Bantah Isu Jadi Mensos, Najwa : Saya Tidak Bisa Jauh dari Dunia Jurnalistik

Najwa Shihab [dok net]

Najwa Shihab [dok net]

Kupang, KABAROKE — Setelah memutuskan mundur dari Metro TV, Najwa Shihab kemudian diisukan akan menggantikan Khofifah Indar Parawansa sebagai Menteri Sosial. Najwa tegas membantah isu tersebut.

“Soal rumor jadi Menteri Sosial itu perlu saya luruskan yaitu, yang pertama saya kaget sekali ketika dikirimi headline Indo Pos. Saya baru dapat itu ketika saya turun di Kupang (NTT) lalu kemudian saya baca. Saya tidak tahu Indo Pos itu sumbernya dari mana,” kata Najwa di Kupang.

Dia menyebutkan, pihak Indo Pos sama sekali tidak pernah melakukan konfirmasi ke dirinya.

“Tapi memang akhirnya itu menjadi headline dan headline tidak pakai tanda tanya, seolah-olah sudah pasti itu. Saya dapat banyak sekali WA, telepon dan SMS, mulai dari yang kasih selamat, sampai yang sudah menitipkan pesan-pesan agenda apa yang harus dilakukan,” ucapnya.

“Padahal tadi saya baru saja sampai Kupang dan tadi sempat heboh dan saya tidak menanggapi,” tambah dia.

Najwa mengaku, masih mencintai dunia jurnalis karena telah membesarkannya. apalagi saat ini kata Najwa, dirinya sudah ditunjuk sebagai Duta Baca Indonesia, sehingga dirinya masih fokus ke tugas utamanya itu.

“Saya tidak akan pernah bisa jauh-jauh dari dunia jurnalistik dan tugas sebagai duta baca yang memang menurut saya adalah amanah yang sangat besar. Yang saya baru lakukan ini belum ada apa apanya, karena baru setahun dan sekarang lagi menikmati keliling daerah termasuk datang ke NTT,” ucap Najwa.

Najwa mengaku kalau beberapa kali mendatangi Istana Negara, tapi itu terkait dengan tugasnya sebagai duta baca. Dia pun ke istana, tidak bertemu dengan Presiden Jokowi, tetapi bertemu dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Staf Khusus Presiden Sukardi Rinakit.

“Semua itu dalam rangka fungsi saya sebagai duta baca, karena ini bulan kemerdekaan dan kami dan teman teman pegiat literasi punya usul bagaimana kampanye literasi itu juga persis di bulan kemerdekaan ini dan komunikasi ke istana itu sebatas sebagai wartawan atau mewawancarai pak Jokowi,” katanya.

UNM Jadi Kampus Kedua Raih Akreditasi A di Indonesia Timur

Gedung Phinisi UNM

Gedung Phinisi UNM

Makassar, KABAROKE — Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M Nasir, menyampaikan ucapan selamat terhadap civitas akademika Universitas Negeri Makassar (UNM) atas predikat akreditasi A dari BAN-PT. UNM menyusul Universitas Hasanuddin (Unhas) sebagai kampus yang memiliki akreditasi terbaik di Kawasan Indonesia Timur (KTI).

Menteri Nasir mengungkapkan status akreditasi A membuktikan UNM berhasil memenuhi pelbagai kriteria dalam kualitas pendidikan. “Selamat kepada UNM karena di kawasan Indonesia Timur hanya ada dua universitas yang mendapatkan akreditasi A. Salah satunya Universitas Negeri Makassar,” ucap Menristekdikti, di sela Seminar Forum Start-up Nasional di Makassar, Jumat, 11 Agustus.

Menteri Nasir berpesan selain meningkatkan akreditasi, UNM juga harus mampu mendongkrak sumber daya pengajar alias dosen di lingkungan kampusnya. “Rasanya seorang dosen tidak cukup hanya dengan lulusan S2, tetapi harus lulusan S3. Dosen lulusan S2 sudah banyak, tapi kalau sudah lulus S3 itu luar biasa,” ujarnya.

Menristekdikti M Nasir dan Rektor UNM Husain Syam

Menristekdikti M Nasir dan Rektor UNM Husain Syam

Peningkatan kualitas dosen, Menteri Nasir menyebut merupakan tugas sekaligus tantangan bagi Rektor UNM. Toh semua itu untuk kebaikan dan peningkatan mutu Kampus Orange-julukan UNM. “Perguruan tinggi yang memiliki dosen dengan lulusan yang berkualitas akan menghasilkan lulusan-lulusan yang terbaik untuk masa depan yang lebih baik,” tutur dia.

Kehadiran Menristekdikti yang dibarengi rangkaian peringatan Hakteknas dimanfaatkan pihak UNM dalam merayakan akreditasi A yang kini disandangnya. Dalam kesempatan itu, sebagai wujud syukur memperoleh akreditasi A, civitas akademika UNM bersama Menteri Nasir mengggelar ‘UNM Mengaji’ yang dihadiri 750 mahasiswa di pelataran kampus dengan ikon gedung layar kapal pinisi. (***)

Cegah Haji Ilegal, Imigrasi Perketat Pemeriksaan Visa dan Paspor

Imigrasi Bertekad Sapu Bersih Calo Paspor (dok net)

Imigrasi Bertekad Sapu Bersih Calo Paspor (dok net)

Makassar, KABAROKE — Petugas Imigrasi Makassar memperketat pemeriksaan paspor dan visa para calon jemaah haji di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Langkah itu merupakan jurus Imigrasi Makassar guna mengantisipasi pemberangkatan secara non-prosedural. Imigrasi Makassar diketahui berhasil menggagalkan pemberangkatan 40 calon jemaah haji ilegal pada Senin, 7 Agustus lalu.

“Pasca-kejadian itu, langsung diinstruksikan agar petugas imigrasi Bandara Hasanuddin untuk memperketat pengawasan. Tidak menutup kemungkinan upaya pemberangkatan calon jemaah haji secara non-prosedural berulang. Kami tidak mau kecolongan,” kata Pelaksana Tugas Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Makassar, Andi Pallawarukka, di Makassar.

Pallawarukka bahkan mengecek langsung kesiapan petugas imigrasi di Bandara Hasanuddin, Jumat, 11 Agustus. Bos Imigrasi Makassar itu tampak memberikan arahan bagi sejumlah anak buahnya yang sedang bertugas. Diingatkannya untuk mengedepankan sikap awas untuk memastikan tidak ada pelanggaran keimigrasian di bandara internasional tersebut, termasuk upaya naik haji secara ilegal.

Pallawarukka mencontohkan petugas imigrasi mesti teliti melakukan pengecekan paspor dan visa penumpang yang hendak ke Arab Saudi. Bila tertulis tujuannya untuk melakukan ziarah pada musim haji, kata dia, patut didalami. Musababnya, Arab Saudi sepengetahuan pihaknya tidak mengeluarkan izin ziarah selama ibadah haji. “Harus teliti dan bekerja lebih giat lagi,” tuturnya.

Pemberangkatan 40 calon jemaah haji ilegal dari Makassar terungkap Senin lalu berkat kesigapan petugas imigrasi Bandara Hasanuddin. Mereka ketahuan hendak ke Tanah Suci melalui jalur tidak biasa saat dilakukan sesi wawancara singkat. Petugas imigrasi curiga dengan alasan para calon jemaah haji ilegal tersebut yang berbeda-beda. Ada yang bilang ingin ziarah/wisata dan ada pula yang mengklaim masuk rombongan haji plus.

Kepala Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Sulsel, Ramli HS, mengungkapkan alasan para calon jemaah haji ilegal tersebut tidak logis. Dalih ziarah maupun naik haji plus dinilai mencurigakan. Sepengetahuannya, pemberangkatan calon jemaah haji plus bukan dari Makassar, melainkan dari Jakarta. “Intinya saat wawancara alasan-alasan yang disampaikan mencurigakan sehingga didalami. Belakangan, ketahuan mereka mau berangkat melalui jalur tidak biasa.”

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, 40 calon jemaah haji ilegal tersebut diberangkatkan melalui beberapa negara. Mereka mengambil rute yang tidak biasa yakni Makassar (Indonesia)-Singapura-Srilanka-Riyadh (Arab Saudi). Dari Riyadh, barulah rombongan calon jemaah haji ilegal tersebut bertolak ke Mekkah dan Madinah menggunakan moda transportasi darat.

Dari dokumen para calon jemaah haji ilegal, pihak Imigrasi menemukan mereka memiliki visa untuk ke Tanah Suci. Visa tersebut dikeluarkan oleh Kerajaan Arab Saudi melalui kedutaan di Jakarta. “Dalam visanya itu untuk keperluan ziarah dan sudah distempel pihak kerajaan (Arab Saudi) bukan untuk perjalanan haji,” pungkasnya. (tyk)

Belum Ditandatangani Jokowi, JK : UU Pemilu Berlaku Otomatis

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla [dok net]

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla [dok net]

Makassar, KABAROKE — Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilihan Umum atau UU Pemilu akan berlaku secara otomatis meski sampai sekarang belum diteken oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla atau JK, dalam kunjungan kerjanya di Kota Makassar, Sulsel, kemarin.

Berdasarkan aturan, UU Pemilu secara otomatis akan berlaku setelah 30 hari disahkan dalam rapat paripurna DPR pada 21 Juli 2017. Terlepas ada atau tidaknya tandatangan Presiden, UU yang telah mendapatkan pengesahan dari DPR diketahui tetap sah untuk diberlakukan. Kendati demikian, Presiden Jokowi masih memiliki waktu untuk menandatangani UU Pemilu mengingat tenggang masanya belum habis.

“Undang-undang itu berbunyi satu bulan tidak ditandatangani Presiden maka harus berlaku. (Sekarang ini) kan menunggu tandatangan Presiden, kalau tidak ada ya tetap otomatis berlaku. Selama itu diundangkan dalam Lembaran Negara,” kata Wapres JK, di Makassar, belum lama ini.

Wapres JK mengungkapkan sampai kini belum ada kepastian perihal ditandatangani atau tidaknya UU Pemilu. Yang pasti, orang nomor dua di Indonesia tersebut menyebut Presiden Jokowi masih mempunyai waktu untuk meneken regulasi tersebut. Adapun UU Pemilu akan digunakan sebagai payung hukum pelaksanaan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019. “Kan belum satu bulan ini.”

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, mengakui bahwa UU Pemilu belum diteken Presiden Jokowi sehingga belum tercatat di Lembaran Negara dan belum diundangkan. Disebutnya terjadi kesalahan redaksional. Adapun Naskah UU Pemilu sudah dikirim lagi oleh pemerintah kepada DPR untuk diperbaiki. Namun, DPR belum juga memprosesnya karena sedang masa reses.

UU Pemilu sendiri masih menuai pro-kontra. Beberapa pihak bahkan memprotes regulasi tersebut. Rhoma Irama melalui Partai Islam Damai Aman (Idaman) misalnya telah mengajukan gugatan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK). UU Pemilu menjegal langkah sang Raja Dangdut untuk nyapres. Pasalnya dalam aturan anyar tersebut diatur bahwa calon presiden harus didukung sedikitnya 25 persen kursi parpol yang ada di DPR saat ini.

Gugatan terkait UU Pemilu juga dilayangkan oleh Advokat Cinta Tanah Air (ACTA). MK bahkan telah menggelar sidang perdana uji materi ambang batas pencalonan presiden pada Pasal 222 UU Pemilu, Kamis, 3 Agustus lalu. Dalam persidangan itu, Hakim Konstitusi Saldi Isra meminta pihak pengadu yakni Habiburrokhman selaku Ketua Dewan Pembina ACTA untuk bersabar menanti proses pengundangan UU Pemilu. (***)

Pengunduran Diri Najwa Shihab di Metro TV Tak Berkaitan Novel Baswedan

Najwa Shihab [dok net]

Najwa Shihab [dok net]

Kupang, KABAROKE — Najwa Shihab membantah isu bahwa dirinya mundur dari stasiun Metro TV, karena terkait dengan wawancara dirinya dengan Novel Baswedan di Singapura yang tidak direstui oleh Metro TV.

Menurut dia, ia memilih mundur karena memang program ‘ Mata Najwa’ akan segera berakhir penayangannya.

“Kemunduran saya dari Metro TV bukan karena kasus wawancara dengan Novel dan itu menurut saya spekulasi yang berlebihan. Dan saya yakin teman-teman kan tahu bahwa di setiap news room kan pasti ada dinamika. Mana ada news room yang tidak dinamis,” kata Najwa di Kota Kupang, seperti dikutip dari kompas.com, Jumat kemarin.

Najwa mengatakan, ketika mengumumkan untuk mundur dari Metro TV Rabu lalu, dirinya juga menyampaikan bahwa tayangan Mata Najwa akan berakhir pada 30 Agustus. Sehingga selama tiga minggu ini, memang tidak akan ada live, karena hanya menampilkan cuplikan-cuplikan acara Mata Najwa yang dianggap berkesan.

“Yang jelas saya sekarang fokus sebagai Duta Baca Indonesia dan juga tayangan Novel (wawancara Najwa Shihab dengan Novel Baswedan) pun tetap ditayangkan di Metro TV kan,” ucapnya.

Adapun mengenai kemungkinan pindah ke stasiun televisi lainnya, Najwa enggan menjawab. (***)

Menristekdikti Ingin Startup Dimulai dari Dunia Kampus

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir

Makassar, KABAROKE — Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), M Nasir, mendorong pengembangan bisnis start-up di Indonesia. Berkembangnya bisnis start-up diyakini mampu menggerakan perekonomian ke arah yang lebih baik. Syaratnya, perusahaan-perusahaan start-up harus memiliki daya saing dan efisiensi yang tinggi. Pengembangan bisnis tersebut juga didorongnya untuk dimulai sejak dini, utamanya di lingkup dunia kampus.

Menteri Nasir mengungkapkan pertumbuhan bisnis start-up tidak bisa lepas dari dunia kampus yang identik dengan riset. Harus disadari bahwa pengembangan bisnis start-up sejalan dan seiring dengan pertumbuhan riset. “Riset inilah yang menjadi awal mula adanya start-up,” kata Menteri Nasir, pada Seminar Forum Start-up Nasional bertajuk ‘Menumbuhkembangkan Start-up Nasional Berdaya Saing Global’ di Kampus UNM, Kota Makassar, Jumat kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nasir mengingatkan perusahaan start-up harus menjaga daya saing dalam proses hilirisasi dan komersialisasi produk inovasi. Didorongnya pula agar para peneliti menggalakkan riset untuk mendukung bisnis start-up. Riset dimintanya jangan berhenti pada publikasi ilmiah, tapi mesti berlanjut ke tahapan prototipe dan komersialisasi. Syarat produk inovasi yang siap bersaing dalam bisnis tersebut yakni memiliki kesiapan teknologi level 7.

“Terlepas dari itu, yang namanya produk inovasi tidak akan ada artinya jika berharga mahal, umur ekonomis pendek dan pengerjaannya rumit,” pesan Menristekdikti.

Menteri Nasir mencontohkan produk inovasi yang siap memasuki bisnis start-up yakni kapal nelayan pelat datar. Kapal yang telah resmi dilaunching oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada puncak peringatan Hakteknas itu diklaimnya memiliki banyak keunggulan untuk bersaing secara global. Kapal yang dibuat PT IKI dari ide pihak perguruan tinggi itu memiliki harga yang lebih murah. Bahkan, harganya diklaim lebih murah ketimbang kapal berbahan kayu dan fiber.

“Umur pemakaian kapal pelat datar (yang terbuat dari baja) lebih lama. Bisa sampai 30 tahun. Belum lagi, dari sisi pengerjaan, kapal tersebut lebih sederhana dan lebih cepat dikerjakan dibandingkan kapal umum lainnya,” terang Menristekdikti.

Lebih jauh, Menteri Nasir menuturkan untuk mendukung pengembangan bisnis start-up, pihaknya senantiasa menumbuh-kembangkannya di dunia kampus. Bahkan, pengembangan start-up di kampus telah digalakkan sejak 2014 melalui pusat unggulan inovasi di berbagai perguruan tinggi. “Di situ dilakukan penggodokan hasil-hasil riset supaya siap dihilirisasi menjadi produk inovasi. Untuk itu, kerjasama dengan industri menjdi faktor penting dalam fase hilirisasi produk inovasi,” tuturnya.

“Dari poduk inovasi tersebut jika mampu dihilirkan dan dikomersialkan dengan baik akan memiliki efek multiplayer. Ekonomi masyarakat bisa berkembang lebih baik,” sambung Menteri Nasir.

Terkait akses permodalan start-up, Menteri Nasir mengajak para investor untuk tidak ragu dalam menanamkan modal. Toh, prospeknya sangat menjanjikan. Pihaknya pun siap memediasi antara inventor start-up dengan pihak investor. Namun, hal tersebut kembali bergantung pada daya saing dan efisiensi start-up atau produk inovasi. “Kalau start up punya daya saing bagus, pasti diincar oleh investor,” pungkasnya. (tyk)

Bur Sebut Kekalahan di Pilkada Takalar Dibalas di Pilgub Sulsel

Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin

Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin

Takalar, KABAROKE — Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin, menyinggung perihal kekalahannya pada Pilkada Takalar 2017. Kekalahan yang membuatnya harus lengser dan gagal menjabat pada periode kedua coba dibalasnya pada Pilgub Sulsel 2018. Caranya dengan all-out memenangkan usungan partainya Golkar yakni Nurdin Halid atau NH pada Pilgub Sulsel.

Bur-sapaan karib Burhanuddin, yang juga Ketua Golkar Takalar meminta masyarakat Takalar untuk solid memenangkan NH. Pengalaman pada Pilkada Takalar lalu menjadi pelajaran berharga. “Insya Allah kekalahan itu akan kita balas dengan kemenangan pak NH di pilgub mendatang,” ucap Bur di Takalar, belum lama ini.

Bur juga angkat bicara mengenai massifnya ‘serangan’ terhadap pasangan NH-Aziz Qahhar Mudzakkar. ‘Serangan’ itu berupa aksi perusakan alat peraga alias baliho di daerahnya. Bahkan, banyak baliho NH-Aziz yang terpaksa dilapis berkali-kali gegara robek. Baliho itu bisa dijumpai di sepanjang jalur trans Sulawesi di jalan poros Makassar-Takalar.

Perusakan Baliho Nurdin Halid [dok net]

Perusakan Baliho Nurdin Halid [dok net]

Meski demikian, relawan NH-Aziz yang dikomandoi Bur selalu memperbaikinya. Bur merasa lucu karena begitu yang rusak diganti dengan lapisan yang baru, selalu saja robek tidak sampai 24 jam kemudian. “Bisa dilihat di jalanan, banyak baliho yang sudah lima lapis, itu artinya sudah empat kali robek,” kata Bur.

Bur mengajak simpatisan dan pendukung NH-Aziz di Takalar untuk tidak lelah menghadapi tekanan-tekanan seperti itu. (***)

HUT Kemerdekaan RI, Novel Jalani Operasi Besar Mata Kiri di Singapura

TEROR KORUPTOR. Penyidik KPK Novel Baswedan di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Selasa 11 April 2017, usai disiram air keras oleh pelaku tak dikenal.

Kondisi Novel Baswedan Sesaat Seusai Disiram Air Keras oleh Orang Tak Dikenal pada Pertengahan April lalu.

Jakarta, KABAROKE — Novel Baswedan, penyidik KPK yang sedang dirawat di Singapura akan menjalani operasi besar di mata kirinya pada Kamis (17/8). Pelaksanaan operasi tersebut bertepatan dengan momentum HUT Kemerdekaan RI.

“Informasi yang telah kami terima setelah dilakukan pengecekan oleh pihak dokter, maka direncanakan operasi besar terhadap mata kiri dilakukan pada Kamis, 17 Agustus 2017,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat kemarin.

Febri menjelaskan operasi terhadap Novel itu direncanakan dilakukan dalam dua tahap.

Tahap pertama akan dilakukan penanaman jaringan gusi dan pipi di mata kiri dan hasilnya harus menunggu perkembangan selama dua bulan setelah operasi.

“Kemudian melepas dan melihat perkembangan untuk penglihatan dalam waktu dua minggu setelah itu. Jadi perawatan pascaoperasi akan butuh waktu yang cukup panjang,” katanya.

Sebelum operasi itu, kata Febri, Novel diharuskan istirahat dan melakukan sejumlah persiapan.

“Tentu saja karena ada bagian gusi yang diambil, maka akan ada beberapa hambatan-hambatan yang terjadi ketika selesai operasi,” tuturnya.

Oleh karena itu, kata dia, jika dikaitkan dengan kebutuhan pemeriksaan oleh Polri kepada Novel di Singapura, maka waktu yang tepat adalah sebelum operasi dan jadwal istirahat yang disampaikan oleh dokter.

“Seminggu pertama setelah operasi, mata akan ditutup menggunakan plastik dan harus menghindari lingkungan berdebu atau keramaian dan selama sekitar satu bulan tidak boleh terkena air,” ucap Febri.

Soal perkembangan rencana pemeriksaan Novel, KPK pada Jumat telah menerima surat dari Polri untuk memeriksa penyidik KPK Novel Baswedan di Singapura.

“Kami akan koordinasi lebih lanjut waktu yang tepat karena harus memperhatikan rencana operasi yang dilakukan pada tanggal 17 Agustus dan ada kewajiban bagi pasien secara medis untuk beristirahat dan melakukan sejumlah persiapan sebelum operasi tersebut. Kalau setelah operasi mungkin akan sulit karena ada beberapa kendala teknis, baik untuk bagian mulut atau mata,” katanya.

Novel diserang dua orang bersepeda motor dengan air keras ketika dalam perjalanan pulang setelah menunaikan shalat subuh dari masjid dekat rumahnya pada Selasa (11/4).

Novel adalah salah satu penyidik senior KPK yang antara lain menangani kasus korupsi dalam pengadaan KTP-elektronik. (***)

Dukung Startup Nasional, Menteri Nasir Minta Peneliti Galakkan Riset

Menristekdikti M Nasir

Menristekdikti M Nasir

Makassar, KABAROKE — Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohamad Nasir mendorong agar riset atau inovasi yang dikembangkan para peneliti tidak hanya berhenti dipublikasi namun bisa berlanjut pada tahap prototipe dan komersialisasi.

“Para peneliti perlu menggalakkan riset agar tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah saja, tetapi harus berlanjut pada tahap prototipe dan komersialisasi,” kata Mohamad Nasir pada Seminar “Menumbuh kembangkan Start Up Nasional Berdaya Saing Global” di Universitas Negeri Makassar, Jumat kemarin.

Untuk produk inovasi unggulan yang dikembangkan para peneliti, tentu harus digodok lebih serius supaya siap dihilirkan menjadi produk inovasi. Untuk itu kerja sama dengan industri menjadi faktor penting dalam fase hilirisasi produk inovasi.

“Dari produk inovasi ini jika mampu dihilirkan dan dikomersialkan dengan baik akan memiliki efek multiplier. Ekonomi masyarakat bisa berkembang lebih baik,” jelasnya.

Terkait perkembangan startup khususnya di Indonesia, dirinya mengatakan jika pengembangan oleh perusahaan itu tidak bisa dilepaskan dari pertumbuhan riset penelitian.

Menurut dia, startup yang merupakan sebagai salah satu perusahaan dalam proses hilirisasi dan komersialisasi produk-produk inovasi dengan memiliki daya kompetitif dan efisiensi tinggi.

“Riset inilah awal mula adanya `startup`, tanpa adanya riset maka startup tidak bakalan berjalan sepenuhnya,” ujarnya.

“Syarat produk inovasi yang siap menjadi startup adalah telah memiliki tingkat kesiapan teknologi pada level 7,” tambahnya.

Nasir pun menekankan jika suatu produk inovasi tidak ada artinya jika berharga mahal, umur ekonomis pendek, dan pengerjaan rumit.

“Contohnya inovasi dari kapal pelat datar yang baru dilaunching itu harganya murah, lebih murah dari kapal berbahan kayu maupun fiber. Dari sisi umur ekonomis, kapal ini memiliki umur pemakaian yang lama bisa sampai 30 tahun. Dari sisi pengerjaan, kapal ini lebih sederhana dan lebih cepat dibandingkan pengerjaan kapal pada umumnya,” pungkasnya.

Dikatakannya jika upaya menumbuh kembangkan startup khususnya di perguruan tingggi sudah dilakukan sejak 2014 lalu melalui pusat unggulan inovasi di berbagai kampus. (***)

BUMN Hadir untuk Negeri, Pelindo IV Gelar Jalan Sehat di Sorong

Direktur Utama PT Pelindo IV Doso Agung

Direktur Utama PT Pelindo IV Doso Agung

Makassar, KABAROKE — PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) kembali menggelar “Jalan Sehat” dalam rangka “BUMN Hadir untuk Negeri” memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-72 tahun ini.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Doso Agung mengatakan tahun ini Pelindo IV bersama PT ASABRI (Persero) dan Perum Perhutani diminta Kementerian BUMN untuk melaksanakan program “BUMN Hadir untuk Negeri” di Sorong, Papua Barat.

“Dalam “BUMN Hadir untuk Negeri” tahun ini, ada empat program yang dilaksanakan, yaitu Siswa Mengenal Nusantara (SMN), Bedah Rumah Veteran, Jalan Sehat dan puncaknya nanti yaitu Upacara Bendera HUT Kemerdekaan RI ke-72,” kata Doso Agung.

Menurutnya, untuk SMN dan Bedah Rumah Veteran saat ini sudah berjalan sejak Januari 2017. Sementara untuk Jalan Sehat, akan dilaksanakan pada Sabtu, 12 Agustus di Sorong. Sedangkan Upacara HUT Kemerdekaan RI akan dilaksanakan pada 17 Agustus nanti, juga di Sorong, Papua Barat.

Doso menyebutkan, untuk “Jalan Sehat” nanti pihaknya menyasar sekitar 1.200 peserta yang terdiri dari masyarakat umum dan keluarga BUMN. Rencananya juga akan melibatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), terutama yang selama ini telah menjadi binaan BUMN dan pedagang daerah setempat, untuk membuka stand kuliner gratis di sekitar lokasi kegiatan.

Peserta “Jalan Sehat” yang akan dilepas Sekretaris Perusahaan Pelindo IV, Iwan Sjarifuddin tersebut akan menempuh jarak 5 km dengan start dari PT Pelindo IV Cabang Sorong, tepatnya di Terminal Penumpang Pelabuhan Sorong.

“Diharapkan dengan kegiatan “Jalan Sehat” ini, akan tercipta sinergi yang lebih baik dan harmonisasi antar BUMN. Juga sebagai ajang silaturahmi anggota keluarga BUMN, pengusaha UMKM binaan BUMN dan para pedagang yang ada di Sorong,” tukas Iwan. (tyk)

1 2