Emak-emak Golkar Dukung Nomor 5, Ini Alasannya…

Dukungan dari Emak-emak Golkar Kian Solid untuk Muh Yasir menuju Senayan

Bone, KABAROKE — Gerakan salam lima jari di Kabupaten Bone semakin populer seiring meningkatnya popularitas dan elektabilitas Calon Legislatif DPR RI Daerah Pemilihan Sulsel II, Muh Yasir. Mulai dari pemuda hingga emak-emak memperagakan salam lima jari di berbagai kesempatan. Bukan sebatas pose biasa, tapi bentuk dukungan bagi Muh Yasir, calon legislatif dari Partai Golkar dengan nomor urut lima.

Salah seorang pengurus Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), Nur Alam, mengatakan salam lima jari selalu diperagakannya pada berbagai kesempatan untuk mempertegas dukungannya kepada Muh Yasir. Melalui pose tersebut, ia sekaligus bisa mensosialisasikan calon legislatif yang menjadi jagoannya.

“Sekarang malah jadi kebiasaan. Ya spontan saja, kalau lagi foto-foto pasti ambil gaya salam lima jari. Itu sekaligus menjadi bentuk nyata dukungan kami dari kalangan emak-emak srikandi Golkar untuk mendukung dan memenangkan Muh Yasir,” ujar dia, Jumat (8/2).

Menurut Nur Alam, salam lima jari memiliki filosofi kesederhanaan dan keakraban, sebagaimana dengan karakter Muh Yasir. Pensiunan pegawai Kementerian Perdagangan itu dari dulu memang dikenal sebagai sosok sederhana dan mudah bergaul. Muh Yasir gampang akbar dan dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Karena itu, beliau (Muh Yasir) merupakan sosok yang paling ideal menjadi representasi masyarakat Bone di Senayan. Beliau merupakan sosok wakil rakyat yang tahu betul apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan tidak kalah penting beliau sudah beri bukti terkait kontribusi untuk daerah,” ujar Nur Alam yang juga aktivis pembela hak anak dan perempuan Bone.

Muh Yasir memang dikenal merupakan salah satu putra daerah Sulsel yang punya karir cemerlang di tingkat nasional. Di Kementerian Perdagangan, ia merupakan salah satu orang yang melahirkan gagasan program pro-rakyat berupapemerataan pasar rakyat di seluruh daerah, termasuk di Sulsel.

Muh Yasir juga terus mendorong pembangunan infrastruktur, seperti jalan dan jembatan di seluruh pelosok daerah. Salah satu bukti nyata perjuangan Muh Yasir adalah jembatan di Cenrana. Ke depan, ia juga berkomitmen untuk membenahi berbagai infrastruktur di daerah pemilihannya, terkhusus di Kabupaten Bone.

“Belum duduk saja sudah begitu karyanya, ya kira-kira bagaimana kalau kelak berhasil duduk?,” pungkasnya. (****)

Related posts