ACC Sebut Rektor UNM Dalang Dugaan Korupsi Laboratorium FIK

ilustrasi korupsi

ilustrasi korupsi

Makassar, KABAROKE – Sejak dilaporkan pada Mei lalu, kasus dugaan tindak pidana korupsi Dana Pembangunan Laboratorium Terpadu Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM) masih bergulir di Polda Sulsel‎. Terkait kasus tersebut, pihak Polda juga telah menetapkan ‎‎Direktur Utama PT Jasa Bhakti Nusantara, Edy Rachmad Widianto sebagai tersangka.

Hanya saja menurut Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi sebagai pelapor, Edy merupakan bagian terkecil yang yang bertanggungjawab dalam kasus tersebut.

“Kalau kontraktor, itu hanya pion, raja dan perdana menterinya belum diusut,” ungkap Wiwin Suwandi, Direktur Riset ACC Sulawesi.

Pihak ACC menegaskan, pejabat UNM adalah dalangnya. Karena memiliki peranan yang besar dalam kasus yang telah mengakibatkan kerugian negara diperkirakan mencapai ‎Rp4,4 miliar itu.

Menurut keterangan ACC, dalam kuitansi pembayaran proyek tersebut ada tiga nama yang membubuhkan tanda tangan. Salah satu nama yang bertanda tangan adalah Rektor UNM sekarang, Husain Syam yang pada saat itu masih menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik.

“Ada 3 nama bertandatangan disitu, Mulyadi kontraktor dengan Rektor UNM sekarang yang pada saat itu masih menjadi dekan FT UNM,” tambah Wiwin. (rc/jk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *