Anies : Relokasi Bukan Solusi Jangka Panjang Atasi Kemiskinan

Bakal Cagub DKi Anies Baswedan (dok net)
Bakal Cagub DKi Anies Baswedan (dok net)

Jakarta, KABAROKE — Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan relokasi bukanlah solusi jangka panjang atas kemiskinan. Kebijakan tersebut diyakininya tidak bisa menyelesaikan permasalahan kemiskinan yang ada di Jakarta.

“Relokasi mungkin bisa mengurangi orang miskin karena dipindahkan. Namun, yang harus dilakukan adalah mengurangi kemiskinan, bukan mengurangi orang miskin,” kata Anies di Sunter, Jakarta, Rabu (11/1).

Anies mengatakan, relokasi juga akan mencerabut masyarakat yang sudah puluhan tahun tinggal di kawasan tersebut. Itu sama saja mencerabut masyarakat dari sejarahnya.

Apalagi, beberapa orang itu sudah tinggal di kawasan tersebut beberapa generasi bahkan sebelum negara Indonesia berdiri.

“Itu yang sulit dijelaskan karena mereka sudah tinggal lama di kawasan itu, bahkan beberapa menyatakan ayah atau kakeknya termasuk orang-orang yang pertama tinggal di daerah itu. Sebelumnya, daerah itu masih tanah kosong,” tuturnya.

Baca Juga  Begini Gaya Mendikbud Saat Sidak Hari Pertama Masuk Sekolah

Anies bersama pasangannya, Sandiaga Uno, memiliki beberapa rencana unggulan untuk menyelesaikan dan mengurangi kemiskinan di Jakarta bila terpilih dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.

Salah satu rencana yang ditawarkan adalah pendidikan berkualitas yang tuntas serta bisa dijangkau oleh seluruh anak di Jakarta. Menurut Anies, pendidikan adalah eskalator kesejahteraan.

Bila anak-anak dari keluarga miskin tidak tuntas mendapatkan pendidikan berkualitas, mereka tidak akan mendapatkan pekerjaan yang baik dan membawa keluarganya naik kelas menjadi lebih sejahtera.

Rencana selanjutnya yang ditawarkan adalah penciptaan lapangan kerja bagi warga Jakarta. Anies-Sandi merencanakan proyek-proyek pembangunan di Jakarta akan menyerap tenaga kerja dari warga Jakarta.

Selain itu, Anies-Sandi juga merencanakan pertumbuhan wirausaha di Jakarta yang bisa menyerap tenaga kerja. Akan dibangun pusat-pusat kewirausahaan di tingkat kecamatan bertajuk “One Kecamatan One Center Entrepreneurship”. (Iqbal)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment