Catatan Najwa untuk ‘Papa Koruptor’, Sindir Siapa Ya?

Najwa Shihab [dok net]

Najwa Shihab [dok net]

Jakarta, KABAROKE — Presenter Najwa Shihab membuat catatan khusus untuk menyindir sosok ‘papa koruptor’. Ia membagikan video sentilan lewat laman YouTube sekaligus membacakannya pada “Konser #TNDMT Glenn Fredly untuk Slank” di Gandaria City, Jakarta.

“Karena saya lagi jobless, kakak Glenn menawari saya pekerjaan membacakan catatan soal isu korupsi. Ini adalah Catatan Najwa untuk ‘papa’,” kata mantan pemandu program bincang-bincang Mata Najwa tersebut berseloroh, dilansir dari republika.co. id, Senin, 2 Oktober.

Perempuan 40 tahun kelahiran Makassar itu bukan memaksudkan sindiran pada ayahanda aslinya, Quraish Shihab. Ia merujuk ‘papa koruptor’ yang belakangan kasusnya mengemuka dan ramai diperbincangkan, meyakini seluruh hadirin sudah tahu siapa orangnya.

Najwa mengulas hal paling bahaya dari korupsi, yaitu rakyat menjadi tidak percaya kepada pemimpinnya sendiri. Negara digerogoti dari dalam, dihancurkan dengan diam-diam, demokrasi pun jadi sebatas jalan untuk berkuasa dan mengeruk harta.

Duta Baca Indonesia itu menyindir para koruptor yang di atas panggung bicara manis-manis, tapi di bawah meja mengisap sampai habis. Jurus mereka seolah tak pernah habis, licin bagaikan belut yang sukar ditangkapi, khususnya “sang belut” yang sanggup memborong oli.

Suara lantang Najwa sempat bergetar emosional ketika mendeklamasikan catatannya. Tepuk tangan riuh hadirin membahana ketika ia sebut upaya koruptor yang mengebiri KPK, hingga mengakali pengadilan tipikor dengan solusi praperadilan.

“Papa kita memang luar biasa, dibikinnya semua geleng-geleng kepala. Walau sebetulnya kita tidak benar-benar terkejut, kepercayaan publik sudah lama menciut,” kata Najwa yang mengajak hadirin untuk terus berani bersuara menghentikan korupsi. (***)

Dalam Kondisi Darurat Gunung Agung, Fasilitas TNI AU Bisa Digunakan

Pangkalan TNI AU Bisa DIpakai dalam Kondisi Darurat Gunung Agung [dok net]

Pangkalan TNI AU Bisa DIpakai dalam Kondisi Darurat Gunung Agung [dok net]

Makassar, KABAROKE — Kepala Otoritas Bandara V Makassar, Agus Priyanto, menyatakan langkah antisipatif terkait persiapan bandara alternatif saat erupsi Gunung Agung terus dipermantap. Bila Gunung Agung meletus dan membuat Bandara Internasional I Ngurah Rai ditutup, tidak hanya bandara umum yang dapat dipakai sebagai alternatif. Dalam kondisi darurat, kata dia, fasilitas seperti landasan udara milik TNI AU pun harus dipersiapkan.

“Yang namanya dalam kondisi darurat, tidak boleh ada ego. Ya pastinya harus siap. Makanya, dari sekarang koordinasi penting dengan angkatan udara bila terjadi penumpukan (pengalihan pesawat) di bandara alternatif seperti Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Penting untuk mengoptimalkan segala kemampuan dalam menerima divert (pengalihan penerbangan),” kata Agus, belum lama ini.

Otoritas Bandara V Makassar telah mempersiapkan sedikitnya tiga bandara di wilayah kerjanya untuk menerima pengalihan penerbangan tujuan Bali. Selain Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, pihaknya menyiagakan Bandara Haluoleo Kendari dan Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie Palu. Pihaknya berfokus menerima pengalihan penerbangan dari lintasan Utara tujuan Bali dan Australia.

Dalam menghadapi ancaman erupsi Gunung Agung, khusus di Makassar, persiapan sudah cukup mantap. Telah dibentuk Posko Crisis Center oleh AirNav Indonesia Cabang Utama Makassar Air Traffic Service Center (MATSC). Agus mengapresiasi inisiatif AirNav Makassar itu, tapi semestinya langkah kesiap-siagaan lebih dulu diambil oleh PT Angkasa Pura I Bandara Hasanuddin dengan mengaktifkan komite Airport Emergency Plan (AEP).

Dalam komite AEP itu, Agus mengatakan segala prosedur penanganan kontigensi bencana sudah diatur. Dikatakan dia, AirNav harus berfokus pada tugas utamanya dalam mengatur ruang udara dan lalu lintas penerbangan. Adapun untuk slot parkir dari pengalihan penerbangan menjadi domain PT Angkasa Pura I. Otoritas bandara sendiri berperan sebagai regulator maupun pengawas dari seluruh instansi lingkup bandara.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Cecep Marga Sonjaya, telah menyatakan kesiapan pihaknya menerima pengalihan penerbangan tujuan ke Bali. Total disiapkan pihaknya tujuh slot parkir, termasuk untuk penerbangan internasional. Rinciannya yakni dua pesawat berbadan lebar alias wide body dan lima pesawat berbadan sedang alias narrow body.

Cecep menjelaskan untuk menjamin kesiapsiagaan petugas di Bandara Hasanuddin, pihaknya sudah mempersiapkan Emergency Operation Center (EOC). Dalam EOC, sambung dia, seluruh pihak terkait akan dilibatkan, mulai dari otoritas bandara, TNI/Polri, AirNav Indonesia dan maskapai penerbangan alias airlines.

Sementara itu, General Manager AirNav Indonesia Cabang Utama Makassar Air Traffic Service Center (MATSC), Novy Pantaryanto, mengatakan inisiatif pembentukan Posko Crisis Center dilakukan pihaknya semata sebagai langkah antisipatif. Terlebih, pihaknya memiliki tanggungjawab atas ruang udara sebagian Indonesia Tengah dan Indonesia Timur, termasuk ruang udara Bali. (tyk)

NasDem Toraja: NH-Aziz Bisa Wujudkan Program Skala Nasional

Nurdin Halid dan Aziz Qahhar Mudzakkar

Nurdin Halid dan Aziz Qahhar Mudzakkar

Makassar, KABAROKE — Korda NasDem Tana Toraja, David Pajung menegaskan komitmennya untuk memenangkan pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar dalam Pilgub Sulsel 2018 mendatang. Sesuai rekomendasi DPP, NasDem telah resmi mengusung pasangan Nasionalis-Religius tersebut.

Komitmen itu, kata David, harus diimplementasikan dengan kerja keras. Menurutnya, seluruh perangkat NasDem harus bersatu padu dalam menunaikan amanah dari partai.

“Memperjuangkan NH-Aziz itu amanah dari DPP, sebagai kader haruslah kita menunaikan amanah itu” tegas David Pajung yang juga mantan Ketua Pusat PMKI, di sela-sela Rakerda NasDem Tana Toraja, Senin, 2 Oktober 2017.

Menurut David, sosok Nurdin Halid merupakan figur yang tepat untuk membangun era baru di Sulsel. Kiprahnya di kancah nasional hingga internasional sudah terbukti.

“Jika NH yang pimpin sulsel, akan banyak program skala nasional yang bisa dijalankan di Sulsel” ujarnya.

Untuk diketahui, koalisi Golkar-Nasdem di Pilgub Sulsel 2018 menjadi kekuatan yang terbilang besar. Setidaknya, dalam koalisi ini, bergabung tiga tokoh besar yang memiliki survey pengaruh yang kuat di Sulsel. Seperti Nurdin Halid, Aziz Qahhar dan Rusdi Masse. (****)

Pelantun ‘Mari Bercinta 2’ Ikut Diperiksa dalam Kasus First Travel

Vicky Shu

Vicky Shu

Jakarta, KABAROKE — Penyanyi Vicky Shu memenuhi panggilan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus penipuan, penggelapan dan pencucian uang pembayaran biaya umrah puluhan ribu pengguna jasa First Travel.

“Saya memenuhi panggilan terkait First Travel,” kata Vicky yang merupakan pelantu lagu Mari Bercinta 2 di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, seperti dilansir Antara, Senin, 2 Oktober.

Vicky tiba di Kantor Bareskrim sekitar pukul 13.00 WIB naik Toyota Vellfire putih bernomor polisi B 5 SHU.

Ia membantah terlibat perjanjian kerja sama terkait promosi paket umrah First Travel. “Saya tidak di-endorse. Saya jamaah, seperti yang lain. Saya bayar full,” katanya.

Sebelumnya, penyidik telah memeriksa penyanyi Syahrini sebagai saksi dalam kasus ini. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Syahrini dan First Travel pernah mengadakan kerja sama untuk mempromosikan paket umrah First Travel.

Menurut polisi Syahrini mengenal tersangka Anniesa Hasibuan, meski Syahrini mengaku hanya sedikit mengenal Anniesa.

Dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana pembayaran puluhan ribu calon peserta umrah PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel, polisi telah menetapkan tiga tersangka, yakni Andika Surachman (Direktur Utama); istri Andika, Anniesa Desvitasari (Direktur); serta Siti Nuraida Hasibuan alias Kiki Hasibuan (Komisaris Utama). (***)

4 Jurus Kemenaker Atasi Maraknya Alumni SMK yang Nganggur

Dirjen Kemenaker Bambang Satrio Lelono

Dirjen Kemenaker Bambang Satrio Lelono

Makassar, KABAROKE — Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia, Bambang Satrio Lelono, mengaku bingung atas fenomena banyaknya alumnus Sekolah Menengah Kejuaran (SMK) maupun Politeknik yang menganggur. Fakta di lapangan itu bertolak belakang dengan tujuan keberadaan SMK maupun politeknik. Kehadiran lembaga pendidikan vokasi tersebut seharusnya mempersiapkan sumber daya manusia siap pakai dalam dunia industri.

“Kalau dilihat data angka pengangguran terbuka berdasarkan pendidikan, mayoritas itu lulusan SMK, lalu disusul lulusan SMA dan politeknik. Ini unik karena SMK didesain untuk menghasilkan lulusan siap pakai di dunia kerja. Tapi ternyata mayoritas lulusannya harus ke BLK (Balai Latihan Kerja) dulu. Nah, kami juga bertanya-tanya soal ini,” kata Bambang, di sela pencanangan Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing (GNP2DS) di Kota Makassar, Senin, 2 Oktober.

Bambang menjelaskan angka pengangguran SMK sebesar 9,27 persen merupakan yang tertinggi secara persentase, tapi bukan untuk kuantitas. Merujuk data BPS periode Februari 2017, dari 131,55 juta orang yang masuk sebagai angkatan kerja, tercatat 124,54 juta orang yang bekerja. Sisanya yakni 7,01 juta orang berstatus pengangguran. “Lulusan SMK banyak yang nganggur. Bukan jumlah (kuantitas) ya tapi persentase. Ini memang unik, kenapa malahan justru lulusan SMK yang banyak nganggur. Kondisinya memang demikian,” tutur dia.

Fenomena tidak siapnya lulusan SMK bersaing di dunia kerja, Bambang menegaskan langsung direspon pemerintah dengan aksi nyata. Presiden Joko Widodo alias Jokowi telah menerbitkan Instruksi Presiden atau Inpres Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK. Terdapat 12 kementerian/lembaga negara yang mendapatkan perintah pembenahan SMK. Khusus Kementerian Ketenagakerjaan atau Kemenaker, ada empat arahan khusus yang mesti dilakukan untuk mendongkrak kualitas alumnus SMK.

“Pertama perihal pendataan lulusan SMK, baik itu kualifikasi dan kejuruan; kedua perihal fasilitasi siswa SMK untuk melakukan praktik di BLK; ketiga perihal revitalisasi BLK dan keempat perihal penyelesaian standar kompetensi. Keempat poin inilah yang menjadi tindak lanjut Inpres Nomor 9 Tahun 2016 untuk Kementerian Ketenagakerjaan,” ulas Bambang.

Lebih jauh, Bambang menyampaikan melalui GNP2DS, pihaknya mengharapkan menjadi momentum bagi seluruh instansi maupun organisasi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing. Di era modernisasi dan pasar global, sambung dia, Indonesia tidak boleh hanya menjadi konsumen. Bambang menyebut Indonesia harus mampu menghasilkan produk yang bisa menembus pasar internasional dengan mutu dan harga yang kompetitif. “Kita semua memiliki tanggungjawab itu,” tegasnya.

Deklarasi GNP2DS yang dipelopori Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar merupakan yang pertama di Indonesia. Namun, GNP2DS di Makassar sebatas menyasar Kawasan Timur Indonesia. Gerakan serupa akan dicanangkan di Medan dengan menyasar Kawasan Barat Indonesia. Dalam gerakan ini, sejumlah perguruan tinggi ikut terlibat disokong pemerintah pusat dan pemerintah daerah. (***)

Menteri Jonan : Penggunaan Konverter Kit Buat Nelayan Kian Hemat

Menteri ESDM Ignasius Jonan

Menteri ESDM Ignasius Jonan

Makassar, KABAROKE — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Ignasius Jonan, menyatakan penggunaan konverter kit pada perahu nelayan dapat menghemat biaya operasi hingga 50 persen. Hal itu diungkapkan Menteri Jonan di sela penyerahan 2.750 paket mesin konverter BBM ke LPG kepada nelayan kecil di Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar.

Didampingi Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, Menteri Jonan secara simbolis membagikan 1.375 paket mesin konverter untuk nelayan Makassar. Adapun secara keseluruhan di Sulsel, total ada 2.375 konverter kit yang dibagikan. Selain Makassar, bantuan serupa juga diberikan kepada nelayan di sejumlah kabupaten/kota, seperti Maros, Jeneponto dan Soppeng.

Menteri Jonan mengungkapkan penggunaan konverter kit bisa menghemat pengeluaran bahan bakar berkisar Rp30-50 ribu per hari. Untuk rata-rata, penghematannya sekitar Rp40 ribu per hari. “Penghematannya rata-rata Rp30-50 ribu dan lebih aman. Penggunaan konverter kit itu juga membuat nelayan bisa melaut lebih jauh karena permorfa mesin lebih bagus,” kata Menteri Jonan, di Makassar, belum lama ini.

Berdasarkan penelitian dan pengalaman di lapangan yang dilakukan Kementerian ESDM, penggunaan 1 tabung LPG 3 kilogram setara dengan 7 liter bensin. Jika unsur subsidi ditiadakan dalam perhitungan ekonomi, maka perbandingan nilai pengeluaran yang menjadi beban nelayan adalah Rp33.000 (harga 3 kg LPG non-subsidi) berbanding dengan Rp52.500 (harga 7 liter bensin non-subsidi/Pertalite).

Dapat dilihat bahwa terdapat selisih sebesar Rp19.500 yang dapat disisihkan untuk setiap penggunaan 1 tabung LPG 3 kg pada saat nelayan mencari ikan. Terlihat pula bahwa penggunaan LPG memberikan penghematan sampai dengan 30 persen dengan asumsi tanpa subsidi. Bila dengan subsidi yang berlaku sekarang ini, baik untuk bensin maupun LPG, maka penghematan yang diperoleh oleh nelayan bisa mencapai 50 persen.

