Puaskan Hasrat Travelling-mu ke Sulawesi dengan Trigana

KABAROKE — Sebagai traveller addict, kamu pasti sering mendengar maskapai Trigana ini, terlebih jika kamu sering terbang dan bepergian ke bagian timur Indonesia, maskapai yang berdiri sejak tahun 1991 ini telah memiliki sekitar 20 rute ke seluruh nusantara terutama Papua dan Kalimantan. Dengan slogan “We serve you here, there, and everywhere”, Trigana juga melayani penerbangan ke Sulawesi demi memuaskan para penumpangnya.

Dari sekian banyak tujuan destinasi di Indonesia, Sulawesi ternyata menyimpan banyak tempat wisata yang bisa kamu kunjungi, pulau yang berbentuk menyerupai huruf K ini, sangat layak untuk menjadi tempat liburan kamu, tak percaya? Buktikan dengan beberapa destinasi terbaik di Sulawesi ini.

 

Bercengkrama dengan Penyu di Pulau Pasoso

(foto:wikimapia.org)
(foto:wikimapia.org)

Ingin melihat penyu-penyu hijau bertelur? Datanglah di bulan September dan November, Pulau Pasoso juga biasa di sebut Pulau Penyu Hijau, dengan alasan yang simple, karena di pulau ini kamu bisa dengan mudah menemukan banyak penyu hijau, terutama di dua bulan tadi, yang tentu saja saat musim bertelur tiba, pulau ini menjadi pusat para wisatawan untuk berkunjung.

 

Wow, Indonesia Ternyata Punya Kampung Korea di Sulawesi

Kamu pasti pernah mendengar kampung Inggris yang ada di Kediri, nah di Sulawesi ada kampung korea, tapi buat kamu pecinta drama korea jangan berharap ada Lee Min Ho, Won Bin atau Gong Yoo di sini. Karena tempat disebut Kampung Korea bukan berdasarkan pada fisik penduduknya, namun karena lingustiknya.

Penasaran? Untuk sampai di kampong ini, kamu bisa memesan tiket Trigana Air di Traveloka dengan memesan tiket pesawat ke Sulawesi Tenggara, lalu melanjutkan ke Desa Karya Baru, sebuah desa yang terletak 15 kilometer dari Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara.

(foto:goodnewsfromindonesia.id)
(foto:goodnewsfromindonesia.id)

Disebut Kampung Korea karena ternyata warga di desa Karya Baru ini merupakan etnis Cia-Cia yang dianggap memiliki kesamaan dalam segi bahasa dengan bahasa Korea. Maka, beberapa peneliti dari Korea membuat penelitian di sana. Pada tahun 2009, aksara Hangeul dijadikan system penulisan untuk bahasa Cia-cia dan diajarkan pada siswa SD sampai SMA. Tapi, jangan khawatir saat menyambangi daerah ini, para penduduknya masih menggunakan bahasa Indonesia, kok.

Mulai dari papan jalan, papan sekolah-sekolah, semuanya menggunakan aksara Hangeul, bahkan gurunya pun langsung didatangkan dari Korea, lho.

 

Segarkan Matamu di Danau Poso

(foto:wikipedia.org)
(foto:wikipedia.org)

Danau Poso merupakan salah satu danau terbesar di Indonesia, danau air tawar ini sangat layak kamu kunjungi karena keindahan yang dapat membiusmu. Danau ini merupakan tempat populasi ikan Bung dan ikan langka bernama Sugili. Jika kamu berkunjung ke Poso, danau ini sangat sayang untuk kamu lewatkan.

Seperti danau-danau di beberapa tempat lain, Danau Poso pun memilki mitos tersendiri. Menurut legenda yang berkembang, di waktu-waktu tertentu, di salah satu sudut danau akan terlihat cahaya yang cukup terang, namun bukan berasal dari lampu nelayan yang hendak mencari ikan. Cahaya yang kerap berpindah-pindah ini dipercaya sebagai penunggu danau Poso.

Saat berada di danau ini, para pengunjung diwajibkan untuk menjaga ucapan dan perilaku, cahaya tersebut juga di percaya berasal dari kepala seekor naga yang menjadi penunggu danau Poso. Legenda ini sudah ada sejak jaman dahulu, dan terus diceritakan kepada anak cucu untuk tetap menjaga norma yang ada. Agar tidak melanggar norma –norma yang berlaku.

Nah, setelah memutuskan akan pergi kemana, segera pesan tiket Trigana di Traveloka dengan mengunjungi traveloka.com/trigana-air, siapa tahu sedang ada promo.

Related posts

Leave a Comment