Jurus Ampuh The Fed Buat Dollar Kian Perkasa

Mata Uang AS Dollar Menguat dalam Beberapa Pekan Terakhir (Foto : Internet)

Washington, KABAROKE — Kurs dolar AS melonjak terhadap mata uang utama lainnya di akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor terus mengantisipasi keputusan Federal Reserve AS menaikkan suku bunga acuannya. The Fed pada Rabu (26/9) menaikkan suku bunga pinjaman jangka pendek sebesar seperempat persen, menjadi kenaikan suku bunga ketiga tahun ini dan langkah kedelapan sejak akhir 2015.

Dilansir dari Antara, Jumat (28/9), The Fed mengatakan pasar tenaga kerja AS telah “terus menguat” dan kegiatan ekonomi telah “meningkat pada tingkat yang kuat”, dengan belanja rumah tangga dan investasi tetap (fixed investment) perusahaan tumbuh “kuat”.

Sementara itu, bank sentral memperkirakan ekonomi AS akan tumbuh 3,1 persen tahun ini, lebih tinggi dari 2,8 persen yang diperkirakan pada Juni, menurut proyeksi ekonomi terbaru The Fed yang dirilis pada Rabu (26/9). Para analis mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi yang kuat dan tingkat pengangguran yang menurun cenderung menjaga The Fed pada jalur stabil menuju pengetatan kebijakan moneter guna mencegah ekonomi AS dari “overheating” (terlalu panas).

Di sisi ekonomi, jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran meningkat lebih dari yang diperkirakan pada minggu lalu. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, meningkat 0,76 persen menjadi 94,8970 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1658 dolar AS dari 1,1762 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris turun menjadi 1,3087 dolar AS dari 1,3184 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia merosot ke 0,7210 dolar AS dari 0,7276 dolar AS. (***)

Related posts