Duh, MK Tolak Gugatan Bur-Nojeng

Sidang Putusan MK tentang Sengketa Pilkada Takalar
Sidang Putusan MK tentang Sengketa Pilkada Takalar

Jakarta, KABAROKE – Mahkamah Konstitusi (MK) pada putusan dismissal menyatakan menolak permohonan pemohon sengketa pilkada Kabupaten Takalar tahun 2017.

Dalam surat putusannya, pemohon atas nama pasangan Burhanuddin Baharuddin -Natsir Ibrahim dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai pemohon atau tidak memiliki legal standing.

“Amar putusan dalam eksepsi, menolak eksepsi pihak termohon dan pihak terkait, dalam pokok permohonan, menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya” jelas Ketua Mahkamah Konstitusi, Arief Hidayat saat sidang di Gedung MK, Jakarta, Rabu (26/4).

Suasana Sidang Putusan Sengketa Pilkada Takalar
Suasana Sidang Putusan Sengketa Pilkada Takalar

Diketahui, Pilkada Takalar diikuti dua pasang calon. KPU Takalar telah menetapkan pasangan Syamsari Kitta-Achmad Dg Sere selaku peraih suara terbanyak dengan mendulang 88.113 suara. Sementara pasangan nomor urut 1, Burhanuddin Baharuddin-Natsir Ibrahim meraih 86.090 suara. Kedua pasangan cuma terpaut 2.023 suara.

Tim pengacara Bur-Nojeng menemukan 7 dugaan pelanggaran dalam Pilkada Takalar. Tujuh jenis pelanggaran yang ditemukan adalah, adanya pemilih yang menggunakan hak pilihnya sebanyak dua kali, menggunakan hak pilihnya bukan di TPS tempatnya untuk memilih, ditemukannya pemilih di bawah umur.

Pelanggaran lainnya, terdapat pemilih yang berasal dari Kabupaten. Gowa dan Makassar, adanya oknum KPPS yang merusak surat suara. Terakhir, ditemukan ada 5.486 pemilih siluman. (Iqbal)

Related posts

Leave a Comment