Menteri Jonan melanjutkan pembagian konverter kit akan terus digalakkan pada masa-masa mendatang. Dipahaminya bahwa pembagian ribuan konverter kit belum sebanding dengan jumlah nelayan. Khusus di Makassar saja, pembagian 1.375 paket mesin konverter belum sebanding dengan jumlah nelayan yang mencapai 11.437 orang. Secara nasional, tecatat ada 5,6 juta nelayan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Pembagian konverter kit di Makassar sendiri merupakan bagian dari 16.981 unit dengan anggaran Rp120,92 miliar yang akan dibagikan di 26 kabupaten/ kota. Diantaranya di Demak, Pasaman Barat, Jembrana, Tuban, Lombok Barat, Lombok Timur, Makasar, Gorontalo, Karangasem, Pasuruan, Cilacap, Sukabumi, Probolinggo, Mamuju, Labuhan Batu, Agam, Pemalang, Pekalongan, Lamongan, Malang, Maros, Jeneponto, Soppeng, Padang, Makassar, dan Surabaya.

Program konversi BBM ke LPG sendiri merupakan salah satu program diversifikasi energi yakni menyediakan alternatif energi yang bisa digunakan. Pemilihan LPG sebagai energi alternatif yang dapat digunakan oleh nelayan karena telah dikenal oleh masyarakat. Selain itu, kinerja mesin penggerak perahu yang menggunakan LPG relatif sama dengan motor berdaya rendah.

Tujuan dari program tersebut, Menteri Jonan memaparkan untuk memberikan solusi penyediaan energi alternatif yang ramah lingkungan, penyelamatan lingkungan dengan menekan emisi gas karbon monoksida dan mengurangi kerusakan terumbu karang akibat tumpahan minyak dari perahu nelayan. “Yang paling utama adalah membantu mengelola serta meningkatkan perekonomian masyarakat nelayan agar lebih sejahtera,” pungkas dia. (tyk)

Referendum Catalonia : 90 Persen Pemilih Ingin Merdeka

Warga Catalan Mayoritas Ingin Merdeka dari Spanyol

Warga Catalan Mayoritas Ingin Merdeka dari Spanyol

Jakarta, KABAROKE — Pejabat Catalan telah mengklaim bahwa hasil awal referendumnya telah menunjukkan 90% untuk mendukung kemerdekaan dalam pemungutan suara yang ditentang keras oleh Spanyol.

Jordi Turull, juru bicara pemerintah daerah Catalan, mengatakan kepada awak media Senin pagi bahwa 90% dari 2,26 juta warga Catalan yang memilih “Ya” pada hari Minggu (1/10/2017).

Dirinya mengatakan hanya 8% pemilih menolak kemerdekaan dan sisa surat suara kosong atau tidak berlaku. Dirinya mengatakan 15.000 suara masih dihitung. Wilayah ini memiliki 5,3 juta pemilih terdaftar.

Turull juga mengatakan bahwa jumlah surat suara tersebut tidak termasuk yang disita oleh polisi Spanyol selama serangan brutal yang mengakibatkan ratusan orang terluka. Sedikitnya 844 orang dan 33 polisi dilaporkan terluka, termasuk setidaknya dua orang yang dianggap terluka parah.

Pemimpin regional Catalonia, Carles Puigdemont, menyatakan untuk menentang kekerasan tersebut dengan sebuah pidato tegas: “Pada hari harapan dan penderitaan ini, warga Catalonia telah mendapatkan hak untuk memiliki sebuah negara merdeka dalam bentuk sebuah republik.

