Tersandung Kasus Korupsi APBD, Pimpinan DPRD Sulbar Ditahan

Kasi Penkum Kejati Sulselbar, Salahuddin (dok net)

Kasi Penkum Kejati Sulselbar, Salahuddin (dok net)

Makassar, KABAROKE — Mantan Ketua DPRD Sulbar, Andi Mappangara dan Wakil Ketua DPRD Sulbar, Hamzah Hapati Hasan, resmi ditahan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar, Senin, 11 Desember. Pimpinan dan mantan pimpinan DPRD Sulbar itu tersandung kasus dugaan korupsi penyimpangan APBD Tahun 2016.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin, membenarkan penahanan unsur pimpinan DPRD Sulbar tersebut. Keduanya sebelumnya telah ditetapkan tersangka dan akhirnya ditahan setelah menjalani pemeriksaan di Kantor Kejati Sulselbar. Mereka akan ditahan di Lapas Kelas I Makassar.

“Penahanan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Nomor: PRINT-688/R.4/Fd.1/12/2017 dan PRINT-689/R.4/Fd.1/12/2017 tanggal 11 Desember 2017 untuk selama 20 hari ke depan,” kata Salahuddin.

Salahuddin menegaskan penahanan terhadap Mappangara dan Hamzah dilakukan demi percepatan penuntasan perkara dugaan korupsi APBD Sulbar 2016. Dengan demikian, kedua tersangka tersebut dapat segera memperoleh kepastian hukum. Sekaligus, sambung dia, bentuk komitmen Kejati Sulselbar dalam menuntaskan perkara korupsi.

Dalam kasus tersebut, Mappangara dan Hamzah diduga terlibat dalam kapasitasnya sebagai pimpinan DPRD Sulbar. Mereka disinyalir terlibat praktik penyimpangan pengelolaan APBD yang membuat negara merugi. Tidak tanggung-tanggung, kerugian negara dalam kasus tersebut ditaksir mencapai Rp80 miliar.

Selanjutnya, Salahuddin menuturkan untuk penuntasan perkara tersebut, pihaknya dalam waktu dekat akan mengagendakan pemanggilan terhadap dua tersangka lainnya. Diketahui ada dua pimpinan DPRD Sulbar lagi yang berstatus tersangka dan mangkir memenuhi panggilan pemeriksaan.

“Penyidik akan kembali melakukan pemanggilan terhadap dua orang tersangka lainnya yang belum memenuhi panggilan pemeriksaan pada hari ini melalui upaya paksa,” pungkas Salahuddin. (***)

Begini Prediksi BI Soal Laju Inflasi Sulsel pada Desember 2017

Bank Indonesia

Bank Indonesia

Makassar, KABAROKE — Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel, Bambang Kusmiarso, memprediksi inflasi daerahnya pada Desember 2017 cukup terkendali. Diperkirakan inflasi pada akhir 2017 berada pada rentang 0,5-0,9 persen. Proyeksi itu merujuk pada pola pembentukan inflasi secara historis dari tahun ke tahun.

“Berdasarkan rata-rata historis, terkecuali ada kejadian luar biasa, maka inflasi Sulsel pada Desember 2017 diperkirakan pada rentang 0,5-0,9 persen (mtm),” kata Bambang, di Makassar.

Berdasarkan data historis terkait inflasi di Sulsel sejak 2013 hingga 2016, kisarannya 0,3-0,78 persen. Terkecuali pada 2014, dimana ada kejadian luar biasa yang membuat inflasi menembus 2,76 persen. Rinciannya pada Desember 2013 (0,78 persen), Desember 2015 (0,70 persen) dan Desember 2016 (0,30 persen).

Menurut Bambang, inflasi Desember 2017 diperkirakan berasal dari seluruh komponen disagregasi. Dari inflasi inti, tarikan permintaan konsumsi rumah tangga diproyeksikan memberikan tekanan. Sedangkan dari administered price, inflasi bersumber dari kenaikan tiket harga pesawat. “Adapun inflasi volatile food diupayakan untuk diredam,” tuturnya.

Bambang mengatakan untuk mengendalikan laju inflasi, BI bersama seluruh pihak terkait yang tergabung dalam Tim Pemantau dan Pengendali Inflasi Daerah atau TPID siap bekerja ekstra. Langkah strategis disusun dalam rangka pengendalian inflasi pada akhir tahun. Pihaknya memetakan dan terus memantau perkembangan harga sejumlah komoditas.

“TPID memetakan dan memantau secara seksama perkembangan harga komoditas, terutama yang sesuai polanya menjadi penyumbang inflasi. Di antaranya yakni angkutan udara, telur ayam ras, daging ayam ras, cabai rawit, beras dan bandeng.”

“Inflasi akan tetap diarahkan berada dalam kisaran sasaran inflasi pada 2017 yakni 4 plus minus 1 persen,” sambung Bambang.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Nursam Salam, mengungkapkan Sulsel mencatatkan inflasi 0,28 persen pada November 2017. Inflasi pada bulan ke-11 tahun ini terjadi setelah tiga bulan sebelumnya berturut-turut mengalami deflasi. Diakuinya kinerja TPID sangat diharapkan dalam upaya mengendalikan laju inflasi, khususnya pada kelompok volatile food.

Inflasi pada November 2017, merujuk data BPS, tercatat dipengaruhi oleh kenaikan tarif angkutan udara. Secara utuh, laju inflasi Sulsel tahun kalender rentang Januari-November tahun ini mencapai 3,37 persen. “Adapun laju inflasi year on year (November 2017 terhadap November 2016 berkisar 3,68 persen,” pungkas dia. (***)

Warga Kampung di Pangkep Berjanji Menangkan NH-Aziz 

Aziz Qahhar Mudzakkar dan Sabriati Aziz Disambut Hangat Warga Kampung Belae

Aziz Qahhar Mudzakkar dan Sabriati Aziz Disambut Hangat Warga Kampung Belae

Makassar, KABAROKE — Dukungan terus mengalir kepada pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) menjelang Pilgub Sulsel 2018. Teranyar, warga Kampung Belae, Kelurahan Biraing, Kecamatan Minasa Tene, Kabupaten Pangkep, menyatakan ‘sumpah setia’ mendukung dan memenangkan NH-Aziz.

Tokoh masyarakat setempat, Hj Nurhayati, membacakan langsung pernyataan dukungan warga Kampung Belae kepada NH-Aziz, Minggu, 10 Desember. Mereka siap memenangkan pasangan yang diusung enam parpol tersebut lantaran memiliki program yang paling pro-kampung dan berpihak kepada masyarakat kecil.

“Kami bersiap untuk mendukung dan memenangkan NH-Aziz di kampung ini demi kehidupan yang lebih baik,” kata Nurhayati.

Dukungan masyarakat Pangkep kepada NH-Aziz memang sangat massif. Mulai dari pusat kota hingga ke pelosok daerah, bahkan di wilayah kepulauan, satu suara untuk memenangkan NH-Aziz. Basis massa pasangan ini pun merata, baik itu di tingkat elite hingga ke akar rumput.

Diketahui, Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid dan Ketua DPRD Pangkep, sudah menegaskan komitmennya pada barisan pemenangan NH-Aziz. Mereka bahkan berada pada garda terdepan dalam upaya memastikan kemenangan mutlak pasangan dengan tagline Sulsel Baru.

Sementara itu, Aziz mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa berjuang bersamanya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan. NH-Aziz, sambung dia, memiliki sederet program pro-rakyat yang siap diimplementasikan sebagai solusi atas berbagai permasalahan klasik di Sulsel.

“Semua itu tidak akan bisa terwujud ketika NH-Aziz tidak menang dalam perhelatan Pilgub Sulsel 2018. Makanya, mari kita sama-sama berdoa dan berjuang agat program NH-Aziz dapat direalisasikan secara nyata di masyarakat,” ucap Aziz yang spontan disambut riuh tepuk tangan masyarakat setempat. (*)

OJK : Kredit UMKM Sulsel Capai Rp36 Triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Makassar, KABAROKE — Kepala Bagian Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi Keuangan Daerah OJK Region 6 Sulawesi Maluku dan Papua, Andi Muhammad Yusuf, mengungkapkan penyaluran kredit UMKM di Sulsel mencatat pertumbuhan positif. Laju pertumbuhannya bahkan mencapai double digit hingga periode Oktober 2017. Total realisaisi penyaluran kredit UMKM di Sulsel menembus Rp36,54 triliun.

“Penyaluran kredit kepada UMKM di Sulsel berhasil mencatat pertumbuhan double digit sebesar 11,63 persen (yoy) dengan nominal Rp36,54 triliun,” kata Yusuf.

Berdasarkan data OJK, kontribusi kredit UMKM terhadap total kredit pun cukup signifikan mencapai 32,54 persen. Adapun total penyaluran kredit hingga Oktober 2017 mencapai Rp112,28 triliun. Jumlah rekening dari realisasi penyaluran kredit menyentuh angka 1 juta, dimana separuh di antaranya dialokasikan untuk kredit UMKM.

Yusuf melanjutkan pertumbuhan double digit yang dicatat kredit UMKM dipengaruhi melesatnya kredit mikro dan menengah. Dua ragam kredit ditilik dari usaha itu pun mencatatkan pertumbuhan double digit, masing-masing sebesar 14,87 persen dan 12,28 persen. Adapun kredit kecil hanya bertumbuh 8,68 persen.

Meski pertumbuhannya paling kecil, nominal kredit kecil tercatat paling besar mencapai Rp13,63 triliun. Disusul kredit menengah Rp12,39 triliun dan kredit mikro Rp10,5 triliun. “Untuk growth rekening, kredit mikro dan kecil mengalami pertumbuhan 13,13 persen dan 4,8 persen. Sedangkan kredit menengah mengalami kontraksi -5,7 persen,” tutur Yusuf.

Lebih jauh, Yusuf mengatakan pertumbuhan penyaluran kredit UMKM di Sulsel semakin menggembirakan lantaran NPL-nya tercatat menurun. Kredit bermasalah untuk UMKM pada Oktober 2017 mengalami penurunan dari 3,84 persen menjadi 3,80 persen. “Meski begitu harus tetap jadi catatan karena NPL kredit UMKM masih lebih tinggi dari NPL total kredit sebesar 2,55 persen,” ujarnya.

Makassar, Yusuf melanjutkan menjadi daerah dengan kredit bermasalah tertinggi. OJK mencatat NPL kredit di Kota Daeng mencapai 3,29 persen dengan nominal Rp2,31 triliun. Disusul Parepare dengan 2,69 persen (Rp154,32 miliar), Bone dengan 2,67 persen (Rp71,55 miliar), Wajo dengan 2,29 persen (Rp54,72 miliar) dan Bulukumba dengan 1,90 persen (Rp35,93 miliar). (***)

NH-Aziz Bawa Semangat Pembaruan di Sulsel

Nurdin Halid dan Aziz Qahhar Mudzakkar

Nurdin Halid dan Aziz Qahhar Mudzakkar

Makassar, KABAROKE — Pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat Sulsel. Kolobarasi tokoh nasionalis-religius tersebut dipercaya paling mampu dan paling dibutuhkan oleh masyarakat. NH-Aziz membawa semangat pembaruan dengan program pro-rakyat yang dapat menjawab berbagai permasalahan klasik di Sulsel.

Keunggulan NH-Aziz tidak hanya terletak pada ketokohan dan pengelolaan program berkualitas. Pasangan tersebut juga terbukti piawai merangkul seluruh elemen, mulai dari tingkat elite hingga akar rumput. Buktinya, NH-Aziz didukung oleh enam parpol sekaligus dengan kekuatan infrastruktur politik yang sangat besar. Hampir seluruh kepala daerah dan ketua DPRD berada di barisan pemenangan NH-Aziz.

Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse, tidak ragu menyebut NH-Aziz adalah pasangan paling ideal dan layak memimpin Sulsel. Terlebih, keduanya berstatus tokoh nasional yang memilih mengabdi membangun Sulsel ketimbang mengejar kekuasaan di tingkat pusat. Di mata Bupati Sidrap itu, NH-Aziz merupakan figur teladan yang diyakini paling mampu membawa perubahan positif bagi Sulsel.

RMS memuji pribadi NH yang senantiasa memberikan keteladanan. Ketua Harian DPP Golkar itu disebutnya sosok yang pemurah dan menjunjung tinggi budaya dan kearifan lokal. NH juga dikenal sangat piawai dalam mengelola ekonomi kerakyatan. Keberadaan Aziz sebagai pendampingnya semakin melengkapi ‘kesempurnaan’ pasangan ini. Toh, Aziz adalah sosok religius yang sangat berintegritas.

“Jangan sampai salah pilih, NH-Aziz adalah pasangan terbaik yang dibutuhkan Sulsel. NasDem berkomitmen tidak hanya mendukung, tapi juga memenangkan NH-Aziz,” kata RMS yang telah didaulat menjadi Ketua Tim Koalisi NH-Aziz, Senin, 11 Desember.

Sementara itu, NH menyampaikan dukungan dari enam parpol dan relawan di 24 kabupaten/kota merupakan modal berharga dalam upaya merealisasikan Sulsel Baru. Ketua Umum Dekopin itu mengakui pihaknya memiliki kemauan dan komitmen yang besar dalam melakukan perubahan positif di Sulsel melalui gerakan membangun kampung dan menata kota.

“Ada semangat, kemauan dan keinginan untuk melakukan gerakan pembaruan atau gerakan restorasi di Sulsel. Semua itu dilakukan dari pelosok desa sampai ke pusat kota,” ucap NH yang juga Wakil President ICA Asia Pasific tersebut.

Menghadapi Pilgub Sulsel 2018, NH-Aziz diketahui merupakan pasangan yang paling mantap. Pasangan tersebut didukung Golkar, NasDem, Hanura, PPP kubu Djan Faridz, PKB dan PKPI. NH-Aziz juga sudah melakukan deklarasi dan merupakan satu-satunya pasangan yang berani melakukan kontrak politik kepada masyarakat Sulsel. (*)

Pesan Mendagri Buat Kepala Daerah Soal Gerakan Anti-Korupsi

Menteri Dalam Negeri  Tjahjo Kumolo [dok net]

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo [dok net]

Jakarta, KABAROKE — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta seluruh kepala daerah senantiasa menjaga integritas dan komitmennya terhadap gerakan antikorupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah melalui implementasi e-government.

“Atensi Mendagri adalah jaga integritas dan komitmen dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah melalui implementasi e-Planning dan e-Budgeting,” ujar Tjahjo dalam acara Hari Anti-Korupsi Sedunia, di Jakarta, Senin.

Tjahjo mengatakan, pada tahun 2004-2017 terdapat 392 kepala daerah yang tersangkut masalah hukum, dengan jumlah terbesar adalah korupsi sejumlah 313 kasus.

Selain itu sejak 2004, 78 kepala daerah tersangkut korupsi dengan modus terbanyak yakni penyuapan. Akibatnya pembangunan daerah pun melambat.

“Sektor rawan korupsi antara lain penyusunan anggaran, pajak dan retribusi daerah, pengadaan barang dan jasa, hibah dan bansos, perjalanan dinas serta sektor perizinan,” jelas dia.

Lebih lanjut, Mendagri meminta kepala daerah melakukan penguatan pada dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan perizinan elektronik di daerah.

Selain itu pemda juga diminta selalu mengoptimalisasi dan menerapkan transparansi unit layanan pengadaan barang dan jasa di daerah.

“Pemda terus tingkatkan kualitas APBD, tepat waktu dan prorakyat, serta lerkuat fungsi Inspektorat Daerah,” kata Tjahjo. (***)

Catat! Polri Gelar Operasi Lilin Mulai 22 Desember

Polri Siap Gelar Operasi Lilin Kawal Natal dan Tahun Baru

Polri Siap Gelar Operasi Lilin Kawal Natal dan Tahun Baru

Jakarta, KABAROKE — Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Lilin guna menghadapi liburan nasional Natal dan Tahun Baru sejak 22 Desember 2017.

“Masih menunggu agenda akhir tahun 22 atau 23 Desember 1017,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, seperti dilansir Antara, Senin, 11 Desember.

Argo menuturkan Operasi Lilin Jaya 2017 akan digelar selama 10 hari dimulai gelar pasukan di Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat.

Argo mengatakan pimpinan Polda Metro Jaya telah meminta jajaran polres untuk mengidentifikasi kegiatan masyarakat yang dianggap rawan kejahatan, pelanggaran lalu lintas dan rawan masalah sosial lainnya.

Petugas kepolisian juga akan mendata jumlah tempat ibadah yang akan digunakan masyarakat guna diberikan pengamanan dan pengawalan.

“Tidak setiap rumah ibadah melaksanakan ibadah karena ada waktu yang berbeda dalam melakukan ibadah,” ujar Argo.

Argo menambahkan jajaran polres memiliki data tempat ibadah dan dapat mengidentifikasi lokasi yang dianggap rawan dengan tingkat eskalasi berbeda.

Pimpinan Polda Metro Jaya juga menginstruksikan polres dan polsek berkoordinasi kepada organisasi kemasyarakatan (ormas) guna mengantisipasi pelanggaran.

Argo menegaskan pimpinan Polda Metro Jaya tidak menginstruksikan petugas kepolisian menembak di tempat terhadap pelaku kejahatan selama Operasi Lilin Jaya 2017.

Argo juga mengimbau media massa maupun masyarakat melaporkan kepada kepolisian jika menemukan penjual petasan. (***)

RMS Sebut NH Itu Mabessa dan Anti Pencitraan

Nurdin Halid dan Rusdi Masse

Nurdin Halid dan Rusdi Masse

Palopo, KABAROKE — Ketua DPW Nasdem Sulsel, Rusdi Masse (RMS) kembali menegaskan alasan dukungannya kepada bakal calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid. Menurutnya, sosok NH merupakan pribadi teladan yang menjunjung budaya dengan menonjolkan sifat mabessa atau pemurah.

Hal tersebut diungkapkan RMS saat menghadiri deklarasi pasangan calon Walikota-calon Wakil Walikota Palopo, Judas Amir-Rahmat Hasan Bandaso (Juara) di Lapangan Gaspar, Palopo, Minggu (10/12).

“Jangan sampai salah pilih, Pak NH itu mabessa sekali orangnya. Dialah pemimpin yang dibutuhkan untuk Sulsel,” tegasnya.

Sosok mabessa yang dimiliki NH, kata RMS, merupakan sifat teladan NH yang dikenalnya sejak lama. Bupati Sidrap ini juga menyebut NH sebagai sosok yang selalu tampil apa adanya dan anti-pencitraan.

Kata RMS, Ketua Dewan Koperasi Indonesia ini telah terjun langsung dalam upaya ekonomi kerakyatan sejak masih muda. RMS mencotohkan NH sebagai sosok yang turut berperan aktif dalam mengantarkan Sidrap sebagai sentra telur.

“Sudah dari dulu kiprahnya untuk mensejahterakan rakyat. Bukan seperti calon lain yang hanya pencitraan,” tuturnya.

Karena itu, RMS menegaskan, pihaknya akan terjun total dalam memenangkan pasangan NH-Aziz pada Pilgub Sulsel. Totalitas Nasdem akan terus dikomandoi RMS demi restorasi Indonesia dan Sulsel Baru yang lebih sejahtera. (*)

Hore, Rute Makassar-Luwu dari Garuda Bakal Terbang Perdana 18 Desember

Garuda Indonesia

Garuda Indonesia

Makassar, KABAROKE — Garuda Indonesia Airlines (GIA) akhirnya membuka rute penerbangan Makassar-Bua, Kabupaten Luwu. Rencananya, rute baru tersebut akan diluncurkan terhitung 15 Desember. Adapun agenda terbang perdananya dilakukan tiga hari berselang, tepatnya pada 18 Desember mendatang.

Vice President (VP) Kalimantan Sulawesi Papua Region PT Garuda Indonesia, I Wayan Supatrayasa, mengatakan kabar gembira tersebut telah disampaikan kepada Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang. Garuda Indonesia sekaligus mengundang orang nomor dua di Sulsel itu untuk meluncurkan langsung rute penerbangan Makassar-Luwu.

“Rute penerbangan Makassar-Bua, Kabupaten Luwu, akhirnya terwujud dan akan dilaunching pada 15 Desember mendatang. Adapun untuk penerbangan perdana rute tersebut rencananya berlangsung pada 18 Desember,” kata Supatrayasa.

Tidak hanya meluncurkan rute Makassar-Luwu, Garuda Indonesia diagendakan juga melaunching rute penerbangan Makassar-Kupang pada waktu bersamaan. Namun, penerbangan perdana rute Makassar-Kupang dijadwalkan lebih awal, tepatnya pada 16 Desember mendatang.

Supatrayasa mengimbuhkan pada acara launching nanti, Garuda Indonesia akan menjalin kerjasama dengan sejumlah pemerintah daerah. Kerjasama itu terkait pemberian tarif khusus bagi aparatur pemerintah yang melakukan perjalanan dinas menggunakan jasa penerbangan Garuda Indonesia via Bandara Bua, Kabupaten Luwu.

Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, menyambut positif pembukaan rute Makassar-Luwu. Rute penerbangan tersebut sudah cukup lama dinantikan. Diharapkan dia, pembukaan rute tersebut bisa mengakselerasi perekonomian Luwu dan sekitarnya.

“Rute Makassar-Luwu itu sudah lama diupayakan dan akhirnya Garuda Indonesia bisa merealisasikannya,” pungkas dia. (***)

Pelindo IV Investasi Rp85 Miliar Bangun RTG di Pelabuhan Jayapura dan Ambon

Proyek Pelabuhan Disertai Peralatan Container Crane untuk Dongkrak Aktivitas Bongkar Muat Barang

Proyek Pelabuhan Disertai Peralatan Container Crane untuk Dongkrak Aktivitas Bongkar Muat Barang

Makassar, KABAROKE — Menjelang tutup tahun, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV menanam investasi senilai Rp85 miliar. Dana besar itu dialokasikan untuk mendatangkan 5 unit Rubber Tyred Gantry (RTG) di Pelabuhan Jayapura dan Pelabuhan Ambon.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Doso Agung, mengatakan 5 unit alat bongkar muat kontainer tersebut telah tiba di Pelabuhan Jayapura pada Kamis malam (7 Desember 2017). Alat berat itu diangkut dengan kapal MV Hansa Heavy Lift (HHL) New York berbendera Barbados dan Antigua.

“Kedatangan 5 unit RTG untuk menunjang kegiatan di pelabuhan kelolaan Pelindo IV. Di mana, 2 unit RTG akan ditempatkan di Pelabuhan Jayapura dan 3 unit lagi untuk di Pelabuhan Ambon,” kata Doso.

Direktur Fasilitas dan Peralatan PT Pelindo IV, Farid Padang, menambahkan bahwa kapasitas angkat RTG itu mencapai SWL 40 ton dengan high stacking 5+1 dan span 23,47 meter atau 6 row + 1 (truck line).Diharapkan RTG tersebut dapat menunjang target produktivitas bongkar muat barang di Pelabuhan Jayapura dan Pelabuhan Ambon.

Khusus di Pelabuhan Jayapura, Farid menjelaskan saat ini telah tersedia alat penunjang bongkar muat. Rinciannya yakni 2 unit container crane, 2 unit RTG, 4 Head truck, 2 tronton, 2 reachstacker, 1 forklift 7 ton, 1 Mobile Crane, 1 Kapal Tunda Anggada IX 2×1.000 hp, 1 speed boat 2×40 hp dan 10 plugging reefer.

Dengan kedatangan 2 unit RTG terbaru di pelabuhan terujung di Kawasan Timur Indonesia (KTI) itu, Farid menyebut total RTG yang dimiliki Pelabuhan Jayapura menjadi 4 unit.

Farid mengimbuhkan di Pelabuhan Ambon, rencananya 3 unit RTG yang baru diagendakan tiba pada 13 Desember mendatang. “Direncanakan 5 unit RTG itu sudah bisa digunakan sebelum Tahun Baru 2018,” ujar Farid.

Saat ini, perkembangan pengerjaan pemasangan 2 unit RTG baru di Pelabuhan Jayapura yang dilakukan oleh perusahaan kontraktor Dinson Industries Corporation – China, sudah mencapai 90,50 persen.

Saat tiba di Pelabuhan Jayapura, kedatangan RTG baru tersebut disaksikan oleh Manajemen Pelindo IV Cabang Jayapura, PMO of Equipment, pihak Dinson Industries Corporation – China, pihak Karantina Kesehatan Pelabuhan Jayapura, Beacukai Pelabuhan Jayapura, TKBM pelayaran dan pihak keamanan Pelabuhan Jayapura, serta Konsultan Pengawas Pengadaan di Jayapura. (***)

1 2