Tradisi dan Kebudayaan, Nilai Jual Sulsel Kembangkan Pariwisata

Rumah Adat Toraja
Rumah Adat Toraja

Makassar, KABAROKE — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berupaya dalam meningkatkan daya tarik wisata di sejumlah daerah. Tidak hanya mengandalkan indahnya panorama alam, pemerintah juga fokus “menjual” tradisi dan kebudayaan yang ada untuk menarik wisatawan berkunjung ke Sulsel.

Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Disbudpar Sulsel Julianus Batara Saleh menyatakan, tradisi dan kebudayaan di Sulsel masih punya “harga” tinggi dalam hal pariwisata di Indonesia. Menurutnya, khasnya budaya di masing-masing daerah di Sulsel selalu punya daya tarik.

“Jadi bukan hanya sekadar bepergian saja, namun juga berkaitan dengan obyek dan daya tarik wisata yang dikunjungi; sarana tansportasi yang digunakan; pelayanan; akomodasi; restoran dan rumah makan; hiburan; interaksi sosial antara wisatawan dengan penduduk setempat; serta usaha pariwisata yang ada,” kata Julianus di Makassar, Rabu, 22 Maret 2017.

Kekhasan budaya lokal yang dimiliki setiap daerah, kata dia, memiliki keunikan tersendiri. Misalnya, rumah adat, pakaian adat, tarian, alat lokal, lagu, ataupun kebiasaan-kebiasaan yang dianut. Kekhasan budaya lokal ini sering kali menarik perhatian dari kalangan internasional.

Hal itu menurutnya, terbukti dengan banyaknya turis dan wisatawan asing yang mencoba mempelajari budaya Indonesia. Seperti pada umumnya mereka belajar tarian khas suatu daerah, atau mempelajari alat musik dari suatu daerah dan tidak sedikit dari mereka mencari barang-barang hasil kerajinan tangan untuk dijadikan buah tangan.

“Budaya kita masih memiliki ciri khas yang unik serta menarik, sehingga para wisatawan dan turis asing cukup antusias untuk mempelajarinya. Itu nilai jualnya,” jelasnya.

Misalnya di Kabupaten Maros, seperti “Katto Bokko” atau panen raya Kekaraengan (Raja) Marusu. Menurutnya “Katto Bokko” yang masih tetap terpelihara setelah pengembangan pertamanya pada abad ke-15, merupakan suatu kebanggaan bagi daerah cukup membuat wisatawan domestik ataupun wisatawan asing untuk berkunjung.

“Budaya dan tradisi di Toraja, Bulukumba, semua daerah di Sulsel punya keunggulan tersendiri,” tuturnya. (Yasir)

Related posts

Leave a Comment