Australia Sidangkan 5 Nelayan NTT pada Pekan Depan

Ilustrasi

Ilustrasi

Kupang, KABAROKE — Lima nelayan asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang ditangkap petugas keamanan Australia direncanakan akan menjalani persidangan pekan depan.

“Pada Jumat (13/10), pihak Konsul RI di Darwin diizinkan untuk menemui nelayan NTT. Mereka dalam keadaan baik dan rencananya disidangkan pekan depan,” kata Kepala Seksi Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan DKP NTT, Muhammad Saleh Goro di Kupang, Sabtu, terkait nasib lima nelayan NTT.

Menurut dia, sebenarnya mereka belum bisa ditemui karena hasil ronsen paru belum keluar, tetapi karena ada permohonan dari Konsul RI di Darwin supaya berita di tanah air tidak simpang siur maka petugas kita diizinkan untuk menemui mereka.

Berdasarkan penjelasan pihak Konsul RI di Darwin, kelima nelayan tersebut baru pertama kali tertangkap dan rencana akan masuk pengadilan minggu depan.

“Rencananya kapal akan dimusnahkan minggu depan juga. Nelayan-nelayan tersebut menerima perlakuan yang sangat baik dari Australia. Pihak Konsul akan selalu mendampingi selama proses pengadilan sampai kepulangan,” katanya mengutip laporan Konsul RI di Darwin.

Dalam pertemuan, lima nelayan itu juga mengajukan permohonan agar setelah menjalani proses persidangan dapat diplangkan kembali dengan rute Darwin-Bali-Makasar-Bau-Bau, kata Saleh Goro.

Australian Fisheries Management Authority (AFMA) mengamankan sebuah kapal nelayan asal Indonesia KM Hidup Bahagia pada Minggu (8/10) pukul 01.40 waktu setempat.

Mereka ditangkap karena memasuki wilayah Australia dan melakukan penangkapan ikan di wilayah teritorial Australia.

Berdasarkan laporan, pada Sabtu (7/10), sekitar pukul 19.45 waktu Australia, Maritime Border Comand melihat kapal nelayan Indonesia yang berlabuh 125 nautical mile atau knot barat laut Cape Van Diemen atau kira kira 190 nautical mile barat laut Darwin.

AFMA kemudian meminta kapal perang Australia (HMAS Pirie) untuk menanggapi dan menemukan kapal KM Hidup Bahagia.

HMAS Piries kemudian menahan lima awak kapal dengan nahkoda Karman dan para ABK yakni Sarwan, Supri, Pahari dan Rendi.

Pihak Australia menemukan sebanyak 100 kg umpan di dek, 200 kg ikan termasuk hiu utuh dan 200 mata pancing. (***)

Penjaga Pangkep Expo: Ternyata Pak NH Sangat Dermawan dan Ramah yah…

Nurdin Halid Saat Mengunjungi Pameran Expo di Pangkep

Nurdin Halid Saat Mengunjungi Pameran Expo di Pangkep

Pangkep, KABAROKE — Usai resmi membuka Pangkep Expo pada peringatan Hari Koperasi Nasional ke-70 di Halaman Mattampa Inn, Sabtu (14/10), Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Nurdin Halid langsung mengunjungi stand Pangkep Expo.

Berkeliling pada stand Pangkep Expo, bakal calon Gubernur Sulsel ini mengunjungi hampir seluruh stand yang tersedia. Tak jarang, pemilik stand berebutan mendekati NH agar dapat dikunjungi stand-nya.

Pada kunjungannya ke sejumlah stand, sedikitnya masing-masing lima menit, pasangan Abdul Aziz Qahhar Muzakkar ini membaur dengan pemilik stand. Mereka kemudian berfoto dengan melakukan simbol salam Sulsel Baru dengan mengepalkan tangan kanan di depan dada kiri. Simbol sebagai wujud perjuangan melawan kesenjangan.

Pada kesempatan tersebut, NH juga kagum dengan karya-karya pada tiap stand di Pangkep Expo. Berbagai jenis kerajinan tangan dan makanan tradisional dipamerkan.

NH pun membagi-bagikan masing-masing ratusan dolar sebagai apresiasi atas tingginya nilai kearifan lokal yang masih terawat. Di antaranya, di stand Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Mandalle, dan Tim Penggerak PKK.

