Gelar Simulasi, Puluhan Penerbangan Tertunda di Bandara Hasanuddin

Simulasi PKD di Bandara Hasanuddin [Dokumentasi PT Angkasa Pura I]
Simulasi PKD di Bandara Hasanuddin [Dokumentasi PT Angkasa Pura I]
Makassar, KABAROKE — PT Angkasa Pura I menggelar latihan penanggulangan tanggap keadaan darurat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 16 Maret 2017. Latihan berupa simulasi kecelakaan itu pun berdampak pada tertundanya puluhan penerbangan ke luar daerah.

“Ada sekitar 27 penerbangan yang terlambat. Terdiri dari lima maskapai dengan tujuan domestik,” kata Juru Bicara Bandara Hasanuddin Turah Aji Ari kepada wartawan di Makassar, Kamis, 16 Maret 2017.

Turah menjelaskan, penerbangan yang tertunda awalnya dijadwalkan antara pukul 8.00-11.00 WITA. Masing-masing penerbangan mundur hingga satu jam dari jadwal semula.

Penerbangan berasal dari maskapai Garuda Indonesia, 6 penerbangan; Lion Air, 8; Batik Air, 5; Wings Air, 3; dan Sriwijaya Air, 5.

Penundaan penerbangan, kata dia, terpaksa dilakukan lantaran lokasi latihan dan simulasi berada di area penerbangan komersil. Selama latihan, tidak boleh ada aktivitas lain di runway.

“Bila tidak ditutup, dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan penumpang. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” jelasnya.

Latihan penanggulangan keadaan darurat di Bandara Sultan Hasanuddin digelar dengan simulasi pesawat jatuh dan terbakar sebelum memasuki runway.

Latihan ini melibatkan sekitar seribu personel. Antara lain dari pihak Angkasa Pura I, TNI AU Lanud Sultan Hasanuddin, Perum LPPNPI, TNI/ Polri, Basarnas, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Kantor Imigrasi Makassar, Kantor Bea Cukai Makassar, serta beberapa rumah sakit di sekitar bandara.

Direktur Operasi Angkasa Pura I Wendo Asrul Rose mengungkapkan, latihan mencakup tiga skala, masing-masing kecelakaan pesawat terbang; penanganan keselamatan penerbangan; serta penanganan kebakaran gedung.

“Dalam bisnis kebandarudaraan, keamanan dan keselamatan penerbangan merupakan aspek utama yang perlu mendapat perhatian ekstra. Simulasi untuk menguji kesiapan setiap unsur di bandara beserta fungsi penunjang di sekitarnya,” kata Wendo dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 16 Maret 2017.

Sebelumnya, pihak Angkasa Pura I menginformasikan, bahwa akan terjadi penundaan atau keterlambatan penerbangan terkait kegiatan Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) di Bandara International Sultan Hasanuddin Makassar.

Detailnya, penerbangan pukul 08.00 – 11.00 Wita tertunda, yakni penerbangan domestik, Garuda Indonesia, 6 penerbangan; Lion Air, 8 penerbangan; Batik Air, 5 penerbangan; Wings Air, 3 penerbangan; Sriwijaya Air, 5 penerbangan. Penerbangan internasional, Silk Air, 1 penerbangan.

Penerbangan pukul 12.00 – 14.00 Wita, yakni penerbangan domestik, Garuda, 3 penerbangan; Lion Air, 4 penerbangan; Batik Air, 2 penerbangan; Wings Air, 3 penerbangan; dan Sriwijaya Air, 7 penerbangan. Total 47 penerbangan dikabarkan akan tertunda.

“Kami klarifikasi, satu jam terpadat di UPG melayani 27 penerbanga. Awal pelatihan diinfokan ekspetasi delay dua jam. Namun riilnya hanya satu jam dan tercatat hanya 18 delay,” jelasnya. (***)

Related posts

Leave a Comment