Ini Orang Terakhir yang Dievakuasi dari KM Lestari Maju

Evakuasi Penumpang KM Lestari Maju
Evakuasi Penumpang KM Lestari Maju

Selayar, KABAROKE — Evakuasi para penumpang KM Lestari Maju yang kandas di perairan Kabupaten Selayar telah dihentikan, Rabu (4/7) dini hari. Evakuasi dilakukan menggunakan perahu nelayan dan kapal dari tim SAR terpadu. Nakhoda dan pemilik kapal menjadi orang terakhir yang dievakuasi dari KM Lestari Maju.

Direktur Jenderal Hubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, R. Agus H. Purnomo, mengatakan sisa penumpang di atas kapal KM Lestari Maju sudah berhasil dievakuasi dengan selamat.

“Proses evakuasi penumpang di atas kapal sudah selesai (Rabu dini hari). Nakhoda dan pemilik kapal merupakan dua orang terakhir yang turun dari kapal KM Lestari Maju yang dievakuasi tim SAR,” ujar Agus, dalam keterangan persnya, Rabu (4/7).

Cuaca buruk sempat menghambat proses evakuasi para penumpang kapal karena susah bagi kapal-kapal merapat ke lokasi kandasnya KM Lestari Maju. Meski begitu, berkat kerja keras tim SAR, sisa penumpang kapal bisa dievakuasi. Olehnya itu, Agus memberikan apresiasi kepada tim SAR yang bekerja dengan penuh kehati-hatian dan terencana.

Saat ini, Agus mendampingi Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi, menuju lokasi musibah KM Lestari Maju di Kabupaten Selayar, Sulsel. Keduanya ingin memastikan dan melihat langsung langkah-langkah lanjut terkait musibah kandasnya kapal KM Lestari Maju.

Pada kesempatan ini, Agus mengaku telah menerima laporan adanya korban penumpang yang meninggal dunia akibat musibah kandasnya KM Lestari Maju. “Saya menyampaikan turut berduka cita bagi para korban meninggal dunia atas musibah KM Lestari Maju di perairan Selayar. Saya dan jajaran Perhubungan Laut sangat prihatin dengan adanya kejadian ini,” ujarnya.

Disinggung tentang penyebab terjadinya musibah KM Lestari Maju, Agus menegaskan bahwa saat ini Ditjen Perhubungan Laut sedang fokus pada penanganan penumpang yang telah dievakuasi. “Kami fokus pada penanganan penumpang yang telah dievakuasi, terkait penyebab terjadinya musibah tersebut, kami serahkan sepenuhnya kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan untuk memastikan jumlah korban yang meninggal.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut menegaskan bahwa kapal penyeberangan KMP. Lestari Maju sengaja dikandaskan dan tidak tenggelam seperti informasi yang beredar di luar.

Kapal penyeberangan KMP. Lestari Maju dikandaskan di perairan Kabupaten Selayar-Kabupaten Bulukumba, Sulsel pada Selasa (3/7) pukul 14.30 WITA.

Kapal KM Lestari Maju tujuan
Pamatata dinakhodai oleh Agus Susanto dan sesuai manifes membawa 139 orang penumpang. Kapal itu dikandaskan sekitar 300 meter dari Pantai Pabadilang, Kabupaten Selayar.

Adapun kapal tersebut juga membawa kendaraan roda dua sebanyak 18 unit, kendaraan roda empat sebanyak 14 unit, kendaraan golongan 5 sebanyak 8 unit dan kendaraan golongan 6 sebanyak 8 unit dengan jumlah total seluruhnya 48 unit kendaraan.

Sebagai informasi, Kapal KMP. Lestari Maju merupakan Kapal jenis Ro-Ro yang melayani lintas penyeberangan Bira-Pamatata. (***)

Related posts

Leave a Comment