Mulia Banget! Ini Alasan NH Lepas Peluang Jadi Ketum Golkar

Nurdin Halid

Nurdin Halid

Makassar, KABAROKE — Bakal Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH), menegaskan komitmennya untuk bertarung pada Pilgub Sulsel 2018. Tak bosan-bosan, ia menyampaikan ikrarnya untuk mengabdi membangun Sulsel Baru.

NH menegaskan tidak selangkah pun akan mundur dari pencalonanannya pada Pilgub Sulsel 2018. Ia bahkan rela melepas kesempatan untuk menjadi ketua umum Golkar menggantikan Setya Novanto (Setnov). Toh, sedari awal, ia tidak pernah mengejar kekuasaan. Yang ingin dilakukannya kini sebatas mengabdi dan menunaikan janjinya kepada Allah SWT dan masyarakat Sulsel.

“Saya tidak pernah kejar kekuasaan dan tidak tertarik menjadi 01 Golkar. Saya memilih mewujudkan Sulsel Baru, sebagaimana janji saya kepada masyarakat Sulsel untuk membangun kampung dan menata kota. Terlebih, di masa saya terpuruk, saya juga pernah berjanji kepada Allah SWT untuk membuat Sulsel, kampung halaman saya menjadi lebih baik,” kata NH yang juga Ketua Harian DPP Golkar ini.

“Bagi saya, yang namanya janji itu pantang untuk diingkari apapun tantangannya. Saya pun menyadari yang namanya ingin berbuat baik, selalu dihadapkan pada ujian. Untuk itu, bersama Aziz Qahhar Mudzakkar, saya sudah siap menghadapinya demi Sulsel Baru yang lebih cerah,” sambung NH.

Menurut NH, terlepas dari komitmennya untuk membangun Sulsel Baru, tanggungjawab yang diembannya pada sejumlah organisasi tidak akan diabaikan. Golkar, Dekopin dan International Cooperative Asia Pasific tetap dikawalnya secara profesional dengan penuh dedikasi. “Saya pantang lari dari tanggungjawab. Termasuk saat ini, saya siap pulang balik Makassar-Jakarta untuk demi kejayaan Golkar,” tuturnya.

Di tengah kesibukannya melakukan sosialisasi pada Pilgub Sulsel, NH memang tetap meluangkan waktunya untuk mengawal partai berlambang beringin menuju musyawarah nasional luar biasa atau munaslub. Golkar diagendakan melakukan rapat pleno dalam waktu dekat untuk menentukan agenda rapat pimpinan nasional (rapimnas).

“Rapimnas yang nantinya memutuskan perlu atau tidaknya pelaksanaan munaslub Golkar. Saya senantiasa siap mengawal apapun itu keputusan partai demi mengembalikan kejayaan Golkar. Apalagi, dalam waktu dekat akan ada tahun politik, mulai dari pilkada serentak 2o18 hingga pilpres dan pileg 2019,” pungkas dia.

NH ternyata juga telah meyakinkan seluruh parpol pengusung ihwal komitmennya pada kontestasi politik lima tahunan di Sulsel.

NH diketahui sempat menggelar pertemuan dengan elite parpol pengusung di New Shogun Restaurant, Jalan Penghibur, Kota Makassar, Senin, 4 Desember, malam. Mereka yang hadir, di antaranya yaitu Ketua NasDem Sulsel, Rusdi Masse (RMS); Ketua Hanura Sulsel, Ilhamsyah Mattalatta; Ketua PKPI Sulsel, Suzanna Kaharuddin; Ketua Harian Golkar Sulsel, M Roem; Ketua PPP kubu Djan Faridz, Irwan Intje dan Ketua PKB Sulsel, Azhar Arsyad. (***)

OJK : Aset Bank Syariah di Sulsel Tembus Rp7,15 Triliun

Ilustrasi

Ilustrasi

Makassar, KABAROKE — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja perbankan syariah di Sulsel menunjukkan tren pertumbuhan positif. Kendati demikian, laju pertumbuhannya masih single digit dengan kontribusi yang kecil dibandingkan bank konvensional. Hingga Oktober 2017, aset perbankan syariah di Sulsel berkisar Rp7,15 triliun dengan pertumbuhan di bawah 5 persen.

“Aset perbankan syariah pada Oktober 2017 melanjutkan pertumbuhan positif sebesar 2,55 persen yoy atau 3,95 persen ytd menjadi Rp7,15 triliun. Data itu menunjukkan kinerja perbankan syariah Sulsel masih bertumbuh positif,” kata Kepala Bagian Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi Keuangan Daerah OJK Region 6 Sulawesi Maluku dan Papua, Andi Muhammad Yusuf, di Makassar.

Menurut Yusuf, bila dilihat secara utuh, kontribusi bank syariah atas total aset perbankan di Sulsel hanya 5,27 persen. Diketahui, total aset perbankan periode Oktober 2017 menembus Rp135,78 triliun. Itu artinya bank konvensional memiliki sekitar Rp128,63 triliun atau setara 94,73 persen dari total aset. Kebanyakan aset bank syariah berada di bank umum sebesar Rp6,98 trilun. Sisanya, ada di BPRS.

Pertumbuhan aset bank syariah ditopang oleh meningkatnya penyaluran kredit alias pembiayaan. OJK mencatat hingga Oktober 2017, total pembiayaan bank syariah tumbuh 6,12 persen (yoy) atau 4,22 persen (ytd) menjadi Rp6,26 triliun. “Kalau untuk share-nya berkisar 5,48 persen dari total kredit bank di Sulsel yang mencapai Rp114,38 triliun,” terang Yusuf.

Seiring dengan peningkatan aset dan pembiayaan, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) bank syariah juga memperlihatkan kinerja positif. Periode Oktober 2017, DPK bank syariah di Sulsel mencapai Rp4,21 triliun atau setara 4,77 persen dari total DPK perbankan sebesar Rp88,47 triliun.

Pertumbuhan DPK bank syariah per Oktober 2017 mencapai 5,4 persen (yoy) atau 4,01 persen (ytd). (***)

Ketua MPR Kecam Trump Dukung Pemindahan Ibu Kota Israel ke Yerusalem

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan

Jakarta, KABAROKE — Keputusan Amerika Serikat mendukung pemindahan ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Jerusalem adalah tindakan yang bisa membahayakan proses perdamaian di Timur Tengah. “Saya mengecam keras keputusan Presiden Donald Trump yang gegabah ini,” kata Ketua MPR RI Zulkifli Hasan.

Amerika Serikat menjadi negara pertama yang mendukung dan mengakui pemindahan ibukota Israel dari Tel Aviv ke Jerusalem. Keputusan ini memicu reaksi keras dari komunitas muslim di seluruh dunia.

Menurut Zulhasan sapaan akrabnya, bangsa Indonesia wajib mengecam keputusan Trump ini karena bertentangan dengan UUD 1945. “Amanat UUD 45 jelas menentang penjajahan di muka bumi karena bertentangan dengan prikemanusiaan dan prikeadilan,” tegas Zulhasan kepada wartawan.

Zulhasan menambahkan, sikap Trump itu berarti mendukung penjajahan, dan karenanya wajib ditentang, bukan hanya oleh umat Islam tapi seluruh bangsa Indonesia dan masyarakat dunia yang menentang penjajahan. Zulhasan menyadari bahwa umat Islam pasti kecewa dengan perkembangan ini termasuk umat Islam Indonesia. Tetapi, Zulhasan mengingatkan agar umat Islam Indonesia tidak berbuat anarkhis.

“Serahkan kepada pemerintah untuk mengambil langkah diplomatik yang tegas,” ucap Zulkifli. (***)

Di Bone, Camat Hingga Kepala Desa Doakan NH-Aziz Menangi Pilgub Sulsel

Nurdin Halid dan Aziz Qahhar Mudzakkar

Nurdin Halid dan Aziz Qahhar Mudzakkar

Bone, KABAROKE — Ketua Tim Perempuan Pejuang, Sabriati Aziz, menghadiri acara peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Desa Tappale, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Kamis, 7 Desember. Kedatangan istri Bakal Calon Wakil Gubernur Sulsel Aziz Qahhar Mudzakkar itu disambut meriah oleh segenap masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan aparatur pemerintahan setempat.

Camat Libureng Andi Rahmat Musrya hingga Kepala Desa Tappale Andi Wawiruddin spontan mengajak masyarakat untuk mendoakan pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz). Mereka menaruh harap pasangan NH-Aziz memenangi Pilgub Sulsel 2018. Pasangan nasionalis-religius itu banjir dukungan lantaran dinilai paling peduli dan paling mampu mewujudkan Sulsel Baru yang lebih sejahtera.

Rahmat memuji besarnya kepedulian NH-Aziz terhadap pembangunan dan pengembangan daerah. Contoh kecil, kata dia, pelaksanaan turnamen sepak bola antar-desa di Kecamatan Libureng dapat terealisasi pada 17 Desember mendatang berkat NH-Aziz. “Kepedulian NH-Aziz sangat besar. Semoga perhatian mereka di bidang sepak bola bisa melahirkan bibit atlet profesional,” ucapnya, Kamis, 7 Desember.

Hal senada disuarakan Kepala Desa Tappale Andi Wawiruddin yang menyebut NH-Aziz merupakan pasangan yang paling dibutuhkan Sulsel. “Kita doakan pada tahun 2018 agar Ustaz Aziz akan menetap di Makassar untuk jadi Wakil Gubernur Sulsel mendampingi Nurdin Halid sebagai Gubernur Sulsel,” ujar dia.

Sabriati mengapresiasi besarnya dukungan masyarakat Libureng. Ia juga menyampaikan permohonaan maaf sang suami yang tidak bisa hadir. Aziz yang merupakan senator RI tiga periode tersebut mendadak ada urusan di Makassar sehingga meminta Sabriati untuk mewakilinya ke Bone.

Dalam peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, Sabriati menekankan banyaknya hikmah yang dapat dipetik. Di antaranya yakni menjadi orangtua yang mampu mengarahkan anak mencintai Rasulullah SAW. “Perubahan zaman yang semakin ekstrim membuat kita harus lebih hati-hati dalam menjaga anak dari bahaya pergaulan bebas dan pornografi. Harus ditanamkan nilai Islam sedari dini, termasuk mencintai nabi dan rasul,” tuturnya.

Sahabat Ustaz Aziz, Abdul Madjid, yang turut hadir dalam acara di Bone, menambahkan mencintai Rasulullah SAW dapat diimplementasikan dengan cara mencintai Al-Quran. Hal itu sudah dipikirkan NH-Aziz sehingga menggagas program keummatan berupa rumah Quran di setiap desa.

“Rumah Quran itu berbeda dengan TPA, dimana Rumah Quran membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh umat Islam untuk bisa belajar. Tidak pandang umur dan kalangan apapun,” pungkas dia. (*)

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPUD Makassar Gandeng Organisasi Pemuda

KPU

KPU

Makassar, KABAROKE — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) bersama organisasi kepemudaan di kota itu untuk lebih meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilwali 2018.

Divisi Parmas dan SDM KPU Makassar, Andi Shaifuddin di Makassar, Kamis, mengatakan penandatangan nota kesepahaman itu merupakan rangkaian dari Diskusi Terfokus untuk Peningkatan pertisipasi pemilih bersama Ormas dan OKP Kepemudaan di aula KPU Makassar.

“Partisipasi pemilih merupakan alat ukur yang paling dekat dan logis menilai sukses tidaknya sebuah hajatan pemilu dan pemilihan. Itulah yang memotivasi kami untuk melibatkan organisasi kepemudaaan,” katanya.

Adapun organisasi kepemudaan yang hadir dalam kegiatan itu seperti pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammadiah, Gerakan Muda Indonesia Tionghoa, Fatayat NU, Himpunan Mahasiswa Makassar, Gerakan Difabel untuk Kesetaraan, Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (KPPD), dan PMII.

Ia menjelaskan, kegiatan ini menjadi begitu strategis di tengah kesibukan KPU menjalani tahapan pilkada serentak dgn SDM dan waktu yang terbatas, tentu melibatkan kelompok masyarakat akan sangat membantu.

Disamping itu pelibatan masyarakat juga menjadi penting karena filosofi pilkada dan pemilu itu sebagai pesta tentu akan menjadi pesta yg sesungguhnya jika masyarakat tidak hanya terlibat pada hari `H` 27 Juni 2018 tetapi juga sudah terlibat secara aktif dalam proses tahapan Pemilihan.

KPU Makassar memiliki obsesi menjadikan masyarakat warga Makassar sebagai rekawan demokrasi pemilihan.

Tentu ini tugas berat tetapi dgn banyak melibatkan ormas/okp dan tokoh pemuda masyarakat insya Allah akan bukan tidak mungkin akan ada gerakan-gerakan #Kawal Pilwali, #kawal demokrasi dan lainnya.

Karena selama ini yang menonjol itu hanya gerakan calon, tim sukses dan KPU sendiri sebagai penyelenggara.

Artinya belum terwujud secara masif gerakan masyarakat yang tidak berafiliasi kekepentingan calon dan partai tertentu tetapi sebuah gerakan kesadaran membangkitkan gairah masyarakat untuk mengawal tahapan pemilihan walikota dan pentingnya berpartisipasi di TPS. Inilah titik yg diperjuangkan KPU Kota Makassar. (***)

Turki Ancaman Turki Bila AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Presiden Turki REcep Tayyip Erdogan

Presiden Turki REcep Tayyip Erdogan

Jakarta, KABAROKE — Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan rencana Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk mengumumkan Yerusalem sebagai ibukota Israel akan menimbulkan amarah umat muslim.

Seperti yang dilansir Independent pada Selasa, 5 Desember 2017, Erdogan mengatakan keputusan Trump juga dapat menyebabkan Turki memutuskan hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat.

Trump sebelumnya berencana memberikan dukungannya terhadap pemindahan ibukota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Namun belakangan ini ditunda karena mendapat penolakan dari dunia Islam dan negara-negara Arab.

Negara-negara Arab dan pejabat Palestina sebelumnya telah memperingatkan konsekuensi mengerikan jika Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, termasuk kerusuhan potensial dan diakhirinya proses perdamaian.

Dalam sebuah panggilan telepon larut malam pada Minggu, 3 Desember 2017, Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi, memperingatkan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Rex Tillerson, bahwa keputusan itu dapat memicu kemarahan di seluruh dunia Arab dan Muslim. Dia juga mengatakan kebijakan itu meningkatkan ketegangan dan membahayakan usaha perdamaian.

Menteri luar negeri Mesir, Sameh Shoukry, juga membahas kemungkinan dampak negatif terhadap perdamaian dengan Tillerson. Dia meminta agar Tillerson menghindari pengambilan keputusan yang bisa menimbulkan ketegangan di wilayah ini.

Menteri Luar Negeri Palestina, Riyadh Malki, sebelumnya telah menyerukan sebuah pertemuan darurat dari 22 anggota Liga Arab, yang diperkirakan akan berlangsung pada Selasa, 5 Desember 2017.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, meminta seluruh pemimpin dunia, terutama dari kawasan Timur Tengah dan negara Islam, untuk mencegah rencana AS itu.

