GNPF: Para Pemimpin Tidak Cukup Hanya Menghimbau

Tabligh Akbar GNPF MUI di Bima

Tabligh Akbar GNPF MUI di Bima

Bima, KABAROKE — Tabligh Akbar GNPF dalam rangkaian Safari 212 kembali diadakan di NTB. Tepatnya di Masjid Raya Al Muwahhidin Kota Bima. Hadir dalam Tabligh Akbar ini Ketua GNPF KH Bachtiar Nasir dan Wakilnya KH Muhammad Zaitun Rasmin.

Selain dari GNPF hadir pula anggota Dewan Syari’ah FPI Habib Muhsin Al Aththas dan ulama’ kharismatik KH Muhammad Arifin Ilham.

Mengawali ceramahnya, Ust. Zaitun Rasmin menyampaikan bahwa GNPF sudah cukup lama mengagendakan hadir di Bima. Terutama sesaat setelah terjadinya banjir yang melanda kota tersebut.

Dalam taushiyahnya Ust. Zaitun berpesan bahwa suatu negeri atau masyarakat akan terpelihara bila terjaga pilar-pilanya. Salah satunya adalah amar ma’ruf nahi munkar.

“Jika pilar yang satu ini tidak ditegakkan pada suatu negeri atau masyarakat maka akan terjadi bencana padanya, berupa becana alam atau yang lebih parah lagi adalah bencana kehinaan ummat Islam. Bencana itu datang kepada masyarakat yang berbuat kedzoliman dan di sana ada orang baik namun tidak berbuat apa-apa untuk menegakkan kebaikan,” ungkapnya, dilansir dari laman belaquran.com.

Beliau terangkan juga bahwa amar ma’ruf nahi munkar itu ada beberapa pilihan. Dengan tangan (kekuasaan/otoritas), dengan lisan (termasuk tulisan) dan pengingkaran dengan hati. Bagi para pemimpin menurut beliau tidak cukup hanya menyampaikan himbauan, harus dengan instruksi atau aturan yangmengikat.

Sementara Ust. Bachtiar mengingatkan kepada ribuan jama’ah bahwa semangat yang begitu besar ini harus ditopang berbagai kekuatan. Baik itu kekuatan ilmu masing-masing pribadi, kekuatan dunia pendidikan, ekonomi, dan juga kekuatan politik.

Berikutnya Habib Muhsin berpesan agar umat Islam tetap taat dan mencintai para ulama. Habib mengingatkan bahwa kemerdekaan NKRI tidak lepas dari peran para ulama. Terlihat sebagian jama’ah menangis terharu pada saat habib menyampaikan taushiyah.

Jama’ah dari berbagai daerah di Pulau Sumbawa ini tetap antusias sampai akhir ketika Ust. Arifin Ilham mengajak hadirin untuk berdzikir dan berdo’a bersama. (***)

Investor Asing Ingin Bangun Kilang Minyak Senilai Rp200 Triliun di Selayar

Kerja sama Pertamina dengan Roseneft dan Aramco bisa membuka investor asing  untuk berinvestasi.

Kilang dan Terminal Minyak

Selayar, KABAROKE — PT Saudi Indojaya International berencana membangun kilang minyak dan terminal minyak di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan. Tidak main-main, alokasi anggaran untuk megaproyek tersebut sekitar US$15 miliar atau setara Rp200 triliun. Terdapat dua grup yang siap melakukan eksplorasi, yakni pihak Arab Saudi dan Amerika Serikat.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pengawasan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Sulsel, Indiani Ismu, mengatakan PT Saudi Indojaya International telah mengantongi izin prinsip dari BKPM. Pihaknya tinggal menunggu tembusan izin prinsip dari pusat untuk dikoordinasikan ke pemerintah daerah.

“Rencana investasinya sekitar Rp200 triliun. Tentunya harus kita jaga agar nilai itu bisa tercapai dan tidak sebatas izin prinsip. Jadi, rencananya ada dua grup yang masuk. Untuk pantai Barat oleh Arab Saudi dan pantai Timur oleh Amerika Serikat,” kata Indiani di Makassar, Selasa (31/1/2017).

