Ini Pertimbangan KPK Blokir Rekening Setnov dan Keluarganya

Juru Bicara KPK Febri Diansyah [dok net]

Juru Bicara KPK Febri Diansyah [dok net]

Jakarta, KABAROKE —┬áKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah memblokir rekening Ketua DPR RI Setya Novanto dan keluarganya.

“Sebagai bagian dari proses penyidikan kasus KTP-e mengacu pada Pasal 12 ayat (1) huruf d Undang-Undang KPK telah dilakukan pemblokiran rekening terhadap rekening Setya Novanto, isteri, dan anak-anak Setya Novanto,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta.

Selain itu, kata Febri, KPK juga telah memblokir dua rekening perusahaan, yaitu PT Murakabi Sejahtera dan PT Mondialindo.

“Penyidik akan terus mendalami profil perusahaan, nama-nama yang tercantum di jajaran Komisaris dan Direksi serta kepemilikan saham,” ucap Febri.

Sebelumnya, Fredrich Yunadi, kuasa hukum Setya Novanto menyatakan bahwa KPK telah memblokir rekening Novanto dan keluarganya sejak 2016.

“Sudah sejak 2016. Tanpa alasan hanya ada surat permintaan blokir rekening,” kata Fredrich. (***)

Idrus Marham Maju di Munaslub Golkar, Pengamat Bilang Begini

Idrus Marham

Idrus Marham

Jakarta, KABAROKE —┬áPengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio berpendapat bahwa masalah internal dalam tubuh partai Golkar terkait Setya Novanto sebenarnya tidak terlalu besar.

“Tapi yang jelas Munaslub adalah jalan keluar yang baik untuk Golkar. Masalah ini tidak terlalu besar bagi partai sebesar Golkar, masalahnya mau atau tidak memperbaiki dan menyelamatkan Golkar,” kata Hendri Satrio di Jakarta.

Ia menjelaskan, ada dua opini yang akan berkembang terkait majunya Idrus ke Munaslub. Pertama, apakah Idrus maju serius atau hanya untuk memperkuat daya tawar dia sebagai Sekjen siapa pun ketuanya, sebab saat Munas Bali, Idrus pernah deklarasi mengajukan diri namun kemudian mundur dari kompetisi.

“Bila dia maju betul maka bagus buat Golkar karena kader kembali punya pilihan tambahan sebagai figur ketua selain, Airlangga, Ade Komarudin (Akom) dan MS Hidayat,” katanya.

Opini kedua adalah, Idrus maju untuk menyelamatkan rezim Setya Novanto di Golkar. Bila benar opini kedua ini terjadi maka peluang Idrus menang akan sangat besar mengingat suara Setnov ke Airlangga sangat jauh bedanya, Akom yang paling dekat dengan Setnov hanya sekitar 50 persen bedanya. (***)

Bupati Lutra Sebut Empat Syarat Utama Pemimpin ada di NH

Calon Gubernur Sulsel dari Golkar Nurdin Halid dan Bupati Lutra Indah Putri Indriani

Calon Gubernur Sulsel dari Golkar Nurdin Halid dan Bupati Lutra Indah Putri Indriani

Masamba, KABAROKE —┬áBupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mengungkapkan penghargaan besar kepada Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) dalam ikut membangun Lutra.

Hal tersebut diungkapkan suami Ketua Golkar Lutra, Muhammad Fauzi saat menghadiri pengukuhan pengurus KKMB Luwu Utara di Alun-alun Kecamatan Sukamaju, Rabu siang (29/11).

Indah membeberkan kisah sejarah yang telah terjalin antara masyarakat Luwu dan Bone saat masa kerajaan. Persatuan antara masyarakat Luwu dan Bone tidak bisa dipisahkan.

“Tanah ini adalah tanah kita juga yang mesti kita jaga dan kita pelihara, termasuk nanti juga sama-sama ki dalam pemilihan gubernur,” imbaunya.

Ia juga menuturkan empat sifat yang harus dimiliki pemimpin Sulsel masa depan. Di antaranya, kata Indah, mampu dipercaya, menjalankan amanah, menyampaikan kebaikan dan selalu terjaga menyejahterakan masyarakat

“Empat syarat ini melekat pada Pak NH. Mudah-mudahan memperkuat keyakinan siapa yang layk menjadi pemimpin kita. Saya kira tidak jauh-jauh dari kita,” ujarnya.

Hadir pada kesempatan tersebut, di antaranya Dewan Pengurus Nasional KKMB, Nurdin Halid, Ketua KKMB Sulsel, Andi Muallim, Bupati Bone, Andi Fahsar M Padjalangi, Ketua DPRD Lutra, Mahfud Yunus, dan AKBP Dhafi.

Usai pengukuhan pengurus kabupaten, Ketua KKMB Sulsel, Andi Muallim kembali menegaskan dukungannya kepada pasangan Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) dalam Pilgub Sulsel.

“KKMB Sulsel sudah jelas mendukung NH-Aziz, tidak ada pilihan yang lain. Jadi, seluruh pengurus kabupaten juga harus ikut memenangkan wija to Bone untuk jadi gubernur,” pesannya. (****)

Korpri Harus Jadi Pilar Pemersatu Bangsa dan Negara

Netralitas dan Profesionalitas Korpri Bakal Diuji dalam Pilkada Serentak [dok net]

Netralitas dan Profesionalitas Korpri Bakal Diuji dalam Pilkada Serentak [dok net]

Makassar, KABAROKE — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel, Abdul Latief, bertindak selaku inspektur upacara pada Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel.

Bertindak sebagai komandan upacara, Abdul Kahar Kudus yang juga Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Sulsel. Sedianya, pelaksanaan upacara itu digelar di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulsel, namun karena hujan deras akhirnya dipindahkan ke Ruang Pola Kantor Gubernur.

Latief mengatakan peringatan hari jadi Korpri sepatutnya menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan menjaga soliditas. “HUT Korpri harus menjadi momentum besar demi mencapai kemajuan bangsa Indonesia,” kata Latief, saat membacakan sambutan tertulis Presiden RI Joko Widodo, Rabu kemarin.

Disampaikan Latief, Korpri harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan negara Indonesia. Sudah selayaknya aparatur sipil negara alias ASN menjadi agen perekat kebhinekaan. Toh, ASN adalah abdi negara yang mesti loyal.

Diharapkan pula Korpri menjadi organisasi budaya yang penuh inovasi dan kreativitas yang modern dan efisien. Para ASN sudah semestinya mampu melayani seluruh rakyat Indonesia dengan jiwa Pancasila.

Latief melanjutkan tantangan ASN-dulu disebut PNS, di Indonesia adalah perkembangan global yang sangat massif. Terutama dari inovasi dan perkembangan teknologi.

“Teknologi tidak hanya membawa kemudahan sehari-hari, tetapi mampu mengubah perekonomian, kehidupan sosial politik, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap Bakal Calon Bupati Pinrang itu.

Perkembangan teknologi itu, Latief menyebut sudah sangat dipahami oleh pihak swasta. Dan, ASN tidak boleh ketinggalan dan harus bergerak mengoptimalkannya demi pelayanan publik yang memiliki tuntunan semakin tinggi. (***)

PSM Harap Hamka Hamzah Bertahan

Kapten PSM Hamka Hamzah

Kapten PSM Hamka Hamzah

Makassar, KABAROKE – PT Persaudaraan Sepak Bola Makassar (PSM) yang menaungi tim “Juku Eja” menginginkan Hamka Hamzah bertahan dalam tim, meskipun tidak pula melarang jika pemain tersebut ingin mencari pengalaman di klub lainnya.

CEO PT PSM, Munafri Arifuddin, mengakui sudah banyak tim yang muncul di media yang begitu tertarik untuk menggunakan tenaga dari kapten PSM itu pada kompetisi mendatang.

“Saya ingin Hamka (Hamzah) tetap bertahan di Makassar. Tapi itu tentu tergantung pemain juga. Kalau toh saya paksakan (bertahan), badannya ada di Makassar tapi jiwanya tidak, kita mau bilang apa,” katanya.

Kabar keinginan mantan kapten Arema Cronus itu untuk hengkang dari tim “Juku Eja” memang cukup menjadi perhatian publik khususnya para suporter fanatik PSM Makassar.

Adapun kabar rencana pergi dari Hamka Hamzah itu tidak hanya soal banyakanya tawaran yang masuk ke dirinya. Kabar itu juga semakin mencuat usai Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts terang-terangan menginginkan tenaga Victor Igbonefo.

Masuknya nama pemain naturalisasi itu tentunya menjadi ancaman nyata bagi posisi Hamka Hamzah yang di musim sebelumnya tidak tergantikan bersama Steven Paulle di lini belakngan tim kebanggaan masyarakat Makassar tersebut.

Jika memang jadi mendatangkan Victor Igbonefo ke Makassar, Hamka Hamzah diprediksi akan kesulitan bersaing melihat peningkatan kualitas mantan pemain Persipura itu saat bermain di Liga Thailand musim lalu.

Namun soal itu, manajemen kembali menegaskan jika pihaknya begitu menginginkan tenaga dari mantan pemain Pusamania Borneo FC itu di skuat PSM musim depan.

“Saya sangat berharap Hamka bisa stay di Makassar. Namun kita persilahkan dulu menyelesaikan dulu kursus kepelatihan lisenci C AFC di Jakarta. Kita tunggu di Makassar dan bicarakan,” jelasnya. (***)