Israel menetapkan bahwa Yerusalem adalah ibu kota abadi yang tak dapat ditawar lagi. Tapi Palestina justru menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara mereka di masa depan.

Oktober 1995, Kongres AS mengesahkan Undang-Undang tentang Kedutaan Besar di Yerusalem, sebagai dasar untuk pemindahan kantor kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Undang-undang itu juga mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, status yang tidak diakui seluruh dunia, terutama dari dunia Arab dan negara Islam.

Sejak disahkan, pemerintah AS belum pernah mengimplementasikan perintah undang-undang itu. Para presiden pendahulu Trump, Bill Clinton, George Walker Bush Jr, dan Barack Obama menilai beleid itu melanggar batas karena menentukan sepihak politik luar negeri AS.

Israel menduduki Yerusalem Timur sejak perang Timur Tengah 1967 dan mencaploknya pada tahun 1980. Israel menganggap kota bersejarah itu sebagai wilayahnya.

Namun berdasarkan hukum internasional, Yerusalem Timur termasuk wilayah pendudukan.

Selama masa kampanye Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berjanji akan memindahkan kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. Ini menambah kekhawatiran pemerintahannya mendukung pengesahan Israel atas Yerusalem. (***)

NH Hadiri Malam Pisah Sambut Kapolda Sulsel

Nurdin Halid Hadiri Acara Malam Ramah Tamah Kapolda Sulsel

Nurdin Halid Hadiri Acara Malam Ramah Tamah Kapolda Sulsel

Makassar, KABAROKE — Ketua Harian Golkar Sulsel, Nurdin Halid turut menghadiri malam pisah sambut Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel) di Phinisi Ballroom, Hotel Clarion, Kamis (7/12).

Bakal calon Gubernur Sulsel ini langsung bertolak dari Bandara Sultan Hasanuddin usai kunjungannya ke Jakarta demi memenuhi undangan tersebut. Tiba sekira pukul 20.00, ia datang bersamaan dengan Legislator Nasdem, Akbar Faizal.

Polda Sulsel menghelat malam pisah sambut antara Kapolda Sulsel, Irjen Pol Drs. Umar Septono, S. H., M. H. dan mantan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Drs. Muktiono, S. H., M. H.

Muktiono resmi melepas jabatannya usai mengikuti Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Mabes Polri, Rabu (29/11). Ia diamanahkan menjabat sebagai Koordinator Staf Ahli Kapolri, menggantikan Irjen Iza Fadri.

Malam pisah sambut kali ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh. Di antaranya, Gubernur, Syahrul Yasin Limpo dan Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoopsau) II, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Yadi Indrayadi S, dan Ketua MUI Sulsel, AGH Sanusi Baco. (*)

LPG 3 Kg Langka di Pasaran, Apa Langkah Pertamina?

LPG 3 Kg Langka di Pasaran, Warga Harus Antre [dok net]

LPG 3 Kg Langka di Pasaran, Warga Harus Antre [dok net]

Jakarta, KABAROKE — PT Pertamina (Persero) mengakui terjadinya kelangkaan LPG 3 kg, Unit Manager Communication dan Relations Pertamina Jawa Bagian Barat Dian Hapsari Firasati menegaskan kelangkaan yang terjadi saat ini disebabkan oleh penyalahgunaan subsidi. Dia menghimbau bagi warga mampu tidak menggunakan LPG 3 kg.

“Karena LPG 3 kg adalah barang subsidi sehingga penggunaannya ada kuota dari pemerintah. Sesuai tulisan yang ada pada tabung, LPG 3 kg sesungguhnya hanya untuk masyarakat tidak mampu. Makanya kami berharap masyarakat yang mampu, apalagi bisnis yang sudah maju, agar tidak menggunakan LPG 3 kg namun beralih ke LPG non subsidi,” katanya.

Pertamina mengklaim telah melakukan operasi pasar dan penambahan pasokan secara bervariasi antara 20 persen hingga 60 persen di wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Banten. (**)