Anggota DPRD Bone Ini Yakin Suara Muh Yasir Bisa Naik 2 Kali Lipat

Anggota DPRD Bone Abdul Rahim dan Caleg DPR RI Muh Yasir

Bone, KABAROKE — Anggota DPRD Bone dari Fraksi Golkar, Abdul Rahim, menjagokan Muh Yasir untuk duduk sebagai wakil rakyat di Senayan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Alasannya, sistem penghitungan pemilu kali ini lebih baik dan suara pensiunan pegawai Kementerian Perdagangan RI itu diprediksi bisa melonjak signifikan.

Abdul Rahim mengungkapkan optimismenya terkait suara Muh Yasir yang bisa naik hingga dua kali lipat dibandingkan pemilihan legislatif sebelumnya. Toh, politikus Golkar itu pandai menjaga basis konstituennya. Banyak masyarakat Bone yang menaruh harapan besar karena mengetahui betul kontribusi dan rekam jejak Muh Yasir.

“Melihat pergerakan beliau (Muh Yasir) dan relawan yang mendapatkan respons sangat positif dari masyarakat, saya yakin perolehan suaranya bisa naik hingga dua kali lipat pada Pileg 2019. Apalagi, beliau sudah pengalaman, sudah punya basis pendukung yang sangat kuat,” ujar Abdul Rahim, Senin (11/2)

Pada Pileg 2014, Muh Yasir diketahui meraup 64.275 suara atau berada di peringkat pengumpul suara terbanyak di Daerah Pemilihan Sulsel II. Secara matematis terkait akumulasi suara, Muh Yasir semestinya mendapatkan kursi di Senayan. Namun, sistem pemilu yang tidak menguntungkan saat itu membuatnya terpaksa merelakan kursi tersebut kepada calon legislatif lain.

“Ya lima tahun lalu, beliau peraih suara terbanyak keempat dari seluruh calon legislatif dari Dapil Sulsel II. Tapi sistem pemilu yang tidak menguntungkan saat itu sehingga harus tertunda ke Senayan,” ucapnya.

Lebih jauh, Abdul Rahim menyatakan lumbung suara Muh Yasir memang tersebar di Kabupaten Bone. Dari 27 kecamatan, sahabat Nurdin Halid itu diketahui unggul signifikan dari caleg lainnya pada Pileg 2014. Di antaranya yakni di Kecamatan Awangpone, Kecamatan Cenrana, Kecamatan Cina, Kecamatan Dua Boccoe dan Kecamatan Tellu Siattinge.

Abdul Rahim menuturkan khusus di Kecamatan Cina yang juga merupakan daerah pemilihan sekaligus basisnya, Muh Yasir diprediksinya kembali dapat meraup suara terbanyak. Lima tahun lalu, Muh Yasir mengumpulkan 2.562 suara atau unggul telak dibandingkan dua caleg yang kini sudah duduk di Senayan yakni Andi Rio Idris Padjalangi dan Syamsul Bachri.

“Di Kecamatan Cina, dukungan buat Muh Yasir begitu besar. Saya yakin beliau bisa meraup suara yang lebih banyak lagi mengingat Kecamatan Cina itu sudah menjadi basis kekuatannya, mayoritas masyarakat mengharapkan beliau duduk di Senayan,” tuturnya.

Besarnya harapan masyarakat agar Muh Yasir dapat melaju ke Senayan tidak lepas lantaran mengetahui kontribusi dan rekam jejaknya yang cemerlang. Bahkan, sebelum memutuskan maju di pentas politik, Muh Yasir sudah berbuat banyak untuk masyarakat. Khususnya saat masih aktif bertugas di Kementerian Perdagangan RI.

Muh Yasir merupakan salah satu inisiator sejumlah program-program ekonomi kerakyatan yang kini dirasakan oleh masyarakat, bukan hanya di Sulsel, tapi juga Indonesia secara keseluruhan. Ia juga merupakan salah satu pencetus program-program strategis dalam usaha peningkatan dan perkembangan usaha kecil dan menengah.

Sederet inovasi program Muh Yasir, di antaranya yakni pembangunan pasar percontohan, pembangunan pusat distribusi nasional, pemberian bantuan sarana usaha berupa tenda kaki lima dan coller box kepada pedagang ikan serta revitalisasi pasar-pasar tradisional terutama di wilayah Sulsel rentang 2006–2012 serta pembangunan gudang. (**)

 

Related posts