Harga Minyak Dunia Turun, Ini yang Dilakukan Pertamina

KABAROKE – Harga minyak dunia kembali mengalami penurunan. Penurunan harga minyak tersebut menjadi perhatian Komisi VI DPR yang mempempertanyakan langkah apa yang dilakukan Pertamina untuk merespon penurunan harga minyak dunia.

“Apa langkah-langkah dan tindakan yang dilakukan Pertamina untuk merespon penurunan harga minyak dunia?” tanya Ketua Komisi VI DPR A. Hafisz Tohir saat RDP Komisi VI dengan Dirut Pertamina Dwi Soetjipto di Gedung DPR, Jakarta, Senin (14/3).

Menurut Hafisz, dirinya juga mempertanyakan soal pengaruh penurunan harga minyak terhadap rencana investasi Pertamina.

Menanggapi hal tersebut, Dirut Pertamina Dwi Soetjipto menjelaskan, bahwa Pertamina tengah merencanakan perbaikan struktur keuangan, seperti penyelesaian piutang ke negara, penyelarasan strategi jangka pendek dan jangka panjang, serta pengelolaan perencanaan dan evaluasi investasi.

“Kami akan menargetkan pengurangan biaya operasi 30 persen, serta menjaga tingkat kesehatan perusahaan dengan mempertahankan rasio Ebitda,” kata Soejipto.

Ia menambahkan, harga minyak mentah Brent diperkirakan masih akan berkisar di range USD 30-40 per barel di tahun 2016. “Supply OPEC kemungkinan belum akan mengurangi produksinya di tahun 2016, bahkan Saudi menyatakan belum bersedia mengurangi produksi minyak, sedangkan Iran menyatakan akan tetap meningkatkan produksi hingga mencapai level, sebelum penerapan sanksi,”terangnya.

Lebih lanjut Soetjipto mengungkapkan, total supply dunia diperkirakan sedikit menurun 0.7 juta barel per hari., di sisi lain, pertumbuhan demand di Asia, khususnya India dan Cina diperkirakan meningkat terutama untuk produk Gasoline dan Avtur. “Total demand dunia diperkirakan tumbuh 1.2 juta barel per hari,” jelasnya. (imn)

Mendag Revitalisasi Kerja Sama Perdagangan Indonesia – Australia

KABAROKE – Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke tiga kota di Australia, yakni Sydney, Canberra, dan Melbourne. Kunjungan kerja yang akan berlangsung pada 15-18 Maret 2016 ini fokus pada revitalisasi hubungan ekonomi kedua negara.

“Kunjungan kerja ini dimaksudkan untuk mendorong kerja sama ekonomi dan perdagangan yang lebih luas antara Indonesia-Australia. Saat ini hubungan kedua negara sedang harmonis. Kedua Kepala Negara dan kabinetnya sama-sama berkomitmen memanfaatkan momentum ini agar bergerak ke level yang lebih tinggi,” jelas Thomas Lembong.

Dalam 5 tahun terakhir (2011-2015) total perdagangan bilateral kedua negara turun rata-rata 4,25% dari USD 10,8 miliar menjadi USD 8,5 miliar. Investasi Australia di Indonesia juga turun menjadi USD 104,6 juta pada tahun 2015. Saat ini Australia menjadi negara investor peringkat ke-12 di Indonesia.

Selama di Australia, Thomas Lembong diagendakan bertemu dengan beberapa pejabat negara, seperti Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull, Wakil Perdana Menteri Australia Barnaby Joyce, Menteri Luar Negeri Julie Bishop, Menteri Perdagangan Steven Ciobo, dan Special Envoy for Trade Australia Andrew Robb, Menteri Imigrasi dan Perbatasan Australia Peter Dutton, serta Premier NSW Mike Baird.

Menurutnya, pertemuan bilateral ini memiliki arti penting. Sebab, kedua pihak sepakat untuk meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara diperlukan platform kerja sama baru yang lebih maju, modern, dan fasilitatif di berbagai aspek ekonomi seperti barang, jasa dan investasi, serta capacity building.

“Untuk itu, Indonesia dan Australia sepakat mengaktifkan kembali perundingan kemitraan ekonomi secara komprehensif antara Indonesia dan Australia melalui framework Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA),” tegasnya.

Dijelaskan bahwa IA-CEPA memiliki keunikan dibandingkan kerja sama FTA Indonesia dengan negara mitra lainnya. Pada IA-CEPA, yang dipotret dan dikerjasamakan adalah sektor-sektor yang sangat signifikan bagi kedua negara.

“Mengingat kerja sama perdagangan di bidang barang telah banyak tercakup di dalam AANZFTA, maka sektor yang dapat didorong dari pengaktifan IA-CEPA adalah jasa keuangan, jasa pendidikan, dan jasa tenaga kerja seperti penempatan tenaga kerja perawat dan care giver, serta tenaga kerja pemetik/pemanen buah asal Indonesia untuk dapat bekerja di Australia,” tutupnya.

Dengan diaktifkannya IA-CEPA, diharapkan dapat dijajaki early outcomes yang segera dapat diimplementasikan dan dimanfaatkan oleh kedua pihak. Selain bertemu dengan pemerintah Australia, Thomas Lembong juga akan melakukan berbagai pertemuan dengan kalangan pelaku usaha, baik dalam format forum bisnis di Sydney dan Melbourne dengan partisipasi delegasi bisnis dari Indonesia, maupun pertemuan dengan pelaku usaha/asosiasi dan kunjungan lapanganke beberapa lokasi yang menjadi kepentingan Indonesia.

Delegasi pelaku usaha Indonesia berasal dari bidang perbankan, pengelolaan makanan dan peternakan, tembakau, makanan dan minuman, pertambangan, kesehatan, kecantikan, dan pariwisata. (imn)

Mulai Tanggal 14 Maret, GrabBike Berikan Layanan Tumpangan Gratis Selama Satu Minggu

Jakarta, KABAROKE –  Terhitung mulai 14 sampai dengan 20 Maret 2016, GrabBike akan memberikan tumpangan gratis kepada para pengguna baru yang belum pernah mencoba layanan GrabBike melalui aplikasi Grab.

Hal ini diungkapkan, Country Head of Marketing Grab Indonesia, Kiki Rizki dalam keterangan persnya, Jumat, (11/03/2016).

Kiki menjelaskan. Layanan ini diluncurkan agar masyarakat bisa merasakan kenyamanan dan keamanan bersama GrabBike dengan driver terlatih.

“Melalui aplikasi Grab, kami secara efisien dapat mengirimkan para pengendara kami untuk menjemput para pelanggan yang membutuhkan layanan ojek,” katanya.

Tidak hanya itu. Dia mengatakan, semua penumpang GrabBike sudah otomatis dilindungi oleh asuransi secara gratis, untuk mengcover segala macam kerugian yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi.

“Baik pengendara dan penumpang juga dilindungi oleh asuransi yang diberikan secara gratis oleh Grab,” ujar Rizki.

Lebih lanjut ia menjelaskan. Untuk menikmati layanan GrabBike secara gratis, para pengguna baru cukup memasukan kode “COBAGRAB” dalam kolom kode promo sebelum melakukan pemesanan.

Setiap pengguna baru dapat menggunakan layanan GrabBike selama dua puluh (20) kali dengan tarif maksimum sebesar Rp. 50.000 untuk setiap perjalanan, selama masa promosi. “COBAGRAB” hanya berlaku untuk untuk nomor telepon yang baru terdaftar dalam satu perangkat telepon selular.

Seperti yang diketahui. Sejak diluncurkan pada 2012, aplikasi Grab telah diunduh di lebih dari 12 juta perangkat di seluruh Asia Tenggara.

Lebih dari 220.000 pengemudi di jaringan Grab, termasuk seluruh layanan di bawah aplikasi Grab, telah menggunakan aplikasi ini untuk menerima pemesanan layanan transportasi di Singapura, Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand dan Vietnam.

Aplikasi Grab dan seluruh layanannya saat ini tersedia di 28 kota di enam negara di Asia Tenggara.

Jual Merchandise Dan Aksesoris Ahok, Relawan Teman Ahok Dibanjiri Pembeli

Jakarta, KABAROKE – Relawan Teman Ahok sedang gencar menyuarakan dukungannya terhadap Gubernur Basuki T Purnama (Ahok).

Dengan mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) masyarakat DKI Jakarta. Untuk membantu memuluskan Ahok maju kembali dan memimpin Jakarta dalam bursa Pilgub DKI 2017 mendatang.

Namun. Tidak hanya mengumpulkan KTP, di booth-booth Teman Ahok yang berada disalah satu mall terbesar di Jakarta, juga menjajakan berbagai jenis merchandise dan aksesoris yang identik dengan sosok gacoannya itu.

Menurut Saifullah Hamdani yang adalah salah satu dari relawan tersebut menjelaskan. Bukannya aji mumpung, dari hasil penjualan barang-barang tersebut nantinya akan dialokasikan sebagai dana oprasional relawan Teman Ahok.

Hal itu dilakukan. Karena, relawan ini berdiri independent dan bukan alat politik Ahok. Jadi, lanjutnya. Taman Ahok tidak menerima donasi berbentuk apapun dalam perjalanannya mendukung Ahok.

“Kami tidak menerima donasi uang, kami mendapatkan dana dari penjualan merchandise seperti kaos, gelang atau aksesoris lain yang berhubungan dengan Pak Ahok,” kata relawan Teman Ahok, Saifullah Hamdani di Jakarta, Jumat (11/03/2016).

“Dana yang dihasilkan sangat luar biasa. Kami juga menampilkannya diwebsite agar transparan,” kata Saifullah yang bergabung dengan Teman Ahok sejak setahun silam.

Hingga saat ini, relawan Teman Ahok sudah mengumpulkan lebih dari 780 ribu kartu tanda penduduk warga DKI Jakarta sejak sekitar pertengahan tahun lalu.

Lebih lanjut. Saifullah optimistis Teman Ahok mampu mencapai target satu juta KTP sebelum Juli 2016.

Ada Bebek Peking Diolah Menjadi Pizza? Ini Patut Dicoba!

KABAROKE – Pernah makan bebek peking? Olahan bebek asal China ini memang mudah ditemui di berbagai restoran. Tapi pernahkan terbayang bagaimana bebek peking dinikmati dalam sebuah suguhan piza?

Di hotel berbintang lima di kawasan Jakarta Selatan, cita rasa bebek peking hadir dalam suguhan piza. Lempengan pipih dough pizza diberi olesan saus bebek peking yang bercita rasa manis, gurih dan sedikit pedas kemudian diberi taburan topping berupa daging bebek peking yang sudah dipotong-potong.

Sebagai pelengkap, disertakan juga taburan irisan cabai merah dan daun bawang. Untuk menghadirkan ciri khas piza italia maka keju mozzarella juga turut jadi taburan.

Berkesempatan mencicipi menu yang diberi nama pizza peking duck ini. Cita rasanya cukup unik karena melahap piza tetapi kuat akan rasa asia. Saus khas bebek peking terasa cukup kuat terasa namun tidak berlebihan dan bisa diterima lidah dengan baik. Potongan daging bebek juga terasa sangat gurih dengan kulit bebek yang garing khas bebek peking.

Pizza peking duck ini bisa dinikmati selama momen Pizza Explorer, Flavour of Asia di Loby Lounge Gran Melia Hotel. Selain pizza peking duck ini, masih ada sederet piza asia lainnya yang antara lain pizza beef rendang, pizza salmon teriyaki, pizza chicken satay, pizza tom yum dan lain sebagainya.

 

 

 

Sumber: www.okezone.com

Di Jember, Harga Cabai Meroket Hingga Menyentuh Rp 65.000/Kg

KABAROKE – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Jember, Jawa Timur meroket hingga menembus angka Rp65.000 per kilogram.

“Harga cabai rawit melambung tinggi dari Rp38.000 menjadi Rp65.000 per kilogram, sehingga terjadi kenaikan sekitar 71 persen,” kata petugas pencatat harga di Pasar Tanjung Jember Iskandar di Jember, Jumat (11/03/2016).

Ia menilai. malonjaknya harga cabai rawit dikarenakan pasokan dari petani berkurang dan stok cabai di tingkat pedagang juga menipis, hingga menyebabkan kondisi seperti saat ini.

“Tidak hanya cabai rawit, cabai biasa yakni cabai merah besar juga mengalami kenaikan secara perlahan-lahan dari Rp48.000 menjadi Rp50.000 per kilogram atau terjadi kenaikan sekitar 4 persen,” tuturnya.

Dilapangan sendiri. Harga cabai yang mengalami pelonjakan tertinggi terdapat pada cabai jenis rawit.

Menurut seorang pedagang cabai di Pasar Tanjung, Syaiful. Mahalnya harga cabai rawit karnakan, para petani mengalami gagal panen dan mau tidak mau pedangan menunggu hingga musim panen berikutnya

“Harga cabai rawit tembus Rp65.000 per kilogram karena belum ada panen cabai dari petani, sehingga harga cabai terus merangkak naik,” ucapnya.

Oleh sebab itu. Ia menjelaskan sejumlah pedagang di pasar tradisional harus menambah modal belanja untuk mendapatkan barang sedangkan keuntungan semakin berkurang karena banyak konsumen yang mengurangi pembeliannya.

“Banyak pembeli yang mengeluhkan naiknya harga cabai, khususnya ibu rumah tangga yang biasa mengkonsumsi sambal untuk makan sehari-hari,” tuturnya.

Dari hasil pantauan di Pasar Tanjung, ternyata tidak hanya komoditas cabai yang mengalami kenaikan, harga bumbu dapur lainnya juga mengalami kenaikan seperti bawang merah dan bawang putih.

Bawang merah di kisaran Rp48.000 hingga Rp50.000 per kilogram, sedangkan harga bawang putih di kisaran Rp28.000 hingga Rp29.000 per kilogram. Sementara harga sayuran juga mengalami kenaikan seperti tomat naik dari Rp12.000 menjadi Rp17.000 per kilogram.
(sumber www.antaranews.com)

Rupiah Melamah Menjadi Rp 13.092

KABAROKE – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta Jumat pagi bergerak melemah sebesar 40 poin menjadi Rp13.092 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.052 per dolar AS.

“Mata uang dolar AS bergerak menguat menguat terhadap mayoritas mata uang dunia pascadata menunjukkan jumlah klaim pengangguran AS yang lebih baik dari perkiraan,” kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat (11/3/2016).

Ariston Tjendra menjelaskan Departemen Tenaga Kerja AS menyampaikan jumlah orang yang mengajukan aplikasi untuk mendapatkan tunjangan pengangguran baru berkurang sebanyak 18.000 orang menjadi 259.000 dalam pekan yang berakhir 5 Maret 2016. Angka tersebut lebih baik dibandingkan perkiraan penurunan menjadi 275.000 orang.

Di sisi lain, harga minyak mentah dunia yang terbilang masih berada di level rendah seiring dengan persediaan yang masih melimpah, masih akan membayangi kinerja mata uang dunia.

Ariston menambahkan bank sentral Eropa yang tidak memiliki ruang untuk memangkas suku bunganya, walaupun masih ada pilihan stimulus lainnya masih ditanggapi negatif investor pasar uang.

“Pesan dari ECB itu membuat imbal hasil obligasi di pasar negara-negara berkembang cenderung tertahan, kondisi itu mempengaruhi laju mata uang rupiah,” katanya.

Sementara itu, analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong mengatakan bahwa ruang nilai tukar rupiah berbalik menguat terhadap dolar AS masih terbuka menyusul fundamental ekonomi Indonesia yang cenderung mengalami perbaikan pada tahun ini.

“Aliran dana asing yang mengalir masuk ke dalam negeri juga stabil sesuai dengan fundamental ekonomi,” kata Lukman Leong.

(sumber www.antaranews.com)

Kualitas Film Indonesia Memburuk, Ini Penyebabnya…

KABAROKE – Ketua Panja RUU Perfilman DPR, Abdul Kharis Almasyhari mengakui jika semrawutnya dunia perfilman baik di layar lebar maupun televisi, karena selama ini tidak ada aturan atau landasan hukum yang menaunginya. Menurutnya, Undang-undang No 33 Tahun 2009 tentang Perfilman, yang hingga saat ini belum memiliki Peraturan Pemerintah-nya, perlu direvisi.

“Kalau film kita dibiarkan tanpa aturan, maka budaya Indonesia akan habis. Apalagi tanpa pembatasan investasi asing, maka akan makin terpuruk,” tegas Kharis pada diskusi Forum Legislasi  tentang RUU Perfilman bersama aktor dan produser film Dede Yusuf dan pengamat film Yan Wijaya di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Selasa (8/3/2016).

Ironisnya lagi, tambah politisi PKS itu, jumlah bioskop yang ada di Tanah kini semakin berkurang, hingga hanya tersisa 13 persen. Itu pun hanya di kota-kota besar, sedangkan di daerah sudah habis. Padahal, banyak budaya daerah Indonesia yang sangat kaya dan beragam, tapi belum seluruhnya diangkat ke layar lebar.

“Persoalan di daerah selama ini adalah pajak untuk hiburan itu besar, yaitu sampai 38 persen. Akibatnya pengusaha film terkonsentrasi di kota-kota besar. Sebab, kalau di daerah merugi,” tambah politisi asal dapil Jawa Tengah itu.

Sementara itu, Dede Yusuf mengakui jika kini kualitas film lokal mengalami penurunan. Sehingga wajar kalau waktu tayang film lokal di bioskop hanya selama 3 hari, berbanding terbalik dengan film-film asing. Namun ada indikasi juga, masyarakat tidak mau nonton film Indonesia.

“Film kita dihadapkan pada film streaming melalui pencarian bakat yang tayang sejak pagi sampai tengah malam bahkan dini hari. Itu, hanya untuk kejar rating, sehingga produser film tak tertarik membuat film karena pasti merugi. Maka mau menjadi apa film kita? Kreatifitas pun sudah tidak terbentuk,” kata Dede.

Pelaku perfilman yang juga Ketua Komisi IX DPR RI itu menambahkan, sebenarnya produser bisa membuat film yang bagus, namun terbentur dengan anggaran, karena pemerintah tak memberikan film.

“Banyak film yang diproduksi, namun yang masuk box office sangat kecil. Demikian pula film Amerika Serikat, tidak semua masuk box office. Karena itu, kita harus menaikkan rating ke box office. Kita bisa buat film bagus, tapi tidak punya dana,” ungkap politisi F-PD itu.

Dengan demikian, kata Dede, selama negara tidak memberikan intervensi kepada film, maka para produser  hanya akan mencari untung dan hidupnya tergantung rating, tanpa adanya kualitas. Bahkan, produser yang hebat pun akan mengikuti arus ini.

“Kita ingin film Indonesia ini mengangkat harkat dan martabat bangsa ini. Tapi, kalau tanpa intervensi pemerintah, ya akan seperti ini terus. Banyak film diproduksi hanya dengan dana Rp 500 juta malah ada yang Rp 100 juta,” imbuhnya.

Seharusnya, kata politisi asal dapil Jawa Barat itu, seharusnya film itu dijadikan alat propoganda negara seperti Amerika Serikat, India, China, Rusia, Eropa, dan negara asing lainnya.

Dibalik adanya penurunan kualitas film, Yan Wijaya menilai malah ada peningkatan kuantitas produksi film dari tahun ke tahun. Seperti di tahun 2011 hanya ada 77 judul film, 2011 sebanyak 85 judul film, 2012 hanya 91 judul film, 2013 sebanyak 109 judul film,  tahun 2014 117 film dan tahun 2015 terdapat 130 judul film.

“Memang sulit menarik penonton sebanyak 50 ribu, apalagi sejuta orang. Padahal, kalau penontonnya banyak, maka produser akan mengantongi keuntungan yang banyak pula,” katanya. (imn)

Minat membeli Yahoo?

Logo Yahoo

Logo Yahoo di depan salah satu kantornya di Sunnyvale, California.

KABAROKE — Sebagai upaya untuk bertahan dari kondisi keuangannya yang terus memburuk, Yahoo membuka peluang untuk dilego perusahaan lain.