Tak hanya pemilik stand, sekira 1.000 insan koperasi yang turut hadir pada peringatan Hari Koperasi Nasional juga turut antusias dengan kedatangan NH saat meninjau stand-stand Pangkep Expo.

Salah seorang penjaga stand Dinas Pertanian Pangkep, Lidyawati mengaku gembira dengan kehadiran sosok Ketua Dekopin pada kegiatan tersebut. “Beliau sosok yang ramah dan dermawan, sosok yang diharapkan memang menjadi pemimpin,” tutur warga Kecamatan Mandalle ini.

Sebanyak 96 peserta pada stand Pangkep Expo 2017. Di antaranya, sebanyak 26 stand SKPD, 12 pemerintah kecamatan, 6 instansi vertikal, 2 Polres Pangkep, 5 perbankan, 2 BUMN, 1 organisasi kepemudaan, 1 Kostrad, dan 50 perdagangan. (***)

Melayat H Bata Ilyas, NH : Almarhum Sangat Peduli dengan Dunia Koperasi

Nurdin Halid Melayat ke Rumah Duka H Bata Ilyas

Nurdin Halid Melayat ke Rumah Duka H Bata Ilyas

Makassar, KABAROKE — Setelah bertolak dari peringatan Hari Koperasi Nasional di Kabupaten Pangkep, bakal calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH) langsung melayat ke rumah duka Bata Ilyas di Kompleks Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Amkop, Jl. Meranti, Sabtu (14/10).

Pelopor pendidikan sekaligus pendiri Yayasan STIE Amkop ini meninggal dunia pada usia ke-83 karena penyakit.

Nurdin Halid tiba di rumah duka pada pukul 13.15 WITA. Ketua Dewan Koperasi Indonesia tiga periode itu diterima langsung oleh keluarga dan kerabat almarhum.

Ia kemudian menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Setelah berbincang sejenak, NH kemudian mendoakan almarhum agar diterima di sisi Allah swt.

“Saya kenal almarhum begitu peduli dunia koperasi. Sampai-sampai mendirikan akademi koperaai. Semoga jenazah almarhum memperoleh tempat yang terbaik dan memperoleh ridho-Nya,” harapnya.

Beberapa menit kemudian, NH kemudian meninggalkan lokasi rumah duka menuju Pembukaan Musyawarah Daerah AMPI di Hotel Sahid.

Jenazah almarhum dikebumikan di kompleks STIE Amkop setelah waktu shalat Ashar. (****)

Gubernur Sulsel Serukan Cintai Produk Lokal

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo [dok net]

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo [dok net]

Makassar, KABAROKE — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengajak seluruh pelajar di daerahnya untuk mencintai produk lokal. Kecintaan terhadap produk bangsa sendiri, kata dia, harus ditumbuhkan sejak dini. Dengan begitu, produk lokal mampu tetap berjaya di tengah gempuran produk asing. Muaranya produk lokal diharapkan bisa ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Sikap positif untuk selalu mendahulukan produk lokal atau produk dalam negeri perlu ditumbuhkan sedari dini. Kenapa pelajar? Ya karena masa depan ada di tangan generasi muda,” kata Gubernur Syahrul, di Makassar.

Langkah Pemprov Sulsel menggalakkan kecintaan pelajar terhadap produk lokal sudah disalurkan melalui pencanangan Gerakan 1.000 Kebaikan bertajuk Konsumen Cerdas Tingkat SLTA di Celebes Convention Center (CCC), Kota Makassar, Rabu, 11 Oktober lalu. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Dinas Perdagangan dan Dinas Pendidikan.
Gubernur Syahrul melanjutkan meski getol mendorong pengutamaan produk lokal, pihaknya tetap memprioritaskan perlindungan konsumen. Itu dibuktikan dengan terbitnya Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Konsumen dan Peraturan Gubernur Sulsel Nomor 68 Tahun 2015. Regulasi itu diklaimnya yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Menurut Gubernur Syahrul, konsumen khususnya dari elemen pelajar haruslah menjadi konsumen cerdas. Maksudnya, konsumen mesti mampu menegakkan hak dan kewajibannya, teliti membeli barang dan selalu memperhatikan label maupun manual garansi berbahasa Indonesia. Termasuk mengutamakan penggunaan produk dalam negeri.