Indiani menegaskan pihaknya akan mengawal rencana investasi tersebut agar tercapai sesuai target. Musababnya, terkadang investor asing yang sudah mengurus izin prinsip tidak melanjutkan karena terkendala lahan.

“Baik itu pembebasan lahan ataupun baru mencari (lahan) yang tepat,” tutur dia.

Pemimpin PT Saudi Indojaya International sudah menemui unsur pemimpin Pemkab Selayar, Jumat (20/1/2017). Pihak perusahaan multinasional ini melakukan presentasi terkait kesiapan megaproyek tersebut. Kilang minyak itu akan memproduksi 300 ribu barrel per hari. Adapun, terminal minyak berkapasitas enam juta metric ton.

Lebih jauh, Indiani menerangkan investasi asing di Sulsel memang didominasi oleh tiga sektor di antaranya industri makanan, industri pertambangan, dan industri kelistrikan.

Berdasarkan data yang dihimpun Kabaroke, tercatat 100 proyek investasi asing tersebar di 16 kabupaten/kota lingkup Sulsel sepanjang 2016. Total penanaman modal asing (PMA) mencapai US$372,4 juta atau setara Rp5,02 triliun. Adapun, total investasi bila digabung penanaman modal dalam negeri (PMDN) menembus Rp8,4 triliun.

Investasi asing di Sulsel didominasi oleh gabungan negara dengan nilai mencapai USD93,5 juta atau Rp1,26 triliun. Disusul China dengan investasi USD66,5 juta atau Rp897,7 miliar; Kanada dengan investasi USD60,5 juta atau Rp816,7 miliar; dan Singapura dengan investasi USD26,3 juta atau Rp355,05 miliar. (***)

Pengusaha Pengolahan Ikan Keluhkan Mahalnya Harga Ikan

Ilustrasi Ekspor Ikan

Ilustrasi Ekspor Ikan

Makassar, KABAROKE — Pengusaha pengolahan ikan di Makassar, Nuraeni (49) mengeluhkan mahalnya harga ikan imbas cuaca buruk dalam sebulan terakhir. Melonjaknya harga dan kurangnya pasokan membuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pengolahan ikan menjadi tersendat.

“Sekarang susah karena harga mahal dan pasokannya sedikit. Jelas itu berpengaruh ke produksi,” kata Nuraeni, sesaat lalu.

Menurut Nuraeni, pihaknya kesulitan mendapatkan ikan tuna maupun tenggiri dalam jumlah yang besar untuk pembuatan abon, bakso dan otak-otak. Kalau pun ada, pihaknya harus merogoh kocek lebih dalam lantaran harganya naik sekitar 50 persen.

“Beli 100 kilogram sekarang susah, padahal dulu biar 1 ton nggak masalah. Per ekornya pun naik dari Rp 40 ribu menjadi Rp 70ribu,” ucap pendiri dan pemilik kelompok usaha Fatimah Azzahra ini.

Menurut Nuraeni, melonjaknya harga ikan terjadi sejak Desember, seiring dengan mulai tingginya curah hujan. Guna memastikan produksi UMKMnya tetap berjalan, pihaknya tidak mau hanya bertumpu pada pasokan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Paotere. Pihaknya bekerjasama dengan nelayan di sekitar pesisir pantai Makassar yang mulai mencari ikan sampai ke perairan Sorong dan Kalimantan. “Permintaan terus berjalan dan itu harus kita penuhi.”

Salah seorang penjual ikan di PPI Paotere, Haerul (32), mengatakan harga ikan diprediksi bertahan mahal hingga Maret mendatang. Selama cuaca masih ekstrem, pasokan ikan tidak akan mencukupi sehingga pihaknya terpaksa menaikkan harganya. Hasil tangkapan nelayan disebutnya menurun sekitar 50 persen dibandingkan hari normal.

“Bila biasanya tembus 2 ton ikan, saat cuaca buruk maksimal 1 ton per hari. Bahkan, banyak nelayan yang memilih tidak melaut,” tutur Haerul sembari mengeluhkan merosotnya pendapatannya selama puncak musim hujan. Dulunya, ia mampu meraup pendapatan kotor sampai Rp20 juta perhari. Kini mendapatkan Rp10 juta per hari saja sudah syukur.

