2 Petani Jadi Tersangka Pembakaran Hutan

Kebakaran Hutan dan Lahan (Foto : merdeka.com)

Gowa, KABAROKE — Polres Gowa menetapkan dua tersangka kasus pembakaran hutan milik PT Inhutani di Dusun Mampu, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Agustus Lalu.

Saat dilakukan rilis pers di Mako Polres Gowa, Senin (24/9/2018), Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Herly Purnama mengatakan, perkara tersebut tindak lanjut dari Polsek Sombaopu atas kasus pembakaran hutan lindung.

“Jadi pelaku utaman itu Mannya Bin Ali (60) bersama Rudi Bin Subu (41) masing-masing petani dan kedua juga warga sekitar keduanya sudah ditetapkan tersangka dan dilakukan penahanan,” kata Herly Purnama, seperti dilansir dari rakyatku.com, Senin (24/9).

Sementara itu, pelaku Mannya saat dimintai keterangan mengaku tidak tahu bila lahan yang kurang lebih satu hektare tersebut adalah lahan lindung milik Inhutani.

“Kami tebang untuk buka lahan, selanjutnya mau kami tanami kacang, supaya bagus, saya bakar itu lahan baru ditanami,” demikian Mannya.

Dari kejadian tersebut, polisi menyita dua potong kayu sisa pembakaran dengan dua pucuk parang yang dipakai menebang.

Pransangkaan hukuman kedua pelaku dijerat pasal 108 ayat 69 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup atau pasal 187 KUHP dengan 10 tahun kurungan denda Rp10 miliar. (***)

Related posts