Antisipasi Permainan Data Pemilih, Ini Langkah Golkar Sulsel

Muhammad Risman Pasigai,

Muhammad Risman Pasigai,

Makassar, KABAROKE — Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPD Partai Golkar Sulsel, Risman Pasigai, mengaku khawatir adanya permainan di balik melonjaknya daftar pemilih. Dari pantauan partai Golkar, di beberapa daerah bagian selatan dan utara Sulsel, ada lonjakan jumlah daftar pemilih yang tidak rasional atau melebihi ambang batas pertumbuhan penduduk.

Merespon ketidakwajaran itu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulsel, menginstruksikan kepada seluruh kader partai Golkar dan jajarannya di semua tingkatan, termasuk di DPRD untuk memantau secara langsung proses pemuktahiran data Pemilih yang dilakukan oleh KPU dan Pemetintah.

“Kami menduga jangan sampai ada permainan terkait data pemilih, yang bisa disalagunakan oleh kelompok tertentu. Dari beberapa temuan dan pengalaman yang kami temukan, ada beberapa motif permainan jumlah data pemilih yang potensi dimanfaatkan untuk melakukan kecurangan. Seperti, memulangkan perantau, menghidupkan orang mati dan mendewasakan remaja,” kata Risman.

Ia mengatakan, Motif peningkatan jumlah pemilih inilah yang sering terjadi di setiap Pilkada. Menurutnya, banyak kasus, orang yang sudah lama merantau meninggalkan Sulsel, tetapi dimasukkan sebagai pemilih. Bahkan orang yang sudah meninggal pun, tetap dimasukkan sebagai pemilih, dan anak-anak yang belum cukup umur pun didata sebagai pemilih.

“Hal inilah yang kami banyak temukan di berbagai momentum politik. Olehnya, perlu ada kejujuran dari pihak pemerintah yang menjadi sumber awal dari DPT nantinya,” jelas Risman.

Olehnya, Risman meminta kepada seluruh kader, baik yang ada di struktur partai maupun simpatisan, untuk melakukan pengawalan dan monitoring. Agar kecurangan bisa dideteksi lebih dini, dan perhelatan momentum politik bisa berjalan sesuai dengan harapan.

Risman juga meminta kepada kader yang di fraksi untuk melakukan monitoring dan pengawasan secara aktif, terkait jumlah DPT Pilgub dan Pemilukada 12 kabupaten/kota. Ia tidak menginginkan, pesta demokrasi nanti diwarnai dengan kecurangan-kecurangan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab.

“Kita semua harus turun tangan melakukan kontrol, sehingga kualitas demokrasi di Pilkada 2018 semakin berkualitas,” pungkasnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *