Berkat Proyek PLTB, Sidrap Bakal Jadi Lumbung Listrik

Gubernur Sulsel Syahrul YL dan Sejumlah Pejabat PLN Tinjau Proyek PLTB Sidrap [dok net]
Gubernur Sulsel Syahrul YL dan Sejumlah Pejabat PLN Tinjau Proyek PLTB Sidrap [dok net]
Sidrap, KABAROKE — Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Kecamatan Watang Pulu diproyeksikan mampu ‘menyulap’ Kabupaten Sidrap, Sulsel, menjadi lumbung listrik. Untuk PLTB tahap pertama saja, megaproyek sebesar US$150 juta itu ditargetkan mampu memproduksi total daya listrik mencapai 75 megawatt. Daya sebesar itu bisa melayani kebutuhan listrik untuk 70 ribu-100 ribu pelanggan.

Bupati Sidrap, Rusdi Masse, mengatakan kehadiran PLTB di Sidrap sangat membanggakan karena merupakan yang pertama dan terbesar di Indonesia. Kehadiran PLTB itu diyakini akan mendorong perekonomian daerahnya. “Kami gembira dan sangat bangga. Setelah menjadi lumbung beras, telur dan sapi, kini Sidrap menjadi lumbung listrik,” kata Rusdi.

Menurut Rusdi, proyek PLTB di Sidrap masih merupakan bagian dari program 35.000 megawatt untuk Indonesia. Proyek prestisius tersebut melibatkan investor asing dari Amerika Serikat. Pengerjaan proyek listrik tersebut dilakukan oleh PT UPC Sidrap Bayu Energi yang merupakan konsorsium UPC Renewables Asia I & III, Sunedison dan Binatek Energi Terbarukan.

Dalam proses pengerjaan proyek PLTB, Rusdi menyebut selain menggunakan teknologi dari Amerika Serikat, pihaknya tetap memakai teknologi dalam negeri, khususnya untuk komponen. Misalnya dalam instalasi kelistrikan. Tidak hanya itu, sejumlah pekerja lokal juga diberdayakan. Sedikitnya ada 200 pekerja lokal yang diberdayakan dalam proyek PLTB tahap pertama yang ditargetkan rampung pada akhir 2017.

Rusdi melanjutkan demi pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat yang lebih luas, pihaknya mendukung kerjasama pengembangan proyek PLTB tahap kedua. Pemerintah Kabupaten Sidrap diklaimnya tidak akan mempersulit investor dalam pengembangan usaha, selama itu memang memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Baik itu pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi selalu mendukung investasi,” tegas dia.

Baca Juga  Sri Mulyani Dikabarkan Masuk Kabinet Kerja Jokowi

Sejauh ini, pembicaraan mengenai pengembangan proyek PLTB tahap kedua berlangsung lancar. Bahkan, Rusdi mengaku sudah menyepakati adanya keberlanjutan pengerjaan proyek listrik bertenaga angin di Sidrap. Dengan begitu, Sidrap ke depan akan menjadi ‘kebun angin’ untuk memproduksi listrik dalam jumlah besar guna memenuhi kebutuhan masyarakat Sulsel.

Menteri ESDM Republik Indonesia, Ignasius Jonan sebelumnya memberikan apresiasi terhadap Bupati Sidrap dan seluruh pihak terkait yang telah berjuang menghadirkan PLTB pertama dan terbesar di Indonesia. Didukungnya pula rencana pengembangan proyek PLTB tahap kedua dengan catatan tarif yang ditetapkan harus terjangkau oleh masyarakat. Bagaimana pun, PLTB yang dikerjakan oleh pihak swasta itu mesti dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Proyek PLTB Sidrap ditargetkan rampung pada akhir 2017. Dengan begitu, operasional proyek tersebut paling lambat diharapkan dapat dirasakan manfaatnya pada kuartal pertama 2018. Hingga kini, untuk pengerjaan konstruksi sipil telah mencapai 100 persen, pekerjaan pondasi 85,6 persen, pekerjaan listrik 63,8 persen, pengiriman bagian turbin 49,6 persen dan pekerjaan turbin 5 persen. (***)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment