Begini Cara NH Kembangkan Bisnis Wisata Melalui Koperasi

Nurdin Halid Blusukan di Dermaga di Kota Makassar
Nurdin Halid Blusukan di Dermaga di Kota Makassar

Makassar, KABAROKE — Calon Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Halid menilai pengembangan destinasi wisata yang dikelola koperasi bisa berpotensi menghasilkan keuntungan besar. Sebab, sektor wisata akan mendorong majunya sektor lain.

Pemanfaatan koperasi pun dapat dinikmati oleh masyarakat sekitar destinasi wisata. Khususnya dalam hal pembiayaan dalam pengembangan usaha.

“Jadi, sektor wisata mendorong sektor lain. Kalau ada wisata berkembang, hotel berkembang, kuliner berkembang, kerajinan souvenir pasti berkembang. Itu semua UKM,” kata Nurdin Halid di Makassar, Rabu, 14 Maret 2018.

NH mencontohkan salah satu desa di Jepang, yakni Desa Yufuin. Di Yufuin, konsep bisnis wisata melalui koperasi sudah ada sejak 1927. Melalui koperasi yang menikmati bisnis pariwisata di Yufuin, bukan pengusaha besar, tetapi masyarakat setempat.

Baca Juga  Setnov Isyaratkan Usung NH atau Tanribali Lamo di Pilgub Sulsel

“Sehingga UKM-UKM-nya juga maju. Jadi, masyarakat lebih sejahtera. Kami mencoba dukung pengembangan wisata melalui wadah koperasi. Supaya yang menikmati wisata adalah masyarakat setempat dan bukan investor,” ujar NH.

Di Indonesia, NH bercerita, pengembangan bisnis wisata juga pernah diterapkan di Lombok Utara, pada 2012. Satu kapal penyeberangan ke Gili Trawangan, dengan biaya dari koperasi. Pada 2016, kapal penyeberangan ke Gili Trawangan bertambah menjadi empat unit.

“Dengan koperasi yang menikmati masyarakat setempat. Itu yang kita ingin tuju lewat program membangun kampung,” kata NH. (*)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment