Ini Kunci Kemenangan Anies-Sandi di Pilgub DKI

Rivalitas Pasangan Ahok-Djarot dan Pasangan Anies-Sandi [dok net]
Rivalitas Pasangan Ahok-Djarot dan Pasangan Anies-Sandi [dok net]
Jakarta,KABAROKE – Lembaga survei Polmark Indonesia membeberkan kunci kemenangan Anies-Sandi sekaligus faktor kekalahan Ahok-Djarot. Hal ini disampaikan oleh Direktur Polmark Indonesia, Eep Saefullah Fatah.

“Suara Ahok Djarot terkarantina, turun hampir 14 ribu suara,” papar Eef pada acara diskusi radio Sindotrijaya, Cikini Mentenga, Jakarta Pusat, Sabtu (22/4).

Lebih jauh terkait karantina Eef menjelaskan Ahok-Djarot tidak bisa merangkul sumber-sumber baru. “Terkarantina suara pemilihnya yang hanya itu saja, tidak bisa menjangkau elektoral baru,” jelasnya.

Padahal menurut Eef, dukungan suara kepada Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat pada putaran pertama tidak serendah itu, karena ada kemungkinan suara partai politik Agus-Sylvi yang mampu diambil, dengan bergabungnya PKB dan PPP. “Basis dukungan diputaran satu tidak sesedikit itu, menurut exit pol pemilih Agus-Sylvi ke Ahok-Djarot. Artinya ada penurunan terbesar,” paparnya

Selain itu, Ia juga menyayangkan suara dukungan elite politik kepada Ahok-Djarot juga tidak sepenuhnya mendukung, yang menunjukkan tidak adanya solidaritas penuh antara berbagai parpol yang baru bergabung tersebut. “Itu terjadi pada basis menengah atas. Penjelasan kulitatif. 28 persen menurut eksit pol memutuskan pilihannya pada hari H,” jelasnya.

“28 persen yang kemudian memilihkan pemilihan itu, yang pemilih Ahok Djarot berdasarkan pada kalangan elit Ahok Djatot,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Eef juga kembali mengingatkan adanya peristiwa musim sembako yang sangat berpengaruh besar menjelang hari pemilihan. “Bagi para elit yang jujur dan independen, adanya musim sembako memberikan kontribusi sangat besar, untuk tidak memilih dan berpindah ke Anies-Sandi, Ahok-Djarot menurun karena survei terakhir, dan Anies-Sandi naik,” pungkasnya. (Iqbal)

Related posts

Leave a Comment