Gubernur Sulsel Raih Penghargaan Pertama pada 2018, Apa Itu?

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo Raih Penghargaan Perdana pada 2018
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo Raih Penghargaan Perdana pada 2018

Makassar, KABAROKE — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, meraih penghargaan nasional dari Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) sebagai Koordinator Embarkasi Haji Terbaik. Itu menjadi penghargaan perdana Gubernur Syahrul pada 2018. Adapun penyerahan penghargaan diberikan bertepatan dengan peringatan Hari Amal Bakti ke-72 Kementerian Agama di Gedung Manunggal, Kota Makassar, kemarin.

Gubernur Sulsel sendiri merupakan Koordinator Penyelenggara Haji Embarkasi Makassar. Mantan Bupati Gowa itu dinilai memberikan pelayanan haji terbaik di Indonesia.

Sebelum menyampaikan sambutan seragam dari Menteri Agama Republik Indonesia, Gubernur Syahrul menyampaikan beberapa pesan moral. Dikatakan dia, masyarakat Indonesia, khususnya aparatur negara harus mampu memberikan manfaat bagi publik.

Khusus di lingkup Kementerian Agama, Gubernur Syahrul memaparkan misi uang melekat bagi aparatur negara cukup banyak. Di antaranya yakni mengayomi bangsa, melebarkan akses pendidikan, pelayanan keagamaan yang berkualitas dan memberikan pelayanan sesuai kebutuhan agama.

“Misi ini harus dipenuhi karena tuntutan publik semakin tinggi, cepat, spontan dan membutuhkan respon cepat,” kata Gubernur Syahrul.

Gubernur Sulsel melanjutkan Hari Amal Bakti harus dijadikan momentum menyemai kebaikan dan menyebarkan kedamaian. “Saya mengajak semua untuk menjadi duta kedamaian, agama adalah pembawa kesejukan. Pesan ini penting agar tidak terjebak perseteruan dan jebakan pertentangan atas nama agama,” katanya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Syahrul yang telah menjabat dua periode mengaku bersyukur bisa hadir selama sepuluh kali berturut-turut pada Hari Amal Bakti ini.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel Abdul Wahid Thahir, mengatakan Hari Amal Bakti yang dirangkaikan dengan ramah tamah diawali dengan berbagai kegiatan. Di antaranya yakni gerak jalan, vokal group lintas agama dan olahraga.

“Mari berkomitmen untuk melaksanakan integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab dan keteladan,” imbaunya.

Pada acara ini juga diserahkan penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya (30, 20 dan 10 tahun) serta nota kesepahaman bersamadengan BNN dan empat universitas (UNM, UMI, Universitas Muhammadiyah Makassar dan UIM) di Sulsel, dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia aparatur Kementerian Agama. (***)

Related posts

Leave a Comment