BPS : Sulsel Alami Inflasi 0,23 Persen pada Februari 2018

Kepala BPS Sulsel Nursam Salam
Kepala BPS Sulsel Nursam Salam

Makassar, KABAROKE — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Februari 2018, Sulsel mengalami inflasi 0,23 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 132,66. Dari lima kota IHK, semuanya mencatat inflasi. Tertinggi dialami Kota Palopo sebesar 0,58 persen dengan IHK 131,04. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Parepare sebesar 0,05 persen dengan IHK 128,09.

“Pada bulan Februari 2018, Sulsel mengalami inflasi 0,23 persen. Semua kota IHK bahkan mencatatkan inflasi, tertinggi di Palopo dan terendah di Parepare,” kata Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam, Kamis, 1 Maret.

Berdasarkan catatan BPS, inflasi yang terjadi di Sulsel dipengaruhi naiknya harga pada lima dari tujuh kelompok pengeluaran. Rinciannya yakni kelompok bahan makanan sebesar 0,76 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau (0,37 persen); kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga (0,11 persen); kelompok kesehatan (0,09 persen) dan kelompok perumahan (0,05 persen).

“Dari tujuh kelompok pengeluaran, ada lima mengalami kenaikan dan dua lainnya mengalami penurunan. Yang menurun itu kelompok sandang serta kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan, masing-masing sebesar 0,07 persen dan 0,22 persen,” Nursam menerangkan.

Secara utuh, Nursam menuturkan laju inflasi tahun kalender Februari 2018 untuk Sulsel mencapai 1,04 persen. Adapun laju inflasi year on year alias rentang Februari 2018 terhadap Februari 2018 menembus 3,57 persen.

“Bila dibandingkan dengan statistik inflasi pada Februari dalam kurun dua tahun terakhir, inflasi kali ini lebih rendah dibandingkan bulan yang sama pada 2017 yang mencapai 0,75 persen. Tapi, kalau dibandingkan 2016, kala itu malah terjadi deflasi 0,08 persen,” pungkasnya. (*)

Related posts

Leave a Comment