Begini Tanggapan Zakir Naik Soal Surah Al-Maidah 51

Zakir Naik
Zakir Naik

Jakarta, KABAROKE — Ustadz populer dari India, Zakir Naik hadir di Indonesia dan menemui Ketua MPR Zulkifli Hasan. Kehadiran Zakir akan memulai lawatannya ke Pesantren Gontor Jawa Timur pada awal April 2017. Awak media berhasil mewawancarai ulama populer yang kondang di situs berbagi video tersebut.

Soal kunjungan Anda ke Pesantren Gontor? 

Saya akan ke Gontor. Saya tidak bisa kasih komen. Tapi, saya tahu itu pesantren besar dan saya sangat menanti kunjungan tersebut. Saya berdoa itu akan menjadi kunjungan sukses.

Apabila kita melihat bahwa di media, mereka menyebar hal yang keliru. Karena hari ini Islam adalah agama dengan perkembangan terpesat di dunia. Agama penuh damai, meskipun orang ingin agar damai terjaga, namun beberapa orang tidak ingin.

Karena mereka akan memanfaatkan situasi tidak ada kedamaian. Sebagai contoh, beberapa negara dan beberapa perusahaan, pendapatan terbesar dengan jual senjata. Apabila terjadi kedamaian, siapa yang akan membeli senjata. Hari ini media menyebarkan hal keliru tentang Islam.

Salah satu kekeliruan terbesar adalah kata jihad. Tidak hanya nonmuslim yang keliru, bahkan umat muslim sendiri keliru. Sebagian besar muslim percaya bahwa perang untuk kekayaan, untuk kepentingan pribadi, perebutan lahan, jihad tidak berarti perang untuk alasan apapun untuk kepentingan pribadi, untuk kekayaan atau tanah. Jihad adalah berjuang. Dalam konteks Islam artinya berjuang terhadap diri sendiri. Jihad juga untuk membuat masyarakat lebih baik. Jihad untuk bela diri. Jihad juga berjuang terhadap penindasan.

Tapi hari ini, kata-kata jihad diterjemahkan sebagai perang. Bahasa arab, perang suci. Di Alquran dan hadis itu tidak ditemukan. Kata perang suci digunakan ketika Nasrani menyebar agama atas nama dan kekerasan. Itulah perang suci. Islam jelas di dalam Alquran apabila orang yang membunuh manusia lainnya, apakah korupsi atau apapun, artinya kita telah membunuh seluruh umat lain. Apabila orang lihat, menyelamatkan seseorang, artinya kita menyelamatkan seluruh. Itu tidak dapat ditemukan di agama lainnya. Apakah itu di injil. Perjanjian lama. Tidak ada ayat lain.

Agama dan Politik?

Islam adalah suatu panduan hidup. Itu memberikan segala hal. Tidak hanya shalat, puasa, haji, apa yang bisa dimakan, apa yang tidak bisa dimakan, tapi bagaimana berbisnis, memerintah kota dan negara.

Alquran Al-Maidah ayat 51?

Bahwa biarkan umat yang percaya. Tidak berteman dengan yahudi. Mereka hanya bersahabat dengan dirinya sendiri. Itu bukan berarti kita tidak boleh bicara dengan mereka. Artinya, apabila kita menjaga persahabatan itu tidak masalah. Sebagai pelindung, Islam mencari perlindungan kepada Allah.

Kita harus berbaik sangka. Untuk pelindung ada banyak ayat lain. Sebagai teman dan pelindung, ada dua opsi. Sebagai pelindung Alquran bilang hanya muslim, karena kalau tidak melakukan hal ini kita tidak dapat bantuan pertolongan.

Barang siapa percaya sebagai pelindung kita berikan bukti kepada Allah. Banyak sekali ayat. Sebagai teman membantu tidak masalah, berbuat baik tidak masalah. Alquran bilang Allah melarang berbuat tidak adil kepada nonmuslim. Tapi untuk pelindung auliya, apabila ada pilihan orang Islam soal kepemimpinan muslim jauh lebih baik daripada nonmuslim. (***)

Related posts

Leave a Comment