Pertamina Siapkan Tambahan Stok Elpiji Jelang Natal dan Tahun Baru

Tabung Elpiji 3 Kg [dok net]

Tabung Elpiji 3 Kg [dok net]

Makassar, KABAROKE — Tidak hanya konsumsi bahan bakar minyak atau BBM, penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) pun diprediksi meningkat tajam pada masa Natal dan Tahun Baru. Untuk itu, PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi telah menyiapkan penambahan stok elpiji-sebutan lain LPG, baik subsidi maupun non-subsidi.

Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina MOR VII Sulawesi, M Roby Hervindo, mengatakan pihaknya menyiapkan tambahan stok elpiji subsidi sebesar 1.606 metrik ton atau setara 535.360 tabung. Adapun untuk elpiji non-subsidi, BUMN di bidang energi itu menyiapkan tambahan stok mencapai 354 metrik ton atau setara 29.482 tabung.

“Pertamina siap melakukan penambahan stok LPG, termasuk penambahan penyaluran. Semua itu akan dikawal oleh satgas yang dibentuk untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan BBM maupun LPG pada masa Natal dan Tahun Baru,” kata Roby, Senin, 17 Desember.

Roby mengungkapkan konsumsi rata-rata elpiji subsidi selama masa Natal dan Tahun Baru diprediksi naik 11 persen dibandingkan hari biasa. Bahkan, lonjakannya diperkirakan mencapai 30 persen jika dibandingkan tahun lalu. Pertamina memperkirakan konsumsi elpiji sempat turun hingga 64 persen atau setara 487 metrik ton pada 24 Desember.

“Berangsur akan naik kembali menjelang Tahun Baru, diperkirakan sekitar 2 persen atau sebesar 1.414 metrik ton pada 30 Desember 2017. Adapun konsumsi tertinggi diestimasi terjadi pada H+6 Tahun Baru 2018 yakni sebesar 1.500 Metrik Ton atau naik 12 persen,” ujar Roby.

Di sisi lain, konsumsi elpiji non-subsidi diperkirakan mengalami lonjakan hingga 27 persen dibandingkan hari normal. Kenaikannya bahkan menembus 42 persen jika dibandingkan tahun lalu. Pemicunya yakni gencarnya penetrasi varian baru Bright Gas.

Roby menyebut pihaknya memperkirakan pada H-1 Natal 2017, konsumsi elpiji non-subsidi diprediksi turun 19 persen atau sebesar 78 metrik ton. Selanjutnya, akan naik kembali pada H-2 Tahun Baru sebesar 17 persen atau 113 metrik ton.

“Konsumsi tertinggi diperkirakan terjadi pada pasca tahun baru yakni H+3 Tahun Baru 2018 sebesar 40 persen atau 135 metrik ton,” tutup Roby. (***)

Nurdin Halid Ungkap Alasan Golkar Tarik Dukungan untuk Ridwan Kamil

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil [dok net]

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil [dok net]

Jakarta, KABAROKE.COM — Ketua Harian DPP Partai Golkar, Nurdin Halid, mengungkapkan alasan partainya mencabut dukungan terhadap Ridwan Kamildan Daniel Mutaqien Syaifudin sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat dalam Pilkada 2018.

“Pak Ridwan Kamil tidak konsisten dengan keputusan Partai Golkar,” kata Nurdin di lokasi Munaslub, JCC, Jakarta, Senin 18 Desember 2017.

Nurdin mengatakan, sebelum rekomendasi diberikan sudah ada kesepakatan antara pengurus DPP dan DPD I Golkar Jawa Barat dengan Ridwan Kamil. Selain itu, pemilihan kader Golkar, Daniel Mutaqien Syaifudin, sebagai calon Wakil Gubernur merupakan pilihan dari Ridwan Kamil sendiri.

“Pak Ridwan sendiri minta saudara Daniel berpasangan, tapi dalam perjalanannya diabaikan,” kata dia.

Bahkan menurut Nurdin, DPP partai Golkar dan DPD I Jawa Barat telah berkali-kali menyurati dan mengingatkan kesepakatan tersebut, namun tetap diabaikan.

“Artinya tidak konsisten melaksanakan kesepakatan. Itulah pertimbangan dasar sehingga partai Golkar mencabut rekomendasi RK,” ujarnya.

Nurdin menegaskan, Golkar hanya menuntut komitmen dari Ridwan Kamil dalam Pilkada Jawa Barat. “Golkar punya harkat martabat. Marwah partai harus dijaga tidak boleh ada permainan intrik-intrik setelah kita mengambil keputusan,” kata dia.

Mengenai ke mana arah dukungan partai Golkar di Pilkada Jawa Barat setelah pencabutan dukungan terhadap Ridwan Kamil, Nurdin belum bersedia mengungkapkan.

“Nanti kita akan rapatkan, pada tanggal 20 akan menentukan cagub Jabar. Kita akan menentukan cagub Jabar dalam rapat tim Pilkada pusat,” katanya.

Soal Rapimnas, ARB Yakin Golkar akan Lebih Baik

Ketua umum partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB)

Politikus Senior dan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB)

Jakarta, KABAROKE.COM — Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) berharap Golkar bisa menjadi lebih baik dipimpin Airlangga Hartarto. Menurutnya, Airlangga memang banyak berpengalaman dalam bidang organisasi.

“Mudah-mudahan beliau bisa pimpin partai politik ini. Jadi saya kira Golkar akan lebih baik lagi ke depan dipimpin beliau,” kata ARB di JCC Senayan, Jakarta, Senin 18 Desember 2017.

Ia menjelaskan, Airlangga sejak mahasiswa sudah aktif bergerak dalam organisasi. Lalu, Airlangga juga aktif di sejumlah organisasi lainnya di antaranya aktif di Persatuan Insinyur Indonesia (PII), di Kadin dan Golkar.

“Pidatonya lihat dong. Mantap mantap. Beliau itu kan dari kecil terus mahasiswa bergerak dalam bidang organisasi, persis seperti organisasi yang saya pimpin. PII. Beliau PII. Saya Kadin beliau Kadin. Saya Golkar sekarang beliau Golkar. Jadi pengalamannya sudah banyak di organisasi,” kata ARB.

Saat ditanya soal masa jabatan Airlangga, ia mengatakan keputusan pleno kemarin malam banyak yang ingin hanya sampai 2019. Ia pun mengaku tunduk dan loyal pada keputusan tertinggi partai.

“Kalau keputusan tertinggi yang ada sekarang pleno ya, kami ikuti. Kalau diubah yang lebih tinggi lagi di rapimnas, kami ikuti. Kalau nanti lebih tinggi lagi munaslub, kami ikuti,” ucap ARB.

Adapun soal perombakan, ia menyerahkannya pada Airlangga. Sebab, keputusan pleno malam lalu memberikan kewenangan tersebut pada Airlangga.

“Saya ikuti saja,” kata ARB.

Soal Rapimnas, Luhut: Golkar Tunjukkan Kematangan Berorganisasi

Kunjungan Menkopolhukam Luhut Pandjaitan ke Munaslub Golkar

Kunjungan Menkopolhukam Luhut Pandjaitan ke Munaslub Golkar

Jakarta, KABAROKE.COM — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman yang juga politisi senior Partai Golkar, Luhut Binsar Pandjaitan, menilai adanya kematangan Golkar melalui Rapimnas hari ini. Ia pun tak ingin mencampuri lebih dalam persoalan aklamasi terhadap Airlangga Hartarto sebagai ketua umum.

“Golkar ini kita lihat kematangannya. Mereka ini tunjukkan kematangan berorganisasi sehingga dilakukan Rapimnas hari ini,” kata Luhut di JCC Senayan, Jakarta, Senin, 18 Desember 2017.

Ia menambahkan malam ini Munaslub akan dibuka. Agendanya sepakat membawa Golkar bersih dan maju ke depan. Hal ini menjadi tantangan agar Golkar ke depan lebih baik.

“Biarkan berproses dengan baik. Saya kira Golkar tahu apa yang terbaik buat Golkar dan bangsa ini. Saya yakin semua peserta cukup dewasa untuk tidak diintervensi siapapun untuk memilih yang terbaik buat Golkar ke depan,” kata dia.

“Karena mereka bertekad Golkar harus bisa lebih baik dari 2014. Saya kira mereka sudah tahu apa yang mereka lakukan. Kita jangan terlalu banyak mencampuri internal mereka,” sambung Luhut.

Adapun saat ditanya soal saran kepengurusan Golkar yang baru, ia mengatakan internal Golkar dan ketua umum barunya sepakat tak melakukan perubahan drastis dalam kepengurusan. Ia menilainya sebagai hal yang baik.

“Menurut hemat saya baik untuk memelihara persatuan kesatuan. Jadi kita tak akan melihat perubahan-perubahan yang drastis dari organisasi Golkar ini. Pak Airlangga ketua umum, ingin merangkul semua sehingga tetap bekerja dengan baik,” kata Luhut.

Ini Jadwal Lengkap Acara Rapimnas dan Munaslub Partai Golkar

Idrus Marham

Idrus Marham

Jakarta, KABAROKE.COM — Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham, mengatakan, malam ini, Golkar mengagendakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Munaslub ini akan mengukuhkan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Munaslub yang kita lakukan nanti malam itulah agenda utama kita. Munaslub, memilih, menetapkan, mengukuhkan Airlangga sebagai Ketua Umum DPP Golkar,” kata Idrus di JCC Senayan, Jakarta, Senin, 18 Desember 2017.

Ia menambahkan pengukuhan Airlangga merupakan respons Dewan Pimpinan Pusat terhadap aspirasi DPD I yang memberikan dukungan terhadap Airlangga. “Itu merespons aspirasi yang ada terutama DPD I,” kata Idrus.

Sebelumnya, dalam pleno DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Penetapan ini diklaim mendapatkan dukungan dari 34 DPD Golkar.

Adapun politisi senior Golkar, Priyo Budi Santoso, menolak penetapan Airlangga menjadi ketua umum. Sebab, ia ingin maju berkompetisi mendapatkan kursi Ketua Umum Partai Golkar.

Berikut agenda acara Rapimnas dan Munaslub Partai Golkar:

Minggu, 17 Desember 2017
-Rapat gabungan panitia di forum Rapimnas 10.00-12.00 WIB)
-Check in para pengurus DPD Partai Golkar (12.00-14.00 WIB)
-Rapat pleno DPP Golkar (14.00-16.00 WIB)
-Pertemuan DPP dengan pengurus DPD tingkat I (19.00-21.00 WIB)

Senin 18 Desember 2017
-Pembukaan Rapimnas Partai Golkar (09.00-11.30 WIB)
-Rapat paripurna mengenai jadwal, tata tertib, dan Rapimnas Golkar (11.30-14.00 WIB)
-Rapat paripurna kedua, dengan agenda penetapan Airlangga sebagai ketua umum Golkar (14.00-15.30 WIB)
-Penutupan Rapimnas III Golkar (15.30 WIB)
-Pembukaan Munaslub Golkar. Presiden Joko Widodo akan memberikan sambutan (19.30-21.00 WIB)
-Rapat paripurna membahas jadwal, tata tertib, pemilihan pimpinan Munaslub, hingga penjelasan materi Munaslub (21.30-22.30 WIB)

Selasa 19 Desember 2017
-Rapat paripurna dengan agenda penetapan AD/ART Golkar (08.00-12.00 WIB)
-Pemilihan ketua umum, penetapan ketua umum terpilih, pemilihan anggota formatur, dan penetapan anggota formatur (13.00-17.00 WIB)
-Rapat formatur (22.00 WIB)

Rabu 20 Desember 2017
-Sejumlah rapat formatur akan digelar di forum Munaslub (16.00-18.00 WIB)
-Rapat paripurna IV yang menetapkan pengurus DPP Golkar masa bakti 2017-2022.
-Penetapan ketua dewan pembina, ketua dewan kehormatan, ketua dewan pakar, mahkamah partai
-Penyerahan hasil Munaslub kepada ketua umum terpilih, hingga penutupan persidangan Munaslub Golkar.
-Agenda Munaslub Golkar akan ditutup dengan sambutan ketua umum DPP Golkar masa bakti 2017-2022.

Gus Dur, NH, dan Mobil BMW…

Nurdin Halid Bersama Mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid alias Gusdur

Nurdin Halid Bersama Mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid alias Gusdur

Jakarta, KABAROKE — Banyak yang belum tahu ternyata ada sosok dari Sulawesi Selatan yang berperan besar dalam terpilihnya Alm K. H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menjadi presiden. Sosok itu ialah Nurdin Halid.

Ketua Harian Golkar ini menuturkan, dirinya memiliki kendaraan roda empat yang tidak akan dijualnya. Sebab, mobil NH memiliki kenangan tersendiri saat mengantar pendiri PKB tersebut terpilih sebagai presiden.

“Saya dengan pendiri PKB punya hubungan emosional. Ada mobil saya BMW yang saya tidak mau jual, karena itulah yang ditumpangi oleh Gus Dur untuk mengantar ke pemilihan menjadi presiden,” ungkapnya, Senin, 18 Desember.

Awalnya, ia menceritakan, sewaktu pertanggung jawaban B. J. Habibie ditolak dalam Sidang MPR 1999, dirinya membujuk agar tetap maju pada pemilihan presiden. Namun, Habibie tetap konsisten tidak akan maju apabila terjadi perdebatan.

“Setelah itu, disepakati bahwa kita mengajukan Gus Dur untuk menjadi presiden,” tuturnya.

Pagi hari sebelum pemilihan presiden, Gus Dur kemudian mencari NH. Pria Jombang tersebut hendak meminta dukungan.

“Jam 10 pagi Gus Dur mencari seorang bernama NH, saya lagi di ruang kerja saya. Ketemu Gus Dur, juga ada Alwi Shihab. Gus Dur bilang, Mas Nurdin saya minta dukungan. Saya bilang, saya dukung,” urainya.

Setelah itu, Gus Dur berharap dipertemukan dengan anggota DPR lainnya. Tak disangka, pertemuan tersebut berlangsung dengan lancar meski tak direncanakan sebelumnya. Hasilnya, diputuskan untuk memilih Gus Dur menjadi presiden.

Mendekati waktu pemilihan presiden, mereka kemudian bergegas pergi. Namun, saat itu, putri Gus Dur, Yenni Wahid tak melihat kendaraannya.

“Padahal sudah mau pemilihan, jam 1 siang.  Jadi, saya yang antar beliau sampainya masuk ruangan,” ujarnya.

Kenangan hari itu menjadi bagian yang tak pernah terlupakan bagi bakal calon Gubernur Sulsel ini terhadap Gus Dur. Sehingga, kata pasangan Aziz Qahhar, dirinya tak dapat dipisahkan dari Mantan Ketua Tanfidziyah NU ini. (***)

Strategi Sulsel Jadi Lumbung Pangan Nasional

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo [dok net]

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo [dok net]

Bogor, KABAROKE — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, didaulat sebagai pembicara pada Musyawarah Nasional (Munas) Institut Pertanian Bogor (IPB) di International Convention Center, Bogor, Jabar, kemarin. Dalam forum tersebut, Gubernur Syahrul berbagi strategi keberhasilan pertanian daerahnya sehingga menjadi salah satu lumbung pangan nasional.

Gubernur Syahrul diundang karena dianggap mampu membawa pertanian Sulsel menjadi lebih produktif. Di samping itu, ia dianggap sebagai gubernur yang peduli dengan pertanian.

Dalam pemaparannya, Gubernur Syahrul mengungkap salah satu strateginya adalah pelibatan kelompok petani dan kerjasama TNI-Polri. Di samping itu, pihaknya tidak lupa menggunakan teknologi dengan terus melakukan riset-riset untuk pengembangan komoditas pertanian.

“Pelibatan kelompok-kelompok tani sangat penting. Begitu pula dengan riset dan permodalan. Selain itu, kerjasama dengan integrasi stakeholder selama tujuh tahun mendukung hal tersebut,” kata Gubernur Syahrul.

Integrasi yang dilakukan dengan stakeholder antara Pemprov Sulsel, pemkab/pemkot, TNI/Polri, asosiasi, pengusaha dan masyarakat.

Gubernur Syahrul merinci untuk komoditas pangan Sulsel pada tahun 2016, jumlah produksi beras mencapai 5,7 juta ton sebagai peringkat kedua nasional. Adapun produksi jagung sebesar 2,1 juta ton sebagai ketiga terbesar nasional.

“Model kerjasama ini yang menjadi percontohan nasional dan menjadi program nasional,” sebut mantan Bupati Gowa itu.

Gubernur Syahrul melanjutkan untuk kebijakan pangan, Sulsel selalu memikirkan kepentingan nasional. Meski demikian, pihaknya tetap memperhatikan kebutuhan lokal masyarakat.

Dalam Munas IPB yang dirangkaikan lokakarya nasional turut hadir yakni Menko Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, selaku pembicara utama. Adapun pembicara lainnya yakni pengamat ekonomi Aviliani, pakar dan praktisi keuangan Roy Sembel dan petani inovatif Gunung Sutopo. (***)

Verifikasi Faktual DIAmi, Tim Golkar Pertanyakan Kinerja PPS Bontoduri

Tim pemantau dari Golkar Makassar wilayah Kelurahan Bontoduri, Kecamatan Tamalate, Andi Handani mempertanyakan kinerja PPS Bontoduri dalam melaksanakan verifikasi faktual

Tim pemantau dari Golkar Makassar wilayah Kelurahan Bontoduri, Kecamatan Tamalate, Andi Handani mempertanyakan kinerja PPS Bontoduri dalam melaksanakan verifikasi faktual

Makassar, KABAROKE.COM — Tim pemantau dari Golkar Makassar wilayah Kelurahan Bontoduri, Kecamatan Tamalate, Andi Handani mempertanyakan kinerja PPS Bontoduri dalam melaksanakan verifikasi faktual. Selama sepekan, menurut Handani, belum terlihat kinerja dari tim PPS Bontoduri.

Apalagi, kata dia, berbeda dengan posko PPS lainnya di setiap kelurahan, di Bontoduri tidak tampak adanya kerja-kerja di posko PPS. Bahkan, untuk sekadar bertanya, timnya hanya mendapatkan informasi yang berbelit-belit.

“Katanya di sini tidak ada apa-apa. Kami malah diarahkan ke kecamatan (Tamalate), padahal di sini jelas tertulis posko PPS Bontoduri. Ini ada apa sebenarnya, jelas kami pertanyakan kinerja PPS, jangan sampai ada kongkalikongnya,” kata Hamdani, Senin, 18 Desember 2017.

Informasi yang didapatkan timnya dari PPS kelurahan, menurut Hamdani, ada sekira 20 nama warga yang diversifikasi di Bontoduri. Namun, belum jelas, apakah 20 nama tersebut telah dilakukan verifikasi.

“Kami cuma mau tanya, dari semua sampel nama yang diverifikasi itu sudah berapa persen. Apakah ada yang menyatakan dan mengisi formulir keberatan atau tidak. Itu saja, tapi di sini tidak jelas juga. Spanduk posko saja yang terpasang, tapi tidak ada orang,” tuturnya.

Ia menegaskan, tidak ada niatan untuk mengganggu kerja-kerja PPS dalam melakukan verifikasi faktual. Hanya saja, menurutnya, kinerja dari PPS harusnya sudah bisa terlihat dalam sepekan ini.

“Niat kami baik, untuk bisa turut mengawal pelaksanaan pemilu yang sehat dan terbuka,” ucapnya.

Salam NH-Aziz, Airlangga Pastikan Usungan Golkar di Sulsel Tak Berubah

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan NH bersama Kader Golkar Sulsel Lakukan Salam Sulsel Baru

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan NH bersama Kader Golkar Sulsel Lakukan Salam Sulsel Baru

Jakarta, KABAROKE — Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, memberikan jaminan bahwa usungan partai berlambang beringin untuk pilkada di Sulsel tidak akan berubah. Hal itu disampaikan Airlangga saat pertemuan dengan jajaran pengurus DPD I dan DPD II Golkar se-Sulsel di Rumah Dinas Menteri Perindustrian Republik Indonesia di Jakarta, Minggu, 17 Desember.

“Dalam pertemuan tadi, Pak Airlangga selaku Ketum Golkar telah memberikan penegasan bahwa usungan tidak akan berubah pada seluruh pilkada di Sulsel. Bahkan, Pak Airlangga memberikan motivasi dan dukungan kepada kader Golkar yang bertarung, terutama bagi Pak NH (Nurdin Halid),” kata Ketua DPD II Golkar Makassar, Farouk M Betta alias Aru, saat dihubungi Minggu, 17 Desember.

Bentuk dukungan Airlangga kepada NH secara tegas dan gamblang ditunjukkan di hadapan seluruh pengurus dan kader Golkar Sulsel. Menteri Perindustrian itu melakukan salam Sulsel Baru bersama NH dan jajaran pengurus partai berlambang beringin. Bahkan, Airlangga menyapa NH dengan sebutan gubernur yang spontan disambut riuh semangat para elite Golkar Sulsel.

Dalam pilkada serentak di Sulsel pada tahun depan, Golkar diketahui telah menerbitkan rekomendasi pada sejumlah kandidat. Di antaranya yakni Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar pada Pilgub Sulsel, Munafri Arifuddin pada Pilwalkot Makassar, Iksan Iskandar pada Pilkada Jeneponto, Fahsar M Padjalangi pada Pilkada Bone dan Andi Seto pada Pilkada Sinjai.

“Intinya, seluruh rekomendasi yang diterbitkan Golkar untuk pilkada lingkup Sulsel tidak ada yang berubah. Pergantian ketum tidak mempengaruhi rekomendasi,” ucap Aru yang juga Ketua DPRD Kota Makassar.

Sementara itu, Nurdin Halid menyampaikan pergantian pucuk pimpinan di Golkar memang tidak serta merta mengubah keputusan usungan pada pilkada serentak. Perubahan hanya dilakukan bila memang ada hal prinsipil. Di luar itu, tidak ada alasan untuk mengubah rekomendasi. Toh, surat keputusan untuk rekomendasi pasangan kandidat bukanlah keputusan individu, melaikan keputusan organisasi.

“Berulangkali sudah saya sampaikan, tidak ada yang berubah dengan pergantian ketua umum. Seluruh rekomendasi usungan untuk pilkada di Sulsel tidak ada yang berubah. Keputusan mengusung kandidat kan keputusan organisasi, bukan individu. Kalaupun ketua berganti, maka yang perubahannya sebatas administratif saja,” tutup NH yang juga Ketua Harian DPP Golkar. (*)

Miris! Banyak Pekerja Dirumahkan Dampak Erupsi Gunung Agung

Gunung Agung [dok net]

Gunung Agung [dok net]

Denpasar, KABAROKE — Akibat meletusnya Gunung Agung di Bali, banyak penduduk yang merasakan dampaknya. Provinsi yang kerap didatangi turis berbagai mancanegara ini ‘mendadak sepi’, terutama dari sektor pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata Karangasem I Wayan Astika menuturkan bencana erupsi Gunung Agung telah berimbas ke bidang perhotelan dan restoran. “Kalau pekerja restoran banyak pekerja yang dirumahkan,” ujarnya kepada wartawan saat ditemui di Bali, belum lama ini.

Wayan menjelaskan pekerja yang dirumahkan tersebut bukan berarti dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), melainkan para pekerja memakai sistem shift. “Iya tidak sampai di PHK, hanya dirumahkan,” kata dia lagi.

Atas dasar itu, untuk memulihkan kondisi saat ini, kata Wayan, Bali sudah dalam status aman dan bisa dikunjungi masyarakat. Jadi, tidak perlu lagi khawatir karena erupsi Gunung Agung saat ini telah berakhir.

“Beberapa tamu yang memanfaatkan fenomena alam ini untuk bisa memanfaatkan dokumentasi. Dan tempat andalan Karangasem bukan hanya Puri Besakih saja. Ada 15 daerah tujuan wisata dan tiga kawasan pariwisata kebanyakan wisata Bahari,” tutur Wayan saat menjelaskan destinasi wisata andalan Karangasem. (***)

1 2