Anies Tegaskan Tidak Berkampanye Saat di Masjid

Calon Gubernur DKI Anies Baswedan
Calon Gubernur DKI Anies Baswedan

Jakarta, KABAROKE – Calon Gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga Anies Rasyid Baswedan hadir dalam acara istigosah dan doa bersama di Jalan Nangka Tanjung Barat RT 08 RW 05, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (28/3).

Dalam sambutannya, Anies mengaku tidak akan berkampanye. Sebab, dalam acara tersebut Anies bersama pendukungnya berada di dalam Masjid.

“Saya tidak punya keleluasaan, begitu masuk Masjid tidak bisa kampanye. Jadi hari ini masyarakat Tanjung Barat kami sampaikan terima kasih kita terima amanat dan Insya Allah kami jalankan dengan sebaik baiknya,” ujar Anies Baswedan di Jalan Nangka Tanjung Barat RT 08 RW 05, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (28/3).

Anies menambahkan, permasalahan penting di Jakarta yang tidak mendapatkan perhatian serius oleh pemerintahnya adalah ketimpangan warganya, dimana bingkai kesejahteraan yang jauh berbeda antara warga yang kaya dan yang miskin.

“Alhamdulilah selama 5 bulan ini saya mendapatkan kesempatan melihat dari dekat masalah dari jakarta dan masalahnya ketidakadilan. Jakarta menjadi kota dimana pusat pemerintahan disini pusat perekononiam disini tapi juga pusat ketimpangan disini.”ungkapnya

“Di Jakarta kita bisa ketemu luar biasa kaya dan luar biasa miskin. Ini bukan masalah baru tapi selama ini tidak mendapatkan perhatian serius. Yang dipikirkan benda matinya bukan warganya. Ini contoh bahwa perhatian proritas bukan pada warganya tapi lebih pada bangunan fisik mari kita akhiri era bangunan fisik, kita baru era membagun warganya ,” tambahnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu berpesan bahwa Jakarta harus ditata baik warga maupun infrastruktur pembangunan dibelakangnya. Sebab, Kota Jakarta kerap menjadi pecontohan bagi daerah-daerah lain di Indonesia.

“Kita ingin Jakarta menjadi kita dimana akhlak warganya menjadi teladan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Karena Jakarta ini dilihat bagi semua, dari Gubernurnya sampai kegiatan warganya mudah jadi cerita,” tutupnya.

Sebelumnya, KPU DKI Jakarta telah menetapkan hasil pilkada DKI pada putaran pertama, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni memperoleh 17.07 persen suara.

Sedangkan Ahok-Djarot memperoleh 42,99 persen suara, dan pasangan Anies-Sandiaga memperoleh 39,95 persen suara. Hasil tersebut tidak berbeda jauh dengan quick count Pilkada DKI yang dirilis sejumlah lembaga survei.

Sehingga pasangan Ahok-Djarot dan Anies-Sandi yang berhak maju ke Pilkada DKI putaran kedua. (***)

Related posts

Leave a Comment