Cek di Sini! Daftar Mantan Napi Koruptor yang Nyaleg 2019

Ilustrasi Napi Koruptor (Foto : Internet)

Jakarta, KABAROKE — Komisi Pemilihan Umum (KPU) merilis daftar partai politik yang mencalonkan anggota legislatif berstatus mantan koruptor di Pemilu 2019. Data dirilis KPU dari 16 parpol peserta Pemilu 2019 terdapat 12 parpol mencalonkan mantan terpidana korupsi dan empat lainnya tak mencalonkan.

12 parpol yang mencalonkan mantan napi korupsi antara lain Golkar, Gerindra, Berkarya, Hanura, Demokrat, PDIP, PKS, PBB, Perindo, PKPI, PAN dan Partai Garuda.

Sementara empat parpol yang tidak mencalonkan mantan napi antara lain Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Komisioner KPU RI, Ilham Saputra mengatakan dipublikasikannya daftar caleg eks napi korupsi bukan bermaksud membuat daftar hitam mereka. Namun hanya menginformasikan pada publik dan pilihan terhadap caleg tersebut tetap berada di tangan pemilih.

“Sekali lagi kami tidak akan membuat semacam blacklist, tidak sama sekali. Kami hanya informasikan kepada masyarakat bahwa ini loh calon-calon yang terpilih. Ada juga calon yang mantan napi koruptor. Keputusannya kita serahkan ke masyarakat,” jelasnya, seperti dilansir dari akurat.co, Kamis (31/01).

Berdasarkan Pasal 182 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 mensyaratkan calon legislasi mantan terpidana untuk mengumumkan statusnya secara terbuka kepada publik.

Selain itu, Ilham mengatakan bahwa KPU juga berencana mengumumkan daftar nama-nama caleg mantan narapidana kasus lain dalam waktu dekat dan nantinya akan dipampang di situs resmi KPU.

“Nanti kita pertimbangkan ya. Kita pertimbangkan apakah masuk ke dalam PKPU kita karena ini perlu dilegalkan,”ungkapnya.

Berikut daftar caleg mantan narapidana korupsi:

Partai Golkar 1. Hamid Usman, calon anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Dapil Maluku Utara 3, nomor urut 1; 2. Desy Yusnandi, calon anggota DPRD Provinsi Banten, Dapil Banten 6, nomor urut 4; 3. H. Agus Mulyadi, calon anggota DPRD Provinsi Banten, Dapil Banten 9, nomor urut 5; 4. Petrus Nauw, calon anggota DPRD Provinsi Papua Barat, Dapil Papua Barat 2, nomor urut 12; 5. Heri Baelanu, calon anggota DPRD Kabupaten Pandeglang, Dapil Pandeglang 1, nomor urut 9; 6. Dede Widarso, calon anggota DPRD Kabupaten Pandeglang, Dapil Pandeglang 5, nomor urut 8; 7. Saiful T. Lami, calon anggota DPRD Kabupaten Tojo Una Una, Dapil Tojo Una Una 1, nomor urut 12; 8. Edy Muldison, calon anggota Kabupaten Blitar, Dapil Blitar 4, nomor urut 1.

Partai Gerindra 1. Moh Taufik, calon anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, Dapil DKI 3, nomor urut 1; 2. Herry Jones Johny Kereh, calon anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Dapil Sulawesi Utara 1, nomor urut 2; 3. Husen Kausaha, calon anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Dapil Maluku Utara 4, nomor urut 2; 4. Ferizal, calon anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur, Dapil Belitung Timur 1, nomor urut 4; 5. Mirhammuddin, calon anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur, Dapil Belitung Timur 2, nomor urut 1; 6. Hi.Al Hajar Syahyan, calon anggota DPRD Kabupaten Tanggamus, Dapil Tanggamus 4, nomor urut 1.

Partai Berkarya 1. Mieke L. Nangka, calon anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara 2 nomor urut 4; 2. Arief Armain, calon anggota DPRD Provinsi Maluku Utara 4 nomor urut 1; 3. Yohanes Marinus Kota, calon anggota DPRD Kabupaten Ende 1 nomor urut 1; 4. Andi Muttarmar Mattotorang, calon anggota DPRD Kabupaten Bulukumba 3 nomor urut 9 .

Partai Hanura 1. Welhemus Tahalele, calon anggota DPRD Provinsi Maluku Utara 3, nomor urut 2; 2. Mudasir, calon anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah 4 nomor urut 1; 3. Akhmad Ibrahim, calon anggota DPRD Provinsi Maluku Utara 3 nomor urut 5, 4. Y.H.M. Warsit, calon anggota DPRD Kabupaten Blora 3 nomor urut 1; 5. Moh. Nur Hasan, calon anggota DPRD Kabupaten Rembang 4 nomor urut 1.

Partai Demokrat 1. Jones Khan, calon anggota DPRD Kota Pagar Alam 3 nomor urut 1; 2. Jhony Husban, calon anggota DPRD Kota Cilegon 1, nomor urut 4; 3. Syamsudin, calon anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah 5, nomor urut 6; 4. Darmawati Dareho, calon anggota DPRD Kota Manado 4, nomor urut 1.

PDI Perjuangan 1. Abner Reinal Jitmau, calon anggota DPRD Provinsi Papua Barat 2, nomor urut 12.

Partai Keadilan Sejahtera 1. Maksum D.G. Mannassa, calon anggota DPRD Kabupaten Mamuju 2, nomor urut 2.

Partai Bulan Bintang 1. Nasrullah Hamka, calon anggota DPRD Provinsi Jambi 1, nomor urut 10. Partai Garuda 1. Ariston Moho, calon anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan, Dapil Nias Selatan 1, nomor urut 3; 2. Yulius Dakhi, calon anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan, Dapil Nias Selatan 1, nomor urut 1.

Partai Perindo 1. Smuel Buntuang, calon anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Dapil Gorontalo 6, nomor urut 1; 2. Zulfikri, calon anggota DPRD Kota Pagar Alam 2, Dapil Kota Pagar Alam, nomor urut 1.

PKPI 1. Joni Kornelius Tondok, calon anggota DPRD Kabupaten Toraja Utara, Dapil Toraja Utara 4, nomor urut 1; 2. Mathius Tungka, calon anggota DPRD Kabupaten Poso, Dapil Poso 3, nomor urut 2.

PAN 1. Abdul Fattah, calon anggota DPRD Provinsi Jambi, Dapil Jambi 2, nomor 1; 2. Masri, calon anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur, Dapil Belitung Timur 1, nomor 2; 3. Muhammad Afrizal, calon anggota DPRD Kabupaten Lingga, Dapil Lingga 3, nomor 1; 4. Bahri Syamsu Arief, calon anggota DPRD Kota Cilegon, Dapil Kota Cilegon 2, nomor 1. (***)

Related posts