Berdasarkan pantauan Kabaroke, harga ikan di PPI Paotere mengalami kenaikan dari 20 hingga 50 persen. Ikan katamba yang dulunya dijual Rp110 ribu per keranjang naik menjadi Rp150 ribu dan ikan baronang dibanderol Rp200 ribu dari harga normalnya Rp150 ribu per keranjang. Di PPI Paotere ini banyak penjual ikan eceran yang langsung mengambil ke pedagang besar. (Yasir)

Relawan Mukhtar Tompo Terbentuk di Luwu Timur

Koordinator Relawan MT Luwu Timur, Haerun Sabang

Koordinator Relawan MT Luwu Timur, Haerun Sabang

Luwu Timur, KABAROKE – Dukungan bagi legislator DPR RI Mukhtar Tompo untuk bertarung dalam Pemilihan Gubernur tahun 2018 mendatang terus mengalir. Dukungan tidak hanya berasal dari kawasan Selatan, yang memang selama ini telah menjadi basis Mukhtar. Kali ini berasal dari kawasan Luwu Raya. Sejumlah pemuda yang memiliki spirit untuk mendorong kepemimpinan anak muda, membentuk Relawan Mukhtar Tompo (Relawan MT).

Koordinator Relawan MT Luwu Timur, Haerun Sabang menjelaskan, bahwa dukungan ini lahir dari kesadaran sejumlah pemuda di Luwu Timur yang merindukan sosok Gubernur yang berasal dari generasi muda. Ia berpandangan bahwa dongeng “Pemuda adalah Pemimpin hari esok” sudah harus ditinggalkan.

Dongeng itu, kata Haerun, sengaja dihembuskan agar Pemuda tidak berpikir masuk ke gelanggang politik. “Implikasinya, sejumlah anak muda menjadi apatis dengan politik. Tak heran, jika cukup banyak politisi saat ini berasal dari kalangan pensiunan. Akibatnya, mereka tidak produktif, baik di eksekutif maupun di legislatif,“ jelasnya.

Hal itulah yang mendorong Khaerun bersama rekannya mencari figur muda yang tepat memimpin Sulsel. “Kami telusuri di google, siapa politisi muda yang punya rekam jejak yang jelas, punya nyali, dan wawasan terbuka bagi pembangunan Sulsel. Dalam penelusuran kami, hanya satu nama, Mukhtar Tompo,” simpul Haerun.

Haerun melanjutkan, Mukhtar selama ini juga dikenal sebagai sosok yang cukup dekat dengan masyarakat di Luwu Raya. “Seingat kami, ketika masih duduk di DPRD Provinsi, Mukhtar adalah salah seorang anggota Pansus Pembentukan Kabupaten Luwu Tengah. Rekomendasi pembentukan daerah tersebut telah dikeluarkan oleh DPRD Provinsi kala itu. Hanya saja kendalanya ada di Pemerintah Pusat,” jelas mantan Presiden Mahasiswa Unismuh Makassar ini.

Mukhtar juga sering menyuarakan agar PT Vale (dahulu Inco), memiliki kepedulian terhadap masyarakat di Luwu Raya. “Hal itu ia suarakan sejak di DPRD Provinsi, hingga duduk di DPR RI,” tambah Haerun.

Dukungan pemuda Luwu Timur ini bukan isapan jempol semata. Konsolidasi tahap awal yang mereka lakukan, dengan merekrut sepuluh relawan dari setiap Kecamatan. “Ini baru tahap awal, bulan Februari kami menargetkan merekrut relawan hingga tingkat desa,” tutup mantan aktivis KNPI Makassar ini. (***)

Paslon Pilkada Takalar Bakal Memilih di TPS Ini…

Ilustrasi Pilkada Takalar

Ilustrasi Pilkada Takalar

Takalar, KABAROKE — Sebanyak 205.418 pemilih akan menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Takalar, 15 Februari 2017. Pasangan nonor urut 1, Burhanuddin Baharuddin-Natsir Ibrahim alias Nojeng sama-sama akan mencoblos di Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang.

Bur sapaan akrab Burhanuddin Baharuddin akan mencoblos di TPS 4. Sementara Nojeng, terdaftar sebagai pemilih di TPS 2. “Pak Bur dan Pak Nojeng mencoblos di Kelurahan Kalabbirang semua. Cuma beda TPS,” kata juru bicara pasangan Bur-Nojeng, Makmur Mustaqim, kemarin.

Legislator DPRD Takalar dari fraksi PPP ini mengungkapkan, tak ada perencanaan khusus terkait keberangkatan kandidat incumbent itu ke TPS.

“Paling berangkat dengan keluarga masing-masing, didampingi dengan beberapa tim. Cuma tidak terlalu konsentrasi di rumah beliau, karena kita akan konsentrasi ke TPS lain untuk mengawal pemungutan suara,” tambahnya.

Sementara, Calon Bupati Nomor urut 2, Syamsari Kitta, tetap melakukan pencoblosan di Kecamatan Galesong, yang memang merupakan daerah asalnya. “Pak Syamsari memilih di TPS 2 Desa Bontomangape, Kecamatan Galesong,” ungkap Komisioner KPUD Takalar, Alimuddin Padjarang.

Untuk calon wakil bupati pasangan Syamsari, Achmad Dg Se’re juga tetap melakukan pemungutan suara di daerah tempat tinggalnya, Kecamatan Pattalassang. “Pak Haji Dede (Achmad Dg Se’re), akan memilih sama kecamatannya dengan Pak Bur-Nojeng. Cuma kami belum tahu persis di mana TPS-nya,” tuturnya. (***)

Ini Alasan MUI Tunjuk Habib Rizieq Sebagai Ahli Agama Kasus Ahok

Habib Rizieq

Habib Rizieq

Jakarta, KABAROKE — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin menyatakan MUI menunjuk Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sebagai ahli agama untuk membahas dan meneliti ucapan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyinggung Surat Al-Maidah ayat 51.

“Karena beliau itu tamatan S1 dari Arab Saudi beliau juga doktor sehingga kami anggap menguasai,” kata Ma’ruf saat memberikan kesaksian dalam lanjutan sidang Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa.

Ia pun membenarkan ada surat dari MUI soal penunjukan Habib Rizieq sebagai ahli agama terkait ucapan Ahok itu. “Saya tidak menandatangani surat itu, yang menandatangani salah satu pimpinan MUI, surat itu secara organisasi sah,” katanya.

Ma’ruf juga menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF-MUI) dengam MUI sendiri. “Tidak ada hubungan dan sangkut pautnya dengan MUI. MUI anggap jangan bawa-bawa atribut MUI dalam berbagai kegiatan GNPF-MUI,” ucap Ma’ruf.

Ma’ruf menyatakan sikap dan pendapat keagamaan terkait penodaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dibahas oleh empat komisi di dalam MUI.

“Empat komisi yang terdiri dari komisi fatwa, undang-undang, pengkajian, dan informasi melakukan penelitian dan investigasi di lapangan kemudian melakukan pembahasan,” katanya.

Setelah dilakukan pembahasan di empat komisi itu, kata Maruf, hasilnya dilaporkan kepada pengurus harian.

“Kemudian dibahas lagi di pengurus harian termasuk saya. Pengurus harian itu ada ketua umum, wakil ketua, dan sekretaris-sekretaris. Pengurus harian inti ada sekitar 20 orang,” katanya.

Ma’ruf menyatakan setelah pembahasan dalam pengurus harian kemudian lahir sikap dan pendapat keagamaan MUI yang menyimpulkan bahwa ucapan “dibohongi pakai Surat Al-Maidah ayat 51” itu mengandung penghinaan terhadap agama dan ulama. (***)

Proyek Jalan Bontoloe-Julumatene di Gowa Terindikasi Korupsi

Proyek Jalan di Gowa yang Terindikasi Korupsi

Proyek Jalan di Gowa yang Terindikasi Korupsi

Gowa, KABAROKE – Bidang Investigasi dan Pemberantasan Korupsi Markas Daerah Laskar Merah Putih Indonesia Sulawesi Selatan, melaporkan terkait dugaan tindak pidana korupsi Proyek Paket X, Pembangunan Jalan DAK Peningkatan Jalan Ruas Bontoloe-Julumate’ne, Nomor Ruas 048 Bontolempangang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ke Kejaksaan Negeri Sungguminasa Kabupaten Gowa.

Laporan tersebut berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, dimana menindak lanjuti laporan masyarakat yang memiliki peran dalam pencegahan dan pemberantasan kasus korupsi serta Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Proyek tersebut, menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016, sebesar Rp.1.790.295.200,- dan di kerjakan oleh PT.Sabita Jaya Mandiri.

Ketua Bidang Investigasi dan Pemberantasan Korupsi LMPI Sulsel, Andika Ali Kanji menjelaskan, pada proyek tersebut di temukan masalah adanya beberapa titik yang mengalami kerusakan.

“Proyek tersebut terindikasi adanya tindak pidana korupsi, karena mutu dan kualitas pekerjaan tidak sesuai yang di rencanakan dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan telah di laporkan ke Kejari Sungguminasa pada hari Jumat 27 Januari 2017,” jelasnya.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sungguminasa, Gowa, Ilham mengatakan, segera mungkin akan mengumpulkan data-data terkait laporan tersebut. “Kami akan mengumpulkan data-data lebih lanjut dan bahan keterangan,” tegas Ilham, saat ditemui kabaroke.com, Selasa 31 Januari 2017.

Andika Ali Kanji meminta Kepala Kejaksaan Negeri Sungguminasa Kabupaten Gowa, untuk memanggil dan memproses Kepala Dinas Pekerjaan Umum, sebagai Pengguna Anggaran (PA) yang bertanggungjawab pada penggunaan anggaran dan pimpinan proyek Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum yang memiliki tugas serta tanggung jawab terhadap pekerjaan dilapangan, juga pimpinan PT.Sabita Jaya Mandiri selaku kontraktor pelaksana.

Sementara Ketua LMPI Sulsel, Andi Nur Alim berharap laporan yang di masukkan ke Kejari Sungguminasa Gowa, agar di proses sesuai hukum yang berlaku. Karena laporan tersebut ada bukti lapangan, sebagai dasar pendukung laporan masyarakat ke Tim Investigasi LMPI Sulsel. (Arman)

Waspadai Penipuan Berkedok Rekrutmen PT Angkasa Pura I

Ilustrasi

Ilustrasi

Makassar, KABAROKE — Juru bicara PT Angkasa Pura I Bandara Hasanuddin, I Turah Aji Ari, mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penipuan berkedok rekrutmen yang mengatasnamakan PT Angkasa Pura I. Selain melalui iklan lowongan kerja di internet, penipuan berkedok rekrutmen itu kerap disebarkan melalui media sosial maupun SMS dan WhatsApp.

Turah mengatakan pihaknya hanya mengumumkan lowongan pekerjaan melalui website resmi yakni www.ap1.co.id. Informasi rekrutmen di luar laman tersebut, kata dia, tentunya tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Hati-hati penipuan bermodus rekrutmen PT Angkasa Pura I. Jangan langsung percaya dengan informasi rekrutmen, kecuali bila tercantum di website resmi kami,” kata Turah, kemarin.

Penipuan berkedok rekrutmen biasanya menginformasikan terkait lowongan kerja dengan mencantumkan alamat email palsu. Para pelamar yang tertipu selanjutnya akan dihubungi untuk mengikuti tes di luar daerah. Kesempatan itulah yang dimanfaatkan pelaku penipuan untuk meminta biaya reservasi tiket pesawat dan hotel yang tentunya fiktif.

Turah menegaskan rekrutmen yang digelar PT Angkasa Pura I pastinya tidak akan memberatkan pelamar. Karena itu, bila ada informasi rekrutmen yang lantas meminta imbalan materi, tentunya dilakukan oleh penipu. “Rekrutmen yang dilakukan PT Angkasa Pura I tidak pernah dipungut biaya,” ucapnya.

PT Angkasa Pura I tidak akan memberikan toleransi bila mengetahui adanya aksi penipuan berkedok rekrutmen yang mencatut instansinya. Langkah tegas berupa membawanya ke proses hukum akan menjadi pilihan. “Makanya, kami selalu imbau masyarakat untuk waspada dan tidak mudah percaya,” pungkas dia. (Yasir)

Distribusi Surat Suara Pilkada Takalar Diprioritaskan ke Pulau

KPUD dan Bawaslu DKI Jakarta saat Mengecek Percetakan Perdana Surat Suara Pilgub DKI di Makassar

KPUD dan Bawaslu DKI Jakarta saat Mengecek Percetakan Perdana Surat Suara Pilgub DKI di Makassar

Takalar, KABAROKE — Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Takalar telah merampungkan pernyortiran surat suara yang bakal digunakan di hari pemilihan 15 Februari mendatang. Meski masih terdapat ratusan yang dinyatakan tidak layak, KPUD Takalar tetap fokus untuk mendistribusikan surat suara tersebut di kawasan kepulauan yang ada di Takalar.

Hal itu diungkapkan Komisioner KPUD Takalar, Alimuddin Padjarang, saat dihubungi Kabaroke.com, Selasa, 31 Januari 2017. Menurutunya, ada lima desa di kawasan kepulauan yang ada di Takalar yang dijadikan prioritas untuk pendistribusian awal.

Alasannya, lanjut Alimuddin, prioritas lima desa yang berada di kepulauan memiliki akses yang tergolong sulit. Olehnya itu, pihaknya saat ini sedang mencari cara agar pendistribusian surat suara di kepulauan bisa terlaksana dengan aman.

“Karena aksesnya memang sulit, beda dengan di kecamatan yang berada didaratan. Sekitar lima desa yang berada di kepulauan, kita masih mau cari moda transporasi yang tepat untuk mengirim surat suara itu,” kata Alimuddin.

Ia menjelaskan, total surat suara yang akan digunakan pada Pilkada Takalar nantinya sebanyak 212.722 lembar. 2.000 lembar surat suara diantaranya merupakan surat suara cadangan.

“Itu (surat suara cadangan) memang sengaja disiapkan untuk mengantisipasi jika ada hal yang tidak diinginkan saat pemungutan suara nantinya. Semisal, terjadi pemungutan suara ulang di daerah tertentu, karena alasan tidak disahkan,” tuturnya.

Pada tahap penyortiran sendiri, pihak KPUD Takalar menemukan 106 lembar surat suara yang dinyatakan tidak layak.

“Diantaranya itu beberapa ada yang kosong gambarnya, buram, kotor tintanya dan robek. Ada juga gradasi warna yang tidak sesuai,” paparnya. (Yasir)

Pasca Insiden Penyerangan, Burhanuddin Imbau Pendukungnya Tetap Tenang

Burhanuddin Baharuddin

Burhanuddin Baharuddin

Takalar, KABAROKE — Calon petahana Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin, mengimbau para pendukungnya untuk tetap tenang menanggapi insiden penyerangan dan pengadangan yang terus dialaminya menjelang Pilkada Takalar pada 15 Februari mendatang.

Burhanuddin meminta seluruh pendukung dan simpatisannya di sembilan kecamatan untuk tidak terprovokasi. Diingatkannya untuk tidak melakukan pembalasan atas insiden tersebut.

“Pilkada ini adalah ajang seleksi bagi masyarakat untuk menentukan pilihannya, mari kita berdemokrasi dengan baik, jangan karena momentum dan syahwat pilkada, masyarakat kitalah yang menjadi korban,” ucapnya, kemarin.

Bur menambahkan agar pernyataan siap kalah siap menang yang telah ditanda tangani masing-masing pasangan calon dijadikan landasan dalam melaksanakan demokrasi. Sehingga menurutnya konflik horizontal di tengah kemajemukan dapat dihindari.

“Saya minta pendukung kami untuk tetap tenang dan kemenangan harus tetap terjaga tanpa mencederai kubu lawan, karena insiden pengerusakan dan penghadangan sudah ditangani oleh pihak yang berwewenang,” pungkasnya. (***)

1 2