Inovasi Bapenda-Bank Sulselbar, Bayar Pajak Bisa Dicicil

Bapenda Sulsel dan Bank Sulselbar Luncurkan Inovasi Layanan SiPiJar

Makassar, KABAROKE — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bekerjasama dengan Bank Sulselbar meluncurkan layanan Simpanan dan Pendapatan Pajak Daerah alias SiPiJar di Kantor Bapenda Sulsel, Senin (4/2). Layanan itu merupakan inovasi teranyar dari Pemprov Sulsel dalam memudahkan masyarakat dalam membayar pajak.

Peresmian layanan SiPiJar dilakukan oleh Asisten II Pemprov Sulsel, Muh Firda. Turut hadir Direktur Umum Bank Sulselbar, Muh Rahmat serta perwakilan Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sulsel dan Jasa Raharja.

Kepala Bapenda Sulsel, Tautoto TR, menyampaikan layanan SiPiJar memberikan kemudahan bagi wajib pajak untuk menyicil pajak kendaraan bermotor. Caranya bisa dilakukan dalam bentuk tabungan atau kredit.

“Untuk tahap awal kita lakukan untuk ASN (Aparatur Sipil Negara) lingkup Pemprov Sulsel. Jadi mereka yang setuju, dapat langsung ke bank (Sulselbar) untuk membuka tabungan SiPiJar. SiPiJar menawarkan tabungan atau simpanan oleh nasabah menggunakan sistem autodebit untuk membayar pajak,” terang dia.

Tautoto menyebutkan selama ini ASN bukan malas membayar pajak, namun tak memiliki waktu dan terkadang lupa jatuh tempo pajak kendaraan mereka. Dengan adanya layanan SiPiJar, ASN tidak perlu pusing lagi bagaimana harus membayar pajak karena langsung terbayar secara autodebet.

“Kalau tidak mau lewat SiPiJar, bisa pakai mobile banking atau bayar langsung di ATM Kalau tidak bisa kami siapkan layanan Samsat Lorong untuk jemput di rumah. Mau bayar pajak sambil minum kopi, ada Kedai Samsat. Intinya tinggal kesadaran wajib pajak,” ungkapnya.

Direktur Utama Bank Sulselbar, Muhammad Rahmat, menambah layanan SiPiJar ini tidak membebankan bunga. Persyaratan pun cukup mudah, ASN atau nasabah cukup menandatangani persetujuan autodebet pembayaran pajak kendaraan.

Sementara itu, Asisten II Pemprov, Muh Firda, mengapresiasi inovasi yang dilakukan Bapenda Sulsel. Selama ini, pajak kendaraan merupakan penyumbang tertinggi bagi PAD Sulsel yakni sekitar 70 persen.

“Dengan keterbatasan anggaran, Bapenda Sulsel bisa memberikan inovasi. Ini sesuai arahan Pak Gubernur untuk terus berinovasi, termasuk memudahkan pelayanan pajak bagi masyarakat,” katanya.

Setelah meluncurkan SiPiJar, Bapenda Sulsel akan kembali melakukan inovasi pembayaran pajak kendaraan melalui minimarket yang tersebar di seluruh Sulsel. Ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.

“Layanan pembayaran pajak melalui minimarket ini akan memudahkan masyarakat yang rumahnya jauh dari samsat. Cukup ke minimarket untuk membayar,” pungkasnya.(***)

Related posts