PILKADA TAKALAR: Tantang Petahana, AMS-Dg Cora Berpaket

Ilustrasi Pilkada Takalar

Ilustrasi Pilkada Takalar

Takalar, KABAROKE – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Takalar periode 2017-2022 Andi Makmur Sadda-Andi Nurhikmah mendeklarasikan dirinya untuk berpaket jelang Pilkada Takalar 2017 mendatang. Deklarasi yang berlangsung di Takalar itu, juga sekaligus memapaparkan visi misinya.
Deklarasi pasangan ini turut dihadiri Ir. Alimuddin Namba, Ir.Sukwansyah Karaeng Nojeng, H. Sindawa Tarang, H.Hamzah Barlian dan DR.H. Rivai Ras dan ratusan tamu undangan serta keluarga keduanya.

Visi misinya maju sebagai calon Bupati dan Wabup ingin mewujudkan masyarakat demokrasi, mandiri, berkeadilan sosial dan sejahtera lahir dan batin. Menurut Andi Makmur bahwa sudah diperdakan sewaktu masih menjabat wakil bupati dua periode bersama almarhum Bupati Ibrahim Rewa.

Sekedar diketahui, keluarga besar Karaeng Polongbangkeng memperlihatkan persatuannya mendukung paslon AMS – OLA. Jadi deklarasi yang dilakukan bukan tanpa alasan atau tanpa partai yang cukup untuk mengusungnya, tetapi segala sesuatunya berkait persyaratan balon sudah dipersiapkan.
”Kami sudah cukup partai pengusung,” tegas Makmur

Dia juga menitip pesan kepada seluruh keluarga dan konstituennya agar tidak gentar dan risih dengan isu menyesatkan yang berkembang ditengah masyarakat.

“Saya sebagai orang yang diberi amanah oleh paslon AMS – OLA wajib menyampaikan kepublik bahwa calon saya siap maju dan siap menang dalam pilkada Takalar yang akan datang,” tandas Ketua Tim Pemenangan, Muh Yusuf Karma.

Sementara itu, petahana Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin belum mengumumkan siapa pendapanginya maju untuk periode keduanya. Sedangkan Wakil Bupati Takalar Natsir Ibrahim atau Nojeng juga masih merahasikan siapa pasangannya. (ps/jk)

PILKADA TAKALAR: Ini Imbauan Burhanuddin Baharuddin

Burhanuddin Baharuddin

Burhanuddin Baharuddin

Takalar, KABAROKE – Jelang perhelatan Pilkada Takalar, Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin mengimbau agar masyarakat lebih mengutamakan dan memelihara kesatuan. Jangan terjadi kebencian walaupun ada perbedaan pendapat jelang Pilkada Takalar 2017 mendatang.

Karena itu, Burhanuddin senantiasa bahu membahu dalam segala hal terkhusus kegiatan pembangunan desanya. Pemerintah pusat bersinergi pemerintah kabupaten memberikan anggaran khusus untuk peningkatan operasional layanan dan pembangunan infrastruktur melalui pos anggaran ADD dan DAD.

”Bantulah kadesmu untuk mengelola demi terwujudnya masyarakat mandiri,” kata Bur, sapaan akrabnya.

Di momen bulan Ramadan ini, kata Bur, masyarakat diharap bisa menjaga dan mengendalikan diri dari segala pengaruh negatif.

“Jadi, Pilkada kali ini tentunya masyarakat Takalar harus tetap menjaga dan memelihara kesatuan dan kebersamaan,” ujarnya. (ps/jk)

PILKADA PINRANG: Golkar Siapkan Abdillah Natsir

Ilustrasi

Ilustrasi

Pinrang, KABAROKE – Beberapa nama mulai mencuat jeang Pilkada Pinrang 2018 mendatang. Partai Golkar bahkan telah menyiapkan kadernya untuk bertarung. Namun, siapa kader Partai Golkar yang disiapkan di Pinrang menggantikan Aslam Patonangi yang sudah 2 periode menjabat?

Sekertaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, Golkar sudh mempersiapkan kader terbaiknya untuk bertarung di pinrang.

“Kita sudah siapkan calon bupati untuk bertarung di Pilkada Pintang 2018 yang akan datang,” kata Idrus Marham saat menggelar buka puasa bersama masyarakat di kampung halamannya di Sempang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Idrus Marham mengatakan, DPP Partai Golkar menyiapkan Abdillah Natsir, kordinator Pemenangan Pilkada Sulawesi. “Abdillah adalah salah satu kader terbaik yang dimiliki partai Golkar, makanya kita siapkan untuk maju sebagai calon Bupati Pinrang,” jelas Idrus Marham.

Sementara Abdillah Natsir mengatakan jika sudah di amanatkan untuk maju dirinya sudah siap mengembang amanah tersebut.

“Insya Allah saya akan maju kalau sudah di restui DPP karena ini adalah sebuah amanah,” kata Abdillah Natsir. (ps/jk)

Sebelum Lebaran, Cuci Mukena Dulu. Ini Tipsnya

ilustrasi

ilustrasi

KABAROKE – Jelang Lebaran, tentunya banyak hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari pakaian, kebutuhan dapur, kue Lebaran hingga perlengkapan salat. Dan gak jarang, semuanya harus serba baru.

Namun, cobalah untuk tidak menggunakannya dengan sesuatu yang baru. Pasalnya, barang-barang anda yang lama pun masih bisa digunakan untuk merayakan Lebaran nanti. Selain itu, menggunakan barang yang sudah ada bisa menghemat keuangan anda.

Anda hanya perlu merawat dan membersihkannya. Seperti halnya mukena yang akan digunakan sholat Ied nanti. Berikut ini tips yang bisa diikuti untuk membersihkan mukena lama agar terlihat bersih saat Lebaran.

Pertama, untuk mukena bahan spandex. Mukena jenis ini, Anda disarankan untuk tidak mencucinya dengan mesin cuci, cukup menggunakan tangan saja. Sebelumnya rendam mukena dengan detergen dan pelembut pakaian, kemudian kucek dan bilas. Setelah itu jemur di bawah sinar matahari.

Kedua, mukena berbahan sutera. Mukena jenis ini, juga tidak perlu usaha lebih untuk membersihkannya. Sedangkan menjaga bahannya tetap baik, baiknya anda menggunakan sabun bayi untuk mencucinya. Tips berikutnya, untuk jenis mukena berbahan sutera, sebaiknya jangan diperas terlalu kuat.

Ketiga, mukena berbahan katun. Berbeda dengan kedua bahan di atas, kamu bisa mencuci mukena dengan bahan ini di mesin cuci. Namun ada yang perlu diperhatikan saat menjemur mukena dengan bahan ini, sebaiknya hindarkan dari sinar matahari langsung, karena bisa memudarkan warnanya.

Itulah beberapa tips mudah yang bisa diaplikasikan untuk mencuci mukena agar terlihat bersih saat Lebaran nanti. (ps/jk)

Kisah Kesaksian Warga Makassar Di Tengah Ledakan Bom Madinah

IMG-20160705-WA0000

Makassar, KABAROKE – Saat bom bunuh diri terjadi di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, ada sejumlah WNI yang berada tidak jauh dari lokasi ledakan. Salah satunya Mutmainnah, warga Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar yang sedang melaksanakan umrah.

Seperti dilansir rakyatku.com, Mutmainnah bercerita tidak satupun jemaah yang berada di Masjid panik saat ledakan tersebut terjadi.

“Semua orang fokus beribadah, saat ledakan tidak ada jemaah yang terlihat panik,” kata Mutmainnah.

Inna sapaan akrabnya mengisahkan, usai ledakan tersebut munculah kobaran api yang diikuti dengan kepulan asap hitam yang membumbung ke langit.

“Saya hanya berfikir kalau itu hanya ledakan biasa. Atau hanya sekedar korsleting listrik. Semua jemaah juga berfikiran seperti itu,” katanya lagi.

Setelah beredar informasi, lanjut dia, ledakan tersebut diyakini sebagai bom bunuh diri karena sudah memakan korban jiwa.

“Setelah kami beribadah barulah jemaah tahu kalau itu adalah bom bunuh diri, itu pun karena sudah ada korban jiwa yang dievakuasi,” imbuhnya.

Saat ini situasi di Masjid Madinah, sambung Inna, masih seperti biasa. Ia mengklaim jika ledakan tersebut sama sekali tidak mengganggu jalannya ibadah. (rc/jk)

PILGUB SULBAR: Ibnu Munsir Siap Maju

Ilustrasi

Ilustrasi

Sulbar, KABAROKE – Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan DPP Golkar Ibnu Munsir menyatakan niatnya untuk bertarung dalam pemilihan Gubernur Sulawesi Barat 2018 mendatang. Itu artinya Ibnu akan meramaikan pemilihan tersebut.

“Saya akan maju dalam pemilihan itu. Setelah DPP mendorong saya untuk bertarung,” kata Ibnu..

Di Pilgub tersebut ujar Ibnu, pengurus pusat menginginkannya berpasangan dengan Muhyina Muin. Salah satu faktor karena Muhyina merupakan putri daerah dan dinilai memiliki basis massa di daerah Polman.

“Itu keinginan DPP. Tapi saya pribadi belum melakukan komunikasi dengan Muhyina. Saya liat lebih dulu respek masyarakat terhadap saya,”katanya.