Yahoo mengumumkan hal tersebut Jumat kemarin (20/02) setelah mereka menyewa penasihat perbankan dan membentuk sebuah komite untuk mengekplorasi strategi alternatif. Hal ini lantas memberi tanda bahwa Yahoo akan menjual seluruh bisnis intinya termasuk Search, Mail dan News.

Dilansir dari Ecommerce Times, Minggu (21/2/2016), penasihat komite dari Goldman Sachs, JP Morgan Chase dan PJT Partner, akan mengindentifikasi transaksi yang dianggap bermanfaat bagi karyawan dan para investor. Hasilnya kemudian akan diumumkan kepada jajaran direksi.

“Kami semua di Yahoo ingin mengembalikan perusahaan ikonik ini menjadi besar kembali,” ujar CEO Yahoo Marissa Mayer.

“Untuk mencapai hal itu kami akan bekerja sama dengan komite guna mencari berbagai strategi alternatif. Secara paralel, kami akan agresif mengeksekusi rencana strategis kami untuk memperkuat pertumbuhan bisnis dan meningkatkan efesiensi dan profitabilitas,” lanjut Mayer.

Belakangan ini, bisnis Yahoo memang terus mengalami penurunan. Padahal satu dekade lalu mereka begitu perkasa, tapi sedikit demi sedikit terus tergusur dengan hadirnya pesaing seperti Google, Facebook hingga WhatsApp.

Maka ketika valuasi perusahaan internet lainnya membumbung tinggi, nilai Yahoo malah terjun bebas. Aset yang dimiliki Yahoo saat ini berada di angka USD 46,7 miliar. Ini termasuk kepemilikan sahamnya di Alibaba.

Jika dirinci angka tersebut terdiri dari saham di Alibaba yang nilainya USD 32,6 miliar, saham Yahoo di lantai bursa Jepang senilai USD 8,7 miliar, dan simpanan tunai Yahoo sendiri sebesar USD 1 miliar. Namun kalau dihitung berdasarkan nilai saham Yahoo sekarang, kapitalisasi perusahaan ini sejatinya ‘hanya’ sekitar USD 33,8 miliar. Bahkan menurut analis, nilai tersebut bisa lebih rendah lagi mencapai USD 27 miliar, kalau melihat fluktuasi pasar di mana saham Yahoo semakin tertekan.

Menilik dari performanya yang terus menurun, akuisisi terhadap Yahoo dinilai menyimpan banyak risiko. Karena bukannya mencetak profit, perusahaan yang nantinya mengakuisisi Yahoo takutnya malah tak memperoleh apa-apa. Setelah resmi menaikkan papan pengumuman ‘dijual’, apakah ada yang berminat mengakuisisi Yahoo? (zdi)

Kerugian Uber di Cina capai 13,5 triliun

Uber

KABAROKE — Perusahaan penyedia layanan transportasi online berbasis aplikasi Uber mengalami kerugian hingga mencapai Rp13,5 trilliun dalam setahun di Cina, akibat adanya ‘persaingan sengit’.

Hal tersebut diungkapkan oleh CEO Uber, Travis Kalanick, pada sebuah acara tertutup di Vancouver, seperti dilaporkan situs berita teknologi Kanada Betakit. Uber Cina sudah memastikan nilai kerugian Rp13,5 trilliun kepada kantor berita Reuters.

Perusahaan yang berkantor pusat di AS ini diluncurkan di Cina pada 2014 dan bersaing ketat dengan perusahaan taksi online milik lokal, Didi Kuaidi.

Uber dapat digunakan di lebih dari 40 kota di Cina, dan tahun lalu mengumumkan akan memperluas jangkauan ke 100 kota di Cina dalam waktu 12 bulan.

“Kami mendapatkan keuntungan di AS, tetapi kami kehilangan Rp13,5 triliun (US$1 miliar) dalam setahun di Cina,” kata Kalanick.

Kalanick menggambarkan Cina sebagai pasar internasional terbesar bagi perusahaan itu namun pangsa pasar Uber di negara itu sangat kecil jika dibandingkan dengan kompetitornya Didi Kuaidi.

“Kami memiliki pesaing yang sengit sehingga tidak menguntungkan di setiap kota yang ada mereka dan mereka memberikan harga yang rendah dari pasar,” lanjut dia (zbk)

1 130 131 132 133