Restrukturisasi Ruang Udara Indonesia Timur Selaras Program Jokowi

General Manager AirNav Indonesia Cabang Utama MATSC Novy Pantaryanto
General Manager AirNav Indonesia Cabang Utama MATSC Novy Pantaryanto

Makassar, KABAROKE — General Manager AirNav Indonesia Cabang Utama Makassar Air Traffic Service Center (MATSC), Novy Pantaryanto, menyatakan restrukturisasi ruang udara Indonesia Timur selaras dengan program nawa cita yang digagas Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Utamanya, upaya membangun dari pinggiran dengan ‘membuka’ Papua.

Melalui restrukturisasi tahap ketiga, Novy menjelaskan ruang udara di Indonesia Timur, ada yang berfokus pada sektor Papua. Upper Papua melengkapi pemanduan penerbangan pada beberapa sektor lainnya, seperti upper Manado, upper Ambon dan upper Bali. Restrukturisasi ini juga memastikan konektivitas ruang udara Papua dengan daerah sekitarnya semakin baik.

“Restrukturisasi tahap ketiga ini sejalan dengan program pemerintahan Presiden Jokowi. Ini sesuai program khususnya terkait ruang udara Papua, kita buat semakin nyaman terbang di sana (Papua),” kata Novy.

Restrukturisasi ruang udara Indonesia Timur ditujukan untuk meningkatkan layanan navigasi penerbangan. Dalam prosesnya, bila dulunya pemanduan penerbangan pada ruang udara bersifat tunggal yakni upper Ujung Pandang East, maka nantinya akan terbagi menjadi beberapa sektor. Di antaranya upper Manado, upper Ambon, upper Papua dan upper Bali.

“Banyak manfaat dari restrukturisasi ruang udara tahap ketiga. Dalam proses uji coba, pelayanan navigasi menjadi lebih baik karena tingkat kesibukan berkurang karena adanya pembagian upper itu. Pilot pun menjadi lebih nyaman,” ujar Novy.

Ia melanjutkan optimalisasi ruang udara demi peningkatan pelayanan navigasi dan keselamatan penerbangan ditargetkan rampung pada September atau Oktober 2018 mendatang.

“Targetnya bisa tuntas pada September 2018 atau paling lambat ya akhir 2018. Sekarang dalam proses ujicoba dan Alhamdulillah memberikan dampak positif untuk peningkatan pelayanan navigasi penerbangan, juga untuk keselamatan penerbangan,” urainya.

Deputi General Manager Bidang Operasi Makassar Traffic Air Service Center (MATSC) AirNav Indonesia, Davitson Aritonang, menambahkan restrukturisasi tahap tiga akan membuat pemanduan navigasi terbagi menjadi sembilan sektor. Termasuk upper Manado, upper Ambon dan upper Papua. Inovasi dari AirNav Indonesia itu, sambung dia, selaras dengan program pemerintah pusat untuk ‘membuka’ Papua.

Davitson melanjutkan restrukturisasi ruang udara akan terus dilakukan secara bertahap. Setelah tahap tiga rampung, pihaknya akan mengerjakan tahap ultimate. Namun, secara detail belum bisa dipaparkan. Intinya, AirNav Indonesia terus berupaya meningkatkan layanan navigasi penerbangan, termasuk keselamatan penerbangan. (*)

Related posts

Leave a Comment