Lebih lanjut Ibnu mengatakan, dari sejumlah nama yang disebut-sebut bakal maju di pemilan tersebut, ada dua nama yang patut diperhitungkan. Yakni Ali Baal Masdar (Mantan Bupati Polman) dan Suhardi Duka (Mantan Bupati Mamuju- Ketua DPW Partai Demokrat Sulbar).

“Persaingan ketat di pilgub sulbar. Apalagi dengan dua nama ini,”ucapnya.

Ia menambahkan, di Sulbar hanya dua partai politik yang dapat mengusung calon sendiri. Yaitu Partai Golkar dan Demokrat. Adapun partai lain harus melakukan koalisi.

“Kemungkinan hanya tiga calon saja yang akan bertarung dipemilihan itu,”jelasnya. (ik/jk)

Baju Berlogo PKI Beredar di Lutra

Proses penyitaan baru bergambar simbol PKI di Lutra

Proses penyitaan baru bergambar simbol PKI di Lutra

Lutra, KABAROKE – Baju berlogo Partai Komunitas Indonesia (PKI) mulai marak beredar di wilayah Luwu Utara. Hal itu terlihat dari penyitaan sejumlah kaos bergambar simbol PKI di Pasar Sentral Masamba.

Penyitaan baju bergambar lambang komunis itu dilakukan di toko penjual pakaian anak bernama “Cahaya 77 Collection”, di Masamba Luwu Utara (Lutra). Toko milik Rini Oktavia (30) ini awalnya didatangi oleh sepasang suami istri pada Rabu(29/6) yakni Nurhayati bersama dengan suaminya Serda Yusdi Sakaria.

Saat itu, tanpa melihat logo palu arit di baju itu, keduanya lalu membeli baju tersebut. Sesampainya di rumah, barulah sepasang suami istri yang berlatar belakang militer ini sadar bahwa baju yang dibeli untuk anaknya itu berlogo paru arit.

Keesokan harinya Serda Yusdi Sakaria mengembalikan baju tersebut dengan alasan berlogo palu arit. Disinilah lalu dilakukan pembongkaran gudang baju dan ditemukan sejumlah baju yang berlogo PKI, pemilik dan barang bukti lalu digelandang ke Makopolres Lutra.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan sementara pemilik sedang menjalani pemeriksaan intensif. “Kita mintai keterangan, sementara berjalan di Polres Lutra,”ucapnya. (ik/jk)

Edan … PNS Ini Pesta Sabu Bareng Anaknya

Ilustrasi

Ilustrasi

Bulukumba, KABAROKE – Jelang lebaran, pengguna narkoba bukannya bertobat, tapi malah kian menjadi. Seperti yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang tertangkap sedang pesta narkoba di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Kasimpureng, Kecamatan Ujung Bulu.

Tujuh orang yang ditangkap saat berpesta narkoba. Masing-masing ERV (34), ASH (46), JMR (53), SGT(43), SAP (27), AKM (31), dan ACO (34).

Dari ke tujuh terduga tersebut, ASH, JMR dan SGT diketahui merupakan PNS di tiga kantor berbeda di lingkup Pemkab Bulukumba. Mirisnya lagi, SAP ternyata anak dari JMR.

Informasi yang dihimpun, para terduga pengguna sabu-sabu tersebut di amankan di rumah ERV. Penyidik Satuan Narkoba Polres Bulukumba mengatakan, awal dari penggerebekan itu dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi bahwa salah satu pelaku kerap bertransaksi sabu.

“Dari informasi masyarakat kemudian kita turun langsung ke TKP untuk penggerebekan di kediaman ERV di Kasimpureng. Mereka kini masih kita amankan bersama barang buktinya, namun masih sebatas saksi” ujar Bintara Penyidik tersebut.

“Dari ketujuh terduga, tiga merupakan PNS (ASH, JMR SGT), satu nelayan yakni ACO dan satu anak dari JMR yaitu SAP, ini masih akan kita lakukan pengembangan bagaimana keterkaitan keenam terduga dengan ERV karena pada saat di amankan mereka tidak sedang mengkonsumsi, namun barang bukti ada di dalam rumah ERV dimana ketujuh terduga sedang berkumpul”

Sampel Urine para terduga telah diambil oleh pihak kepolisian dan akan dikirim ke labfor guna mengetahui dari ketujuh terduga tersebut yang positif mengkonsumsi narkoba.

Lebih lanjut, dirinya menambahkan bahwa menurut pengakuan JMR, dirinya berada di kediaman ERV hendak mengambil sepeda motor untuk dipakai ke masjid yang dikendarai oleh putranya SAP, dan JMR pun di bonceng oleh ASH.

Namun, sesampainya di rumah ERV yang merupakan rumah panggung tersebut terjadi penggerebekan oleh anggota Reskrim Polres yang telah mengetahui adanya pesta sabu di atas rumah panggung milik ERV.

Dan di saat dilakukan pengerebekan, didalam rumah ERV tersebut ditemukan 5 sachet sabu beserta alat penghisap, timbangan, aluminium foil serta uang ratusan ribu. (ps/jk)

PMI Bantu Korban Kebakaran Pannampu, Deng Ical: Kita Semua Keluarga

Ketua PMI Makassar, Syamsu Rizal memberikan bantuan kepada korban kebakaran.

Ketua PMI Makassar, Syamsu Rizal memberikan bantuan kepada korban kebakaran.

Makassar, KABAROKE – Ketua PMI Kota Makassar Syamsu Rizal MI, memberi bantuan kepada korban bencana kebakaran, di Jl Pannampu, RW 01 RT 06, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Makassar.

Sesaat sebelum memeberikan bantuan, Deng Ical terlebih dahulu berkeliling untuk melihat kondisi pemukiman warga yang telah rata dilalap si jago merah. Sesekali, ia juga menyapa para pedagang sekitar kebakaran.
Bantuan yang diberikan berupa paket Family Kit untuk kebutuhan hudup dasar berbasis keluarga yang memiliki tiga puluh item mulai dari sabun mandi, baskon, sarun, tikar, piring plastik dan lainya.

“Ini adalah bantuan berbasis keluarga, hal ini bertuan untuk meringankan masalah yang dihadapinya. Semoga degan adanya bantuan ini dapat meringankan warga yang terkena musibah kebakaran,” ujar Deng Ical sapaan akrbanya.

Menurut, Deng Ical yang intinya selain hidup dasar juga hidup lanjutan, jadi mereka sisa mulai beraktifitas kembali setelah ini kita masuk di proses rehap dan rekonstruksi dan itu menjadi urusan pemerintah seperti balok dan seng.

Tetapi yang paling penting pihak kelurahan sudah menjamin bahwa hidupnya mereka saat ini sudah kita bisa kaver terutama untuk mencari sumber kehidupanya yang dulu, yang dulunya di dalam sekarang sudah di siapkan ruang untuk bisa berjualan kembali.

Selain itu, Ia juga mengatakan untuk anak sekolah kita sementara indentifikasi karena saat ini kita masih mengkordinasikan ada 74 anak diantaranya itu, ada 50 orang anak yang bersekolah dan itu sementara kita pastikan, prasarana sekolahnya fasilitas perskolahanya seperti baju, buka dan lainya.

Pemberian bantuan dilakukan secara simbolis dan sebanyak 90 paket bantuan yang diberikan kepada korban kebakaran. (rls/jk)

PILKADA TAKALAR: Syamsari Kitta Ancaman Terbesar Bur, Jika …

Ilustrasi

Ilustrasi

Makassar, KABAROKE – Direktur Eksekutuf PT Indeks Politica Indonesia (PT IPI) Suwadi Idris Amir menilai Pilkada Takalar 2017 mendatang akan berjalan ketat. Apalagi, jika Pilkada Takalar berlangsung head to head dan mempertemukan pasangan incumbent (petahana) Burhanuddin Baharuddin-Natsir Ibrahim dengan Syamsari Kitta-Ahmad Daeng Se’re.

Alasannya, saat ini elektabilitas pasangan petahana Burhanuddin- Natsir yang baru mencapai 50 persen. Angka ini masih tergolong rawan. Apalagi Syamsari-Ahmad elektabilitasnya sudah bermain diangka 37 persen. Menurut IPI merupakan angka yang sangat bagus untuk kategori penantang incumbent.

Menurut Suwadi, sebagai petahana harus mengantongi angka 60 persen keatas untuk bisa masuk zona aman. Untuk itu, dia memerkirakan Pilkada Takalar akan berjalan ketat dan menarik.

Ketatnya persaingan di antara dua pasangan populer tersebut membuat keduanya perlu melakukan kerja-kerja politik riil dan tentunya kerja cerdas.

Angka elektabilitas petahana yang belum terlalu tinggi membuktikan kalau masyarakat Takalar sangat hati-hati melihat pertarungan kedua pasangan tersebut.

Padahal tingkat kepuasaan masyarakat Takalar terhadap kinernya petahana tergolong cukup bagus, namun ada faktor-faktor yang lain yang menjadi bahan pertimbangan masyarakat. Yaitu faktor kekompakan bupati dan wakil, isu korupsi dan narkoba sedikit mengganggu masyarakat, dan pelayanan publik yang belum maksimal.Ketiga faktor ini membuat masyarakat takalar puas terhadap kinerja petahana. Namun tetap hati-hati memberi dukungan pada petahana.

Menurut Suwadi, jika Syamsari-Ahmad Dg Sere mampu memanfaatkan psikologi masyarakat Takalar, tentu pasangan ini akan sangat mengganggu pasangan incumbent. (ps/jk)

1 2 3 4 5 117