Sulsel Tertarik Kerja Sama dengan Australia di Bidang Pariwisata

Makassar, KABAROKE — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan pemerintah Australia menjajaki kerja sama di bidang pariwisata. Toh, banyak destinasi wisata Sulsel yang sangat potensial dan menarik minat wisatawan mancanegara asal Negeri Kanguru. Di antaranya yakni wisata budaya di Kabupaten Tana Toraja maupun Kabupaten Toraja Utara dan wisata bahari di Kabupaten Bulukumba.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, mengungkapkan pihaknya sudah berbicara dengan Konsulat Jenderal Australia untuk Makassar, Richard Matthews, terkait upaya membangun kerja sama di bidang pariwisata maupun di bidang lainnya. Turut dibahas rencana kegiatan Forum Pariwisata Australia dan Indonesia Timur di Kota Makassar pada Maret mendatang.

“Kalau dengan Australia, kita bisa jual (bidang pariwisata) seperti Tanjung Bira (di Kabupaten Bulukumba). Turis dari sana kan suka pantai,” ucap Gubernur Nurdin di Makassar, di Makassar.

Pemprov Sulsel, Gubernur Nurdin melanjutkan bersama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya berupaya untuk membangun sektor pariwisata. Guna mendongkrak kunjungan wisman, pihaknya tengah membenahi sejumlah destinasi wisata unggulan. Selain itu, Pemprov juga menjalin kerja sama dengan maskapai penerbangan membuka akses agar turis asing bisa ke Sulsel.

Selain bidang pariwisata, Gubernur Nurdin menyatakan potensi kerja sama juga sangat potensial di bidang peternakan. Australia akan membawa tim ahli ke Sulsel untuk membicarakan beberapa hal teknis. Seperti diketahui Australia memang mempunyai banyak pengalaman di sektor tersebut.

“Kita tengah upayakan (kerja sama) pengembangan peternakan sapi. Bayangkan saja kita begitu banyak impor, bahkan untuk jeroan. Makanya, kita mau ke depan cukup bibitnya saja yang impor dan itu kita kembangkan sehingga tahun 2021 nanti, Sulsel bisa menjadi lumbung daging,” ujar mantan Bupati Bantaeng dua periode tersebut.

Konjen Australia untuk Makassar, Richard Matthews, mengakui potensi sektor pariwisata di Indonesia Timur, termasuk di Sulsel, sangatlah menjanjikan. Olehnya itu, pihaknya antusias menggelar Forum Pariwisata antara Australia dan Indonesia Timur. Forum ini diperuntukkan khusus untuk praktisi-praktisi pariwisata dari Australia dan Indonesia Timur.

“Karena kalau kita melihat Indonesia Timur sekarang sedang berkembang pesat, kemungkinan dan kesempatan untuk sektor pariwisata potensinya bagus. Misalnya Sulsel ada Toraja dan Bira. Lalu di Indonesia Timur juga Manado, dan Ambon,” pungkasnya. (***)

Related posts