Gara-gara Merger, Singapura Denda Uber dan Grab

Grab dan Uber Melakukan Merger di Singapura (Foto : Reuters/Edgar Su/File Photo)

Singapura, KABAROKE — Pengawas kompetisi di Singapura memberikan hukuman denda bagi Grab dan Uber Technologies dengan total S$13 juta ($9,5 juta) dan mengumumkan langkah-langkah lain untuk mengatasi masalah persaingan yang timbul dari merger kedua perusahaan di SIngapura.

“Kompetisi dan Komisi Konsumen Singapura (CCCS) telah mendenda Uber [UBER.UL] S$6,6 juta dan Grab S$6,4 juta,” ujarnya pada Senin (24/9/2018), seperti dilansir dari Reuters, Senin (24/9/2018).

Badan SIngapura tersebut juga memberi tahu Grab untuk menghapus pengaturan eksklusivitasnya dengan pengemudi dan armada taksi.

Uber menjual bisnisnya di Asia Tenggara, termasuk di Singapura, ke Grab saingan regional yang lebih besar pada bulan Maret untuk ditukar dengan saham di perusahaan yang berbasis di Singapura.

Tetapi, kesepakatan itu mengundang pengawasan regulasi di kawasan itu, khususnya oleh CCCS, yang mereka nilai sebagi sebuah langkah langka dan kemudian pihaknya meluncurkan penyelidikan, hanya beberapa hari setelah merger diumumkan. (***)

Related posts