Rupiah Melemah Dipicu Kenaikan Suku Bunga Global

Ilustrasi Suku Bunga terhadap Rupiah (Foto : Thinkstockphotos)

Jakarta, KABAROKE — Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail mengatakan, kenaikan suku bunga global menyebabkan sejumlah mata uang termasuk Rupiah.

Data Bloomberg, hari ini, Rabu (26/09/2018), mencatat nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS berada di level Rp14.938/US$, melemah 20,5 poin dibandingkan hari sebelumnya yang berada di level Rp14.917,5/US$.

“Dampak dari kenaikan tingkat suku bunga global ini kemungkinan akan membuat rupiah melemah. Rupiah kemungkinan melemah ke level Rp14.950/US$ – Rp15.000/US$,” ujar dia di Jakarta, dilansir dari Warta Ekonomi, Rabu (26/09/2018).

Dollar Index melemah Rupiah diperkirakan bergerak melemah. Dollar diperkirakan melemah ke level 94.0-94.30 terhadap hampir semua mata uang kuat dunia.

Bukan cuma Rupiah, dolar AS juga diperkirakan melemah didorong ekspektasi investor yang telah memfaktorkan dua kali kenaikan tingkat suku bunga The Fed  di bulan September dan Desember. The Fed diperkirakan akan menaikan tingkat suku bunga sebesar 25 bps pada tanggal 27 September waktu Jakarta.

“Kenaikan tingkat suku bunga tersebut tidak lagi berdampak besar terhadap penguatan dollar terutama terhadap euro,” ungkapnya.

Merespon kenaikan suku bunga the Fed, Bank Indonesia sendiri diprediksi juga akan menaikan tingkat suku bunga dalam rapat RDG bulanan tanggal 27 September. (***)

Related posts