“Juga harus dipastikan produk tersebut bertanda SNI, tidak mengabaikan masa kedaluwarsa dan membeli sesuai kebutuhan bukan keinginan,” ucap Gubernur Sulsel dua periode tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, Hadi Basalamah, menambahkan untuk mendorong kecintaan pelajar terhadap produk lokal, pihaknya tidak sebatas melakukan pencanangan konsumen cerdas tingkat SLTA. Pihaknya juga bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dalam memberikan edukasi di bidang perlindungan konsumen.

Menurut Hadi, pembelajaran bagi pelajar untuk mencintai produk lokal mesti ditanamkan sejak dini. Untuk mengoptimalkan pencanangan tersebut, ia menyebut di tingkat SLTA akan dimasukkan dalam kurikulum Dinas Pendidikan. (tyk)

BNPB Perpanjang Status Darurat Gunung Agung

Gunung Agung [dok net]

Gunung Agung [dok net]

Denpasar, KABAROKE — Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) menyatakan keadaan darurat Gunung Agung diperpanjang 14 hari hingga 26 Oktober 2017 karena gunung api itu hingga saat ini masih berstatus awas.

Kepala BNPB Willem Rampangilei di Karangasem, Bali, Sabtu, menjelaskan perpanjangan darurat akan dilakukan selama Gunung Agung masih status awas.

Perpanjangan darurat tersebut merupakan yang ketiga kalinya sejak gunung setinggi 3.142 meter di atas permukaan laut itu berstatus awas 22 September 2017 yang ditetapkan Pusat Vulkanologi dsn Mitigasi Bencana Geologi (PVMB).

Gubernur Bali Made Mangku Pastika melalui surat yang ditandatangani 13 Oktober 2017 telah menyatakan darurat penanganan pengungsi.

BNPB menyebutkan selama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menetapkan status awas maka keadaan darurat pasti akan diberlakukan untuk memberikan kemudahan akses bagi pemerintah dan pemda dalam administrasi penanganan pengungsi.

Sebagai gambaran Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara, status Tanggap Darurat Bencana sudah berlaku lebih dari dua tahun sejak Gunung Sinabung statusnya awas pada 2 Juni 2015 sehingga setiap dua minggu bupati setempat memperpanjang surat pernyataan tanggap darurat.

Pengungsi di Gunung Agung saat ini tercatat sebanyak 139.199 jiwa di 389 titik pengungsian yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Bali.

Sebagian pengungsi lainnya kembali ke rumahnya meski sudah dilarang karena berbahaya dengan alasan karena merasa jenuh, ingin bekerja lagi dan merawat ternak dan lahan pertaniannya.

PVMBG mencatat saat ini gempa didominasi aktivitas gempa vulkanik lebih dangkal dan dekat ke kawah dengan magnitudo gempa rata-rata di bawah 2 skala Richter.

Gempa vulkanik pada Sabtu pagi dalam enam jam pemantauan pukul 00.00 hingga 06:00 WITA sudah terekam 360 gempa vulkanik.

PVMBG mengatakan potensi untuk meletus tetap tinggi tetapi tidak dapat dipastikan secara pasti kapan Gunung Agung akan meletus atau tidak jadi meletus. (***)

Solid! AMPI Tegaskan Dukung NH-Aziz di Pilgub Sulsel

Nurdin Halid Saat Membuka Musda DPD AMPI Sulsel

Nurdin Halid Saat Membuka Musda DPD AMPI Sulsel

Makassar, KABAROKE — Ketua Umum DPP AMPI, Dito Ariotedjo, menyatakan sikap politik organisasi yang dinakhodainya dalam Pilgub Sulsel 2018 sangat jelas dan tegas. Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dengan Partai Golkar, AMPI solid mendukung pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar alias NH-Aziz. Terlebih, NH merupakan sesepuh AMPI. Ketua Harian DPP Golkar itu bahkan masih menjabat selaku Ketua Dewan Pembina AMPI.

