DPR : Kalau Ada Tamparan Ketiga, Bisa Bubar Negara Ini…

Diskusi Soal Pusaran Korupsi di MK
Diskusi Soal Pusaran Korupsi di MK

Jakarta, KABAROKE — Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) kembali tersandung kasus korupsi. Hakim MK Patrialis Akbar ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga menerima suap dari bos impor daging Basuki Hariman.

Anggota Komisi III DPR RI, Syaiful Bahri Ruray meminta Presiden untuk bertindak secepatnya dalam menangani kasus tersebut.

“Kalau bisa secepatnya presiden bertindak, tiga hari ini komisi III tidak diam kita melakukan diskusi wacana untuk memiliki persefektif yang sama bahwa persoalan ini memerlukan keterlibatan kita secara full dengan presiden,” ujarnya dalam diskusi bertajuk ‘lagi, korupsi di Mahkamah Konstitusi yang digelar di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta, Sabtu (28/1).

Selain itu dia berharap bahwa untuk kedepan ada perbaikan di lembaga peradilan ini karena kasus tersebut merupakan tamparan berkali-kali bagi Mahkamah Konstitusi.

“Harapan kita, mudah mudahan ada perbaikan kedepan kalau belajar dengan baik dengan kasus kasus ini jelas tamparan berkali kali, orang ahli mengatakan kalau ditampar dua kali ini berarti kita gagal belajar, ini yang kedua kali berarti pelajaran kita atas tamparan pertama kali, dan kita tidak perlu menunggu tamparan ketiga, bisa bubar ini negara,” katanya. (Iqbal)

Related posts

Leave a Comment