Berkunjung ke Kroasia, DPR RI Perkuat Kerjasama di Bidang Lingkungan Hidup

Anggota DPR RI Mukhtar Tompo
Anggota DPR RI Mukhtar Tompo

Kroasia, KABAROKE — Anggota DPR RI Mukhtar Tompo menjadi salah satu Anggota Komisi VII yang melakukan kunjungan kerja ke Kroasia, belum lama ini. Dalam kunjungan tersebut, Komisi VII DPR RI bertemu dengan Parlemen Kroasia, di Zagreb, guna membicarakan lebih lanjut upaya mempererat kerja sama dalam bidang lingkungan. Rombongan ini dipimpin Wakil Ketua Komisi VII Satya Widya Yudha.

Mukhtar mengungkapkan bahwa negara yang mereka kunjungi adalah pecahan negara Yugoslavia. Dahulu, lanjut Mukhtar, Yugoslavia adalah sebuah negara besar dengan presidennya yang terkenal bernama Tito. Ia merupakan sahabat Presiden Indonesia pertama Soekarno. Republik Federal Sosialis Yugoslavia pecah pada awal 1990an. Kroasia memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 25 Juni 1991.

Kroasia dianggap cukup baik dalam hal tata kelola pengembangan danau. Hal itu ditandai dengan perawatan dan pemanfaatan danau untuk kepentingan publik mulai dari pembangkit listrik, produksi air bersih hingga mengembangkan pariwisata daerah.

Wakil Ketua Komisi VII Satya Widya Yudha mengatakan, Indonesia perlu belajar banyak dari tata kelola pengembangan danau dari Kroasia. Menurutnya, tata kelola danau di Kroasia bisa menjadi proyek percontohan bagi pengembangan 15 cekungan besar di permukaan bumi digenangi oleh air bisa tawar ataupun asin di Indonesia yang sudah diprakarsai Presiden Joko Widodo sejak tahun lalu.

Baca Juga  Komisi I Harap BG Dapat Tingkatkan Fungsi Koordinasi Intelijen
Kunjungan DPR RI ke Kroasia
Kunjungan DPR RI ke Kroasia

“Kita berharap kerjasama bidang lingkungan antara Indonesia dan Kroasia semakin berkembang ke depannya. Salah satunya adalah pengembangan danau,” kata Satya.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi VII  mendapat banyak masukan terkait pengelolaan danau dari Wakil Ketua Komisi Bidang Lingkungan dan Pendidikan, Sabina Glasovac serta Wakil Ketua Bidang Kerjasama Parlemen Kroasia Darko Horva, di Gedung Parlemen Kroasia.

Ungkapan senada juga disampaikan Mukhtar Tompo. Menurutnya, di Indonesia banyak sekali sungai dan danau yang tak kalah cantik nan eksotik, namun belum dikelola sebagai daerah tujuan wisata.

Mukhtar menambahkan, kerjasama parlemen Indonesia dan Kroasia bisa lebih ditingkatkan, khususnya bidang energi dan lingkungan, mengingat kedua negara memiliki potensi besar dua sektor tersebut. Indonesia dan Kroasia merupakan dua negara yang aktif menandatangi Perjanjian Paris 2015, karena itu diharapkan bisa saling bertukar pengalaman dalam menangani isu-isu perubahan iklim. (***)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Leave a Comment