“Dalam jangka pendek ini akan ada pilkada serentak. Untuk Pilgub Sulsel 2018, kita mendukung ayahanda Nurdin Halid,” kata Dito, saat pembukaan Musda VIII DPD AMPI Sulsel di Hotel Sahid Jaya, Kota Makassar, Sulsel, Sabtu, 14 Oktober.

Dukungan terhadap NH, menurut Dito, merupakan pilihan yang amat rasional. Pasalnya, ketokohan NH sudah diakui di pentas nasional dan internasional. Terlebih lagi, mantan Ketua PSSI itu merupakan pembina organisasinya sekaligus elite di Partai Golkar. Dito menegaskan pihaknya pastinya akan mendukung setiap kader dari AMPI dalam kontestasi politik di Indonesia.

“Di Sulsel ini, kita ada beberapa kader yang maju untuk pilkada (tingkat kabupaten/kota). Di antaranya itu ya Pak Ilham Azikin di Pilkada Bantaeng dan Pak Mizar Roem di Pilkada Sinjai. Semoga aspirasi itu bisa menjadi bahan pertimbangan bagi ayahanda (NH),” ucap Dito kepada NH yang diketahui turut berpengaruh dalam pemberian rekomendasi paslon di pilkada kabupaten/kota lingkup Sulsel.

Ketua DPD AMPI Sulsel, Ilham Azikin, menambahkan NH merupakan sosok primadona bagi organisasinya. Toh, NH lahir dan besar di AMPI. Karena itu, saat NH memutuskan bertarung pada Pilgub Sulsel dengan restu Golkar, maka pihaknya pun memastikan akan memberikan dukungan penuh. “AMPI bagian tidak terpisahkan dari Golkar. Kami patuh dan tunduk pada kebijakan yang dikeluarkan partai,” katanya.

Ilham melanjutkan kehadiran NH dalam Musda DPD AMPI Sulsel pun merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan. Tidak lupa, ia meminta arahan dari NH untuk konsolidasi organisasinya agar bisa semakin berjaya dalam tantangan. “Ayahanda NH merupakan sosok membanggakan dengan kiprah di tingkat nasional. Kehadiran NH di sini menjadi spirit bagi kami,” tutur dia.

Sementara itu, NH mengakui memiliki hubungan emosional dan kedekatan dengan AMPI. Sepanjang sejarah organisasi tersebut di Sulsel, NH ternyata merupakan ketua terlama. NH merupakan Ketua AMPI Sulsel ke-4 dengan masa jabatan mulai 1990-2010. “Saya Ketua AMPI terlama di Sulsel. Ilham ini yang ganti saya. Jadi saya 16 tahun memimpin melalui musda dan empat tahun melalui mekanisme pelaksana tugas,” tuturnya.

Di hadapan para pengurus AMPI, NH menitipkan pesan untuk membangkitkan kembali kejayaan organisasi tersebut. Ia mengaku terkadang sedih lantaran militansi kader tampak memudar. Itu terbukti dalam kunjungannya ke beberapa daerah, tidak ada kader AMPI yang mendampingi atau menyambut. Padahal, AMPI ini tersebar di seluruh kabupaten/kota. Ke depan, kata dia, pasca-musda dan konsolidasi diharapkannya AMPI lebih solid lagi. (***)

Serangan di Sinai, 6 Tentara Mesir Tewas

Serangan Teroris di Sinai Tewaskan Enam Tentara

Serangan Teroris di Sinai Tewaskan Enam Tentara

Mesir, KABAROKE — Enam tentara Mesir tewas dalam serangan “teroris” di Sinai Utara, tempat ekstremis aktif beroperasi, kata juru bicara angkatan darat Tamer el-Rifai pada Jumat (13/10).

“Elemen teroris menyerang sebuah pos keamanan di El-Arish dengan granat tangan dan senjata api,” tulis el-Rifai di laman Facebook miliknya seperti dikutip AFP.

“Pelaku kabur dan banyak orang yang tewas dan terluka,” katanya, tanpa menjelaskan detail lebih jauh.

Pemberontakan ekstremis di Semenanjung Sinai telah menewaskan ratusan tentara dan polisi sejak angkatan darat menggulingkan presiden terpilih Mohamed Morsi pada 2013, dengan afiliasi ISIS mengaku telah mendalangi berbagai serangan. (***)

Bupati Pangkep Yakin NH Mampu Tingkatkan Kesejahteraan di Kampung

Ketua Harian DPP Golkar Nurdin Halid dan Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid

Ketua Harian DPP Golkar Nurdin Halid dan Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid

Pangkep, KABAROKE — Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Pangkep menggelar Pangkep Expo sebagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Koperasi Nasional. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Mattampa Inn, Sabtu (14/10).

Hadir dalam pembukaan Pangkep Expo, di antaranya Ketua Dewan Koperasi Indonesia, Nurdin Halid, Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid, Wakil Bupati Pangkep, Ketua DPRD Pangkep, dan jajaran SKPD.

Dalam sambutannya, Bupati Pangkep mengakui urgennya peran koperasi dalam memajukan kesejahteraan ekonomi kerakyatan. Menurutnya, prinsip koperasi merupakan konsep paripurna dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat, utamanya di kampung-kampung.

Sayangnya, kata dia, implementasi peranan koperasi masih belum dioptimalkan. Sehingga, kesenjangan perekonomian masih terasa nyata.

“Kalau mau ekonomi baik, ya lewat koperasi. Makanya saya hadirkan Dekopin untuk majukan koperasi di Pangkep,” ungkapnya menyambut kehadiran Ketua Dekopin, NH.

Karena itu, ia juga meyakini, konsep koperasi yang telah dikuasai oleh kandidat Gubernur Sulsel tersebut mampu berefek pada peningkatan perekonomian rakyat di kampung. Apalagi, program usungan NH bersama pasangannya, Aziz Qahhar merupakan Gerakan Membangun Kampung yang memfokuskan pembangunan tanpa adanya kesenjangan.

Menanggapi hal tersebut, NH berujar, dirinya berkomitmen serius memajukan kesejahteraan masyarakat di kampung, termasuk melalui pemberdayaan koperasi. Pembangunan berbasis ekonomi kerakyatan menjadi salah satu pilar pembangunan Sulsel ke depannya.

“Kita akan sediakan koperasi di tiap desa, jadi ada 3030 koperasi nantinya. Kalau dulu namanya KUD, semacam itu. Akan dikolaborasikan dengan Badan Usaha Milik Desa,” terang Eks Ketua Koperasi se-ASEAN ini.

“Pokoknya, kita akan maksimalkan supaya masyarakat yang menjadi ujung tombak penggerak ekonomi. Bukan investor luar, bukan kapitalis. Sudah saatnya masyarakat harus sejahtera,” tandas Vice President International Cooperative Alliance (ICA) Asia Pasifik.

Selain pembukaan Pangkep Expo, momentum ini juga sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan piagam opini WTP dari Kanwil Perbendaharaan Negara Sulsel, sertifikat halal kepada sejumlah ukm, bantuan sembako untuk panti asuhan, dan penghargaan koperasi terbaik se-Pangkep. (*****)

“Supaya Tak Kena Tipu, Harus Selektif Pilih Travel Umrah”

Agus Arifin Nu'mang

Agus Arifin Nu’mang

Makassar, KABAROKE — Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, mengimbau masyarakat untuk selektif dalam memilih biro perjalanan atau travel tatkala akan melakukan ibadah haji dana umrah. Rasionalitas, sambung dia, harus dikedepankan sehingga tidak tergiur dengan harga murah yang tidak masuk akal yang kerap ditawarkan oleh biro perjalanan haji dan umrah.

Begitu pula dengan pihak travel, menurut Agus mesti mematok harga yang masuk akal disertai pelayanan yang prima. Diharapkan dia, pihak travel tidak mengejar keuntungan yang terlalu besar. Penetapan tarif perjalanan haji dan umrah mesti mengedepankan kaidah-kaidah syariah. Toh, mereka yang ingin ke Tanah Suci merupakan tamu Allah SWT.

“Supaya tidak kena tipu, masyarakat harus rasional dalam memilih travel. Jangan tergiur dengan harga murah tapi tidak masuk akal. Begitu juga pengusaha travel agar tidak mengejar keuntungan besar karena masa tamu Allah SWT ditawarkan harga terlalu tinggi apalagi ditipu,” kata Agus, di Makassar.

Dalam kesempatan tersebut, Agus juga meminta kepada Kementerian Agama Republik Indonesia untuk membujuk pemerintah Arab Saudi membuka konsulat di bagian Indonesia Timur. Konsulat Arab Saudi tersebut diharapkannya dipusatkan di Kota Makassar. Toh, di Kota Daeng sudah ada konsulat Jepang dan Australia.

Permintaan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan dua periode itu cukup beralasan. Warga Sulsel yang berkunjung ke Arab Saudi dengan tujuan umrah mencapai 5.000 orang setiap bulannya. Itu belum termasuk masyarakat yang melakukan perjalanan haji, dimana Sulsel merupakan salah satu daerah dengan jumlah jemaah terbesar. Tak heran daftar tunggu haji di Sulsel mencapai puluhan tahun.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji Dan Umrah Kementerian Agama Republik Indonesia, Nizar Ali, dalam sambutannya mengatakan Amphuri alias Assosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah mesti terus memperbaiki pelayanan agar semakin dipercaya oleh masyarakat.

Nizar juga berharap Amphuri menyempurnakan produk dan programnya sehingga minat masyarakat untuk menunaikan umrah tidak malah menurun. “Amphuri harus terus berbenah meningkatkan pelayanan dan berinovasi dalam program. Kami juga harap kompetisi dilakukan dengan baik dan sehat, baik di antara anggota Amphuri maupun dengan biro perjalanan lainnya,” pungkasnya. (tyk)

Tokoh Masyarakat Toraja : Politisasi Agama Itu Hanya Ulah Kaum Primitif

Tokoh Masyarakat Toraja Sony Budi Pandin

Tokoh Masyarakat Toraja Sony Budi Pandin

Toraja, KABAROKE — Tokoh masyarakat Toraja, Sony Budi Pandin, angkat bicara mengenai masih maraknya politisasi agama menjelang Pemilihan Gubernur atau Pilgub Sulsel 2018. Ia mengaku gerah dengan pihak-pihak yang menggunakan cara kotor demi mendulang suara pada pesta demokrasi. Dikatakan dia, politisasi agama hanya dilakukan oleh kaum primitif.

“Kalau masih ada yang melakukan politisasi agama, ya itu hanya ulah kaum primitif. Sudah bukan zamannya menggunakan tameng agama untuk kepentingan politik, apalagi kalau sampai mendiskreditkan pribadi seseorang. Itu tidak benar, sama saja dengan fitnah yang merupakan dosa besar,” kata Sony, saat dihubungi Sabtu, 14 Oktober.

Pernyataan Sony merujuk pada massifnya serangan kampanye negatif terhadap Bakal Calon Wakil Gubernur Sulsel, Aziz Qahhar Mudzakkar di Toraja. Pasangan Nurdin Halid itu bertubi-tubi diserang isu hoax yang mendiskreditkannya. Mulai dari isu akan adanya islamisasi di Toraja bila terpilih hingga isu larangan kepada warga setempat untuk memelihara babi.

Sony menegaskan isu islamisasi maupun isu larangan memelihara babi tidak ada bedanya dengan fitnah. Karena itu, ia meminta agar masyarakat tidak mempercayai, apalagi ikut menyebarkan informasi bohong tersebut. Sony juga mengajak agar seluruh masyarakat, khususnya di Toraja untuk menjaga kondusivitas daerahnya menjelang Pilgub Sulsel.

Tokoh pemuda Toraja, Pradyan Rizky Londong Allo, sebelumnya mengungkapkan politisasi agama yang menyerang Aziz hanyalah upaya oknum tidak bertanggungjawab untuk menggerus elektabilitas NH-Aziz. Terlebih, elektabilitas pasangan nasionalis-religius itu diketahui terus menanjak meninggalkan sejumlah rivalnya dalam beberapa waktu terakhir.

Bagi Iin-sapaan karib Pradyan Rizky, sosok Aziz tidaklah mungkin melakukan apa yang disebarkan informasi bohong itu. Toh, anggota DPD RI tiga periode tersebut merupakan figur yang sangat mengedepankan toleransi dalam kehidupan beragama. Kapabilitasnya pun sudah dibuktikan dengan kepercayaan masyarakat Sulsel memilihnya sebagai anggota DPD selama tiga periode. (***)

1 2