjadi gubernur selanjutnya, programnya paling dibutuhkan masyarakat,” tuturnya.

Hal senada diungkap Alumni Jurusan Administrasi Perkantoran yang turut berebut berfoto bersama dengan NH, Yusniati. Ia menuturkan, program NH paling berkualitas terutama dalam sektor pendidikan. Utamanya program perlengkapan sekolah gratis SD-SMA.

“Alumni kampus eks IKIP, karena dia perhatikan memang kebutuhan pendidikan mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, dari SD sampai SMA,” pujinya. (**)

Konsumsi Avtur di Sulawesi Diprediksi Melonjak Selama Libur Nataru

Pertamina Prediksi Lonjakan Konsumsi Avtur Selama Libur Natal dan Tahun Baru [dok net]

Pertamina Prediksi Lonjakan Konsumsi Avtur Selama Libur Natal dan Tahun Baru [dok net]

Makassar, KABAROKE — Tidak hanya konsumsi gasoline, gasoil dan elpiji yang mengalami peningkatan selama libur Natal dan Tahun Baru, konsumsi bahan bakar pesawat udara yakni avtur diprediksi ikut melonjak. PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi memperkirakan konsumsi avtur naik sekitar 9 persen dari rata-rata kebutuhan harian sebesar 1,2 juta liter.

“Di bidang aviasi, peningkatan konsumsi avtur pada masa Natal dan Tahun Baru diestimasi meningkat 9 persen, dari rata-rata harian normal 1,2 juta liter menjadi 1,3 juta liter,” kata Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina MOR VII Sulawesi, M Roby Hervindo, di Makassar, belum lama ini.

Roby menuturkan pihaknya telah membuat serangkaian langkah antisipatif menghadapi lonjakan konsumsi bahan bakar minyak dan elpiji saat libur Natal dan Tahun Baru. Lagi pula, khusus untuk avtur, perkiraan stok yang dimiliki Pertamina untuk wilayah Sulawesi tergolong aman. “Sejauh ini aman dengan rata-rata stok 9.906 kiloliter atau selama 8 hari,” tuturnya.

Sebelumnya, Pertamina juga telah mengeluarkan kebijakan menambah stok bahan bakar minyak atau BBM dan elpiji. Untuk BBM jenis gasoline meliputi Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo, konsumsi tertinggi diprediksi terjadi pada 24 Desember dan 31 Desember. Masing-masing sebesar 8.382 kilo liter dan 8.746 kilo liter. Peningkatannya berkisar 24-29 persen dibandingkan waktu normal.

Prediksi serupa juga terjadi pada konsumsi BBM jenis gasoil meliputi Solar/Bio, Dexlite, Pertamina Dex dan Kerosene. Pertamina memprediksi lonjakan konsumsi BBM terjadi sehari sebelum hari H, baik Natal maupun Tahun Baru. Pada 24 Desember, diperkirakan konsumsi gasoil naik 44 persen menjadi 3.505 kilo liter. Sedangkan pada 31 Desember, konsumsi gasoil diproyeksi naik 15 persen menjadi 2.816 kilo liter.

Secara keseluruhan, Roby menuturkan konsumsi gasoline pada Natal dan Tahun Baru diproyeksikan meningkat 3,7 persen atau sebesar 7.027 kilo liter dibandingkan konsumsi normal. Adapun konsumsi gasoil naik tipis 1,1 persen atau sebesar 2.467 kiloliter. (***)

Pohon Natal Bambu di Rantepao Pecahkan Rekor MURI

Gubernur Sulsel Syahrul YL Memamerkan Rekor MURI dari Pohon Natal Bambu Tertinggi di Indonesia

Gubernur Sulsel Syahrul YL Memamerkan Rekor MURI dari Pohon Natal Bambu Tertinggi di Indonesia

Rantepao, KABAROKE — Pohon Natal dari bambu setinggi 45 meter menghiasi lokasi pusat perayaan Lovely December 2017 di Lapangan Bakti Rantepao, Kabupaten Toraja Utara. Pohon tersebut secara resmi dibukukan Museum Rekor Indonesia (MuRI) sebagai pohon Natal tertinggi yang terbuat dari bambu.

Pohon Natal bambu itu tampak indah menghias pusat kota Toraja Utara. Terlebih setelah lampu yang menempel pada pohon mulai dinyalakan pada Kamis, 27 Desember, malam. Seremoni itu dilakukan oleh Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo; Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan dan Kepala Dinas Kehutanan Sulsel, Muhammad Tamzil.

Tamzil menyampaikan pohon Natal setinggi 45 meter disusun dari 787 batang bambu yang dihimpun dari setiap kecamatan di Toraja. Pohon megah itu lantas dihiasi 54 ribu lampu warna-warni. “Untuk merangkai bambu-bambu tersebut menjadi pohon Natal yang tinggi digunakan 20.100 meter tali nylon dan 800 meter kawat baja,” ucapnya.

Adapun rekor MURI diserahkan Senior Manager MURI, Yusuf Ngadri, kepada Gubernur Syahrul sebagai pegagas Lovely Desember. “Izinkan kami mencatatkan dalam MURI sebagai pohon Natal dari bambu tertinggi di Indonesia, bahkan dunia. Semoga pohon ini menjadi representasi menerangi hati masyarakat Toraja,” ujar Yusuf.

Pohon ini memecahkan rekor pohon Natal sebelumnya yang berada di Central Park Jakarta dengan ketinggian 30,3 meter.

Gubernur Syahrul mengatakan rekor ini merupakan bukti kreasi masyarakat untuk mempersembahkan sesuatu yang unik dan menarik, patut diapresiasi. “Ini posisi tertinggi di Indonesia. Bukti kreasi yang lebih baik dan mau berprestasi. Ini harus kita support,” tutupnya. (***)

Di Sulampua, Pengaduan Konsumen Didominasi Soal Permasalahan Kredit

Juru Bicara OJK Sulampua Andi M Yusuf

Juru Bicara OJK Sulampua Andi M Yusuf

Makassar, KABAROKE — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 wilayah Sulawesi Maluku dan Papua (Sulampua) mencatat 622 layanan ataupun pengaduan konsumen sepanjang Januari-Oktober 2017. Lebih dari separuhnya ternyata berkaitan dengan sektor perbankan. Lebih spesifik lagi seputar permasalahan kredit.

Berdasarkan data OJK, pengaduan konsumen terkait sektor perbankan mencapai 63,50 persen atau setara 394 laporan. Disusul sektor pembiayaan (20,42 persen atau sekitar 150 laporan), sektor non Lembaga Jasa Keuangan (8,36 persen atau sekitar 51 laporan) dan sektor asuransi (6,43 persen atau sekitar 39 laporan).

Adapun tiga sektor lainnya yakni pasar modal, dana pensiun dan pegadaian, tidak mendapatkan banyak pengaduan konsumen. OJK mencatat layanan konsumen terhadap tiga sektor tersebut masing-masing bahkan tidak sampai 1 persen.

“Periode Januari-Oktober 2017, total ada 622 layanan atau pengaduan konsumen. Lebih dari separuhnya memang terkait sektor perbankan dengan jenis permasalahan mayoritas permasalahan kredit. Totalnya hingga 344 laporan,” kata Kepala Bagian Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi Keuangan Daerah OJK Region 6 Sulampua, Andi Muhammad Yusuf.

Selain permasalahan kredit, Yusuf mengungkapkan pengaduan konsumen juga menyangkut beragam hal. Diantaranya yakni dokumen, kartu kredit, sistem informasi debitur alias SID, tabungan, pemblokiran rekening, sistem pembayaran, klaim asuransi, penipuan investasi dan lain-lain.

Pengaduan atau layanan konsumen di wilayah Sulampua, Yusuf melanjutkan kebanyakan diterima melalui metode walk-in. Jumlahnya mencapai 306 laporan atau setara 49,20 persen. Sisanya laporan masuk via surat langsung maupun surat tembusan. Masing-masing sebanyak 145 laporan dan 170 laporan. Terdata pula ada 1 laporan via telepon.

Yusuf mengungkapkan sejauh ini pengaduan maupun layanan konsumen yang diterima OJK hampir seluruhnya berhasil diselesaikan. “Jadi 99,4 persen atau sekitar 618 permasalahan konsumen sudah berstatus selesai. Tinggal tersisa 4 permasalahan yang masih dalam proses,” tutup dia. (***)

BPS Catat Ekspor Nikel Sulsel Turun 3 Persen pada November 2017

Kepala BPS Sulsel Nursam Salam

Kepala BPS Sulsel Nursam Salam

Makassar, KABAROKE — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor Sulsel untuk komoditas nikel mengalami lonjakan sepanjang 2017. Kendati demikian, periode November tahun ini, nilai ekspor nikel merosot meski tidak signifikan. Terjadi penurunan 3,18 persen atau setara US$1,45 juta dari total nilai ekspor nikel Sulsel mencapai US$44,24 juta.

“Nilai ekspor nikel Sulsel pada November 2017 menurun 3,18 persen, dari US$45,69 juta menjadi US$44,24 juta. Bahkan, penurunannya mencapai 15,36 persen bila dibandingkan November 2016 yang mencapai US$52,27 juta,” kata Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam, di Makassar.

Nursam menuturkan meski pengiriman ekspor nikel melemah dalam sebulan terakhir, tapi secara kumulatif rentang Januari-November tetap tercatat peningkatan kinerja. Kenaikannya pun terbilang signifikan mencapai 4,59 persen atau setara US$23,63 juta dari total nilai ekspor nikel Sulsel.

“Nilai ekspor nikel pada Januari-November 2017 menembus US$538,65 juta atau naik 4,59 persen dari capaian pada periode yang sama pada tahun lalu sebesar US$515,02 juta,” ulas Nursam.

Lebih jauh, Nursam mengatakan nikel memang merupakan komoditas unggulan asal Sulsel. Hampir setiap bulan, kata dia, ekspor nikel mendominasi pengiriman barang ke luar negeri. Seluruh nikel asal Sulsel diketahui berasal dari perusahaan tambang yakni PT Vale di Luwu Timur.

“Nikel asal Sulsel dikirim ke Jepang. Karena itu pula Jepang sangat mendominasi sebagai negara tujuan ekspor Sulsel,” pungkasnya. (***)

1 2 3 617