KPK Tidak Yakin Hak Angket Dilanjutkan DPR

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan
Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan

Jakarta, KABAROKE — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan tidak yakin jika hak angket akan dilanjutkan oleh DPR.

“Saya pribadi, saya percaya itu tidak akan jadi karena kebetulan yang mau diangket itu berhubungan dengan teknis penyidikan,” katanya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (8/5/2017).

Meskipun tak berharap angket itu diteruskan, tapi Basaria menghormati keputusan Paripurna DPR. Kata dia, hak angket adalah hak konstitusional lembaga legislatif.

“Kami sangat menghormati apa yang dilakukan oleh DPR karena itu adalah salah satu hak yang dimiliki, kita tidak boleh melarang,” ujarnya.

Dia bilang jika dalam paripurna diputuskan meminta rekaman penyidik KPK dan mantan anggota Komisi II DPR yang saat ini menjadi tersangka keterangan palsu, Miryam S Haryani diminta dibuka, kata Basaria nanti dalam persidangan juga akan dijelaskan.

“Sebenarnya dengan sabar saja, nantinya itu akan terbuka sendiri di persidangan kalau dimintakan oleh hakim dan kalau memang diperlukan,” ucap Basaria.

Penggunaan hak angket terkait pelaksanaan tugas KPK yang diatur dalam Undang Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK telah disetujui dalam rapat paripurna DPR pada 28 April 2017. (***)

Related posts

Leave a Comment