Partisipasi Pemilih Makassar di Pemilu 2019 Ditargetkan Capai 75%

Ilustrasi Pemilihan Umum

Makassar, KABAROKE — Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, meminta seluruh masyarakat dan jajaran aparatur pemerintahan untuk turut mensukseskan Pemilu 2019. Toh, mensukseskan Pilpres dan Pileg 2019 bukan sebatas tanggungjawab penyelenggara pesta demokrasi.

Agenda negara secara nasional itu menjadi kewajiban seluruh jajaran pemerintah dan forkopimda untuk menciptakan Pemilu yang damai. Hanya melalui pesta demokrasi yang damai dan adil, maka keberlangsungan roda pemerintahan dan perekonomian dapat berjalan dengan baik.

Selain itu, Danny juga menekankan pentingnya upaya meningkatkan partisipasi pemilih. Semakin banyak masyarakat yang ambil bagian dalam pesta demokrasi, maka semakin baik untuk kehidupan berdemokrasi. Bahkan dapat dibilang menjadi indikator keberhasilan Pemilu. Danny sendiri mendorong dan mengharapkan partisipasi pemilih di Makassar mencapai 75%.

“Saya bersama KPU telah bertekad untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Pilkada serentak lalu, partisipasi pemilih Makassar hanya 56%, terendah dalam sejarah. Karenanya dengan segala pertimbangan kami bertekad memaksimalkan sosialisasi dan mengajak masyarakat ke TPS. Kita berharap bisa mencapai partisipasi pemilih 75%,” ungkapnya.

Kata Danny, jangan sampai ada suara rakyat yang sia-sia karena tidak menyalurkan hak pilihnya menentukan pemimpin negara atau wakilnya di legislatif. Toh, pemilu menentukan masih bangsa dan hanya berlangsung lima tahun sekali. Jangan sampai, masyatakat menyesal karena tidak menggunakan hak pilihnya untuk menentukan nasib bangsa.

Guna menciptakan pilkada damai dan meningkatkan partisipasi pemilih, Danny mengaku sudah mengintruksikan kepada seluruh jajaran dan perangkat pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, RT/RW, dan tokoh masyarakat untuk mensosialisasikana Pemilu 2019. Termasuk dengan mengajak warga ke TPS. (***)

Related posts