Anggota DPR RI Ini Minta Habibie Maju Capres 2019

Legislator RI Tamzil Linrung [Foto: Liputan6]

Legislator RI Tamzil Linrung [Foto: Liputan6]

Parepare, KABAROKE — Anggota DPR RI Komisi VII Tamsil Linrung bertemu dengan ratusan warga Parepare, pada acara buka puasa bersama pengurus DPD PKS Kota Parepare, akhir pekan lalu. Acara itu turut dihadiri Ustaz Das’ad Latief dan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare, Faisal Andi Sapada dan Asriady Samad.

Dalam sambutan singkatnya, Tamsil menyampaikan keinginannya untuk mendukung kembali BJ Habibie untuk maju kembali jadi presiden. Seperti diketahui Parepare adalah kota kelahiran presiden ketiga RI.

“Kita tidak heran di Malaysia saja terpilih seorang presiden dari pihak oposisi yang usianya jauh lebih tua dari Habibie. Jadi apa salahnya kalau kita kembali dorong Habibie untuk maju kembali di Pilpres 2019 mendatang,” ungkap legislator asal Sulsel tersebut.

“Kita dorong beliau untuk menjadi solusi dari permasalahan negara ini dengan hadirnya kembali sosok Habibie yang sudah teruji kepemimpinanya,” ungkap Tamsil Linrung.

Tamsil Linrung yang saat ini tengah mencalonkan diri maju di DPD RI 2019 juga merasa lembaga dewan perwakilan daerah atau DPD RI ada berkat buah reformasi yang telah didorong oleh Habibie. (***)

Waspada Manipulasi Survei, Ini Tiga Potensi Praktik Jekkong di Pilgub Sulsel

Anggota DPR RI Fraksi Golkar Hamka B Kady

Anggota DPR RI Fraksi Golkar Hamka B Kady

Makassar, KABAROKE — Masyarakat Sulsel khususnya pendukung pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) diminta waspada terhadap praktik kecurangan di Pilgub Sulsel. Khususnya dengan cara manipulasi hasil survei untuk membentuk opini publik.

Hal itu diungkapkan Ketua Tim NH-Aziz Center, Hamka B Kady menanggapi hasil survei Jaringan Suara Indonesia (JSI) yang diduga kuat merupakan pesanan. Setidaknya, ia menjabarkan tujuh kemungkinan praktik “jekkong” berdasarkan hasil survei yang direkayasa.

Pertama, melalui survei yang di publish bisa jadi adalah target perolehan suara seorang kandidat dan penggembosan suara bagi lawan tandingnya. Tujuannya, kata dia, agar hasil suara akhir akan dipaksakan dicapai dengan cara apapun termasuk cara jekkong.

Kedua, oknum kandidat akan melakukan langkah-langkah penekanan di daerah yang di kuasai atau daerah basisnya. Mungkin saja, lanjutnya menjelaskan, melakukan langkah jekkong dengan di-backup aparat sipil negara.

“Bahkan bisa jadi berusaha mempengaruhi aparat keamanan termasuk penyelenggara dan panwas untum minta perlindungan atau paling tidak ada pembiaran supaya aman dalam melaksanakan aksi jekkongnya,” tuturnya.

Kemudian, oknum kandidat melakukan pengawalan suara di setiap lingkungan dan dusun atau di sekitar TPS pada malam hari hingga menjelang pecoblosan. Bahkan, ia menyebut, ada kemungkinan dilakukan cara memberikan sesuatu kepada pemilih yang dikawalnya.

Olehnya itu, Hamka mengingat kepada masyarakat untuk turut memerangi praktik curang di Pilgub Sulsel. Penguatan tim di tingkat TPS, kata Hamka, akan diperkuat untuk mencegah adanya praktik jekkong.

“Ayo rapatkan barisan untuk melawan proses kecurangan yang mereka rancang secara sistematis dan massif,” ujarnya. (**)

Ekspor Sulsel ke Amerika Serikat dan Malaysia Kian Lesu

Pemerintah Indonesia Siap Melakukan Ekspor ke Rusia dan Dubai [dok net]

Ilustrasi [dok net]

Makassar, KABAROKE — Kinerja ekspor Sulsel sepanjang 2018 mengalami penurunan bila dibandingkan setahun sebelumnya. Merosotnya nilai ekspor secara keseluruhan dipengaruhi menurunnya permintaan barang dari sejumlah negara yang menjadi langganan. Semisal ekspor Sulsel ke Amerika Serikat dan ke Malaysia yang bisa dibilang ‘terjun bebas’ alias anjlok.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor Sulsel ke Amerika Serikat periode April 2018 bahkan nihil. Adapun rentang Januari-April tahun ini, pengiriman barang ke negeri adidaya itu hanya US$6,75 juta. Itu menurun 82,80 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu sebesar US$39,26 juta. Kontribusi ekspor Sulsel ke Amerika Serikat pun sangat kecil dari total nilai ekspor menembus US$338,86 juta.

Tidak jauh berbeda dengan ekspor Sulsel ke Malaysia yang juga merosot tajam. Periode April 2018, nilai ekspor ke negara tetangga hanya US$0,11 juta. Adapun total nilai ekspor selama empat bulan pertama tahun ini hanya US$4,42 juta. Terjadi penurunan 83,88 persen, dimana periode yang sama tahun lalu, nilai ekspor Sulsel ke Malaysia mencapai US$27,42 juta.

“Ekspor Sulsel sepanjang 2018 terbanyak ke Jepang US$232,36 juta. Menyusul Tiongkok (US$49,50 juta) dan Vietnam (US$11 juta). Adapun untuk Amerika Serikat dan Malaysia mengalami penurunan cukup signifikan. Masing-masing periode Januari-April 2018 sebesar US$6,75 juta dan US$4,42 juta atau turun 82,80 persen dan 83,88 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” kata Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam, di Makassar.

Secara keseluruhan, Nursam menyampaikan ekspor Sulsel periode Januari-April 2018 merosot 4,17 persen dibandingkan tahun lalu. Dari sebelumnya sempat menembus US$353,61 juta menjadi US$338,86 juta. Secara bulanan pun terjadi penurunan, tapi tidak signifikan sebesar 1,68 persen. Dari sebelumnya US$91,88 juta pada Maret 2018 menjadi US$90,34 juta pada April 2018.

“Tapi secara tahunan untuk April apabila dibandingkan capaian tahun ini dengan tahun sebelumnya, ada koreksi atau peningkatan 2,53 persen. Dimana pads April tahun ini mencapai US$90,34 juta atau lebih baik dibandingkan April tahun lalu sebesar US$88,10 juta,” pungkasnya. (*)

Didukung Batu Putih Syndicate, NH-Aziz Dapat Suntikan 1,7 Juta Suara

Presiden Batu Putih Syndicate Syamsul Bahri Sirajuddin Bersama Nurdin Halid

Presiden Batu Putih Syndicate Syamsul Bahri Sirajuddin Bersama Nurdin Halid

Makassar, KABAROKE — Komunitas Batu Putih Syndicate (BPS) akhirnya resmi menyatakan arah dukungannya dalam Pilgub Sulsel. Tim pemenangan pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar pada pilgub lalu ini memilih untuk kembali memenangkan Aziz Qahhar yang kini menjadi calon wakil gubernur berpasangan dengan Nurdin Halid.

Direktur Nurani Strategic, Nurmal Idrus menjelaskan, dukungan BPS dalam jejaring pemenangan NH-Aziz dianggap sebagai langkah maju bagi tim. Hal itu diungkapkannya karena telah begitu mengenal dan mengetahui kekuatan jaringan yang dimiliki oleh lembaga ini.

“Pada Pilgub 2013 saya merekam aktivitas mereka di lapangan. Bagaimana mereka membangun jaringan dan dimana jaringan itu berada sedikit banyak saya tahu,” kata Nurmal yang juga alumni Batu Putih Sindycate.

Mantan Ketua KPU Makassar ini menyatakan salah satu faktor keberhasilan Ilham-Azis meraih hingga 1,7 juta dukungan pada Pilgub 2013 adalah karena kesuksesan manajemen tim yang mereka bangun. Sehingga, Nurmal menyebutkan, modal itulah yang dapat menjadi kekuatan ekstra bagi NH-Aziz kali ini.

“Jaringan mereka meliputi seluruh Sulsel. Saya tidak tahu apakah jarjngan itu masih bertahan atau tidak. Kalau bertahan, itu sangat luar biasa. Mereka mampu meraup 1,7 juta suara padahal saat itu melawan incumbent SYL,” ujarnya.

Nurmal pun menyarankan agar langkah pertama yang dilakukan NH-Aziz dengan bergabungnya BPS adalah dengan mencoba membangun kembali kekuatan lembaga ini.

“Saya tahu mereka punya database tim hingga tingkat TPS. Tapi, apakah itu masih aktif atau tidak itu dulu yang harus ditelusuri,” ujarnya.

Apalagi lanjutnya, kekuatan itu tak terlalu sulit untuk dibangun karena saat itu BPS juga mengelola tim bersama tim pejuang bersatu. Saat ini, tim pejuang bersatu juga kian getol memperjuangkan kemenangan NH-Aziz dalam Pilgub Sulsel.

“Saya pikir itu tak terlalu sulit bagi mereka karena mereka dulu membangun kekuatan Pilgub 2013 bersama tim pejuang bersatu yang kini juga bersama NH” tutupnya. (*)

Totalitas Pendukung Appi-Cicu Menangkan NH-Aziz

Pendukung Appi-Cicu All Out Menangkan NH-Aziz

Pendukung Appi-Cicu All Out Menangkan NH-Aziz

Makassar, KABAROKE — Gagasan dan program Sulsel Baru yang dicanangkan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) membuat masyarakat tidak bisa berpaling. Dukungan kepada calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut satu itu semakin massif jelang tahapan pencoblosan. Di Makassar, pendukung calon tunggal Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) memastikan dukungan kepada NH-Aziz.

“Ya arah dukungan pendukung Appi-Cicu jelas. Di Pilwalkot Makassar, kita all out menangkan Appi-Cicu dan di Pilgub Sulsel, kita berjuang habis-habisan menangkan NH-Aziz, itu harga mati. Tidak usah diragukanlah, seluruh pendukung Appi-Cicu pasti dukung NH-Aziz,” kata salah seorang pendukung militan Appi Cicu, Hj Lina, Kamis, 31 Mei.

Menurut Hj Lina, banyak pertimbangan hingga akhirnya pendukung Appi-Cicu menjatuhkan dukungan untuk NH-Aziz. Di antaranya yakni Appi-Cicu dan NH-Aziz bisa dibilang memiliki banyak kesamaan dan memang berafiliasi secara resmi. Appi-Cicu dan NH-Aziz dapat dikatakan merupakan satu paket untuk menuju Makassar dan Sulsel Baru yang lebih maju dan sejahtera.

“Tidak kalah penting itu program NH-Aziz tiada duanya. Ya inilah kandidat yang paling gagah dan bagus programnya, seperti orangnya,” ucap Hj Lina yang merupakan warga Rappokalling.

Lebih jauh, ia menyampaikan secara spesifik, program NH-Aziz menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Terkhusus kalangan ibu rumah tangga dan masyarakat kurang mampu. Kehadiran program pendidikan dan perlengkapan sekolah gratis, layanan kesehatan berbasis KTP, bantuan modal tanpa bunga, bantuan peningkatan gizi ibu hamil dan balita dan banyak lainnya sangatlah membantu wong cilik.

“Kalau masyarakat dukung NH-Aziz, itu karena programnya tiada duanya, paling top. Program NH-Aziz itu jawaban dari seluruh permasalahan ibu rumah tangga maupun orang yang kurang mampu. NH-Aziz menunjukkan kepedulian dan perhatian yang sangat besar,” tutup dia. (**)