Polda Sulsel Klaim Selamatkan Uang Negara Rp5,8 Miliar

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani

Makassar, KABAROKE — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel merilis penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang berhasil dituntaskan sepanjang Januari-November 2017. Dari total 51 laporan kasus dugaan korupsi, jajaran Polda Sulsel berhasil menuntaskan 41 perkara dengan penyelamatan kerugian negara mencapai Rp5,88 miliar.

“Laporan terakhir dari Ditreskrimsus Polda Sulsel, total ada 51 laporan (kasus) yang masuk dan 41 kasus berhasil diselesaikan. Total kerugian negara mencapai Rp16,29 miliar dan penyelamatan kerugian negara yang berhasil dilakukan sebesar Rp5,88 miliar,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, di Makassar.

Dari puluhan kasus dugaan korupsi itu, Dicky mengungkapkan pihaknya telah menetapkan sekitar 45 tersangka. Pemberkasan mereka telah rampung dan dilimpahkan ke kejaksaan untuk selanjutnya diajukan ke pengadilan. Kepolisian juga memproyeksikan untuk merampungkan berkas sekitar 25 perkara.

Menurut Dicky, penanganan kasus dugaan korupsi di jajaran Polda Sulsel terus dioptimalkan. Kepolisian menaruh atensi besar mengingat korupsi adalah kejahatan luar biasa yang harus diberangus. Diakuinya pula belum semua kepolisian resor alias polres di jajaran Polda Sulsel yang berhasil menyelesaikan penanganan dugaan tindak pidana korupsi.

Berdasarkan data Polda Sulsel, Dicky menyebut masih ada 11 polres yang penangananan kasus dugaan korupsinya nihil. Di antaranya yakni Polres Pelabuhan, Polres Maros, Polres Barru, Polres Parepare, Polres Enrekang, Polres Palopo, Polres Luwu, Polres Luwu Utara, Polres Sinjai, Polres Soppeng dan Polres Wajo. (***)

Menangkan NH-Aziz, Begini Dahsyatnya Kekuatan Partai di Belakangnya

Nurdin Halid

Nurdin Halid

Masamba, KABAROKE — Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 tinggal berhitung bulan. Partai Golkar sebagai partai besar dan paling mendominasi di Sulsel pun bersiap menyongsong konstestasi politik lima tahunan tersebut. Golkar siap mati-matian memenangkan usungannya yakni pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz).

NH yang juga Ketua Harian DPP Golkar menyatakan tidak pernah ragu dengan totalitas kader dan pengurus partai berlambang beringin. Diyakini dia, seluruh kekuatan infrastruktur Golkar bergerak massif untuk pemenangan NH-Aziz. “Salah satu kekuatan NH-Aziz ya ada pada Golkar,” kata mantan Ketua PSSI itu, Rabu, 29 November.

Kekuatan infrastruktur Golkar memang paling dahsyat di Sulsel. Buktinya, partai pro-rakyat ini memiliki 10 bupati/wali kota di Sulsel. Golkar juga memiliki 16 Ketua DPRD. Secara keseluruhan, total ada 171 anggota DPDR dari fraksi Golkar di Sulsel. Selanjutnya, ada 3.040 pimpinan desa, 306 pimpinan kecamatan dan ribuan pengurus Golkar se-Sulsel.

“Belum termasuk parpol-parpol lain pengusung NH-Aziz. Misalnya kalau ditambahkan NasDem, total ada 13 bupati yang siap memenangkan NH-Aziz. Nah, kekuatan itu tidak dimiliki oleh pasangan kandidat lainnya. Dukungan parpol ke NH-Aziz merupakan bentuk kepercayaan untuk membangun Sulsel Baru yang lebih sejahtera. Ditambahkan kekuatan Hanura, PKPI, PPP Djan, PKB, insya Allah peluang menang semakin besar,” ujar NH di hadapan sejumlah kader AMPG Lutra.

Pada Pilgub Sulsel, NH-Aziz merupakan pasangan dengan parpol pengusung terbesar. Selain Golkar, pasangan nasionalis-religius itu juga diusung oleh NasDem, Hanura, PKB, PKPI dan PPP kubu Djan Faridz. Sejumlah komunitas dan relawan pun telah mengikrarkan dukungannya kepada pasangan yang dikenal dengan slogan Sulsel Baru.

Belum lagi, dukungan dari sederet tokoh masyarakat dan tokoh berpengaruh yang terus mengalir kepada NH-Aziz. Mulai dari pendiri Bosowo Group, Aksa Mahmud, hingga mantan Gubernur Sulsel, Amin Syam, secara terang-terangan telah menyatakan dukungannya. (***)

Duh, Penutupan Bandara Ngurah Rai Diperpanjang Lagi Hingga Kamis Pagi

General Manager AirNav Indonesia Cabang Utama MATSC Novy Pantaryanto

General Manager AirNav Indonesia Cabang Utama MATSC Novy Pantaryanto

Makassar, KABAROKE — Penutupan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali diperpanjang hingga Kamis pagi (30/11), tepatnya pukul 07.00 WITA. Semburan volcanic ash alias abu vulkanik Gunung Agung yang masih mengarah ke kawasan bandara menjadi pertimbangan utama. Hal tersebut dinilai sangat membahayakan aktivitas penerbangan.

General Manager AirNav Indonesia Cabang Utama Makassar Air Traffic Service Center (MATSC), Novy Pantaryanto, mengaku telah mendapatkan informasi perpanjangan penutupan operasional penerbangan di Bandara Ngurah Rai dari pihak otoritas bandara. Kebijakan tersebut disertai terbitnya Notice To Airman alias Notam.

“Dini hari tadi masuk pemberitahuan terkait keputusan perpanjangan penutupan operasional Bandara Ngurah Rai sampai tanggal 30 November (Kamis) pukul 07.00 WITA,” kata Novy, Rabu, 29 November.

Keputusan memperpanjang penutupan Bandara Ngurah berdasarkan hasil rapat evaluasi Emergency Operation Center (EOC). Mereka yang terlibat meliputi komunitas bandar udara, seperti Otoritas Bandara Wilayah IV, maskapai penerbangan, ground handling, BMKG dan AirNav Indonesia.

Penutupan Bandara Ngurah Rai sendiri berlangsung sejak Senin, 27 November, pukul 07.00 WITA. Imbas penutupan bandara intensional tersebut dalam 24 jam terakhir berimbas pada terganggunya aktivitas penerbangan. Sedikitnya ada ratusan jadwal penerbangan domestik dan internasional yang dibatalkan.

Berdasarkan data yang dihimpun awak media, penutupan Bandara Ngurah Rai sempat mengakibatkan tujuh penerbangan domestik dan internasional mendadak dialihkan. Pengalihan ditempuh lantaran pesawat tersebut sudah dalam perjalanan tatkala ada keputusan penutupan bandara. Penerbangan itu pun dialihkan ke Surabaya, Jakarta dan Singapura. (***)

KH Abdul Aziz: Program NH-Aziz, Harapan Warga Lutim

Ketua PKB Lutim (kiri) bersama NH di Lutim

Ketua PKB Lutim (kiri) bersama NH di Lutim

Malili, KABAROKE — Ketua DPC PKB luwu Timur, KH Abdul Aziz siap all-out mendukung pasangan bakal calon Gubernur-bakal calon Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Abdul Aziz Mudzakkar. Pasalnya, program yang digagas oleh pasangan nasionalis-religius ini merupakan harapan bersama bagi seluruh warga Lutim.

Hal tersebut diungkapkan oleh Legislator DPRD Lutim ini saat silaturahmi di Warkop Mammi, Selasa (28/11). “Yang menjadi programnya NH-Aziz itu sama sekali apa yang selama ini kita cita-citakan,” tuturnya.

KH Abdul Aziz menyebutkan, pembinaan keagaaman merupakan kebutuhan mendasar dalam pembangunan suatu daerah. Menurutnya, program pasangan ini dengan memperhatikan sisi spiritual menjadikan layak sebagai pemimpin panutan.

“Wajib ada program keagamaan supaya negara ini seimbang. Tidak akan ada artinya pembangunan kalau tidak ditunjang dengan keagamaan. Ini untuk seluruh penganut agama tanpa dibeda-bedakan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut KH Abdul Aziz, harapan warga Luwu Timur juga terletak pada wacana pemekaran secara administratif daerah Luwu Raya menjadi sebuah provinsi.

“Karena memang sudah lama kita perjuangkan. Selama menjabat anggota DPRD, itu terus kita terompetkan,” bebernya.

Ia pun optimistis pasangan NH-Aziz dapat mewujudkan harapan masyarakat Lutim tersebut jika nanti memenangkan Pilgub Sulsel.

“Insya allah NH-Aziz bisa mewujudkan itu. Saya akan selalu berada di belakangnya. Selama ini respons masyarakat Lutim yang saya lihat selalu luar biasa,” tandasnya. (*)

Presiden Jokowi Ingatkan Korpri Jaga Netralitas

Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo

Jakarta, KABAROKE – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, sebagai korps aparatur sipil negara, Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) harus mampu menjaga netralitas organisasi.

“Korpri harus mampu menjaga netralitas organisasi, menempatkan pelayanan masyarakat di atas kepentingan pribadi, organisasi dan golongan,” kata Jokowi dalam sambutannya pada Upacara HUT Ke-46 Korpri di Lapangan Monas Jakarta, Rabu.

Sebagai sebuah korps profesi, ia mengatakan, Korpri dituntut dapat mempererat solidaritas para anggotanya, mendorong pengembangan kompetensi sumber daya manusianya agar menjadi aparatur yang profesional.

Presiden, yang juga Penasihat Nasional Korpri, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada segenap keluarga besar Korpri atas sumbangsih dan pengabdiannya kepada bangsa, kepada negara dan kepada masyarakat.

“Peringatan HUT Korpri harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi, menjaga soliditas dan solidaritas,” katanya.

Perayaan ulang tahun Korpri, ia melanjutkan, juga harus menjadi momentum untuk melakukan lompatan besar demi mencapai kemajuan lndonesia.

“Korpri harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan negara Indonesia dengan aparatur sipil negara sebagai agen perekat kebinekaannya,” katanya.

Presiden mengatakan semua pihak ingin Korpri menjadi organisasi dengan budaya yang penuh inovasi dan kreativitas, yang modern dan efisien, dan yang
melayani dengan jiwa dan semangat Pancasila.

Menurut dia, semua pihak harus berusaha mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan pembangunan harus dilakukan dari pinggiran dan dari desa-desa, dimulai dengan pemerataan infrastruktur fisik hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Oleh karena itu, peran Korpri menjadi sangat vital. Korpri harus bisa menjadi penghubung antara masyarakat,” katanya. (***)

Ketua FKPPI Lutim Ungkap Alasan Dukung NH-Aziz 

Nurdin Halid dan Pengurus FKKPI Lutim

Nurdin Halid dan Pengurus FKKPI Lutim

Malili, KABAROKE — Pengurus Forum Komunikasi Putra Putri TNI Polri Indonesia (FKPPI) Luwu Timur siap solid untuk memenangkan pasangan bakal calon Gubernur-bakal calon Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz).

Komitmen Pengurus FKPPI Lutim ini terlihat saat menghadiri coffee morning bersama NH di Warkop Mammy, Malili, Selasa (28/11).

“FKPPI mendukung NH-Aziz, saya bersama Bupati Luwu Timur selaku Ketua dan segenap pengurus kader siap dukung. FKPPI lutim akan selalu berada di garda terdepan kmemenangkan NH-Aziz di Pilgub Sulsel,” ujar Ketua Dewan Penasehat FKPPI Lutim, Amran Syam.

Ketua DPRD Lutim ini kemudian membeberkan alasan arah dukungan FKPPI untuk NH-Aziz pada Pilgub Sulsel.

“Sejak dulu itu FKPPI selalu bersama-sama dengan Partai Golkar. Siapapun calonnya, FKPPI selalu mendukung bersama-sama Golkar,” ungkapnya.

Seluruh pengurus FKPPI yang hadir di coffee morning kemudian melakukan foto salam khas NH-Aziz, Sulsel Baru bersama NH sesuai acara.

Selain dihadiri oleh pengurus FKPPI Lutim, hadir pula berbagai perwakilan dari masyarakat pesisir, pengurus Komunitas Anak Bangsa dan Komunitas Baruga. Seluruh komunitas tersebut telah menyatakan dukungan dan siap memenangkan pasangan NH-Aziz pada Pilgub Sulsel mendatang. (***)

Ahmad Dhani Tersangka, Kapolres Bantah Bermuatan Politik

Ahmad Dhani (dok-net)

Ahmad Dhani (dok-net)

Jakarta, KABAROKE — Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan membantah tuduhan penetapan tersangka terhadap musisi Ahmad Dhani terkait dugaan ujaran kebencian melalui media sosial bersifat politis.

“Saya murni hanya melakukan tugas sebagai penegak hukum dan tidak melihat ada unsur lainnya,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Iwan Kurniawan di Jakarta Selasa (28/11/2017).

Iwan mengatakan penyidik kepolisian menjalankan tugas dengan menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait dugaan tindak pidana yang dilakukan Ahmad Dhani. Selanjutnya, Iwan menyatakan polisi menyelidiki dan menyidik laporan itu yang menemukan dua alat bukti untuk menetapkan tersangka terhadap Ahmad Dhani.

“Pertimbangan dua alat bukti jadi itu pertimbangan yuridis kita untuk menetapkan tersangka,” ujar Iwan.

Iwan mengungkapkan penyidik telah melayangkan surat panggilan kepada Dhani sebagai tersangka pada Kamis (30/11). Namun Iwan menuturkan penyidik belum terpikirkan untuk menahan maupun mencekal suami dari penyanyi Mulan Jameela itu. Berdasarkan informasi, penyidik menetapkan tersangka terhadap Dhani sejak gelar perkara pada 23 November 2017.

Seorang warga Jack Lapian melaporkan Dhani yang menuliskan status yang dianggap menghasut dan menyebarkan kebencian melalui aku twitter “@AHMADDHANIPRAST” lewat cuitannya ” pada 6 Maret 2017. (***)

Soal Perkara Setnov, Ketua MPR : Mari Hormati Proses Hukum

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan

Palangkaraya, KABAROKE — Ketua MPR Zulkifli Hasan meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang dijalani Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto.

“Pak Novanto kan sudah mengikuti proses hukum. Mari kita hormati proses hukum,” kata Zulkifli usai pembukaan Tanwir ke-2 Pemuda Muhammadiyah di Palangka Raya, Senin (28/11/2017).

Pernyataan itu diungkapkan Zulkifli ketika dimintai komentar soal perkembangan kasus yang membelit Setya Novanto.

Di sisi lain, menurut Ketua Umum DPP PAN ini, korupsi merupakan salah satu masalah utama yang sedang dihadapi bangsa Indonesia.

Menurut dia, selain korupsi, masalah kemiskinan, kesenjangan sosial dan ketidakpercayaan antarmasyarakat menjadi salah satu masalah yang harus segera dicari jalan keluarnya.

“Semua ini terjadi karena integritas kita semakin memudar. Untuk itu saya berharap Tanwir ini dapat menghasilkan gagasan dan rekomendasi dalam menghadapi situasi kebangsaan saat ini,” katanya.

Dia menambahkan, wawasan kebangsaan pemuda harus diperkuat, terutama di tengah kompetisi semakin ketat sehingga lahir generasi yang berintegritas, produktif sehingga mencapai Indonesia yang berkeadilan sosial.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Azhar Simanjuntak menambahkan bahwa lemahnya integritas dapat menghadirkan perilaku korupsi yang bisa merusak tatanan negeri. (***)

Investasi Asing dan Domestik di Sulsel Serap 5.903 Tenaga Kerja

Ilustrasi

Ilustrasi

Makassar, KABAROKE — Perkembangan investasi di Sulsel sangat menggembirakan. Selain sukses melampaui target realisasi investasi sebesar Rp9 triliun, serapan tenaga kerja pun terbilang tinggi. Hingga triwulan III-2017, investasi Sulsel menembus Rp9,2 triliun dan berhasil menyerap 5.903 tenaga kerja. Yang menggembirakan, kebanyakan merupakan tenaga kerja lokal alias tenaga kerja Indonesia (TKI).

“Realisasi investasi, baik asing maupun dalam negeri di Sulsel sudah melampaui target RPJMD dengan serapan tenaga kerja yang cukup baik. Kebanyakan ya TKI dibandingkan TKA (tenaga kerja asing),” kata Kepala Dinas Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMD-PTSP) Sulsel AM Yamin, di Makassar.

Berdasarkan data yang dihimpun Kabar Oke, serapan tenaga kerja terbesar berasal dari investasi asing. Penanaman Modal Asing (PMA) menembus Rp7,96 triliun dengan serapan 3.329 tenaga kerja. Rinciannya yakni 3.163 TKI dan 166 TKA. Ribuan tenaga kerja itu terlibat dalam pengerjaan 216 proyek PMA di Sulsel.

Berbeda dengan investasi dalam negeri atau Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), serapan tenaga kerja berkisar 2.574 pekerja. Semuanya TKI tanpa ada TKA. Mereka terlibat dalam pengerjaan 217 proyek PMDN di Sulsel dengan nilai investasi Rp1,26 triliun.

“Merujuk data yang ada, realisasi investasi terbesar terjadi rentang triwulan II-2017, dimana investasi asing mencapai Rp3,84 triliun dan investasi dalam negeri berkisar Rp805 miliar. Serapan tenaga kerja pun paling besar pada periode tersebut,” tutur Yamin.

Pada triwulan II-2017, Yamin memaparkan nilai investasi menembus Rp4,64 triliun dengan serapan 2.667 tenaga kerja asing dan lokal. Adapun pada triwulan III-2017, nilai investasi berkisar Rp1,62 triliun dengan serapan 1.470 tenaga kerja. (***)

NH Siapkan Strategi Atasi Kelangkaan Pupuk di Sulsel

Nurdin Halid di Acara Coffee Morning di Lutim

Nurdin Halid di Acara Coffee Morning di Lutim

Malili, KABAROKE — Bakal Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH), meluangkan waktunya mendengar curhat petani asal Kecamatan Angkona, pada acara coffee morning di Warkop Mammi, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Selasa, 28 November. NH mengaku miris dengan kondisi Sulsel yang ingin jadi lumbung pangan, tapi masih dihadapkan permasalahan kelangkaan pupuk.

Kepada NH, seorang petani asal Kecamatan Angkona berkeluh-kesah terkait kelangkaan pupuk di daerahnya dalam kurun empat tahun terakhir. Kondisi tersebut jelas berimbas pada jumlah produksi dan kualitas tanaman pangan. Diharapkan sang petani jika kelak NH diberi amanah memimpin Sulsel, masalah kelangkaan pupuk segera diatasi.

“Kalau diberikan kepercayaan memimpin Sulsel, saya berani garansi tidak akan ada kelangkaan pupuk, kecuali pabriknya tutup atau memang ada masalah, seperti keterlambatan dari pabrik. Distribusi pupuk akan menjadi salah satu hal yang paling pertama saya benahi bila kelak menjadi Gubernur Sulsel,” kata NH yang juga Ketua Harian DPP Golkar.

NH mengaku sangat paham betul mengenai penyaluran pupuk lantaran pernah bertindak selaku penyalur. Diketahui NH cukup lama memimpin Puskud Hasanuddin yang turut mendistribusikan pupuk kepada kelompok tani. Ditegaskan dia, kalau ada kelangkaan pupuk tanpa adanya permasalahan di pabrik, maka itu adalah permainan dari penyalur atau tengkulak.

Bersama Aziz Qahhar Mudzakkar, NH menyebut telah memiliki strategi khusus mengatasi kelangkaan pupuk. NH-Aziz merancang sistem distribusi yang menjamin petani mendapatkan pupuk tepat waktu dengan harga terjangkau. Kelak, kata dia, tidak ada ruang bagi tengkulak. Hanya ada tiga pihak yang berhak menyalurkan pupuk kepada petani. Rinciannya yaitu koperasi, BUMDes dan kelompok tani.

Menurut NH, kelangkaan pupuk tidak seharusnya menjadi masalah yang berlarut-larut di Sulsel. Bila itu berlanjut, Sulsel hanya akan terjebak dan tidak mampu berkembang menjadi pusat agro-bisnis, apalagi pusat agro-industri. Disayangkan dia, potensi besar Sulsel sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang belum dimaksimalkan lantaran arah konsep pembangunan yang tidak terarah.

“Sebenarnya konsep mantan Gubenur Sulsel, Amiruddin, sudah sangat baik. Khususnya soal tanam-petik-olah-jual. Sayangnya itu tidak berjalan baik dan tidak dilanjutkan sehingga muncullah permasalahan kelangkaan pupuk dan sebagainya. Ke depan, semua itu harus dibenahi dan membuat Sulsel menjadi pusat agro-bisnis dan agro-industri di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara,” pungkas NH yang juga Ketua Umum Dekopin. (***)

1 2 3 4 31