“Pemerintah saya, dalam beberapa hari ke depan, akan mengirimkan hasil pemungutan suara ke parlemen Catalan, di mana terdapat kedaulatan rakyat Catalonia, sehingga bisa bertindak sesuai dengan hukum referendum,” pungkasnya, sebagaimana dikutip dari The Guardian, Senin (2/10/2017).  (***)

Begini Totalitas Iksan dan Istri Menangkan NH-Aziz

Bupati Iksan Iskandar Menyambut Nurdin Halid di Jeneponto

Bupati Iksan Iskandar Menyambut Nurdin Halid di Jeneponto

Jeneponto, KABAROKE — Bupati Jeneponto Iksan Iskandar salah satu ketua Golkar yang menunjukkan totalitas memenangkan HAM Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) di Pilgub Sulsel 2018.

Totalitas ini tidak hanya tergambar lewat survei yang menunjukkan pasangan ini paling unggul di Jeneponto, juga terlihat saat pria yang akrab disapa Karaeng Ninra ini menjadi tuan rumah kunjungan Nurdin Halid ke Jeneponto, Minggu petang (1/10).

Karaeng Ninra bersama istrinya, Hj Hamsyiah berjanji memberi kemenangan mutlak kepada NH-Aziz di Jeneponto. Iksan akan bergerak dengan jejaring Golkar dan tokoh-tokoh masyarakat, sementara Hamsyiah akan bergerak dengan jejaring Majelis Taklim se-Jeneponto serta organisasi perempuan.

Karaeng Ninra bahkan memberi kesempatan kepada NH selaku Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia untuk berbincang santai bersama seluruh elite pemerintahan Jeneponto. Calon bupati Golkar untuk periode keduanya ini berharap seluruh aparatnya bisa memetik pengalaman dan pelajaran dari ketokohan NH.

Menurut Karaeng Ninra, bukan hanya karena dirinya Ketua Golkar Jeneponto sehingga total akan memenangkan NH-Aziz di pilgub.

“Saya sangat memahami kapasitas kepemimpinan NH. Beliau ini paling berani melakukan terobosan dan tahu cara mewujudkan gagasan-gagasannya. Sesuatu yang biasanya tidak mampu dilakukan pemimpin daerah lain, tidak sulit di tangannya. Jadi, bisa dibayangkan bagaimana majunya Sulsel nanti kalau beliau jadi gubernur,” kata Kr Ninra.

Karaeng Ninra mengibarkan NH seperti pemain bola timnas yang sedang laris-larisnya, tapi rela pulang bermain di kampungnya sebagai bentuk pengabdian.

Kiprah Mantan Ketua PSSI itu di tingkat nasional hingga internasional dianggap Iksan sudah sangat mempuni.

“Sekarang, tentu masyarakat bertanya kenapa NH mau kembali ke Sulsel? Beliau kembali ke Sulsel adalah semata-mata untuk memperbaiki kesejahteraaan masyarakat, terutama para petani lewat program membangun di kampung,” sambungnya.

Hadir mendampingi NH dalam kunjungan ke Jeneponto, anggota DPR RI Hamka B. Kady, pengurus Golkar Sulsel Hoist Bachtiar, Waris Halid, Risman Pasigai, Nasaruddin Upel dan lainnya. (****)

Kata Trump, Berunding dengan Korut Hanya Buang Waktu

Donald Trump

Donald Trump

Jakarta, KABAROKE — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan berunding dengan Korea Utara mengenai program nuklirnya hanya buang waktu pada Minggu waktu setempat, setelah mengemuka informasi bahwa Washington punya saluran-saluran kontak dengan Pyongyang.

Hanya beberapa jam setelah Menteri Luar Negeri Rex Tillerson mengungkapkan bahwa pejabat Amerika Serikat sedang melakukan eksplorasi kontak dengan timpalan mereka di Korea Utara, Trump terlihat melemahkan semangat diplomat tertingginya dengan menyatakan di Twitter bahwa perundingan akan sia-sia.

“Saya katakan kepada Rex Tillerson, Menteri Luar Negeri kita yang luar biasa, bahwa dia menyia-nyiakan waktu berusaha bernegosiasi dengan Little Rocket Man,” kata Trump, menggunakan julukan hinaan yang dia tujukan pada Presiden Korea Utara Kim Jong-un.

“Hemat energi Rex, kita akan melakukan apa yang harus dilakukan!” katanya sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

Saat berbicara pada Sabtu usai berunding dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing, Tillerson mengatakan bahwa pejabat AS sudah membuka sambungan komunikasi dengan Korea Utara terlepas dari perang mulut yang kian intens antara pemimpin mereka masing-masing. (***)

Sukses Bangun PLTB Sidrap, NH : RMS Layak Jadi Teladan

Nurdin Halid, Rusdi Masse dan Idrus Marham

Nurdin Halid, Rusdi Masse dan Idrus Marham

Makassar, KABAROKE — Bakal Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH), memuji kepemimpinan Rusdi Masse (RMS) selaku Bupati Sidrap yang membawa kemajuan signifikan bagi daerahnya. Tidak sekadar mengentaskan kemiskinan, RMS berhasil melakukan pembangunan nyata. Itu terlihat dari kesuksesan pembangunan megaproyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Kecamatan Watangpulu.

Menurut NH, kepemimpinan dan program RMS selaras dengan visi-misinya dalam membangun Sulsel Baru. Bersama Aziz Qahhar Mudzakkar, NH diketahui mengusung Gerakan Bangun Kampung. Nah, langkah RMS membangun dari pinggiran patut diapresiasi. Bahkan, NH berharap para kepala daerah meneladani RMS yang melakukan pembangunan dari daerah untuk kemajuan Indonesia.

“Proyek PLTB di Sidrap menunjukkan kepiawaian RMS merangkul investor untuk membangun daerah. Terkait hal itu, RMS patut menjadi teladan. Apalagi, manfaat pembangunan PLTB bukan hanya untuk masyarakat Sidrap, tapi Sulsel pada umumnya. Seperti inilah model Gerakan Bangun Kampung, dimana pembangunan dilakukan untuk dinikmati bersama, baik di kota maupun di desa,” kata NH, Minggu, 1 Oktober.

Kolobarasi RMS bersama NH-Aziz memang diproyeksi mampu membawa Sulsel menjadi lebih sejahtera, sebagaimana tagline pasangan nasionalis-religius tersebut yakni Sulsel Baru. Adapun kolobarasi RMS dan NH-Aziz terjalin sejak terciptanya koalisi Golkar-NasDem. Tak berhenti sampai di situ, PPP versi Djan Faridz dan PKPI pun secara resmi telah menyatakan dukungan terhadap NH-Aziz pada Pilgub Sulsel 2018.

NH menaruh asa agar RMS terus melanjutkan pembangunan secara inklusif untuk mengatasi ketimpangan yang menjadi problematika di Sulsel. Salah satu program RMS yang patut untuk ditularkan ke kepala daerah lainnya, sambung NH, yakni pengentasan kemiskinan. Selama dua periode memimpin Sidrap, RMS diketahui sukses menekan angka kemiskinan. Bahkan, angka kemiskinan di Sidrap tercatat paling rendah di Sulsel.

Sementara itu, RMS saat mendampingi Menteri ESDM RI, Ignasius Jonan, dalam peninjauan proyek PLTB, menyampaikan keberhasilan pembangunan pembangkit tersebut akan mendorong pembangunan lainnya. Dampak atas megaproyek tersebut pun akan sangat dirasakan oleh masyarakat daerahnya. “Ini (PLTB) yang pertama di Indonesia. Keberadaannya akan mendorong pembangunan,” tegas dia.

Menurut RMS, pihaknya terus menggenjot pihak investor segera merampungkan proyek PLTB agar manfaatnya dapat dirasakan. RMS juga memastikan bahwa pembangunan PLTB yang ditargetkan beroperasi pada akhir 2017 hanyalah tahap pertama. Ia mengaku sudah menyetujui rencana pengembangan megaproyek tersebut alias pembangunan PLTB tahap II. (***)

1 2